cover
Contact Name
Lingga Kusuma Wardani
Contact Email
jurnal.jhsc@gmail.com
Phone
082140173067
Journal Mail Official
jurnal.jhsc@gmail.com
Editorial Address
JL.MANILA NO.37 SUMBERECE KOTA KEDIRI KODE POS 64123
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Of Health Science Community
ISSN : 27147789     EISSN : 27453561     DOI : https://doi.org/10.30994/jhsc
Core Subject : Health,
Journal of Health Science Community (JHSC) is an open access journal (e-journal) which publishes scientific works for health worker, academic people, and practitioners. JHSC welcomes and invites original and relevant research articles in health science, as well as literature study and case report particularly in health.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023): February" : 6 Documents clear
Pola Diet Dengan Proses Penyembuhan Luka Diabetik Yanes Edel Trudis Rassi; Mohammad As’ad Efendy
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.175

Abstract

Makanan merupakan salah satu fakor yang penting dlaam proses penyembuhan luka ulkud DM. Akhir-akhir ini terjadi pergeseran pola makan di masyarakat. Kecendrungan untuk beralih dari makanan tradisional Indonesia dan mengkonsumsi makanan cepat jadi dan berlemak tampa menggejala. Hal ini banyak dibicarakan oleh para ahli kesehatan dan dihubungakan dengan timbulnya berbagai macam penyakit.Tujuan penulisan ini adalah Untuk mengetahui hubungan pola diet dengan proses penyembuhan luka diabetik. Desain penelitian menggunakan sistematik dari beberapa artikel jurnal penelitian yang dipublikasi pada basis Kesehatan adapun basis data kesehatan yang digunakan antara lain: Google Scholar, Google cendekia dan Pubmed dengan rentang waktu tahun 2010 sampai dengan tahun 2019. Hasil penulisan ditemukan bahwa ada hubugan yang hubungan pola diet dengan proses penyembuhan luka diabetik dengan p = 0,000 < nilai alfa 0,05.Penyembuhan pada luka diabetikum tidak terlepas dari pola makan pada psein diabetes. Dimana dengan pola makan yang baik maka akan mengontrol gula darah dengan baik, ketika gula darah terkontrol maka proses penyembuhan pada luka dapat terjadi dengan baik, dikarenakan proses asupan nutrisi ke jaringan dapat di kontrol.
Kajian Literature Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Perawat IGD Dalam Penanganan Pasien Cedera Kepala Arta Lebrina Nakmofa; Rahmania Ambarika
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.176

Abstract

Cedera kepala adalah kejadian yang mengakibatkan kerusakan morfologi dari struktur kepala manusia oleh adanya suatu besaran kekuatan sehingga membutuhkan penanganan medis secara tepat, cepat, aman dan efektif dalam menyelamatkan pasien. Literatur bersumber dari database google scholar dan PubMed yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2020, dan secara manual memilih artikel yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Artikel inklusi sebanyak 9 jurnal > 5 tahun terakhir yang relevan dan menjawab pertanyaan penelitian. Terdapat faktor yang mempengaruhi kemampuan perawat IGD dalam penanganan pasien cedera kepala. Hal ini dibuktikan dengan 9 jurnal yang direview menunjukan hasil bahwa perawat memiliki pengetahuan baik tentang tentang penanganan awal pasien cedera kepala, perawat memiliki pengalaman kerja > 10 tahun, respon time perawat dalam penanganan awal pasien cedera kepala dalam kategori cepat, perawat memiliki keterampilan yang baik dalam penanganan awal pasien cedera kepala, perawat selalu tepat dalam pemberian terapi oksigen, pengetahuan perawat tentang triase dalam kategori tinggi, dan tindakan penanganan cedera kepala sesuai dengan prosedur yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor pengetahuan, keterampilan, pengalaman kerja, respon time perawat mempengaruhi kemampuan perawat dalam penanganan pasien cedera kepala. Sehingga diharapkan agar pihak rumah sakit dapat memberikan pelatihan kepada perawat pelaksana khususnya perawat baru di Ruang UGD tentang kegawatdaruratan sehingga dapat menambah pengetahuan dan membetuk kemampuan perawat dalam penanganan cedera kepala.
Kajian Literatur Layanan Home Care Dalam Meningkatkan Kepuasan Yusti R Rensini; Alfian Faiz; Dedi Saifulah
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.177

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi pasien yang dirawat dirumah sakit diantaranya biaya dan lama perawatan, bagi masyarakat yang ekonominya lemah mereka ingin pelayanan kesehatan yang murah dan terjangkau. Peningkatan biaya keperawatan kesehatan, potongan anggaran yang besar menjadikan layanan perawatan di rumah menjadi alat untuk menurunkan biaya dan lama perawatan. Literatur bersumber dari database google cendekia, google scholar dan PubMed yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2020. Ada hubungan layanan home care dalam meningkatkan kepuasan pasien. Hal ini menunjukan bahwa perawatan di rumah menjadikan lingkungan rumah terasa menjadi lebih nyaman bagi pasien dibandingkan dengan perawatan di rumah sakit sehingga proses penyembuhan akan lebih cepat jika mereka merasa nyaman dan bahagia. Peneliti menyarankan karena masih adanya rasa kurang atau belum percaya masyarakat atau keluarga terhadap pelayanan home care, maka perlu diadakan lagi sosialisasi tentang home care. Masih adanya tenaga kesehatan yang kurang kompeten dalam melaksanakan pelayanan home care, maka perlu diadakan pelatihan bagi tim home care.
Hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Dm Di RSUD Gambiran Kota Kediri Margareta Holo; Byba Melda Suhita
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.178

