MANIFESTASI : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is an electronic and print journal published in scientific articles on studies in the field of education and learning at various levels and fields. The article which is in Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is the result of research or application of literature on theories and concepts as alternative problem solving related to general education and learning problems, learning both in terms of planning, evaluation, learning innovation, and learning technology. Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is issued semiannually: in March, July, and November
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER"
:
19 Documents
clear
DAMPAK KETERSEDIAAN LAPTOP PRIBADI TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI FKIP UNIVERSITAS SULAWESI BARAT
Nurhuda, Nurhuda;
Munthakhabah, Cita St
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan laptop pribadi terhadap prestasi mahasiswa di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi FKIP Universitas Sulawesi Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kepada 70 mahasiswa pendidikan Teknologi informasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dengan indikator kepemilikan perangkat, intensitas penggunaan, kemudahan akses praktikum, dan efektivitas penggunaan laptop. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki laptop pribadi cenderung memiliki prestasi lebih tinggi. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif yang kuat (r = 0,615; p < 0,05) antara ketersediaan laptop dan prestasi belajar. Uji regresi menghasilkan nilai R² = 0,378, menunjukkan bahwa ketersediaan laptop berkontribusi sebesar 37,8% terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya laptop pribadi sebagai media pendukung utama dalam pembelajaran Teknologi Informasi.
PERUBAHAN FUNGSIONAL OTAK PADA ANAK YANG MENGALAMI GANGGUAN BAHASA
Nurrahma, Nurrahma;
Gaffar, Muh Syukri;
Sartika, Sri Dewi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas perubahan fungsional otak pada anak yang mengalami gangguan bahasa, dengan fokus pada bagaimana gangguan pada area otak tertentu dapat memengaruhi kemampuan berbahasa dan proses pemerolehan bahasa anak. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana perubahan aktivitas di area otak seperti Broca dan Wernicke berdampak pada kemampuan anak dalam memahami dan memproduksi bahasa, terutama pada anak dengan gangguan perkembangan seperti autisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil- hasil studi yang menunjukkan keterkaitan antara gangguan bahasa dengan perubahan fungsi otak, serta mengidentifikasi faktor-faktor medis dan lingkungan yang memengaruhi kondisi tersebut. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dan analisis deskriptif terhadap literatur, studi kasus, dan hasil observasi terkait perubahan fungsional otak pada anak dengan gangguan bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa gangguan pada sistem saraf pusat, khususnya di area yang berperan dalam pemrosesan bahasa, dapat menyebabkan hambatan signifikan dalam pemerolehan dan penggunaan bahasa anak. Selain faktor neurologis, lingkungan yang kurang memberikan stimulasi verbal juga memperburuk kondisi gangguan bahasa. Penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini, intervensi yang tepat, serta dukungan lingkungan dalam membantu anak mengoptimalkan potensi bahasa mereka. Saran yang diberikan adalah perlunya kolaborasi antara keluarga, pendidik, dan terapis untuk menciptakan strategi pembelajaran yang inklusif dan efektif bagi anak-anak dengan gangguan bahasa.
TOPENG RELIGIUS DAN AMARAH NETIZEN: ANALISIS SOSIOPRAGMATIK STRATEGI KETIDAKSANTUNAN PADA KOLOM KOMENTAR VIDEO KLARIFIKASI INARA RUSLI
Aqshal, Andi Muhammad;
Saleh, Muhammad
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan berbahasa (impoliteness strategies) yang digunakan oleh netizen dalam merespons video klarifikasi publik figur Inara Rusli terkait skandal perselingkuhan. Menggunakan pendekatan Sosiopragmatik dan teori Ketidaksantunan Jonathan Culpeper (1996), penelitian ini menganalisis ujaran-ujaran kebencian yang muncul pada akun media sosial berita hiburan Cumicumi.com. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netizen dominan menggunakan strategi Ketidaksantunan Positif (Positive Impoliteness) dan Sarkasme (Mock Politeness). Temuan khusus dalam penelitian ini adalah adanya fenomena "komodifikasi agama" sebagai bahan serangan verbal; netizen menggunakan istilah-istilah religius untuk menyerang wajah positif (positive face) penutur yang dianggap munafik atau berlindung di balik citra saleh.
