cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
081238525690
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sportify Journal
ISSN : -     EISSN : 28074076     DOI : https://doi.org/10.36312/sjf
Core Subject : Education, Social,
Sportify Journal is a national scientific journal that is open to seeking innovation, creativity, and novelty. The journal aims to facilitate scientific publication of research results in Indonesia and boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Terms of publishing the manuscript were never published or not filed in other journals, and manuscripts originated locally and internationally. Sportify Journal is a peer-reviewed journal managed and published by LITPAM. Sportify Journal is Published two times a year, in June and December by publishing research results and critical analysis studies in the fields of Physical Education, Sports Coaching, Physical Activity, Sports Tourism, Sports Medicine, Sport Psychology, Sports History, Sports Biomechanics, Sports Pedagogy, Sports Physiology, Sports Facilities, Sociology of Sport, Sports Law, Sports Management, Philosophy of Sport, Motor Learning and Control, and Traditional Sports.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): December" : 7 Documents clear
Efektivitas Latihan Coping Strategy Berbasis Problem-Focused Coping (PFC) terhadap Tingkat Kecemasan Pra- Pertandingan Atlet Petanque UNDIKMA Isyani, Isyani
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan Problem-Focused Coping (PFC) dalam mengelola kecemasan pra-pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri atlet Petanque Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest satu kelompok, sebanyak 25 atlet Petanque berpartisipasi dalam pelatihan PFC selama enam minggu. Pengukuran kecemasan dilakukan menggunakan Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2), yang mencakup kecemasan kognitif, kecemasan somatik, dan kepercayaan diri. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada kecemasan kognitif dan somatik, serta peningkatan kepercayaan diri setelah intervensi. Rata-rata kecemasan kognitif menurun sebesar 10,76 poin, kecemasan somatik menurun sebesar 11,12 poin, dan kepercayaan diri meningkat sebesar 9,44 poin. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan hasil signifikan (p-value < 0,001) untuk ketiga dimensi tersebut, yang mengindikasikan bahwa pelatihan PFC efektif dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri atlet. Penelitian ini memperkuat pentingnya strategi coping berbasis pemecahan masalah dalam konteks olahraga kompetitif, terutama dalam olahraga yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan tinggi seperti Petanque. Effectiveness of Coping Strategy Training Based Problem-Focused Coping (PFC) on Pre-Match Anxiety Levels of UNDIKMA Petanque Athletes Abstract This study aims to evaluate the effectiveness of Problem-Focused Coping (PFC) training in managing pre-competition anxiety and enhancing self-confidence in Petanque athletes at Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Using a pretest-posttest one-group design, 25 Petanque athletes participated in a six-week PFC training program. Anxiety levels were measured using the Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2), covering cognitive anxiety, somatic anxiety, and self-confidence. The results showed a significant decrease in both cognitive and somatic anxiety, and an increase in self-confidence following the intervention. The average cognitive anxiety decreased by 10.76 points, somatic anxiety decreased by 11.12 points, and self-confidence increased by 9.44 points. Paired Sample T-Test results showed significant outcomes (p-value < 0.001) for all three dimensions, indicating that PFC training is effective in reducing anxiety and enhancing self-confidence. This study reinforces the importance of problem-focused coping strategies in competitive sports contexts, especially in sports requiring high levels of concentration and composure, such as Petanque.
Efektivitas Latihan Coping Strategy Berbasis Problem-Focused Coping (PFC) terhadap Tingkat Kecemasan Pra-Pertandingan Atlet Petanque UNDIKMA Isyani, Isyani
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan Problem-Focused Coping (PFC) dalam mengelola kecemasan pra-pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri atlet Petanque Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest satu kelompok, sebanyak 25 atlet Petanque berpartisipasi dalam pelatihan PFC selama enam minggu. Pengukuran kecemasan dilakukan menggunakan Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2), yang mencakup kecemasan kognitif, kecemasan somatik, dan kepercayaan diri. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada kecemasan kognitif dan somatik, serta peningkatan kepercayaan diri setelah intervensi. Rata-rata kecemasan kognitif menurun sebesar 10,76 poin, kecemasan somatik menurun sebesar 11,12 poin, dan kepercayaan diri meningkat sebesar 9,44 poin. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan hasil signifikan (p-value < 0,001) untuk ketiga dimensi tersebut, yang mengindikasikan bahwa pelatihan PFC efektif dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri atlet. Penelitian ini memperkuat pentingnya strategi coping berbasis pemecahan masalah dalam konteks olahraga kompetitif, terutama dalam olahraga yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan tinggi seperti Petanque. Effectiveness of Coping Strategy Training Based Problem-Focused Coping (PFC) on Pre-Match Anxiety Levels of UNDIKMA Petanque Athletes Abstract This study aims to evaluate the effectiveness of Problem-Focused Coping (PFC) training in managing pre-competition anxiety and enhancing self-confidence in Petanque athletes at Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Using a pretest-posttest one-group design, 25 Petanque athletes participated in a six-week PFC training program. Anxiety levels were measured using the Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2), covering cognitive anxiety, somatic anxiety, and self-confidence. The results showed a significant decrease in both cognitive and somatic anxiety, and an increase in self-confidence following the intervention. The average cognitive anxiety decreased by 10.76 points, somatic anxiety decreased by 11.12 points, and self-confidence increased by 9.44 points. Paired Sample T-Test results showed significant outcomes (p-value < 0.001) for all three dimensions, indicating that PFC training is effective in reducing anxiety and enhancing self-confidence. This study reinforces the importance of problem-focused coping strategies in competitive sports contexts, especially in sports requiring high levels of concentration and composure, such as Petanque.
