cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dinamis
ISSN : 02167492     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "No 5 (2009)" : 7 Documents clear
STUDI PEMELIHARAAN PABRIK PADA PABRIK KELAPA SAWIT DI PTPN IV KEBUN PABATU Alfian Hamsi
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.428 KB)

Abstract

ABSTRAKKelangsungan proses produksi pada suatu pabrik kelapa sawit yang dapat beroperasi sepanjang tahun dengan kapasitas puncak sangat diperlukan agar dapat dicapai keuntungan yang maximal. Untuk itu pabrik kelapa sawit harus dipelihara dengan sistim yang terukur yaitu dengan sistim preventive maintenance yang meliputi prediction maintenance,daily,weekly dan monthly maintenance.Untuk mengoptimalkan beroperasinya pabrik kelapa sawit semua kerusakan dipabrik harus dapat diprediksi dan dioptimasikan dalam penyelesaian exekusinya. Setiap hari akan dilakukan pemeriksaan harian keseluruh mesin-mesin yang ada di pabrik. Tipe pemeriksaan dan perbaikan preventif dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja, suku cadang, bahan untuk perbaikan dan faktor-faktor lainnya. Keuntungan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara priodik pada mesin-mesin adalah dapat diramalkannya total perbaikan pada seluruh sistem pabrik oleh para insinyur pemeliharaan. Selanjutnya, kesalahan atau kerusakan dapat diramalkan lebih awal dengan melihat fenomena kenaikan getaran mesin, kenaikan temperatur, suara dan lainnya. Dalam hal ini perbaikan dapat dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal. Biaya perbaikan dan lamanya mesin beroperasi dapat diminimalkan dibandingkan dengan perbaikan mesin yang sama tetapi tidak dilakukan setelah mesin itu rusak total. Berdasarkan analisa dan perhitungan diperoleh hubungan man power, man hour, tool, equipmen, material dan consumable adalah berbanding lurus dengan biaya. Semakin banyak/besar man power, man hour, tool, equipmen, material dan consumable yang dipakai maka semakin besar biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Jika kita memakai sistim preventive adalah lebih murah dibanding kita memakai sistim breakdown maintenance.Key words : Preventive,breakdown,manpower
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH TIPE BANTALAN YANG DIGUNAKAN, PERUBAHAN KAPASITAS DAN HEAD POMPA SENTRIFUGAL SATU TINGKAT TERHADAP PRILAKU VIBRASINYA Ikhwansyah Isranuri; Zulkifli Lubis; Abd. Wahid Simangunsong; Zuhri Zahra
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1395.941 KB)

Abstract

ABSTRACTThis paper is a report of the results of a research on the influence of bearing type due to the vibration characteristic of a single-stage centrifugal pump. The pump used in this research is a centrifugal pump with maximum head of nine meters, maximum capacity of 3.5 liter/second and power of 746 Watt. Poly Vinyl Carbon (PVC) pipe is used in suction and discharge pipes. The suction pipe of 50 mm in diameter and 1.73 meters long which are equipped with valve and pipe support. The discharge pipe of 50 mm in diameter and 4.4 meters long which are equipped with valve, water meter, manometer and pipe support. The static head of the system is 1.13 m and the total head of system is three meters. The vibration characteristic test is observed and analyzed through vibration parameters consisting of displacement, velocity and acceleration. Vibration measurement is range from the head three meters to seven meters and the vibration response is measured by Vibrometer Analog VM-3314A. P-01 and P-02 are the measurement points on pump and measured in axial, vertical and horizontal direction. Deep groove ball bearing as the original pump bearing, cylindrical bearing, and tapered bearing are types of bearing which used in this research. These two types of bearing are mostly found in field to be applied, when the original pump bearing are replaced for maintenance or life time reason. The result of research reveals that the highest displacement in horizontal direction occurred at P-02 with head of three meters, capacity of 1.3 liter/second when ball bearing is used in the pump with value of displacement 37.125 m. Tapered bearing produces the lowest displacement compared to ball bearing or cylindrical bearing with the displacement value of 27.1 m in the same condition.Key words: Vibration; Bearing; Centrifugal pump
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i Tulus Burhanuddin Sitorus
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.904 KB)