PRAKTIK BERBAHASA NETIZEN DALAM KOMENTAR INSTAGRAM PADA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA OLEH AMAR ZONI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
Apyunita, Devi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji praktik kebahasaan netizen dalam komentar Instagram terkait kasus penyalahgunaan narkoba oleh aktor Amar Zoni. Sumber data berupa komentar yang dipilih secara purposif dari akun berita hiburan pada periode Maret–April 2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi digital dan dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Tahapan analisis meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen ditandai oleh ragam informal, slang, campur kode, humor, serta ekspresi evaluatif yang mencerminkan wacana moral, stigma sosial, dan empati berbasis kesehatan mental. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi arena publik tempat moralitas, identitas, dan persepsi mengenai penyalahgunaan narkoba dinegosiasikan melalui bahasa. Penelitian menegaskan peran praktik berbahasa dalam membentuk opini publik di ruang digital.
PENERAPAN MAKSIM SOPAN SANTUN LEECH DALAM SINIAR WARDAH HEART TO HEART SPECIAL: IBU NURHAYATI SUBAKAT DAN BAPAK SUBAKAT HADI
R, Sri Mulyani;
Mardatillah, Rahmi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji penerapan maksim sopan santun Leech dalam siniar Wardah Heart to Heart Special: Ibu Nurhayati Subakat dan Bapak Subakat Hadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim sopan santun Leech dalam siniar Wardah Heart to Heart Special: Ibu Nurhayati Subakat dan Bapak Subakat Hadi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan transkripsi. Data tersebut dianalisis menggunakan teori maksim sopan santun Leech melalui tiga tahap: identifikasi, klasifikasi, dan penyajian data. Data tersebut diuji keabsahannya menggunakan teknik intra-rater reliability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pematuhan maksim sopan santun Leech ditemukan pada keseluruhan maksim, sedangkan bentuk pelanggaran hanya ditemukan pada dua maksim: kedermawanan dan pujian. Temuan penelitian berkontribusi dalam memperkaya kajian pragmatik, khususnya penerapan maksim sopan santun Leech dalam komunikasi digital, sehingga terbangun komunikasi yang etis, harmonis, dan beretika di media siniar.
TIPE DAN MAKNA REDUPLIKASI: TINJAUAN HUBUNGAN MORFOLOGI DAN SINTAKSIS PADA BAHASA DAERAH BUGIS
Putra, Muhammad Alif;
Cahyani, Regita Purnama;
Nensilianti, Nensilianti;
Amir, Johar
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe-tipe reduplikasi dan maknanya, serta menganalisis hubungan morfologi dan sintaksis yang muncul dari proses reduplikasi dalam Bahasa Bugis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meninjau data linguistik dari berbagai sumber referensi mengenai Bahasa Bugis. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan bentuk-bentuk reduplikasi berdasarkan proses morfologisnya dan mengidentifikasi makna gramatikal atau leksikal yang dihasilkannya, termasuk peranannya dalam tataran sintaksis seperti valensi verba. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa reduplikasi dalam Bahasa Bugis meliputi reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi berimbuhan, dan terkadang reduplikasi dengan perubahan fonem. Proses ini berfungsi baik secara derivasional (membentuk kata baru) maupun infleksional (memberi makna gramatikal), dengan makna yang diungkapkan seperti pluralitas (banyak), frekuentatif (berulang kali), intensitas, serta perbuatan yang dilakukan dengan santai atau tidak serius. Temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi merupakan proses morfologis yang memiliki implikasi signifikan terhadap struktur sintaksis dan kekayaan makna dalam Bahasa Bugis.
