cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014" : 10 Documents clear
ANALISIS CONJOINT TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN PADA BUAH DURIAN (Durio zibethinus Murr.) DI KOTA MEDAN Ester Septiani Pasaribu; Kelin Tarigan, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap kombinasi atribut buah durian di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis conjoint. Atribut buah durian yang digunakan dalam penelitian adalah bobot buah, bentuk buah, warna kulit buah, warna daging buah, tekstur daging buah, cita rasa, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memilih buah durian dengan spesifikasi bobot buah 3 – 5 kg, bentuk buah bulat telur, warna kulit buah hijau kekuningan, warna daging buah kuning tua / tembaga, tekstur daging buah pulen (lembut dan kering), cita rasa manis legit, dan aroma sedang. Spesifikasi buah durian seperti yang diinginkan oleh konsumen tersebut kurang lebih sama dengan spesifikasi yang dimiliki oleh durian yang berasal dari Sidikalang. Urutan atribut buah durian yang dianggap penting oleh konsumen yaitu pertama cita rasa (23,204%), warna daging buah (18,208%), tekstur daging buah (16,101%), bentuk buah (13,583%), warna kulit buah (12,530%), bobot buah (10,635%), serta aroma (5,739%). Nilai korelasi Pearson’s dan Kendall’s Tau 0,000 (<0,05) hal ini berarti bahwa adanya hubungan yang kuat antara preferensi estimasi dan preferensi aktual, atau ada predictive accuracy yang tinggi pada proses conjoint. Nilai korelasi Kendall’s Tau for Holdouts dimana Holdouts merupakan stimuli penguji hasil yang didapat dari proses conjoint bernilai 0,025 (sign.< 0,05) ini artinya bahwa buah durian (Durio zibethinus Murr.) yang menjadi preferensi konsumen sampel dapat menggambarkan preferensi konsumen secara keseluruhan (populasi). Kata Kunci : Analisis Conjoint, Buah Durian, Preferensi Konsumen
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI DESA MBARUAI KEC. BIRU-BIRU KAB.DELI SERDANG Sri Junery Br Ginting; Meneth Ginting; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan usaha pembesaran Ikan Mas dan memformulasi alternatif strategi yang sesuai diterapkan dalam pengembangan usaha pembesaran Ikan Mas di daerah penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan matriks SWOT dan matriks Internal – Eksternal (IE) sebagai alat analisisnya. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling dengan sampel sebanyak 38 KK.Strategi pengembangan usaha pembesaran Ikan MasDesa Mbaruai untuk masa yang akan datang adalah strategi yang berpusat pada strategi SO (Strengths-Opportunities) yaitu;  memanfaatkan ketersediaan sumber daya alam dengan menggunakan penguasaan petani terhadap teknik pembesaran Ikan Mas, mengurangi penggunaan pupuk dan bahan addictive untuk memenuhi permintaan pasar terhadap Ikan Mas sehat,  dan memanfaatkan penguasaan petani terhadap teknik pembesaran untuk mencegah serta mengendalikan serangan hama dan penyakit Ikan Mas. Kata Kunci: Ikan Mas, Pengembangan Usaha, Strategi Pengembangan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN DAGING SAPI DI SUMATERA UTARA Ovistevi Munthe; Satia Negara Lubis; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penawaran daging sapi, untuk menganalisis trend produksi daging sapi, dan untuk menganalisi proyeksi produksi daging sapi. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dengan sistem simple random sampling. Penelitian ini telah dilakukan di Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda melalui progran SPSS dan menggunakan analisis trend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran daging sapi di Sumatera Utara adalah harga daging sapi dan harga daging ayam. Secara serempak, kedua faktor berpengaruh nyata terhadap penawaran daging . Sementara secara parsial harga daging sapi berpengaruh nyata terhadap penawaran daging sapi sementara daging ayam tidak berpengaruh nyata, terdapat trend pertumbuhan daging sapi tahun 2002-2012 di Sumatera Utara dan proyeksi pertumbuhan daging sapi di Sumatera Utara pada tahun 2014 sampai 2023 adalah meningkat.   Kata Kunci : faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, non-beras, regresi linear berganda, analisis trend
