cover
Contact Name
Hery Sahputra
Contact Email
herysahputra@uinsu.ac.id
Phone
081263505256
Journal Mail Official
jurnalijaz@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan 20371, Sumatera Utara, Indonesia. Program Studi Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-I'jaz:Jurnal Kewahyuan Islam
ISSN : 23551275     EISSN : 2685628X     DOI : 10.30821
Core Subject : Religion,
Al‑Iʿjāz: Journal of Revelation Studies publishes scholarly work on revelation studies that engages with contemporary issues. Submissions may be conceptual articles, empirical research reports, or book reviews.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
KOMPARASI KONSEP ENTOMOLOGI DALAM PENAFSIRAN Q.S AN NAHL AYAT 69 DAN Q.S AN NAML AYAT 18 DALAM PERSPEKTIF TAFSIR ILMI KEMENTERIAN AGAMA DAN TAFSIR AL AYAT AL KAUNIYAH FI ALQURAN AL KARIM KARYA ZAGHLUL AN NAJJAR Pinem, Emia Lompohta Br
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23528

Abstract

AbstrakKajian ini membahas tentang konsep entomologi dalam penafsiran QS. An-Nahl: 69 dan QS. An-Naml: 18, dengan studi tafsir ilmiah dari Kementerian Agama dan tafsir Zaghlul An-Najjar. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji serangga lebah dan semut, mengidentifikasi kehidupan dan komponen tubuhnya, serta memahami hubungannya dengan makhluk hidup lain dan hikmah penciptaannya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuka pemahaman bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat Allah SWT yang mengandung kebenaran yang tidak diragukan, serta membahas fenomena alam yang luar biasa, seperti penciptaan lebah dan semut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menganalisis tafsir ilmiah dan tafsir kauniyah terkait kedua ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciptaan lebah dan semut dalam Al-Qur’an adalah bagian dari tanda kekuasaan Allah yang menunjukkan keagungan-Nya serta memberikan manfaat, hikmah, dan hubungan yang erat dengan kehidupan di alam semesta.Kata Kunci: Komparasi, Entomologi, Surat An-Nahl dan An-Naml, Tafsir Ilmi, Tafsir Kauniyah.
LAFADZ-LAFADZ DOA DALAM Al- QURAN Utari, Eka Budi
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23529

Abstract

AbstractAllah SWT created humans as the best of his creations, however, behind perfection, humans still have shortcomings, therefore humans need support as a place to complain, plead and be anchored from the hustle and bustle of life in this world. In the Al-Quran itself we find many lafadz-lafadz which means prayer or there are also many prayers offered by the Prophets, apostles of Allah and also pious people, from the research results it was found that there are not any of these lafadz-lafadz prayers In the Koran, it is material but immaterial, meaning that none of these prayers ask for worldly possessions but rather requests and requests to achieve happiness in this world and the hereafter.                                                              Keywords: Lafadz  Doa, Doa Dalam Al-Quran
DUKUN DALAM PERSPEKTIF ATH-THABARI DALAM AL-QUR’A N SURAH AL-BAQARAH AYAT 102 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT DESA SIRANDORUNG Bahri, Saipul
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23530

Abstract

Abstrak Desa Sirandorung berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dan  merupakan sebuah desa yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani, buruh, dan pengusaha kecil. Di Desa Sirandorung memiliki beragam agama (kepercayaan) dan suku namun agama Islam menjadi agama mayoritas di desa ini, namun kepercayaan terhadap dukun masih cukup kuat dan menjadi bagian integral dari budaya lokal. Dukun dianggap memiliki kemampuan supranatural untuk menyembuhkan penyakit, memberikan perlindungan, dan menangkal malapetaka, sehingga masyarakat seringkali menggabungkan praktik-praktik keagamaan dengan ritual tradisional. Rumusan masalah penelitian ini yaitu tetang penafsiran At-Thabari terhadap kasus dukun menurut surah Al-Baqarah ayat 102 dan apa saja implikasi pemahaman tentang kasus dukun terhadap kehidupan masyarakat di Desa Sirandorung dalam Alquran surah Al-Baqarah :102. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam untuk memahami alasan di balik keberlanjutan kepercayaan ini serta bagaimana ia berdampingan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepercayaan masyarakat Desa Sirandorung terhadap dukun dalam konteks kehidupan sehari-hari serta apa saja implikasi yang ditimbulkan kepada masyarakat dari efek mempercayai dukun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap dukun di Desa Sirandorung didorong oleh faktor budaya, kebutuhan emosional, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan modern. Namun, kepercayaan ini juga mengalami tantangan dari ajaran Islam yang menganggap praktik perdukunan sebagai bentuk kemusyrikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai dinamika antara kepercayaan tradisional dan agama dalam masyarakat pedesaan di Indonesia khususnya di Desa Sirandorung.Kata Kunci: dukun, tafsir Ath-Thabari, kepercayaan.
KISAH NABI YUSUF DALAM ISRAILIYAT Damanaik, Nursumayyah
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23531

Abstract

Abstrak Kata jamak Israiliyat berasal dari kata tunggal Israliyat dan berasal dari bahasa Ibrani Isra’ yang artinya hamba dan il yang memiliki arti Tuhan. Periwayatan Israiliyat berhubungan dengan Yahudi dan Nasrani. Orang-orang Yahudi membawa berbagai kepercayaan dan agama masuk ke Jazirah Arab. Salah satu periwayatan Israiliyat yaitu membahas mengenai kisah nabi Yusuf. Ada yang mengatakan bahwa pernikahan nabi Yusuf dengan Zulaikha tidak didasarkan kepada keshahihan hadis dan al-Quran. Ada yang mengatakan bahwa nabi Yusuf tidak mungkin melakukan godaan atau perbuatan yang keji kepada Zulaikha. Hal tersebut juga dapat merusakah aqidah yang dimiliki umat Muslim apabila dipercayai. Kisah mengenai Yusuf dan Zulaikha dalam Israiliyat akan penulis bahas melalui artikel ini. Dan bagaimana hukum menyampaikan kisah-kisah israiliyat menurut para ulama-ulama ahli tafsir.Kata Kunci: Yusuf, aqidah, Israiliyat.
KONSEP PARENTING DALAM PERSPEKTIF AL QURAN ANALISIS SURAH LUQMAN AYAT 13-19; STUDI TAFSIR IBNU KATSIR Husna, Asmaul
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23527

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep parenting dalam perspektif Al-Qur’an berdasarkan tafsir Ibnu Katsir terhadap Surah Luqman ayat 13-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), di mana sumber utama yang dianalisis adalah Tafsir Ibnu Katsir serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep parenting dalam ayat tersebut menekankan lima aspek utama, yaitu pendidikan tauhid sebagai dasar pembentukan karakter anak, kewajiban berbakti kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur, kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi sebagai landasan moral dan etika, pentingnya shalat serta penerapan nilai amar ma’ruf nahi munkar untuk membentuk kedisiplinan dan kepedulian sosial, serta pendidikan akhlak yang menekankan pentingnya rendah hati dan komunikasi yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep parenting dalam Islam tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan emosional, tetapi juga spiritual, sosial, dan moral, sehingga dapat menjadi pedoman bagi orang tua dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi individu yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran sosial yang tinggi.Kata Kunci: parenting Islam, Surah Luqman, tafsir Ibnu Katsir, pendidikan anak, nilai-nilai Islam

Page 1 of 1 | Total Record : 5