PEMAHAMAN SOSIOPRAGMATIK TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KALANGAN GENERASI Z
Damayanti, Fina;
Saleh, Muhammad
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to: (1) Describe the language usage patterns of Gen Z on Instagram, (2) Analyse the sociopragmatic aspects that emerge through this language, (3) Identify the social and cultural impacts of the language created by Gen Z on Instagram. The approach used is a qualitative method with case study techniques, in-depth interviews in Achjar et al. (2023), and social media content observation. The results show that the language used by Gen Z on Instagram is not only a means of communication but also a means of expressing social identity, norms, and group attitudes. In the research by Apyunita & Asdah (2025), innovative digital language, such as slang, abbreviations, mixed codes, and emoticons, marks a sociopragmatic dynamic that is rich in social meaning. This research provides an important understanding of language interaction and social context in modern digital communication.
SERIAL DRAMA JALANGKOTE RASA KEJU SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA KULINER MAKASSAR: PERSPEKTIF GASTROCRITICISM
Sabir, Adilah;
Shafariana, Shafariana
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kajian gastronomi dalam sastra menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas atau budaya suatu daerah khususnya dalam bidang kuliner. Dalam serial drama Jalangkote Rasa Keju, jalangkote menjadi objek kuliner yang digunakan untuk mengusung drama nuansa Makassar. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan empat hal, yaitu (1) hubungan makanan dan kesenangan, (2) hubungan makanan dan seni, (3) hubungan makanan dan nama, serta (4) hubungan makanan dan sejarah dalam serial drama Jalangkote Rasa Keju. Objek penelitian berupa serial drama Jalangkote Rasa Keju karya AIM Production, yang disutradai oleh Rusmin Nuryadin dan Zulkarnaen Gobel selaku produser. Penelitian ini termasuk dalam ancangan penelitian kualitatif dengan data penelitian berupa dialog atau wacana serta perilaku yang menjadi representasi dari kajian gastrocriticism. Kajian serial drama Jalangkote Rasa Keju dalam perspektif gastrocriticism menunjukkan bahwa makanan dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengetahui identitas dan budaya dalam cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara manusia dan kuliner dapat digambarkan melalui empat konsep perspektif gastrocriticism.
PRAGMATIK LINTAS BUDAYA: ANALISIS STRATEGI KESANTUNAN DALAM INTERAKSI ANTARBUDAYA
Umrah, Umrah;
Saleh, Muhammad
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Cross-cultural pragmatics focuses on how differences in values, norms, and communication habits influence the use of politeness strategies in interactions between speakers from different cultures. These variations in language often lead to misunderstandings when the communication strategies used do not match the expectations of other cultures. This mismatch is evident in speech acts such as refusal, criticism, and responses to praise, which are interpreted differently by each culture. The success of cross-cultural communication greatly depends on the ability to understand the socio-cultural context, adjust speech style, and maintain harmony through appropriate politeness strategies. Cross-cultural pragmatic competence is key to creating effective, mutually respectful, and conflict-free interactions in intercultural encounters.
BAHASA KESANTUNAN DIGITAL: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK PADA KOMUNIKASI SISWA DAN GURU DI GRUP WHATSAPP
Nurhikma, Nurhikma
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi komunikasi telah mengubah cara siswa dan guru berinteraksi, terutama melalui platform digital seperti WhatsApp. Media ini kini tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang sosial yang menuntut penerapan kesantunan berbahasa. Maka judul penelitian ini “Bahasa Kesantunan Digital: Kajian Sosiopragmatik pada Komunikasi Siswa dan Guru”. Studi menunjukkan bahwa kesantunan tetap menjadi norma dominan dalam percakapan digital, terlihat dari sapaan formal, permintaan izin yang bersifat tidak langsung, serta penggunaan emotikon sebagai simbol penghormatan. Meski demikian, pelanggaran terhadap norma kesantunan juga terjadi, seperti penggunaan bahasa gaul, pesan tanpa sapaan, atau tanggapan yang kurang memperhatikan konteks sosial.Variasi kesantunan ini dipengaruhi oleh struktur sosial, budaya lokal seperti nilai siri’ na pacce dan tabe, serta kebiasaan berkomunikasi di dunia digital.