cover
Contact Name
Ima Amaliah
Contact Email
dinamikaekonomi@unisba.ac.id
Phone
+6285740678697
Journal Mail Official
dinamikaekonomi@unisba.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Telp. (022) 4203368, ext. 6344.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika Ekonomi: Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 16930606     EISSN : 25986287     DOI : 10.29313/jde
Core Subject : Economy,
Dinamika Ekonomi Journal publishes original research articles, review articles from contributors with the theme of development economics, with the sub-themes of Islamic development economics, Islamic economics, finance, and Islamic finance.
Articles 29 Documents
Permukiman Kumuh : Masalah Apa Yang Dihadapi Masyarakat Miskin Kota? Syifa Mutiara Sagita; Ghina Nur Fitria
Dinamika Ekonomi Vol 15, No 2 (2024): DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v15i2.3974

Abstract

Permukiman kumuh merupakan suatu masalah yang mungkin sudah banyak orang tahu namun banyak dari kita hanya bisa melihat orang yang membangun pemukiman kumuh adalah orang yang berpenghasilan rendah memang benar, namun masih banyak dari kita mengetahui faktor lainnya seperti ada nya urbanisasi dan migrasi, Harga menyewa rumah yang terlalu tinggi,sulitnya mencari kesempataan kerja, juga pertumbuhan penduduk yang begitu pesat akibat dari hal itu menimbulkan berbagai masalah seperti terjadinya masalah lingkungan, banyaknya masalah kesehatan yang terjadi, meningkatnya angka kriminalitas yang terjadi dan juga masalah keselamatan. Oleh karena itu, kami selaku penulis artikel ini ingin membuat para pembaca mengetahui faktor apa saja yang mendukung tumbuhnya permukiman kumuh juga mengetahui masalah apa saja yang terjadi kepada masyarakat miskin di kota.
Pengembangan Koperasi dengan Budidaya Ikan dalam Membantu Tingkat Kesehatan Masyarakat Raihan Rashif Athallah
Dinamika Ekonomi Vol 15, No 2 (2024): DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v15i2.3975

Abstract

Tingkat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pedesaan sangat memprihatinkan dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Koperasi menjadi salah satu alat untuk pemerataan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengurangi ketidakmerataan tingkat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat terpencil. Metodologi yang digunakan adalah studi pustaka. Koperasi unit desa yang bergerak dibidang produksi dengan membudidayakan ikan air tawar di saluran air merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa. Koperasi yang melakukan pembudidayaan ikan air tawar di saluran air memberikan dampak positif bagi masyarakat, sebagai pelopor untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan kesehatan
Merdeka Belajar untuk Mewujudkan Sekolah yang Berkualitas Zhafar Siddiq Yusuf Al-faritzi
Dinamika Ekonomi Vol 15, No 2 (2024): DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v15i2.3976

Abstract

Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2020, termasuk kurikulum terbaru diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi dan karakter yang saling komplementer dari peserta didik. Tujuan penulisan artikel ini yaitu secara khusus untuk mendeskripsikan dan menganalisis kurikulum yang dirancang efektif untuk menciptakan pendidikan berkualitas, serta kesiapan sekolah dalam implementasi merdeka belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang didukung dengan sumber referensi yang relevan. Data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian. Analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasilnya menunjukkan bahwa Perancangan kurikulum diawali dengan perumusan kerangka kurikulum. Kesiapan sekolah dalam implementasi merdeka belajar terdapat beberapa tantangan yaitu: 1) Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten; 2) Perubahan mindset guru dan kepala sekolah; 3) Ketersediaan sarana dan prasarana; 4) Keterlibatan pemangku kepentingan. Merdeka Belajar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan karakter dan kompetensi peserta didik.
Hubungan Antarwaktu antara JUB, Suku Bunga Deposito, dan LPE: Implikasi Kebijakan Makro Dzulfiqar Didaf; Ina Rani Amelia; Nayla Dwi Safitri; Melvina Putri Aprilianti
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9641

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antarwaktu antara jumlah uang beredar, suku bunga deposito, dan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menggunakan regresi deret waktu dengan variabel lag, studi ini mengkaji pengaruh kondisi moneter masa lalu dan saat ini terhadap kinerja ekonomi nasional. Hasil utama menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi, sehingga ekspansi moneter sebelumnya berpotensi menekan aktivitas ekonomi pada periode berikutnya. Sementara itu, suku bunga deposito memiliki pengaruh yang relatif terbatas. Temuan ini menegaskan kompleksitas mekanisme transmisi moneter dan menekankan pentingnya mempertimbangkan efek keterlambatan waktu dalam perumusan kebijakan moneter yang berkelanjutan guna menjaga stabilitas ekonomi.
Pengaruh Suku Bunga Kredit dan Deposito terhadap Inflasi di Indonesia 2004–2024 Nazwa Aprilia Putri; Aida Farida Kultsum; Annisa Tri Lestari; Muhammad Yaasin As Suhaimi
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9643