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI SAMOSIR (Coffeea arabica) (Studi kasus : Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir) Boiman Gultom; Thomson Sebayang; HM. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK BOIMAN GULTOM (090304079) dengan judul skripsi STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI SAMOSIR (Coffeea arabica), (Studi kasus : Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. Thomson Sebayang, MT dan Bapak HM. Mozart B. Darus, M.Sc. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) usahatani kopi Arabika di daerah penelitian, (2) mengetahui formulasi strategi  dalam pengembangan usahatani kopi Arabika di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian  dilakukan secara purposive dengan jumlah sampel 70 petani yang dihitung menggunakan rumus slovin. Data dianalisis menggunakan metode (1) deskriptif yaitu dengan menjelaskan faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) usahatani kopi Arabika di daerah penelitian, (2) formulasi strategi dengan menggunakan analisis SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh (1) faktor-faktor internal dalam pengembangan agribisnis kopi Samosir yaitu ketersediaan bibit kopi, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan lahan, ketersediaan modal usaha tani, penguasaan teknologi. Faktor yang paling tinggi ratingnya adalah ketersediaan bibit kopi. Sedangkan faktor-faktor eksternal dalam pengembangan agribisnis kopi Samosir yaitu tersedidanya informasi pasar,  harga kopi yang stabil, keterbatasan penyuluhan, sarana dan prasarana, bantuan pemerintah faktor yang paling tinggi ratingnya adalah tenaga penyuluh (2) Strategi pengembangan yang dianjurkan adalah strategi diversifikasi yaitu (a) penyuluhan beragam dan seimbang yang mengupayakan pengembangan usahatani kopi berbasis teknologi yang modern dan efektif, (b) meningkatkan frekuensi penyuluhan (c) meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pengembangan usahatani kopi melalui bantuan pemer
STUDI KELAYAKAN PENGOLAHAN KERUPUK MANGROVE Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai Dinillah Arifah; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya produksi, produktivitas tenaga kerja, total penerimaan dan pendapatan bersih pengolahan kerupuk mangrove di daerah penelitian, untuk menganalisis kelayakan pengolahan kerupuk mangrove dan pengembangannya. Metode yang digunakan adalah metode analisis finansial yaitu NPV, IRR, Net B/C. Pengambilan sampel berdasarkan populasi dengan jumlah 40 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya investasi pengolahan kerupuk mangrove sebesar Rp. 44.146.000-. Biaya bahan baku dan biaya modal kerja Rp. 91.440.000/tahun. Biaya tenaga kerja sebesar 157.440.000/tahun dan pendapatan Rp 48.254.000/tahun. Dengan nilai NPV pada DF 7,5% adalah Rp 1.686.153.411-. IRR 33,63%-. Net B/C 38,89-. Payback Period selama 11 bulan 25 hari. Wirausaha kerupuk mangrove ini layak untuk diusahakan dan dikembangkan. Kata Kunci :Studi Kelayakan, Kerupuk Mangrove, Pengolahan Kerupuk
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME PEMBELIAN BUAH ANGGUR OLEH KONSUMEN PASAR MODERN DI KOTA MEDAN Pro Deo Et Patria Sembiring; Thomson Sebayang, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan pada tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan karakteristik konsumen yang membeli buah anggur di kota Medan, untuk menganalisis pengaruh faktor harga, produk, promosi dan tempat terhadap volume pembelian konsumen dalam membeli anggur. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Daerah penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive). Teknik pengambilan sampel digunakan metode accidental sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 70 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda yang pengolahannya dibantu perangkat lunak SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi volume pembelian konsumen buah anggur adalah harga, produk, promosi dan tempat. Variabel harga, produk, promosi dan tempat secara serempak berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur di daerah penelitian namun, secara parsial hanya variabel produk berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur. Variabel harga, promosi dan tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur.   Kata Kunci : Buah Anggur,Volume Pembelian
