cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Singuda ENSIKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2013)" : 6 Documents clear
ANALISIS KINERJA SWITCHING MENGGUNAKAN MOBILE SOFTSWITCH Hariadi Masta; Naemah Mubarakah
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.54 KB)

Abstract

Switching merupakan  perangkat telekomunikasi yang menerima pesan dari setiap perangkat yang terhubung dan kemudian mengirimkan pesan hanya untuk perangkat yang pesan dimaksudkan. Hal ini membuat switching merupakan perangkat lebih cerdas daripada hub (yang menerima pesan dan kemudian mengirimkan ke semua perangkat lain pada jaringan). Switching yang digunakan sekarang adalah Mobile Softswitch. Mobile Softswitch ini merupakan jaringan berbasis IP (Internet Protocol) yang mempunyai kekuatan  yang lebih besar (fleksibilitas dan skalabiltas) dengan biaya yang lebih murah, dimana dari fisiknya dipisahkan Server dan Gateways. Paper ini menganalisis kinerja Volume trafik dan Intensitas trafik pada voice sistem Mobile Softswitch dan membandingkan hasil kinerja dengan perhitungan Software Matlab R2010a. Hasil analisis, perhitungan volume trafik dan intensitas trafik pada sistem Mobile Softswitch sama dengan hasil perhitungan Software Matlab. Grafik trafik tertinggi jam sibuk terjadi di antara jam 20.00 – 21.00 dengan Volume trafik sebesar 10450,97222 Jam dan Intensitas trafik sebesar 10450,97222 Erlang.
Analisis Perbandingan Unjuk Kerja Motor Induksi Satu Fasa Split-Phase Dan Motor Induksi Satu Fasa Kapasitor Start-Run Dengan Menggunakan Matlab Simulink Andry Nico Manik; Riswan Dinzi
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.1 KB)

Abstract

Motor induksi satu fasa split-phase adalah motor induksi satu fasa yang dioperasikan dengan bantuan belitan bantu pada belitan utama stator. Belitan bantu dan belitan utama stator terpisah 90° listrik dan memiliki saklar sentrifugal yang dirancang untuk memutuskan rangkaian dari belitan bantu setelah motor mencapai kecepatan nominal. Motor induksi satu fasa kapasitor start-run adalah jenis motor induksi satu fasa yang mempunyai dua buah kapasitor, kapasitor run yang secara permanen dihubungkan seri dengan belitan bantu dan belitan bantu tersebut paralel dengan belitan utama dan kapasitor start yang diparalelkan dengan kapasitor run yang dilengkapi dengan saklar sentrifugal yang digunakan untuk memutuskan rangkaian dari kapasitor start saat putaran mendekati putaran nominal. Dalam penggunaan motor induksi satu fasa ini perlu diketahui unjuk kerja motor agar dapat dipilih motor yang lebih baik dan efisien. Paper ini membahas analisis perbandingan unjuk kerja antara kedua motor induksi satu fasa split-phase dan motor kapasitor start- run dengan menggunakan simulasi.  Setelah dilakukan simulasi didapat nilai efisiensi pada motor induksi satu fasa split-phase bernilai 0,02 sementara pada motor jenis kapasitor start-run sebesar 0,2257. Nilai faktor daya pada motor induksi satu fasa split-phase adalah 0,6497 dan pada motor kapasitor start-run adalah 0,98. Arus start pada motor induksi satu fasa split-phase adalah 29 A dan pada motor kapasitor start-run adalah 22 A. Torsi  pada motor induksi split-phase bernilai 2 N.m yang bernilai lebih kecil dari torsi start pada motor kapasitor start-run yang bernilai 20 N.m.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEK PEMBEBANAN TERHADAP GGL BALIK DAN EFISIENSI PADA MOTOR DC PENGUATAN KOMPON PANJANG DAN MOTOR INDUKSI Jean Jhenesly Firnandus Tumanggor; Riswan Dinzi
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.011 KB)

Abstract

Motor adalah mesin yang mengubah energi listrik menjadi enegi mekanis. orang beranggapan bahwa tidak perlu lagi dipelajari motor arus searah karena dipergunakan pada industri-industri sudah sangat kurang. Namun akhirnya beberapa tahun terakhir ini motor arus searah mengalami perkembangan ada beberapa alasan untuk dilanjutkan popularitas dari motor dc. Paper ini membahas analisis perbandingan efek pembebanan terhadap GGL balik dan efisiensi pada motor dc kompon panjang dan motor induksi. Besar efisiensi maksimum pada motor dc kompon panjang adalah 43,8081 % dengan besar GGL lawan 193,9960 V pada arus beban atau arus beban 5,91 A dan efisiensi minimum pada motor induksi tiga fasa rotor belitan adalah 17,8196% dengan besar GGL lawan 204,9520 A dan arus beban sebesar 3,42 A. Motor induksi adalah mesin yang paling banyak digunakan dalam industri. Dalam aplikasinya motor induksi banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, juga untuk industri. Perhitungan GGL balik dan efisiensi motor secara akurat diperlukan untuk mengetahui kondisi aktual motor induksi yang pada akhirnya bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja sistem secara keseluruhan. Tingkat efisiensi motor induksi dipengaruhi oleh rugi–ruginya. Besar efisiensi maksimum pada motor induksi tiga fasa rotor belitan adalah 84,6419 % dengan besar GGL lawan 370,8318 V pada arus beban atau arus stator 5,16 A dan efisiensi minimum pada motor induksi tiga fasa rotor belitan adalah 80,5003% dengan besar GGL lawan 369,4386 V dan arus beban sebesar 5,94 A.
ANALISIS KINERJA SPECTRUM SENSING MENGGUNAKAN METODE CYCLOSTATIONARY PADA COGNITIVE RADIO Dedi Panjaitan; Rahmad Fauzi
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.198 KB)

