cover
Contact Name
Roni Herdianto
Contact Email
roni.herdianto@um.ac.id
Phone
+6281555764640
Journal Mail Official
tekno.journal@um.ac.id
Editorial Address
Gedung G.4, Lantai 1 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Jln. Semarang No.5 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Tekno : Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan
ISSN : -     EISSN : 26864657     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of electrical engineering, informatic engineering, and vocational education, and related topic are welcome
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol 34, no 1 (2024)" : 8 Documents clear
Design of Electrical Power Telemetering System Using Microcontroller Device Via GSM Mohanad Abdulhamid
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p11-24

Abstract

Traditionally, the reading of energy meters is done by human operators who move from house to house collecting readings. This exercise requires huge labor operator numbers and a lot of time to achieve a complete reading of meters in a particular area. This paper endeavors to reduce this problem by using a telemetering system. With this system, power can be measured from a remote site. To achieve this, readings from an energy meter on site are processed by a microcontroller device that sends the energy consumption information to a Global System Mobile (GSM) module. The GSM module then sends this information using microwaves to a particular mobile subscriber who receives it in the form of a Short Message Service (SMS). The reading is also transmitted to a web-based telemetering system through a server. In the remote site, a remote computer which can access the internet can obtain data from the server through the internet. The microcontroller is developed in such a way that it achieves communication between the energy meter and the server using the Transmission Control Protocol (TCP) protocol. Software programs are also developed to facilitate the transfer of data to the user at remote sites. With the web-based telemetering system connected to the internet, electrical energy measurements can be accessed globally. The efficiency of the transmission channel is important for the success of both SMS and web-based telemetering systems.
IMPLEMENTASI INDUSTRIAL INTERNET OF THINGS (IIOT) PADA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR Muhammad Rozakulloh Al Ariki; Muladi Muladi; Soraya Norma Mustika
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p25-36

Abstract

Pemanfaatan Industrial Internet of Things (IIoT) pada industri perikanan bukanlah hal yang mustahil. Kombinasi IoT dan budidaya perikanan sehingga pelaku bisnis perikanan dapat dengan mudah memantau lingkungan tambak secara realtime. Tujuan dari penelitian ini adalah diciptakannya prototipe kendali otomatis dan monitor nilai pH, suhu, kekeruhan, dan ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) pada kolam budidaya ikan air tawar pada industri perikanan. Target luaran yang dicapai berupa prototipe kendali otomatis dan monitor nilai pH, suhu, kekeruhan, dan ketinggian air berbasis IoT pada budidaya ikan air tawar. Pengembangan sistem dimulai dengan perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, realisasi alat, pengujian alat, serta analisis hasil pengujian. Penerapan IoT dalam kolam ikan dapat membantu petani dalam mengendalikan dan memantau kualitas air dalam kolam ikan air tawar melalui smartphone. Sistem kendali dan monitor alat ini bekerja secara otomatis, sehingga petani tidak perlu datang ke lokasi secara langsung untuk mengukur kualitas air, serta memudahkan petani yang memiliki banyak kolam ikan. Dari pengujian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik untuk mengontrol kualitas air kolam ikan sesuai dengan nilai parameter yang dikehendaki. Hasil pengujian tiap sensor mendapatkan nilai eror kurang dari 5%. Sistem sudah dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan sehingga petani dapat dengan mudah untuk memantau kualitas air kolam ikan pada smartphone. Alat ini diharapkan dapat membantu peternak ikan air tawar dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya.
Pengembangan Desain UI/UX Pada Aplikasi Farmasi Untuk Kepatuhan Obat Berbasis Website Menggunakan Metode Sprint Muhammad Adi Pramono; Muhammad Ashar; Muhammad Iqbal Akbar
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p37-47

