cover
Contact Name
Abdul Qawwiy Nasrun
Contact Email
anabdulqawwiy@gmail.com
Phone
+6281241972604
Journal Mail Official
anabdulqawwiy@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, 55821
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Moderasi
ISSN : 28092376     EISSN : 2809221X     DOI : 10.14421
Jurnal Moderasi: The Journal of Ushuluddin, Islamic Thought, and Muslim Societies merupakan jurnal akademik yang didedikasikan untuk menerbitkan artikel-artikel akademik berkualitas peneliti muda (mahasiswa S1, S2, dan S3). Jurnal ini dikeluarkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Redaksi menerima tulisan di bidang ilmu-ilmu Ushuluddin, meliputi Akidah dan Filsafat Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadis, Sosiologi Agama, Antropologi Agama, Studi Agama-agama, dan Politik Islam dan Muslim Societies.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023)" : 5 Documents clear
MENTAL HEALTH DISORDERS IN INDONESIA: Impact and Urgency Based on the Perspective of Psychology and Islamic Sociology Gustiani, Indah
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.32.02

Abstract

Mental health disorders are processes in which individuals are unable to recognize and satisfy their needs. Mental health disorders are prevalent in society and have a major impact on individuals and communities. This abstract provides an overview of various mental health disorders in the wider community. The methodology used is to conduct a literature review using a systematic search in books and electronic journals published until January 2023. The results show that there is a mistake in treating sufferers of mental health disorders in Indonesia. People with mental disorders are considered dangerous so that many people avoid and even isolate sufferers. The conclusion of this article is an explanation of the main impact and urgency to overcome the problems of mental health disorders that occur in society based on the views of the Psychology and Islamic Sosiology. Keywords: Mental Health Disorders, Psychology, Islamic Sociology  
QUALITY OF YOGYAKARTA CITY RELIGIOUS MODERATION INDEX IN 2022: Study of Community Understanding After the Covid-19 Pandemic -, Elicia Eprianda_Khairun Nisa_Lahfiz Safutra
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.32.01

Abstract

The covid-19 pandemic has changed many of the fabric of people's lives in terms of carrying out worship and also traditions that are usually routinely carried out by the people of Yogyakarta. This impacts the lack of enthusiasm for one's participation in worship according to the beliefs of each religious follower. The pandemic changed a person's religious attitude as evidenced by people who were initially diligent in praying in mosques or Sunday worship becoming unable to anymore due to limitations by government regulations to prevent the transmission of covid-19. As an area that has various religious characteristics due to a large number of immigrants from outside Java, the city of Yogyakarta amateurs will be in a prolonged conflict that can cause division. Therefore, it is essential to understand religious moderation and mutual respect. This study uses a field survey method (field research) with a combination approach between quantitative and qualitative methods (Mixed method Research) in 8 districts in the city of Yogyakarta. This study aims to investigate how far the understanding and awareness of the community in moderating and tolerating religious diversity in the social environment affects the quality of community piety after covid-19. The results showed differences in the National moderation index in Indonesia with the moderation index in the city of Yogyakarta. Four indices are used as a measure in viewing Religious Harmony (KUB) in Yogyakarta showing the principle of diversity is quite high in the local community. Keywords: religious moderation, post covid-19, religious moderation index
MODEL REPRESENTASI KONTEMPORER: Studi Pemikiran Oemar Bakry Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Anisa Nilam Cahya
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.32.03

Abstract

Pengabaian terhadap tafsir nusantara berdampak pada minimnya sumbangsi khazanah ilmu pengetahuan khususnya karya tafsir lainnya. Tafsir Rahmat karya Oemar Bakry dari aspek penerjemahan ataupun penafsiran dapat dikategorikan sebagai tafsir yang dikenal disebut oleh peneliti, namun kajian terhadap tafsir ini cenderung terbatas. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menunjukkan bagaimana Oemar Bakry sebagai tokoh reformasi sekaligus mengintegrasikan keilmuan kontemporer dan teknologi dalam penafsirannya. Hal ini merupakan upaya produktif dari Oemar Bakry dalam meningkatkan terjemah dan tafsir al-Qur’an dari segi realitas perkembangan sosial budaya, ilmu dan teknologi. Penelitian ini menunjukkan sumber pengetahuan yang terdapat dalam gagasan tafsir Rahmat terkait argumennya dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga aspek, Pertama, sumber informasi dari al-Qur’an dan hadis. Kedua, sumber informasi dari hasil riset peneliti modern. Ketiga, eksplorasi lingkungan berdasarkan hasil pengalaman pribadi. Penelusuran atas aspek sumber pengetahuan Oemar Bakry dalam penafsirannya dapat memberikan tambahan bagi para pengkaji untuk didiskusikan agar dapat berimplikasi kepada perkembangan masyarakat yang relevan dengan peningkatan ilmu dan teknologi. Melalui metode kualitatif dengan sifat library research atau kajian pustaka. Adapun dalam mengolah data, penulis menggunakan metode deskriptif dan interpretatif.
DIALOG ANTARAGAMA PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Aktualisasi Islam Kosmopolitan Dalam Meredam Konflik Agama Di Indonesia Wildana Rahmah
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.32.05