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara suku bunga kredit dan suku bunga deposito terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2004–2024 dalam kerangka transmisi kebijakan moneter melalui sektor perbankan. Penelitian menggunakan data runtut waktu tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Analisis empiris dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) sebagai spesifikasi awal. Hasil estimasi menunjukkan bahwa suku bunga kredit memiliki hubungan positif dan signifikan secara statistik dengan inflasi, sedangkan suku bunga deposito tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini ditafsirkan secara hati-hati. Hubungan positif suku bunga kredit terhadap inflasi lebih mungkin mencerminkan respons perbankan terhadap peningkatan tekanan inflasi dan risiko makroekonomi, termasuk penyesuaian pricing of risk dan margin kredit, dibandingkan berfungsi sebagai instrumen yang secara langsung menekan inflasi. Tidak signifikannya suku bunga deposito mengindikasikan keterbatasan efektivitas saluran tabungan dalam memengaruhi permintaan agregat pada struktur keuangan Indonesia. Penelitian ini juga mencatat keterbatasan metodologis, terutama ukuran sampel tahunan yang relatif kecil serta potensi isu stasionaritas dan endogenitas, sehingga hasil dipandang sebagai bukti empiris awal. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya penguatan kondisi sektor perbankan, peningkatan likuiditas pasar antarbank, serta koordinasi kebijakan moneter dan kebijakan sisi penawaran untuk memperkuat efektivitas pengendalian inflasi di Indonesia.
Peran Kebijakan Moneter Bank Indonesia dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi COVID-19 Naya Khofifah Aulia; Yulia Yuthika; Silmi Yusniah Salsabila; Siti Annisa Dewanty
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9652

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara jumlah uang beredar (JUB) dan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) di Indonesia selama pandemi COVID-19 tahun 2020–2021. Pandemi memberikan tekanan besar terhadap perekonomian nasional sehingga kebijakan moneter Bank Indonesia berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data sekunder time series diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik, serta dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah uang beredar berkorelasi dengan penurunan laju pertumbuhan ekonomi, menandakan kebijakan moneter ekspansif belum efektif mendorong pertumbuhan secara langsung. Sebaliknya, perlambatan pertumbuhan ekonomi mendorong peningkatan likuiditas sebagai upaya stabilisasi. Temuan ini menegaskan bahwa pada masa krisis, kebijakan moneter lebih berfungsi sebagai alat stabilisasi daripada pendorong pertumbuhan ekonomi.
Peran Fintech sebagai Kanal Alternatif Kebijakan Moneter di Era Ketidakpastian Global Ali Fajar Maulana; Muhammad Reyfaldi Eldiandani; Dede Muhammad Multajam; Muhammad Excel Kusdarmayla
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9653

Abstract

Ketidakpastian global yang meningkat dalam dua dekade terakhir telah menurunkan efektivitas transmisi kebijakan moneter konvensional, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Perkembangan financial technology yang pesat berpotensi menghadirkan mekanisme transmisi kebijakan moneter yang lebih cepat dan adaptif melalui sistem pembayaran digital dan pembiayaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran financial technology sebagai kanal alternatif kebijakan moneter di Indonesia serta menguji hubungan kausalitas antara perkembangan financial technology dan variabel moneter utama selama periode 2004–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data runtut waktu tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Variabel penelitian meliputi inflasi, jumlah uang beredar, suku bunga, nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, serta indikator perkembangan financial technology yang diproksikan melalui transaksi pembayaran digital dan pembiayaan berbasis teknologi. Metode analisis yang digunakan mencakup uji stasioneritas, uji kointegrasi, estimasi Vector Error Correction Model, dan uji kausalitas Granger. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antara financial technology dan variabel moneter utama. Estimasi model menunjukkan bahwa perkembangan financial technology berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar dan pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat transmisi kebijakan moneter melalui kanal pembayaran dan kredit. Uji kausalitas mengindikasikan adanya hubungan dua arah antara financial technology dan jumlah uang beredar, serta hubungan satu arah dari financial technology terhadap inflasi.
Pengaruh Inflasi dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Arif Hamdani; Bambang Karta Wijaya; Ridho Ahmad Fauzi; Moh Bayu Mustofa
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9654

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nilai tukar merupakan indikator penting dalam menilai kinerja ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dan Jumlah Uang Beredar (JUB) terhadap Nilai Tukar di Indonesia selama periode 2004–2024. Landasan teori mencakup pendekatan ekonomi makro klasik dan Keynesian, serta teori kuantitas uang yang menekankan peran inflasi dan likuiditas terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Metode penelitian menggunakan regresi linier berganda (OLS) dengan data runtun waktu tahunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa LPE memiliki pengaruh negatif terhadap nilai tukar, namun tidak signifikan secara statistik, sedangkan JUB berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan ekspansi likuiditas dapat menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar. Secara simultan, LPE dan JUB berpengaruh signifikan terhadap pergerakan nilai tukar, meskipun model hanya menjelaskan 40,10% variasi nilai tukar. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian moneter yang prudent serta perlunya reformasi struktural untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan bagi Bank Indonesia dalam mengelola jumlah uang beredar dan bagi pemerintah dalam memperkuat fundamental ekonomi agar pertumbuhan lebih inklusif dan tahan terhadap guncangan eksternal.
DINAMIKA INFLASI DAN JUMLAH UANG BEREDAR DALAM KERANGKA KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA Nabil Athala Naufal; Salsa Zahratul Aulia; Dwirani Salfatihah; Freya Helga Pebrian
Dinamika Ekonomi Vol 17, No 1 (2026) : DINAMIKA EKONOMI : Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jde.v17i1.9682

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara inflasi dan jumlah uang beredar (JUB) di Indonesiadalam kerangka kebijakan moneter selama periode 2004–2024. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan model regresi linier yang diestimasimenggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) terhadap data tahunan. Kelayakan modeldievaluasi melalui pengujian asumsi klasik, termasuk uji normalitas dan autokorelasi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlahuang beredar, sementara jumlah uang beredar juga memiliki hubungan negatif dan signifikandengan inflasi. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara inflasidan jumlah uang beredar di Indonesia bersifat signifikan secara statistik dan kontekstual,mencerminkan dinamika kebijakan moneter dan kondisi makroekonomi yang berkembang.

Page 3 of 3 | Total Record : 29