Abstract

Penderita diabetes melitus disebabkan karena insulin tidak mampu mengendalikan kadar gula dalam darah. Penderita kadar gula darah tinggi dapat dilakukan terapi nonfarmakologi yaitu terapi Gratitude dimana penderita dapat mensyukuri setiap masalah kesehatan dengan berpikir positif. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan gratitude dengan kadar gula darah di RSUD Gambiran Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah populasi sebanyak 156 orang, sedangkan sampel sebanyak 61 orang yang mengalami peningkatan kadar gula darah di RSUD Gambiran Kota Kediri. Variabel independen Gratitude sedangkan variabel dependen adalah Kadar gula darah (Cek gula darah). Uji statistik yang digunakan adalah Korelasi Sperman Rank dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil penelitian tentang Gratitude dapat diuraikan bahwa sebagian besar mengalami tingkat Grititude yang tinggi terdapat 52 atau 85.2 % orang dari 62orang. Hasil kadar gula bahwa sebagian besar mengalami kadar gula darah normal terdapat 43 atau 70.5% orang dari 61 orang Pada penelitian ini menggunakan Uji analisis dengan korelasi Spearman rank yang bertujuan untuk mencari hubungan signifikansi hipotesis. Berdasarkan hasil interpretasi diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita DM Di RSUD Gambiran Kota Kediri memiliki tingkat korelasi yang kuat yaitu 0.649 dengan nilai signifikansi yaitu 0,000 yang artinya terdapat hubungan dimana Nilai Sig. (2-tailed) < 0.05, sehingga adanya hubungan Gratitude Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita DM Di Rsud Gambiran Kota Kediri.Pasien yang memiliki kadar gula darah tinggi mampu menurun dengan cara terapI Gratitudekarena terapi Gratitudes dapat mempengaruhi emosional dan mampu mengubah segala pikiran buruk pada penderita DM dengan demikian maka penderita hiperglikemi akan terus melihat kelebihan kelebihan yang ada dalama dirinya dan terus berpikir positif sehingga penderita DM dianjurkan untuk melatih terapi Gratitude setiap hari agar kadar gula darah kembali normal.
The Effect of Education on Self-Care Management in Hypertensive Elderly in the Bandung Health Center Area, Bandung District, Tulungagung Regency Yulia Nurfatna; Novita Ana Anggraini
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.179

Abstract

The elderly are an economically unstable population when compared to those who are young, and it turns out that the more vulnerable are the elderly. Hypertension is a non-communicable disease, and this degenerative disease is widespread, has a very high mortality rate and affects the quality of life and productivity of a person. Self-care management is the ability of a person to participate in self-esteem activities to save one's life, improve, maintain one's health and well-being.The design of this study uses an experimental design with a pre-experimental approach. This study was conducted on 39 respondents using the simple random sampling method which was conducted in May 2022. Statistical test results using the wilcoxon test to analyze the effect of education on self-care management in hypertensive elderly obtained a significant value of ρ value (0.003) with α (0.05) because ρ < α there is an educational influence on self-care management in hypertensive elderly. Based on the results of this study shows the influence of education on self-care management in hypertensive elderly, and this education can be an effort by the elderly to find out and prevent hypertension with self-care management in hypertensive elderly.
Analisis Nutrisi Dengan Penyembuhan Luka Jahitan Perinium Di Puskesmas Wonotirto Kabupaten Blitar Atik Setiawan Wahyuningsih; Santi Oktaviana; Reni Nurhidayah
Journal of Health Science Community Vol. 3 No. 3 (2023): February
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jhsc.v3i3.180

Abstract

Masih banyaknya masyarakat yang mempercayai budaya untuk pantang makanan dalam masa nifas. Di indonesia angka kematian ibu (AKI) tergolong tinggi berdasarkan evaluasi millennium developmentGoal’s (MDG,s) pada tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perinium di puskesmas wonotirto kabupaten blitar.Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan croosectional. Sempel dalam penelitiaan ini berjumlah 40. Sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kusioner dan proses perhitungan menggunakan uji regresi logistic degan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (77,5%) responden dengan kurang nutrisi yaitu 31 responden dan sebagian besar (90,0%) responden dengan lama penyembuhan luka perinium tidak sesuai fase yaitu 36 responden dari total 40 responden. Berdasarkan analisa data diatas menggunakan uji spearman rho diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 Diterima yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perinium di puskesmas wonotirto kabupaten blitar. Nutrisi merupakan sumber energi bagi tubuh kita, dari hasil penelitian di dapatkan bahwa ada hubungan antra nutrisi dengan penyembuhan luka jahitan perineum dikareanakan dengan nutrisi maka akan membantu proses penyembuhan luka dengan cepat dimana trombosit dihasilkan dengan baik karena nutrisi terpenuhi dengan baik sehingga terjadi proses penyembuuhan luka sesuai dengan waktunya, untuk itu penting bagi bidan dalam memberikan penyuluhan dan menyertakan brosur tentang gizi yang baik bagi ibu post partum demi menjaga kesehatan ibu selama masa post partum.

Page 1 of 1 | Total Record : 6