cover
Contact Name
Yustia Hapsari
Contact Email
yustia.hapsari@upstegal.ac.id
Phone
085724162114
Journal Mail Official
yustia.hapsari@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jl. Halmahera KM. 01, Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, 52181
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Information System & Business Management (ISBM)
ISSN : 29865727     EISSN : 29865727     DOI : prefix 10.24905
Core Subject : Science,
Jurnal Bisnis Digital, Manajemen, Bisnis, Sistem Informasi dan Teknik Informatika (ISBM) is a peer-reviewed journal. ISBM invites academics and researchers who do original research in the fields of System Information, Technic Information, management, and Business including but not limited
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024)" : 12 Documents clear
Strategi Desain dan Inovasi Produk untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Motor Honda Wiyanti, Sari; Khairina, Filza Dini; Sefina, Nanda Dwi; Lutfia, Qana; Atwa, Silvi; Prasetyo, Faiz Irsyad; Wicaksono, Muhammad Siddik Erdi
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v2i1.39

Abstract

Masyarakat mengenali motor Honda sebagai kendaraan yang tahan lama, kuat, dan hemat bahan bakar. Dengan bengkel-bengkel resmi Honda yang telah tersebar luas di Indonesia, masyarakat akhirnya mengenal sebagai tempat pemeliharaan yang mudah diakses. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana desain rangka eSAF pada motor Honda memengaruhi persepsi tentang keunggulan kompetitifnya. Selain itu, teknologi mesin terbaru Honda, eSP (enhanced Smart Power), masih kurang dikenal oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan populasi pengguna motor Honda di Kota Tegal. Teknik sampling menggunakan teknik non-probability sampling, menggunakan accidental sampling untuk memilih 100 responden. Hasilnya menunjukkan bahwasannya desain produk apakah memiliki suatu pengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif motor Honda, dengan nilai thitung sebesar 1.905 yang melebihi ttabel (1.905 > 1.666) dan signifikansi 0.039 < 0.05, sehingga disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima. Inovasi produk juga berpengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif, dengan thitung sebesar 7.190 yang lebih besar dari ttabel (7.190 > 1.666) dan signifikansi 0.000 artinya kurang dari 0.05, sehingga disimpulkan H0 ditolak dan H2 diterima. Hasil uji F menunjukkan Fhitung sebesar 215.886 melebihi Ftabel (215.886 > 2.732) dengan signifikansi 0.000 artinya kurang dari 0.05, sehingga disimpulkan H0 ditolak dan H3 diterima. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa desain dan inovasi produk memiliki adanya pengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif motor Honda.
Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam Menentukan Pengrajin Tikar Terbaik di Kota Tasikmalaya Cahyadi, Cepi; Simarangkir, Manase Sahat H; Jaelani, Rusani
Journal of Information System & Business Management (ISBM) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/isbm.v2i1.40

Abstract

Untuk meningkatkan kompetensi para pengrajin di Kota Tasikmalaya, diperlukan sistem untuk pendukung keputusan dalam menentukan pengrajin unggul berdasarkan kriteria pembobotan. Saat ini, proses penilaian masih belum memiliki nilai yang jelas dan seringkali bersifat subyektif dari lembaga terkait. Metode SAW, yang juga dikenal sebagai metode dengan penjumlahan terbobot, memiliki konsep dasar yaitu mencari berapa penjumlahan terbobot dari rating kinerja setiap alternatif untuk semua atribut. Kriteria yang digunakan untuk menilai pengrajin di Tasikmalaya meliputi rata-rata nilai produk, harga, kualitas, kekuatan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran dengan nilai peringkat tertinggi pertama sebesar 0,980, peringkat tertinggi kedua sebesar 0,788, peringkat tertinggi ketiga sebesar 0,785 dan peringkat tertinggi keempat sebesar 0,768. Nilai lebih besar menunjukkan bahwa alternatif tersebut lebih terpilih. Dalam kasus penentuan pengrajin unggul di Tasikmalaya, hasil penilaian menggunakan Simple Additive Weighting menunjukkan perbedaan yang signifikan saat proses perangkingan dibandingkan dengan penilaian sebelumnya.

Page 2 of 2 | Total Record : 12