STUDI KELAYAKAN AGROINDUSTRI PANCAKE DURIAN DI KOTA MEDAN Lisda Putri Lubis; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis berapa besar biaya input (cost) usaha agroindustri pancake durian di  Kota Medan, (2) untuk menganalisis berapa besar pendapatan usaha agroindustri pancake durian di Kota Medan,(3) untuk menganalisisagroindustri pancake durian layak atau tidak diusahakan di Kota Medan, (4) untuk menganalisis sensitivitas agroindustri pancake durian di Kota Medan. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah metode snowball sampling. Metode analisis yang digunakan adalah (1) metode analisis sederhana dengan menghitung berapa biaya input (cost), (2) metode analisis sederhana dengan menghitung total pendapatan, (3) metode analisis finansial dengan kriteria penilaian investasi Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Net Present Value dari arus benefit dan biaya (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Payback Period (PP), (4) metode analisis sederhana dengan melihat ketidakpastian yang terjadi pada usaha agroindustri pancake durian. Hasil penelitian menunjukkan biaya investasi sebesar Rp.109.779.000, biaya bahan baku Rp.274.364.000/tahun, biaya tenaga kerja Rp.142.560.000/tahun, biaya operasional Rp.60.448.000/tahun, biaya penyusutan Rp.13.045.773/tahun. Dengan pendapatan Rp.123.982.227/tahun. Dengan nilai NPV pada DF 7,5% adalah Rp.1.180.350.196,12, IRR sebesar 38,547%, nilai Net B/C sebesar 11,75 payback period selama 10 bulan 28 hari pancake durian ini layak dikembangkan. Dilihat dari analisis sensitivitas pancake durian, jika pendapatan turun 10% dan biaya naik 10% masih layak diusahakan, tetapi apabila pendapatan turun 10% dan biaya naik 10% secara bersamaan maka proyek ini tidak layak. Kata Kunci :Pancake Durian, Agroindustri, Studi Kelayakan.
STRATEGI PENGEMBANGAN BERAS MERAH ORGANIK (Kasus : Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Sekar Suryani; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK SEKAR SURYANI (100304092), 2014 dengan judul skripsi “STRATEGI PENGEMBANGAN BERAS MERAH ORGANIK” (Kasus : Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai). Penelitian skripsi ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Bapak Ir. Sinar Indra Kusuma, M.Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing.Penelitian dilaksanakan tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor internal  dan faktor-faktor eksternal pengembangan beras merah organik, serta menentukan strategi pengembangan beras merah organik di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive).Metode pengambilan sampel dengan Snowball Sampling dan metode Accidental. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh (1) Faktor-faktor kekuatan terdiri darilahan yang tersedia untuk pengembangan beras merah organik, pengalaman bertani organik, harga jual beras merah organik, kualitas beras merah organik, dan ketersediaan bibit beras merah organik.Faktor-faktor kelemahan terdiri dari modal yang terbatas, tingkat adopsi teknologi yang minim, produksi beras merah organik yang rendah, produsen, dan beras merah organik yang sedikit. (2) Faktor-faktor peluang terdiri dari tingkat kebutuhan konsumen, ketersediaan, pupuk organik, merek dagang yang digunakan, adanya pemasaran yang baik, adanya akses kredit, dan adanya kerjasama. Faktor-faktor ancaman terdiri dari persaingan produk beras merah organik, faktor cuaca yang berubah, dan komoditi lain yang lebih menguntungkan untuk dibudidayakan. (3) Strategi pengembangan beras merah organik di daerah penelitian berada pada kuadran III. Hal ini berarti bahwa pengembangan beras merah organik di daerah penelitian berada pada Strategi turn-around (Strategi WO) yaitu memeperbanyak produsen beras merah organik di daerah penelitian dengan memanfaatkan peluang yang tersedia, dan memanfaatkan kerjasama yang ada untuk melengkapi penggunaan teknologi yang digunakan untuk produksi beras merah organik di daerah penelitian.   Kata Kunci : Beras Merah Organik, Strategi Pengembangan, Analisis SWOT