Abstract

AbstractTechnology of variable valve timing intelligent (VVT-i) is one of the application of information technology in the automotive industry particularly in terms of engine performance improvements. VVT-i is the valve settings combustion technology. The fundamental difference is owned by VVT-i system is the intake cam rotation need not exactly match the rotation of the engine. In cars without VVT-i system, intake cam has only one valve opening pattern making machines can not maximize engine power when needed and a large force can not minimize the fuel used when the power needed is not large. While in the car with the engine VVT-i technology, when the driver requires a larger force, the valve mechanism will be arranged so that engine torque can be increased. Conversely, when it only takes a little engine power, the valve mechanism will be arranged so that fuel is used much less and of course the resulting exhaust gas cleaner. The results of theoretical studies indicate that the engine with VVT-i technology has torque and the optimal engine power in all conditions and workload with the use of more fuel-efficient.Keywords : VVT-i technolog; Engine performance; Torgue
PEMANTAUAN TINGKAT KEADAAN GETARAN BANTALAN BACKWARD INCLINED CURVE CENTRIFUGAL FAN TIPE 2 SWSI AKIBAT PERUBAHAN TARIKAN SABUK-V SEBAGAI PENDEKATAN TEKNIK PEMELIHARAAN DI PABRIK KELAPA SAWIT David C. L Tobing; Ikhwansyah Isranuri; Bustami Syam; M. Dirhamsyah M. Dirhamsyah
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memantau pengaruh perubahan tarikan sabuk-V terhadap getaran bantalan dari backward inclined curve centrifugal fan tipe 2SWSI yang merupakan model dari depericaper fan pabrik kelapa sawit dengan skala 1:3. Analisa sinyal getaran untuk mendeteksi tingkat keadaan yang digunakan antara lain: analisa trend getaran, analisa spektrum getaran dan analisa rotor orbit trajectories. Subjek penelitian adalah bantalan jenis squared flanged UKF 206 J yang dipasang pada poros centrifugal fan. Kecepatan getaran yang merupakan variabel terikat, diukur dengan X-Viber Analyzer pada saat mesin beroperasi. Sedangkan variabel bebas yaitu gaya dinamis pada poros fan (Fdy) diperoleh melalui perubahan tarikan sabuk-V A-37 yang ditentukan berdasarkan kalkulasi gaya defleksi (Pa) yang diukur dengan V-belt tensiometer. Berdasarkan pengolahan data secara statistik, ditemukan bahwa kedua variabel berkorelasi secara non linier. Hasil pemantauan terhadap sinyal getaran pada bantalan model skala dapat menunjukkan antara lain: (a) kecepatan getaran bantalan pada tiap pengujian rata-rata berada di atas standar, (b) kerusakan pada tiap elemen bantalan dipengaruhi oleh besar tarikan sabuk-V, dan (c) kecepatan getaran bantalan akan meningkat ketika tarikan sabuk-V diluar batas miminum dan maksimum.Kata kunci: Centrifugal fan; tarikan sabuk-V; getaran bantalan; analisa trend; analisa spektrum frekuensi; analisa rotor; orbit trajectories
KAJIAN TERBENTUKNYA GELEMBUNG UAP PADA PIPA-PIPA EVAPORATOR KETEL PIPA AIR Tekad Tekad
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1217.699 KB)

Abstract

AbstrakProses pembentukan uap pada pipa evaporator dalam ketel uap pipa air memiliki karakteristikaliran dua fasa yaitu fasa uap dan air. Agar ketel dapat berfungsi secara efektif, perlu diketahuidimana letak pembentukan uap dalam pipa, letak gelembung uap berkembang penuh dan jugaposisi fluida pada dinding pipa menjadi kering (dryout), sebab jika fluida pada dinding pipa-pipawaterwall kering, koefisien perpindahan panas akan turun secara drastis dan akan membuattemperatur pada dinding pipa (Tw) menjadi naik secara drastis, sehingga pipa-pipa waterwallakan menerima panas yang berlebihan. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan pipa-pipa ketelmengalami: korosi, perubahan struktur material pipa yang akan mempengaruhi kekuatanmaterial atau bahkan dapat menyebabkan pipa menjadi meleleh. Proses pembentukan uap didalam pipa tergantung kepada flux panas permukaan, untuk itu perlu diketahui besarnya fluxpanas maksimum dan minimum yang dapat diberikan pada pipa. Flux panas yang terlalu besarakan menyebabkan pipa mengalami dryout, sebaliknya jika terlalu kecil akan membuat prosespembentukan uap dalam pipa terlalu lambat dan kapasitas uap yang dihasilkan rendah ataubahkan tidak terbentuknya uap.Kata kunci: Gelembung Uap, Pipa evaporator ketel pipa air.
MIGRABILITY OF ADDITIVE ( STEARAT ACID AND PALMITAT ACID) IN THE SOLID STATE OF POLYMER Nasruddin MN; Basuki Wirjosentono; Tulus Tulus; Tjahyono Herawan
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.509 KB)

Abstract

ABSTRACTPoly vinyl Chloride ( PVC) represent materials of thermoplastic as solid polymer conducted in the form of plastic sheet which not yet been mixed with something additive, while other film mixed with additive in the form of oleic acid and Palmitic Acid with comparison 10 : 1; 10 : 2; 10 : 3; and 10 : 4; tested migration testing by arranging in film and pressing between each of PVC and oleic acid, PVC and Palmitic Acid; after that they kept in a place that available and left araund 30 days, then the additive migration of oleic acid into PVC equal to 4.2035 % and the additive of Palmitic to PVC 5.8080 %. From the result obtained the amount of additive migration of oleic acid to is PVC smaller than the additive migration of Palmitic Acid to PVC. It also can be seen that effect of additive migration to solid polymer progressively increase (linearly compass with keeping time).Keyword : Polymer - PVC - Additive - Migration - Time.
KAJIAN EKSPRIMENTAL PENGARUH BAHAN ADITIF OCTANE BOSTER TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN DIESEL Tekad Sitepu
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.125 KB)

Abstract

AbstrakKetersediaan energi konvensional semakin menipis di bumi, mendorong manusia untuk mengelola dan memanfaatkan energi secara efektif mungkin. Salah satunya adalah seperti yang akan dipaparkan dalam tulisan ini, yaitu mengenai gambaran emesi gas buang yang dihasilkan mesin diesel dengan menggunakan bahan bakar solar murni dan yang dicampur dengan bahan aditif octane boster cair maupun octane boster pill. Penambahan bahan aditif terhadap bahan bakar solar sudah banyak dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja sebuah mesin diesel. Pencampuran bahan bakar solar dengan zat aditif octane boster dapat memperbesar nilai kalor, peningkatan kinerja mesin diesel, dan mengurangi emisi gas buang.Kata kunci: Emisi Gas Buang, Mesin Diesel, Bahan Aditif Octane Boster

Page 1 of 1 | Total Record : 7