Analisis Biomekanika dan Sistem Gerak Quick Jump Stop Shoot dalam Permainan Bola Basket Hidayatullah, Fajar
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika dan sistem gerak yang terlibat dalam teknik quick jump stop shoot dalam permainan bola basket. Teknik ini memerlukan keterlibatan hukum gerak Newton dan koordinasi yang tepat antara keterampilan motorik kasar dan halus untuk menghasilkan tembakan yang akurat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana video gerakan quick jump stop shoot yang dilakukan oleh atlet NBA, Ray Allen, dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga hukum gerak Newton—Hukum I, Hukum II, dan Hukum III—memainkan peran penting dalam setiap tahap gerakan, mulai dari pergerakan bola yang dimulai dari keadaan diam hingga peluncuran bola. Selain itu, keterampilan motorik kasar, seperti penggunaan kaki untuk stabilitas tubuh, serta keterampilan motorik halus, seperti kontrol tangan untuk mengarahkan bola, bekerja bersama untuk menciptakan tembakan yang efektif. Pemahaman yang mendalam mengenai biomekanika ini sangat penting untuk meningkatkan teknik tembakan dan mengurangi risiko cedera. Penelitian ini juga menekankan pentingnya faktor psikologis, seperti kemampuan untuk mempertahankan fokus visual (quiet eye), yang meningkatkan ketepatan tembakan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pelatih dan atlet untuk meningkatkan performa dalam permainan bola basket. Biomechanical Analysis and Motion System of the Quick Jump Stop Shoot in Basketball Abstract This study aims to analyze the biomechanics and motion system involved in the quick jump stop shoot technique in basketball. This technique requires the involvement of Newton's laws of motion and precise coordination between gross and fine motor skills to achieve an accurate shot. The study employs a descriptive qualitative method, where a video of the quick jump stop shoot movement performed by NBA athlete Ray Allen was analyzed using the Kinovea application. The results show that all three of Newton's laws—Law I, Law II, and Law III—play significant roles in each stage of the movement, from the ball's initial motion from rest to its launch. Additionally, gross motor skills, such as the use of the legs for body stability, and fine motor skills, such as hand control for directing the ball, work together to produce an effective shot. A deeper understanding of biomechanics is essential for improving shooting techniques and reducing injury risks. The study also highlights the importance of psychological factors, such as the ability to maintain visual focus (quiet eye), which enhances shot accuracy. Therefore, this study provides valuable insights for coaches and athletes to improve performance in basketball.
Persepsi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Efendi, Ahmad Maulidin; Fitriatun, Erna; Suwarli, Suwarli
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar se-Kecamatan Jonggat pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 65 guru PJOK. Data dikumpulkan melalui angket yang telah divalidasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi yang kurang setuju terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada faktor eksternal, pemahaman konsep, dan pemahaman isi. Tantangan terbesar ditemukan pada keterbatasan infrastruktur pendidikan jasmani, alokasi waktu pembelajaran yang terbatas, dan kurangnya pelatihan berbasis praktik. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berbasis praktik yang intensif, peningkatan fasilitas olahraga, dan penyesuaian kebijakan zonasi PPDB untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya di bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Teachers' Perceptions of the Implementation of the Merdeka Curriculum in Elementary Schools Abstract This study aims to analyze the perceptions of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers regarding the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools in Jonggat District in 2024. This research employs a descriptive quantitative method involving 65 PJOK teachers. Data were collected through a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results indicate that most teachers have a disagreeing perception regarding various factors affecting the implementation of the Merdeka Curriculum, especially in external factors, conceptual understanding, and content comprehension. The greatest challenges were found in limited physical education infrastructure, limited class time, and insufficient practical-based training. This study recommends intensive practical-based training, improvement of sports facilities, and adjustments to the PPDB zoning policy to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum, particularly in the fields of physical education, sports, and health.