Abstract

Spektrum frekuensi dalam telekomunikasi memiliki peranan penting, karena melalui spektrum ini data dapat dikirimkan. Penggunaan frekuensi maksimal dapat mengakibatkan interferensi sehingga dibutuhkan sistem yang dapat mengatur pengelolaan spektrum frekuensi. Dengan sistem cognitive radio diharapkan dapat menanggulangi masalah pengelolaan spektrum frekuensi. Paper ini membahas tentang kinerja metode cyclostationary dalam mendeteksi spektrum frekuensi FM radio pada sistem cognitive radio dengan menggunakan tiga window yaitu Hamming, Blackman dan Kaiser. Dari hasil simulasi yang dilakukan diperoleh window Kaiser lebih  sensitif dalam mendeteksi Primary User pada kenaikan presentase pembangkitan data sebesar 60%, 70% dan 80% yaitu sebanyak 30, 35 dan 40 primary user. Dengan menggunakan window Blackman mampu mendeteksi Primary user pada kenaikan 80 % dan 50 % dengan jumlah kanal frekuensi 40 dan 50 sedangkan window Hamming pada kenaikan 100% saja dengan jumah kanal frekuensi acak 50 dari rentang band frekuensi FM radio yang ditetapkan yaitu dari 87,5 sampai 108 MHz.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL PENERANGAN, PENDINGIN RUANGAN, DAN TELEPON OTOMATIS TERJADWAL BERBASIS MIKROKONTROLER Ratih Puspadini; Ahri Bariun
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu perusahaan sering dijumpai suatu masalah tentang penerangan dan pendingin ruangan yang beroperasi tidak berdasarkan kebutuhan. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya ketidak efisienan energi dan biaya. Paper ini membahas tentang perancangan suatu alat sistem kontrol penerangan, pendingin ruangan dan telepon yang terjadwal berbasis mikrokontroler AT89S52. Rancangan ini diharapkan untuk diaplikasikan pada gedung perkantoran dalam rangka penghematan energi. Sebagai penentu waktu digunakan RTC (Real Time Clock) tipe DS12887 dan sebagai penampil informasi digunakan panel LCD (Liquid Crystal Display) 16x2. Sebagai tambahan alat ini juga dilengkapi dengan sensor gerak sehingga penerangan dan pendingin ruangan akan bekerja selama ada pergerakan. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan saklar on/off yang dapat dioperasikan khususnya pada saat jam kerja tambahan (lembur). Berdasarkan hasil pengujian diperoleh, rangkaian pengatur hidup dan mati sistem penerangan, pendingin ruangan dan pengalihan saluran telepon pada ruangan pimpinan, ruangan karyawan dan ruangan satpam sesuai dengan waktu yang terjadwal telah berfungsi dengan baik.
ANALISA RUGI-RUGI PELENGKUNGAN PADA SERAT OPTIK SINGEL MODE TERHADAP PELEMAHAN INTENSITAS CAHAYA Yovi Hamdani; Muhammad Zulfin
Singuda ENSIKOM Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pelengkungan yang terjadi pada sebuah kabel serat optik sangat berpotensi menimbulkan rugi daya yang cukup serius dan lebih jauh lagi menyebabkan pecahnya serat optik. Oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran pengaruh pelengkungan serat optik terhadap rugi daya yang dihasilkan ketika serat optik dilengkungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan intensitas cahaya keluaran yang melalui serat optik plastik.  Tugas akhir ini hanya membahas mengenai perhitungan keluaran cahaya yang telah dipengaruhi oleh lekukan pada serat optik. Dari analisa yang dilakukan dengan panjang kabel fiber optik 100 m, redaman sebesar 0,2 dB/km dan radius pelengkungan yang bervariasi dengan radius pelengkungan sebesar 15 cm, 10 cm, 7 cm, 5 cm dan 2,25 cm, maka diperoleh rugi-rugi pelengkungan serat optik berturut -0,366 dB, -0,312 dB, -0,689 dB, -0,914 dB, -1,658 dB.

Page 1 of 1 | Total Record : 6