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan tekanan darah pada arteri meningkat secara terus menerus. Hipertensi dapat menjadi kondisi serius karena dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan masalah pembuluh darah lainnya. Jika pengobatan yang dilakukan oleh pengidap hipertensi tidak tepat waktu akan menurunkan efisiensi dari pengobatan hipertensi itu sendiri dan akan memicu risiko terjadinya komplikasi kesehatan. Penelitian ini berfokus untuk merancang serta mengembangkan desain dari sebuah website monitoring yang akan digunakan oleh apoteker maupun dokter dalam memantau konsumsi obat pasien pengidap hipertensi. Alur pengembangan sistem dari penelitian ini menggunakan metode sprint yang memiliki langkah-langkah (1) Understand, (2) Sketch, (3) Decide, (4) Prototype, dan (5) Validate. Pengujian dan evaluasi terhadap rancangan desain menggunakan metode heuristic evaluation. Penelitian ini menghasilkan desain tampilan dari aplikasi Makobat yang dapat digunakan untuk memantau kepatuhan pasien dalam meminum obat tepat waktu berdasarkan waktu yang telah ditetapkan oleh apoteker. Setelah dilakukan validasi, telah dilakukan perbaikan untuk tampilan serta penambahan fitur buku panduan untuk dapat digunakan oleh user.
Hubungan Persepsi Profesi Guru dan Efikasi Diri terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa S1 PTI Universitas Negeri Malang Ulfatus Sa’diyah; Heru Wahyu Herwanto; Gres Dyah Kusuma Ningrum
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p1-10

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (PTI) sebagai calon guru harus memiliki minat menjadi guru agar dapat meningkatkan kualitasnya untuk menjadi guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang profesional. Mahasiswa yang mempunyai minat menjadi guru memerlukan persepsi yang baik terhadap profesi guru. Selain itu, calon guru TIK juga harus mempunyai keyakinan dalam dirinya untuk mencapai suatu keberhasilan agar dapat mengajarkan ilmu yang telah didapatkan. Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui: (1) deskripsi persepsi profesi guru, efikasi diri (self-efficacy) dan minat menjadi guru, (2) hubungan secara parsial antara persepsi profesi guru terhadap minat menjadi guru dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru, dan (3) hubungan secara simultan antara persepsi profesi guru dan efikasi diri terhadap minat menjadi guru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Metode penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Sampel penelitian adalah mahasiswa program studi PTI angkatan 2019-2021 Universitas Negeri Malang (UM) dengan jumlah 141 mahasiswa. Uji hipotesis menggunakan korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan persepsi profesi guru dalam kategori sangat tinggi, efikasi diri dalam kategori tinggi, minat menjadi guru dalam kategori tinggi. Secara parsial antara variabel persepsi profesi guru (X1 ) terhadap minat menjadi guru (Y) dan efikasi diri (X2 ) terhadap minat menjadi guru (Y) mempunyai hubungan yang positif dan signifikan. Secara simultan antara persepsi profesi guru (X1), efikasi diri (X2 ) terhadap minat menjadi guru (Y) mempunyai hubungan yang positif dan signifikan
PENGENDALIAN BEBAN LISTRIK LABORATORIUM BERDASARKAN DETEKSI MANUSIA DAN JADWAL KULIAH Achmad Safii; Anik Nur Handayani; Dityo Kreshna Argeshwara
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p48-57

Abstract

Peningkatan konsumsi energi listrik di seluruh dunia menjadi permasalahan serius karena keterbatasan sumber daya alam dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Sebagai pusat pendidikan dan penelitian, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengurangi penggunaan energi listrik yang tidak perlu di lingkungan kampus. Salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah ruang laboratorium, di mana sering kali peralatan listrik masih aktif meskipun tidak digunakan. Oleh karena itu, diperlukan sistem otomatis yang dapat mengendalikan penggunaan beban listrik di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat mengurangi penggunaan energi listrik yang tidak perlu di laboratorium dengan mengintegrasikan deteksi manusia dan jadwal kuliah sebagai metode pengendalian beban listrik. Metode penelitian melibatkan tahap observasi, analisis masalah, pembuatan sistem, uji coba sistem, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan beban listrik di laboratorium dapat dikendalikan secara otomatis. Sistem yang dikembangkan berhasil menghemat energi listrik sebesar 21,6 kWh (33,3%) setiap bulan.
Hubungan Self-Awareness dan Technological Innovation Capability terhadap Career Adaptability Siswa SMK Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri di SMKN 1 Kota Kediri Mukhammad Riyadi Erwanenda; Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Soraya Norma Mustika
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p58-66

