cover
Contact Name
San Putra
Contact Email
jurnalgenerasitarbiyah@insan.ac.id
Phone
6285370722744
Journal Mail Official
jurnalgenerasitarbiyah@insan.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/editorial-team
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 2830182X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Generasi Tarbiyah adalah jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat INSTITUT SYEKH ABDUL HALIM HASAN BINJAI. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil penelitian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai masalah dalam bidang penelitian mencakup pendidikan islam. Artikel yang dimuat dalam Jurnal Generasi Tarbiyah meliputi hasil-hasil penelitian yang memiliki relevansi dengan: 1. Pendidikan Islam 2. Pendidikan Islam Anak Usia Dini 3. Bimbingan dan Konseling 4. Perkembangan Anak 5. Psikologi Perkembangan Anak 6. Media dan Sumber Belajar
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April" : 10 Documents clear
MANAJEMEN PEMBELAJARAN AL-QURAN HADITS DI MADRASAH Satriyadi, Satriyadi; Syahputra, Eka Bayu
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.106

Abstract

PEMBELAJARAN AL-QURAN HADITS PADA STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SEKOLAH ISLAM TERPADU AL-FITYAH Wulandari, Putri; Nasution, Siti Zahara Khairunnisah; Azhara, Siti; Nasution, Siti Kholijah; Nurhalisah, Siti; Ramadhani, Putri
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.108

Abstract

ABSTRACT Al-Qur'an Hadith learning is two different lesson content, but in terms of nomenclature this learning becomes one name of learning, namely Al-Qur'an Hadith. In the Integrated Islamic School education unit, there is no specific nomenclature of Al-Qur'an Hadith subjects, only Islamic Religious Education (PAI) learning. But that doesn't mean the Integrated Islamic School doesn't study the Al-Qur'an Hadith. They still study it, it's just that the scope is narrower than students who are in Madrasas, and their learning is more emphasized on the habituation of Islamic manners and morals in accordance with the Al-Quran and Hadith. This study aims to determine the need for the implementation of Al-Qur'an Hadith in Integrated Islamic-based schools, namely to create schools that effectively develop educational processes that can develop the natural potential of students towards the vision of forming a generation that is pious and has the character of a leader based on a philosophy that refers to the messages of Islamic education as stated in the Qur'anul Karim. This research uses a type of descriptive qualitative approach, that is, a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observable behavior. From research conducted at the Alfityah Integrated Islamic School, it can be concluded that even though the Al-Quran Hadith subject is not part of the school curriculum, it does not mean that the school does not apply the main points of the lessons contained in it. But by way of direct application it is more needed for the provision of students in their daily lives.
Penerapan Metode Ceramah dan Tanya Jawab pada Pembelajaran Al-Qur'an Hadis dalam Memahami Tujuan dan Fungsi Al-Qur'an Latifah, Dina; Sulistia, Dilla; Sajiwo , Bagus; Ginting, Ayu lestari br
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.116