Status Gizi dan Profil Kebugaran Jasmani Siswa MA Miftahul Huda Cendono Purwosari Azizah, Nur Qoidah; Imawati, Veni; Dyaksa, Rizky Sota
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi dan profil kebugaran jasmani siswa-siswi MA Miftahul Huda Cendono Purwosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi observasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 38 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria usia 16-19 tahun dan kondisi kesehatan yang baik. Pengukuran status gizi dilakukan menggunakan Body Mass Index (BMI), sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki status gizi normal atau kurus, dengan rata-rata BMI siswa 19,54 kg/m² dan siswi 18,5 kg/m². Sementara itu, kebugaran jasmani siswa dan siswi sebagian besar berada pada kategori kurang, dengan rata-rata nilai TKJI siswa 13,1 dan siswi 11,4. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas kegiatan fisik, baik dalam pembelajaran pendidikan jasmani maupun kegiatan ekstrakurikuler, untuk mendukung perbaikan kebugaran jasmani siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap keseimbangan antara status gizi dan kebugaran jasmani dalam mendukung perkembangan fisik dan akademik siswa. Nutritional Status and Physical Fitness Profile of MA Miftahul Huda Cendono Purwosari Students Abstract This study aims to analyze the nutritional status and physical fitness profile of MA Miftahul Huda Cendono Purwosari students. The study used a descriptive quantitative approach with an observational study design. The sample consisted of 38 students selected using purposive sampling, with criteria of being 16-19 years old and in good health. Nutritional status was measured using Body Mass Index (BMI), while physical fitness was assessed using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI). The results show that the majority of students had normal or underweight nutritional status, with average BMI values of 19.54 kg/m² for male students and 18.5 kg/m² for female students. Meanwhile, physical fitness was mostly classified as poor, with average TKJI scores of 13.1 for male students and 11.4 for female students. This study recommends increasing the intensity and quality of physical activities, both in physical education lessons and extracurricular activities, to improve students' physical fitness. The findings emphasize the importance of balancing nutritional status and physical fitness to support students' physical and academic development.
Pengembangan Modul Pembelajaran Permainan Tradisional Engklek dan Bentengan Berbasis QR-Code untuk Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Qomariyah, Nurul; Nohantiya, Peni; Dyaksa, Rizky Sota; Pratama, Indra Gunawan
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis QR-Code yang mengintegrasikan permainan tradisional engklek dan bentengan bagi siswa kelas 3 sekolah dasar pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Modul ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan efektivitas pembelajaran siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh langkah. Data diperoleh melalui validasi ahli materi dan media, serta uji coba produk pada kelompok kecil dan besar. Hasil validasi ahli menunjukkan persentase sebesar 97,22% untuk ahli materi dan 95,83% untuk ahli media, yang menunjukkan bahwa produk ini sangat valid. Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil 98,92%, sementara uji coba kelompok besar menunjukkan hasil 95,23%, yang menunjukkan bahwa modul ini menarik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Produk ini memiliki potensi untuk diterapkan secara luas di sekolah dasar, dengan harapan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan meningkatkan keterampilan fisik mereka melalui pendekatan yang lebih menarik dan interaktif. Development of a QR-Code-Based Traditional Game Learning Module for Third-Grade Elementary School Students Abstract This study aims to develop a QR-Code-based learning module integrating traditional games Engklek and Bentengan for third grade elementary school students in physical education. The module is expected to enhance student motivation, engagement, and learning effectiveness. The research method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall model, simplified into seven steps. Data was collected through expert validation of material and media, as well as small and large group trials. The material expert validation yielded 97.22% and the media expert validation yielded 95.83%, indicating that the product is highly valid. The small group trial achieved 98.92%, while the large group trial resulted in 95.23%, indicating that the module is engaging and suitable for use in education. This product has the potential to be widely implemented in elementary schools, with the expectation of enriching students' learning experiences and improving their physical skills through a more engaging and interactive approach.
Pengaruh Latihan Kombinasi Dumbbell High Swing dan Multiball terhadap Ketepatan Pukulan Forehand-Smash Atlet Tenis Meja Wahyudi, Wahyudi; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Nurdin, Nurdin
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kombinasi dumbbell high swing dan multiball terhadap ketepatan pukulan forehand smash pada atlet tenis meja Club PTM Taruna Bajang Mataram. Metode yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif pre-eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Sebanyak 12 atlet tenis meja menjadi subjek dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui tes ketepatan pukulan forehand smash pada pretest dan posttest. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata ketepatan pukulan forehand smash meningkat dari 18,50 pada pretest menjadi 20,75 pada posttest. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan kombinasi dumbbell high swing dan multiball terhadap ketepatan pukulan forehand smash. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan kombinasi tersebut efektif dalam meningkatkan ketepatan pukulan forehand smash pada atlet tenis meja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan lebih beragam, serta mengkaji efek jangka panjang dari latihan ini. The Effect of Dumbbell High Swing and Multiball Combination Training on the Accuracy of Forehand Smash of Table Tennis Athletes Abstract This study aims to examine the effect of the combination training of dumbbell high swing and multiball on the accuracy of the forehand smash in table tennis athletes at PTM Taruna Bajang Club Mataram in 2023. The research method employed was a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. A total of 12 table tennis athletes participated in the study. Data were collected through accuracy tests for the forehand smash in both pretest and posttest. Descriptive analysis revealed an increase in the mean accuracy score from 18.50 in the pretest to 20.75 in the posttest. A Paired Sample T-Test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the combined training of dumbbell high swing and multiball on the accuracy of the forehand smash. This study concludes that the combination of these training methods is effective in improving forehand smash accuracy in table tennis athletes. Further research is recommended to involve a larger and more diverse sample and explore the long-term effects of this training.

Page 1 of 1 | Total Record : 7