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam dunia tenaga kerja, mempengaruhi karakter pekerjaan dan pasar tenaga kerja. Meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program "SMK BISA!", angka pengangguran di tingkat SMK tetap tinggi, menunjukkan tantangan dalam menghasilkan lulusan SMK yang dapat beradaptasi dengan baik di dunia kerja yang berubah. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kesadaran diri (self-awareness) dan kemampuan inovasi teknologi (technological innovation capability) terhadap kemampuan adaptasi karier (career adaptability) pada siswa SMK jurusan Teknik Otomasi Industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kesadaran diri dan kemampuan inovasi teknologi dengan kemampuan adaptasi karier. Hasil ini mengindikasikan bahwa memahami diri sendiri dan memiliki kemampuan inovasi teknologi dapat membantu siswa SMK dalam beradaptasi dengan perubahan dalam dunia kerja yang terus berkembang. Dalam kombinasi, self-awareness dan technological innovation capability dapat meningkatkan kemampuan adaptasi karier siswa kejuruan. Penelitian ini memberikan panduan untuk meningkatkan pendidikan SMK yang lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Dan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknik Komputer Dan Jaringan Kelas XI TKJ Di SMKN 11 Malang Galih Saka Diantama; Gres Dyah Kusuma Ningrum
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p67-76

Abstract

Berdasarkan hasil observasi ke sekolah didapatkan masalah bahwasanya siswa memiliki hasil belajar yang rendah pada pembelajaran Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) kelas XI yang disebabkan karena siswa kurang memperhatikan pembelajaran di kelas. Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang menarik dan kurang memotivasi siswa untuk belajar di kelas. Dalam penelitian ini diterapkan dua model pembelajaran yang berbeda yaitu kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Problem Based Learning (PBL) dan membandingkan hasil dari kedua penerapan tersebut. Peneliti menggunakan dua kelas yaitu kelas XI TKJ 3 dan XI TKJ 4 di SMKN 11 Malang. Pada masing-masing grup diambil nilai pre-test dan nilai post-test. Dari hasil analisis komparasi rata-rata nilai pre-test dengan post-test pada kelas XI TKJ 3 menghasilkan signifikansi sebesar 0,000 sehingga pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif. Kemudian dari hasil analisis komparasi rata-rata nilai pre-test dengan post tes pada kelas XI TKJ 4 menghasilkan signifikansi sebesar 0,003 sehingga dapat dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran PBL efektif. Lalu dari hasil analisis komparasi nilai post-test dari kelas XI TKJ 3 yang memperoleh rata-rata sebesar 82,39 dengan kelas XI TKJ 4 yang memperoleh rata-rata sebesar 77,26 menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,029 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kedua kelas tersebut. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada PBL terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Komputer dan Jaringan kelas XI di SMK Negeri 11 Malang.
Disain dan Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off Grid untuk Suplai Energi Listrik untuk CCTV dan Peralatan Listrik di Pos Satpam Dyah Lestari; Sujito Sujito; Anik Nur Handayani; Panji Ageng Timor Pamungkas
TEKNO Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p77-87

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off grid untuk mendukung operasional perangkat keamanan seperti CCTV, lampu, dan peralatan listrik lain di pos satpam. Saat ini, peralatan tersebut masih bergantung pada listrik dari rumah warga, yang menimbulkan kendala dalam pembagian biaya dan risiko gangguan pasokan dari PLN. Metode penelitian mencakup analisis kebutuhan energi, disain sistem, perakitan komponen, dan pengujian langsung di lokasi. Total kebutuhan energi harian adalah 4.384 Wh. Dari hasil perancangan diperoleh komponen yang dibutuhkan untuk sistem PLTS meliputi meliputi 3 panel surya 300 Wp, 3 baterai VRLA 12V 100Ah, 1 Solar Charge Controller 100A, dan 1 inverter 5.000 W. Panel surya dipasang di atas tiang setinggi 3 meter untuk efisiensi penyerapan cahaya. Dari pengujian sistem PLTS yang dilakukan pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB diperoleh total daya yang masuk ke baterai sejumlah 859,48 Watt serta rata-rata daya per jam adalah 71,62 Watt. Tegangan luaran baterai juga berada di sekitar 11 V-13 V. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu menyediakan daya listrik mandiri, mengurangi ketergantungan pada PLN, mendukung keamanan lingkungan, dan dapat direplikasi di lokasi lain dengan kondisi serupa

Page 1 of 1 | Total Record : 8