Abstract

Konflik agama di Indonesia merupakan ujian yang berat bagi negara dengan keanekaragaman yang tinggi, baik alam, budaya, agama, maupun bahasa. Penelitian ini menggali lebih dalam konflik antaragama dari berbagai latar belakang. Sebab tidak jarang konflik tersebut merambah kepada kericuhan, yang menjadikan kekerasan, pembunuhan dan perusakan rumah ibadah, rumah warga dan fasilitas umum. Konflik agama dipicu oleh fanatisme agama yang berlebihan, kesenjangan hukum dan ekonomi, generalisasi pandangan antar umat, dan polarisasi bernuansa keagamaan. Sehinga, solusi yang ditawarkan oleh Alqur’an adalah membangun dialog antaragama sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Alqur’an surah Al-Baqarah ayat 256 dan surah Yunus ayat 99. Hal tersebut terwujud dalam berbagai macam dialog reflektif, dialog kehidupan, dan dialog teologis. Hal tersebut juga sesuai dengan nilai-nilai Islam Kosmopolitan yang selalu mengedepankan toleransi, pluralisme, dan humanisme. Agama tidak sebatas hitam dan putih, halal dan haram ataupun surga dan neraka. Sehingga, hadirnya pendekatan agama dalam dialog antaragama menjadikan agama sebagai solusi, bukan sumber konflik. Kata Kunci: Konflik Agama, Dialog Agama Perspektif Alqur’an, Islam Kosmopolitan
MEMBENDUNG FENOMENA ISLAMOPHOBIA DENGAN KONSEP RAHMATAN LIL ‘ALAMIN aulya, Tsaqifa
Jurnal Moderasi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jm.2023.32.04

Abstract

Di zaman globalisasi saat ini, banyak kajian penelitian yang membahas seputar keiislaman bukan sebagai pandangan hidup, melainkan hanya sebatas agama formal (normatif) saja. Sehingga Islam sebagai agama yang kaafah (sempurna), yang mengatur tata kehidupan manusia, malah hanya dijadikan sebagai aspek ritual ibadah saja. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang salah dalam memahami Islam, dan kebanyakan dari mereka tidak menerapkan pada kehidupan kesehariannya. Darisitulah justru yang berkembang adalah fenomena Islamophobia. Fenomena Islamophobia muncul karena pola pikir yang salah dalam memahami agama Islam. Sehingga perlu penjelasan bahwa Islam adalah agama yang damai dan penuh rahmat. Bukan agama yang hanya mengandalkan kekerasan dalam menyelesaikan masalah atau dalam berdakwah sekalipun. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan perilaku dan sikap muslimin di Indonesia yang sesuai dengan syariat Islam yang tidak dibumbui dengan ekstremisme. Itulah yang dinamakan dengan ajaran wasathiyah. Dengan menggunakan jenis penelitian kepustakaan, kajian ini berfokus pada dua bentuk data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diambil dari QS. Al-Anbiya :107, sedangkan data sekundernya adalah teori tentang Islamophobia dan Islam Wasathiyah. Dua data tersebut diintegrasikan untuk membendung fenomena Islamophobia di Indonesia. Ditulisan ini kami akan menjelaskan bagaimana gambaran islamophobia dan bagaimana menanggulanginya dengan menggunakan konsep Islam Wasathiyah. Kata Kunci:Wasathiyah, Islam, Islamophobia, Al-Qur’an.

Page 1 of 1 | Total Record : 5