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN KOPI BUBUK ARABIKA (Coffea arabica) DI DESA SAIT BUTTU SARIBU KABUPATEN SIMALUNGUN Ulima Mandasari Sitorus; Satia Negara Lubis; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengolahan kopi arabika, serta menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi produk olahan kopi arabika, dan strategi pengembangannya. Penelitian dilakukan pada kelompok tani simalungun jaya dengan metode sensus. Analisis data dengan menggunakan metode hayami dan analisis swot. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pengolahan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Simanja dimulai dari kopi biji arabika kemudian mengalami proses pemecahan kulit tanduk dan selanjutnya diolah menjadi kopi bubuk. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kopi bubuk arabika adalah Rp. 206.400/3kg kopi biji, dengan rasio nilai tambah sebesar 68,8% dalam satu kali produksi. Berdasarkan Analisis  SWOT Strategi pengembangan usaha pengolahan kopi bubuk arabika yang dilakukan di daerah penelitian adalah strategi agresif yang terletak pada kuadran I. Strategi Agresif lebih fokus kepada strategi SO (Strengths - Opportunities), yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Strategi SO  (Strengths - Opportunities) yang harus dilakukan adalah: 1) Memperbesar usaha dengan memanfaatkan ketersediaan bahan baku, ketersediaan tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan permintaan pasar yang ada saat ini. 2) Meningkatkan produksi dan penjualan dengan memanfaatkan trend kopi saat ini serta infrastruktur lokasi home industry yang mudah dijangkau sehingga mempermudah konsumen untuk membeli kopi bubuk arabika secara langsung ke lokasi home industry. 3) Meningkatkan kualitas produk dengan memanfaatkan peluang yang ada sehingga meningkatkan nilai yang tambah yang diperoleh. Kata Kunci: Kopi Arabika, Analisis Nilai tambah, Analisis SWOT
PENGARUH SISTEM PENGUPAHAN TERHADAP KEPUASAN KARYAWAN PANEN DI PTPN III KEBUN TANAH RAJA Ruby Anshari Ginting; Thomson Sebayang; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSistem pengupahan pada umumnya mempengaruhi kinerja karyawan serta mempengaruhi tingkat kepuasan karyawan. Sistem penggajian yang baik dapat merangsang timbulnya motivasi kerja sehingga bisa bekerja lebih produktif. karena besarnya gaji akan berpengaruh positif pada kinerja karyawan dan perkembangan perusahaan. Kepuasan kerja karyawan penting untuk diteliti dalam pengelolaan SDM. Karyawan yang senantiasa merasa puas dengan pekerjaannya diharapkan akan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan dan dapat meningkatkan produktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sistem pengupahan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja dan menganalisis tingkat kepuasan karyawan panen serta menganalisis pengaruh komponen upah: gaji pokok, THR, Bonus, Premi dan Beras terhadap tingkat kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Dalam penentuan daerah penelitian digunakan metode purposive, sedangkan dalam penentuan sampel digunakan simple random sampling. Besar sampel ditentukan dengan metode Slovin. Metode analisis yang digunakan adalah metode skoring untuk mengukur tingkat kepuasan dan metode regresi digunakan untuk menganalisis pengaruh sistem pengupahan terhadap kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja memiliki beberapa komponen upah yang diterima karyawan per bulan yaitu gaji pokok sebesar Rp. 1. 070.125; beras sebesar 25,9 kg; premi sebesar Rp. 1.191.843; bonus sebesar Rp. 852.500; dan THR sebesar Rp. 196.000. Tingkat kepuasan karyawan panen terhadap sistem pengupahan di PTPN III Kebun Tanah Raja tergolong tinggi yaitu sebesar 92,4%. Variabel komponen upah gaji pokok, beras, THR, premi dan bonus yang diberikan kepada karyawan panen berpengaruh positif dan siginifikan terhadap tingkat kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Kata kunci: Sistem Pengupahan, Kepuasan, Karyawan Panen.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue