cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Singuda ENSIKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 7 Documents clear
Pengaruh Elektroda Cincin Perata Terhadap Distribusi Tegangan Isolator Rantai Jenis Porselen Doly Damanik; Syahrawardi Syahrawardi
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.824 KB)

Abstract

Rangkaian pengganti dari sebuah isolator rantai yang terpasang pada menara merupakan susunan dari beberapa kapasitor yang besarnya tidak selalu sama, ketika dialiri arus bolak-balik maka distribusi tegangan pada isolator tersebut tidak merata, hal ini dapat mengakibatkan isolator paling dekat ke konduktor fasa akan memikul tegangan yang besar. Pada  paper ini akan dilihat pengaruh penambahan elektroda cincin perata terhadap distribusi tegangan. Elektroda cincin perata yang digunakan terbuat dari besi padat dengan ukuran diameter penampang 12 mm dan diameter lingkaran 45 cm dan 60 cm. Dengan isolator yang digunakan adalah jenis porselen dan jumlah piringan tujuh sampai sepuluh buah. Dari percobaan didapat terjadi perubahan distribusi tegangan yang semakin merata pada isolator rantai setelah penambahan elektroda cincin perata. Perubahan terbesar terjadi pada isolator rantai dengan jumlah sepuluh piringan dengan menggunakan elektroda cincin perata diameter 60 cm yaitu sebesar 15,6 %.
ANALISIS PENGARUH BEBAN NONLINIER TERHADAP KINERJA KWH METER INDUKSI SATU FASA Sofian Hanafi; Masykur Sjani
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.37 KB)

Abstract

Energi listrik yang digunakan oleh pelanggan diukur dengan kWh meter. Alat ukur kWh meter memiliki piringan yang berputar berdasarkan torsi yang dihasilkan. Torsi ini juga dipengaruhi oleh harmonisa. Harmonisa ditimbulkan oleh beban nonlinier. Pada tulisan ini dianalisis seberapa besar pengaruh beban nonlinier terhadap kinerja kWh meter induksi satu fasa. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa semakin besar kandungan harmonisa beban nonlinier maka energi sebenarnya dan persentase kesalahan pembacaan kWh meter semakin besar. Komposisi harmonisa arus dan tegangan tiap-tiap beban yang paling dominan adalah harmonisa ke-3, harmonisa ke-5, dan harmonisa ke-7, serta persentase kesalahan pembacaan kWh meter dan THDI terbesar pada penelitian ini terjadi pada pembebanan laptop yaitu sebesar 41.69 % dan 143.64 %.  
ANALISIS KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA TRANSFORMATOR NEON SIGN Melaty Sitanggang; Surya Tarmizi Kasim
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.347 KB)

Abstract

Neon sign memerlukan daya listrik untuk bisa menghasilkan cahaya. Daya listrik tersebut diperoleh dari transformator neon sign. Transformator neon sign menghasilkan tegangan tinggi yang akan digunakan untuk proses ionisasi gas isian tabung neon sign. Tabung neon sign pada umumnya diisi dengan gas Neon dan Argon yang besar energi pengionannya berbeda-beda. Pada percobaan yang dilakukan, digunakan neon sign dengan ukuran diameter dan gas isian yang sama tetapi dengan panjang yang berbeda, yaitu 103 cm, 128 cm, 170 cm, 231 cm, 273 cm, 298 cm dan 401 cm. Dari hasil percobaan, didapat bahwa transformator neon sign mengkonsumsi energi paling banyak dengan panjang tabung 401 cm, dan paling sedikit pada panjang tabung 103 cm.
PERANCANGAN DAN ANALISIS ANTENA MIKROSTRIP PATCH SEGIEMPAT KOPLING APERTURE DENGAN FREKUENSI 2,45 GHz MENGGUNAKAN ANSOFT HFSS 11 Windu Bastian; Ali Hanafiah Rambe
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.714 KB)

Abstract

Antena mikrostrip kopling aperture adalah sebuah tipe antena low profile yang dapat diletakkan pada berbagai bidang (planar). Ukurannya yang kecil dan beratnya yang ringan membuat jenis antena ini sederhana untuk dibuat dan mudah untuk diintegrasikan. Pada penelitian ini sebuah antena mikrostrip kopling aperture dirancang dan dianalisa dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Ansoft HFSS 11. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa penambahan panjang aperture dari 11 mm  menjadi 18 mm dapat menurunkan nilai VSWR dari 3,66 menjadi 3,57. Perubahan panjang stub 1 mm menjadi 8 mm mempengaruhi reaktansi pada impedansi masukan (Zin) antena dari 40,53+j52,33 Ω menjadi 49,82+j6,36 Ω  dan juga mengurangi nilai VSWR dari 3,57 menjadi 1,14.  
ANALISIS KINERJA SPECTRUM SENSING MENGGUNAKAN METODE MATCHED FILTER PADA COGNITIVE RADIO Syahri dina Kandi; Rahmad Fauzi
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.182 KB)

Abstract

Abstrak Dalam dunia telekomunikasi nirkabel, spektrum frekuensi adalah hal yang sangat penting karena dengan spektrum inilah data dapat ditransmisikan. Namun ketersediaan alokasi frekuensi yang sangat terbatas menyebabkan penggunaannya masih belum efektif dan efisien dalam waktu tertentu. Cognitive radio merupakan salah satu cara dalam mengatasi masalah alokasi spektrum. Spectrum sensing merupakan komponen terpenting pada cognitive radio yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi adanya pengguna pada frekuensi tertentu. Paper ini membahas tentang bagaimana kemampuan spectrum sensing menggunakan metode matched filter pada cognitive radio untuk mendeteksi kehadiran primery user pada saluran FM Radio menggunakan tiga Power Spectral Density (PSD) yaitu PSD Periodogram, Welch dan Thomson Multitaper dengan  bahasa  pemrograman MATLAB R2011b. Dari hasil simulasi ini, PSD Periodogram mampu menghadirkan Primary User paling sensitif saat pembangkitan data masukannya sebesar 10 % dan 40 % dari banyaknya kanal saluran frekuensinya yaitu sebanyak 4 dan 25  Primary User, PSD Welch terjadi pada persentasi 10 % dan 40 % yaitu sebanyak 5 dan 19 Primary User, dan PSD Thomson Multitaper pada persentasi 40 %, 50 %, 60 %, 70 %, dan 80 %  yaitu sebanyak 19, 25, 30, 34, dan 40 Primary User pada band frekuensi FM Radio, yaitu dari 87.5 sampai 108 MHz untuk 50 kanal frekuensi yang digunakan.     Kata Kunci: Cognitive Radio, Matched Filter, Power Spectral Density
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI DAN FAKTOR DAYA MOTOR KAPASITOR START DENGAN MOTOR KAPASITOR RUN DENGAN TEORI MEDAN PUTAR SILANG DAN TEORI MEDAN PUTAR GANDA ( Aplikasi pada Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK)) Ahmad Muhajir Hasibuan; Surya Tarmizi Kasim
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.296 KB)

Abstract

Motor kapasitor start dan motor kapasitor run adalah jenis motor induksi satu phasa yang pemakaiannya cukup luas. Pada penggunaan motor kapasitor start dan motor kapasitor run ini perlu diketahui besar perbandingan efisiensi dan faktor daya, karena efisiensi dan faktor daya merupakan  hal yang penting dari sebuah motor listrik dari umumnya. Penelitian ini menganalisis perbandingan efisiensi dan faktor daya dengan teori medan putar silang dan teori medan putar ganda. Berdasarkan hasil pengukuran dan proses analisis ditunjukkan bahwa motor kapasitor run dengan torsi 0,3 Nm diperoleh efisiensi sebesar 11,90 % dan faktor daya 0,5. dengan torsi 0,5 Nm diperoleh efisiensi sebesar 17,80 %dan faktor daya 0,52. sedangkan pada motor kapasitor start dengan torsi 0,3 Nm diperoleh efisiensi sebesar 11,38 % dan faktor daya 0,432. pada torsi 0,5 Nm diperoleh efisiensi sebesar 17,30 % dan faktor daya 0,449. Berdasarkan analisa data diperoleh bahwa efisiensi pada motor kapasitor start dan motor kapasitor run dengan torsi yang sama diperoleh bahwa efisiensi  dan faktor daya yang dihasilkan pada motor kapasitor run lebih baik daripada motor kapasitor start.
PERANCANGAN PROTOTIPE SMART BUILDING BERBASIS ARDUINO UNO Maratur Gabe Simanjuntak; Fakhrudin Rizal Batubara
Singuda ENSIKOM Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.245 KB)

Abstract

Terkadang kita harus meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk waktu yang lama dan kita sering berpikir untuk menghidupkan lampu di suatu ruangan di rumah kita ketika malam hari dan mematikannya ketika pagi hari. Tekadang kita juga lupa untuk mematikan sebuah alat elektronik ketika kita meninggalkan rumah dan kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk kembali dan mematikannya. Kita dapat mengatasi masalah tersebut dengan membangun sebuah smart building. Tulisan ini membahas perancangan prototipe smart builing. Smart building yang dirancang yaitu sebuah bangunan yang terintegrasi dengan sebuah perangkat yang dapat dapat memantau dan mengontrol peralatan listrik pada bangunan tersebut. Perangkat tersebut terhubung ke jaringan komputer, sehingga dapat dikendalikan melalui jarak jauh. Prototipe yang dirancang akan bertindak sebagai sebuah web server yang menampilkan sebuah halaman web kepada client yang berisi status peralatan listrik dan tombol untuk mengatur peralatan listrik tersebut. Prototipe akan mengontrol peralatan listrik berdasarkan perintah yang dikirim oleh client. Client adalah aplikasi web browser yang ada pada perangkat yang digunakan untuk mengontrol prototipe.  Hasil dari proses perancangan adalah sebuah prototipe yang dapat menghidupkan atau mematikan peralatan listrik dari jarak jauh melalui jaringan internet menggunakan aplikasi web browser.

Page 1 of 1 | Total Record : 7