Abstract

Dalam dunia pendidikan, metode pembelajaran merupakan suatu faktor yang penting untuk menunjang keaktifan dalam proses pembelajaran, dan penggunaan metode akan mempengaruhi tercapainya suatu tujuan pembelajaran. Dalam memilih metode pembelajaran harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi metode pembelajaran, artinya dalam menentukan metode pembelajaran itu tepat, maka tujuan pembelajaran akan tercapai dengan baik. Metode yang digunakan pada pembelajaran Alquran Hadis yang akan dibahas kali ini adalah metode ceramah dan tanya jawab. Metode ceramah dan tanya jawab memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan dan keterampilan dari apa yang dipelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dan teknik metode ceramah dan tanya jawab pada mata pelajaran Alquran Hadis dalam memahami tujuan dan fungsi Alquran. Adapun permasalahan yang sering terjadi terkait penggunaan metode ceramah dan tanya jawab. Pada metode ceramah yaitu mudah terjadi verbalisme, yang visual menjadi rugi, yang auditif lebih besar menerima. Membosankan untuk penggunaan yang relatif lama, sulit menyimpulkan bahwa siswa paham dan tertarik dengan apa yang disampaikan, dan siswa menjadi pasif. Kemudian permasalahan yang sering terjadi pada penggunaan metode tanya jawab yaitu siswa merasa takut dan tegang bila guru kurang dapat menghadirkan suasana akrap dan menimbulkan keberanian siswa. Tidak mudah membuat pertanyaan yang sesuai tingkat berfikir siswa dan mudah dipahami siswa, banyak waktu terbuang terutama bila siswa tidak dapat menjawab pertanyaan, dan tidak mungkin memberi pertanyaan pada setiap siswa untuk kelas yang besar. Metode ceramah ialah cara menyampaikan sebuah materi pelajaran dengan cara penuturan lisan kepada siswa atau khalayak ramai. Metode tanya jawab adalah metode pembelajaran dengan cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru. Metode tanya jawab ini dapat melatih siswa untuk mengemukakan pendapat dalam diskusi sehingga dapat menciptakan kondisi belajar menjadi menyenangkan.
Problematika Pembelajaran QH Problematika Siswa SMP Al-Washliyah Gunting Saga Dalam Pembelajaran Al-Qur'an Hadis: Studi kasus siswa SMP Al-Washliyah Gunting Saga Saidatun, Saidatun; Putri, Salsabila; Nadira, Sara; Muna, Sarifah Fauzul; Rahim, Rahim; Hamdani, Rama
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.159

Abstract

Pada pertengahan tahun 2022 jumlah penduduk Indonesia mencapai 275,77 juta jiwa. Menurut jurnal The Royal Islamic Strategic Studies Center (RISSC) atau Mabda bertajuk The Muslim 500 edisi 2022, jumlah penduduk Indonesia yang beragama Islam mencapai 231,06 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia. Maka dari itu sudah sangat lazim apabila banyak di jumpai sekolah yang berbasis Ialam, terutama dengan menambahkan mata pelajaran Al-Quran dan Hadist dalam kurikulum pendidikan di sekolah swasta islami. Namun, hal ini tidak dibersamai dengan minat belajar siswa dalam mempelajari Al-Quran dan Hadist. Hal ini juga ditemui di SMP Al-Wasliyah Gunting Saga. Dalam penelitian ini, penulis bertjuan untuk mengetahui problematika (kendala-kendala) yang dialami siswa SMP Al-Washliyah Gunting Saga dalam pembelajaran Al-Quran Hadist dan memaparkan beberapa solusi yang mungkin dapat mengatasi problematika siswa SMP Al-Washliyah Gunting Saga dalam pembelajaran Al-Quran Hadist. Dalam penelitian menunjukkan bahwa problematika yang ada di SMP Al-Washliyah Gunting Saga diantaranya adalah masih banyaknya siswa yang kurang mampu membaca Al-Quran dan Bahasa Arab, bahkan hampir 50% dari 40 orang siswa tidak mampu membaca Al-Quran sesuai dengan kaidah tajwid, dan makharijul huruf yang baik. Hal ini disebabkan karena latar belakang lulusan siswa yang heterogen. Disamping itu, kurangnya partisipasi orang tua yang seharusnya ikut andil dalam proses pembelajaran siswa, serta faktor lingkungan tempat tinggal siswa yang tidak bernilaikan agama islam. Solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi problematika pembelajaran Al-Quran Hadist di SMP Al-Washliyah Gunting Saga diantaranya adalah dengan memberikan kebijakan dengan cara menambuat ekstrakurikuler khusus untuk belajar tahsin AlQuran dan Bahasa Arab yang diwajibkan untuk diikuti oleh seluruh siswa, guna untuk mendorong kemampuan siswa dalam membaca Al-Quran dan Bahasa Arab dengan baik dan benar. Disertai dengan pihak sekolah meningkatkan perangkat/sarana dan prasarana pembelajaran.Kata Kunci: Problematika, Siswa, Pembelajaran Al-Quran dan Hadist
THE EMERGENCE OF THE IDEA OF ISLAM AND THE PROBLEM Salsabela, Aina
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.179

Abstract

This study aims to analyze the emergence of the idea of Advanced Islam and its Problems. By using the literature study method. This research is based on a literature review, both journals, articles, or books analyzed. This research shows that; 1) Because of the emergence of the idea of Advanced Islam, namely from the organization of modern society by Muhammadiyah which was first born from the literacy movement in the form of the book Islam Berkemajuan: Kyai Ahmad Dahlan in the Personal Notes of Kyai Syuja'. Basically, Muhammdiyah who has been well known by the community. This is because Muhammadiyah itself has been established since November 18, 1918 and has contributed to the development of Indonesian Islam 2) Affirmation of the Idea of Advanced Islam is an Islamic idea that has been officially carried and declared Muhammadiyah since the Muktamar in Yogyakarta in 2010. The official content of Islam Advances into a statement of the Muhammadiyah mind of the second century, 3) Renewal of the idea of Advanced Islam, including: understanding Islamic teachings, translating the Qur'an and Sunnah into Malay, establishing modern schools, managing social institutions, and helping the poor, 4) Challenges of the existence of the idea of Advanced Islam, including; the strengthening of the currents of secularism-materialism, the emergence of radical-extremes, and global capitalism, 5) The figure who initiated the idea of Advanced Islam is KH Ahmad Dahlan, 6) The strategy used in welcoming the idea of Isam Berkemajuan is the proselytizing of enlightenment (oral bil) and the proselytizing of real deeds (bil amal). This study is important to add to the source of the study of Islamic history in Indonesia, especially the scarcity of themes about the Emergence of Islamic Ideas in Indonesia.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) Anti, Yulianti; Chatib, Muhsin
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.180

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu cara dalam peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi konversi jarak dengan menggunakan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division). Kegiatanpenelitian dilakukan pada peserta didik VD SDIT Nurul Ilmi Jambi semester I tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil belajar materi konversi jarak yang rendah, dengan jumlah nilai yang banyak di bawah KKM. KKM sekolah sendiri yaitu 75. Pembelajaran peserta didik juga dinilai belum cukup karena pendidik masih menggunakan metode tradisional yang membuat pembelajaran menjadi kurang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang langkah-langkahnya adalah merencanakan, melaksanakan, mengamati dan merefleksi pada setiap siklusnya. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Pada setiap tahap siklus pembelajaran dilaksanakan melalui penggunaan model pembelajaran STAD yang termasuk dalam metode pembelajaran kooperatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada materi pembelajaran konversi jarak dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran dengan tercermin dari hasil nilai perpeserta didik yang telah menyelesaikan KKM. Mengenai hasil belajar kognitif sebelum tahapan siklus, kelas VD yang berjumlah 27 siswa, 11 siswa atau 40,75% yang memenuhi KKM dengan rata-rata 66,11. Setelah kegiatan penelitian siklus I, jumlah peserta didik yang memenuhi KKM menjadi 19 peserta didik atau 70,37% dengan rata-rata 81,3, dan siklus II jumlah yang memenuhi KKM meningkat menjadi 24 siswa atau 88,89 dengan rata-rata 89,63. Berdasar dari hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar materi konversi jarak pada peserta didik kelas VD SDIT Nurul Ilmi Jambi
a STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI PENDIDIKAN: strategi, kualitas pembelajaran, supervisi pendidikan Arie, Arie Dwi Ningsih; Rabitah Hanum Hasibuan; Ayunda Zahro
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran harus senantiasa ditingkatkan demi terwujudnya tujuan Pendidikan Nasional secara maksimal . Kepala sekolah selaku manajer dalam satuan Pendidikan sudah seharusnya memperhatikan kualitas pembelajaran dan salah satunya adalah dengan melaksanakan supervisi Pendidikan. Melalui supervisi Pendidikan yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan visi misi sekolah lalu direncanakan dengan pra observasi, observasi dan umpan balik sebagai solusi terbaik, maka kualitas pembelajaran akan meningkat sesuai yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatori. Lokasi penelitian di TK Generasi Amanah yang diambil berdasarkan purposeful sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan studi dikumentasi.Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Supervisi meningkatkan kesadaran dan pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan mengenai tugas dan fungsinya di sekolah sehingga mereka semua memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi sehingga dengan loyalitas dan dedikasi yang tinggi maka proses pembalajaran akan semakin baik.(b) Program dan pelaksanaan supervisi di TK Generasi Amanah sudah terjadwal dengan terstruktur dan hasil supervisi dijadikan sebagai pegangan untuk perbaikan. (c) Supervisi yang dilakukan kepala sekolah, sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran karena dengan hasil supervisi yang diperoleh lalu dievaluasi, ditemukan solusi terbaik yaitu meningkatkan kompetensi guru sehingga dengan meningkatnya kompetensi guru, secara garis lurus meningkat juga kualitas proses pembelajaran.
AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AL-QURAN HADIS ONLINE PADA MASA COVID-19 DI MI AL-IKHSAN PERTUMBUKAN Nurhasanah, Nurhasanah; Gunawan, Hadi
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.183

Abstract

Penyebaran virus corona membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan baru di bidang pendidikan. Kebijakan tersebut dibuat dengan tujuan pencegahan penyebaran virus covid-19 di lingkungan pendidikan. Kebijakan yang dikeluarkan memberikan perubahan aktivitas belajar saat ini. Selama diintrusikan kebijakan belajar dari rumah. Siswa melaksanakan pembelajaran Al- Quran Hadis secara online dengan memanfaatkan beragam aplikasi seperti whatsapp, messeger, dan ruang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas permasalahan yang terjadi saat pelaksanaan pembelajaran secara online. Metode penelitian yang dilakukan dengan kualitatif yaitu wawancara kepada para pendidik khususnya di MI Al Ikhsan Pertumbukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 dengan cara daring menggunakan beberapa aplikasi seperti whatsapp, messeger, dan ruang guru. Siswa dapat melihat dan mengambil materi-materi yang penting dalam suatu pembelajaran online, pada masa covid-19 ini siswa mengikuti pembelajaran secara online. Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online di MI Al-Ikhsan dilaksanakan dengan baik, terarah, terencana, dan teratur untuk mengembangkan dan meningkatkan kegiatan proses kegiatan pembelajaran siswa. Proses aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Al-Quran Hadis online di MI Al-Ikhsan menggunakan pembelajaran secara daring dan luring. Pembelajaran secara daring dilakukan secara online yaitu melalui whatsapp. Pembelajaran luring dilakukan bagi siswa yang tidak mempunyai handphone. Siswa bisa datang ke sekolah menjuimpai gurunya untuk meminta materi dan soal-soal tersebut kepada gurunya.
RELEVANSI MAKNA ISTIHYA DALAM ALQURAN SURAT AL-QOSHASH AYAT 25 PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM sirait, robin
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.184

Abstract

The meaning of istihya is a shy attitude that does not tease the opposite sex due to the obligation to maintain honor. Acts of shame and embarrassment to meet the opposite sex but still have to meet so that you lower your eyes when talking or cover your face with a cloth. Also shown with a gait that does not make or attract the attention of the opposite sex, as well as a style of dress that is full of manners. While the purpose of this article is to find out the meaning of istihya in surah Al-Qashash verse 25 in Islamic Education. This article uses qualitative research methods. With this method the researcher collects data from various reference sources and different literature so that the researcher can conclude about the Relevance of the Meaning of Istihyah in the Al-Quran Surah Al-Qoshash Verse 25 The Perspective of Islamic Education. The purpose of this article is made in order to understand the meaning of Istihyah contained in Surah Al-Qoshash from the perspective of Islamic Education.
Kepemimpinan Kepala Sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Pratama, Anggili
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v2i1.188

Abstract

Leadership is the process of influencing the activities of a group to achieve the goals set. The principal is the leader in the school who is fully responsible. The principal at SD IT (Integrated Islamic Elementary School) has an important role in developing the school and improving the quality of education. This study aims to dig deeper into the principal's leadership practices and strategies in SD IT and their impact on student performance and teaching quality. Through the qualitative method of Library Research it can be concluded that in carrying out his leadership the IT SD principal must pay attention to the following: establishing a clear school vision and mission, Leading by example, Developing an appropriate curriculum, Motivating teachers and students, Managing finances and human resources, Establish a good relationship with parents of students

Page 1 of 1 | Total Record : 10