cover
Contact Name
Muh. Zainul Arifin
Contact Email
rumahjurnal25@gmail.com
Phone
+6285378329037
Journal Mail Official
rumahjurnal25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanjung Barangan, Komplek Griya Wijaya Barangan Nomor A76 Bukit Baru, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Legal System Journal
ISSN : 30480434     EISSN : 30473136     DOI : 10.70656/lsj
Legal System Journal is a periodic scientific journal managed by CV Cendikiawan Muda Sriwijaya. Translated into English, Legal System Journal means a legal system journal. The name of this journal is inspired by the views expressed in one of the writings of a legal scholar in the national and international arena, namely Lawrence M. Friedman, namely the Legal System. The legal system, at its core, consists of Legal Structure, Legal Substance, and Legal Culture. This scientific journal serves as a publication platform for academics and practitioners to publish scholarly articles that delve into the scope of law enforcement agencies (Legal Structure), legal regulations both written and unwritten (Legal Substance), and analyze legal culture in society (Legal Culture). The scope of the published articles covers topics related to Constitutional Law, Administrative Law, Criminal Law, Civil Law (Islamic Law and Customary Law), Business Law, Agrarian Law, International Law, Environmental Law, and other contemporary legal fields.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 15 Documents
KAJIAN UJARAN KEBENCIAN DALAM PERPEKTIF UNDANG-UNDANG INFORMASI, TEKNOLOGI ELEKTRONIK Iqbal, Muhammad
Legal System Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i1.5

Abstract

Beberapa waktu lalu peneliti Brin bernama Andi Pangerang Hasanudin melakukan ujaran kebencian melalui ancaman pada warga muhammadiyah melalui kolom komentar Facebook. Ia mengancam akan membunuh warga muhammadiyah sebab perbedaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H beberapa waktu lalu. Dalam komentar itu, Andi juga menuliskan bahwa dirinya tidak takut bila komentarnya dilaporkan dan siap dipenjara terkait ancaman pasal pembunuhan. Dalam hal lain Ujaran kebencian di media sosial tak kunjung mereda terjadi karena banyak sebab. Pertama, minimnya program literasi media digital ke masyarakat. Literasi media digital untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang konten apa saja yang berpotensi melanggar hukum dan tidak. Kedua ketidakjelasan penegakan hukum. Dalam sejumlah kasus seringkali pelaku ujaran kebencian tidak diproses hingga tuntas. Ketiga yang tidak kalah penting adalah konflik politik di level elite. Pengaruh buruk memanfaatkan media sosial juga bisa datang dari tokoh publik yang memiliki banyak penggemar. Mereka berebut memengaruhi masyarakat melalui media sosial untuk kepentingan politik. Kasus yang terjadi dengan Andi Pangeran Hasanuddin menjadi pelajaran untuk dapat berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu suatu jenis penelitian hukum yang diperoleh dari studi kepustakaan, dengan menganalisis suatu permasalahan hukum melalui peraturan perundang-undangan, literatur-literatur dan bahan-bahan referensi lainnya yang berhubungan dengan Tindak Pidana Ujaran kebencian yang dilakukan oleh Andi Pengeran Hasanuddin.
PERKAWINAN BEDA AGAMA DI INDONESIA Erik Rahman Gumiri
Legal System Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan beda agama adalah perkawinan yang dilakukan oleh orang yang berlainan agama. Perkawinan beda agama ini masih sering terjadi di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh salah satu staff khusus presiden Ayu Kartika Dewi yang beragama Islam menikah dengan Gerald Bastian yang beragama Katolik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana pelaksanaan akad nikah perkawinan beda agama yang dilakukan oleh staf khusus presiden Ayu Kartika Dewi. Kedua, bagaimana perspektif hukum Islam terhadap perkawinan beda agama yang dilakukan staf khusus presiden Ayu Kartika Dewi. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library reasearch) yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data terdiri dari, pemeriksaan data, rekonstruksi data dan sistematisasi data. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik berfikir deduktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pertama pelaksanaan akad nikah perkawinan beda agama yang dilakukan oleh staf khusus presiden Ayu Kartika Dewi, dilakukan dengan dua cara pertama secara Islam yakni akad dilaksanakan didepan penghulu. Kedua, dilakukan secara Katolik yakni dilaksanakan didepan uskup. Adapun kedua, Perspektif Hukum Islam Terhadap Perkawinan Beda Agama yang dilakukan oleh staf khusus presiden Ayu Kartika Dewi adalah haram dan tidak sah.
DAMPAK UU ITE TERHADAP INTERAKSI MASYARAKAT DI MEDIA SOSIAL Aldi Pratama; Ade Bintang Muliya; Alpan Nuggraha; Fauzan Aulia; Sihombing, Sio Antara Teguh
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.130

Abstract

Social media has a huge influence on society, especially in legal interactions as well as social interactions, both positive and negative. The positive impact is that it provides convenience in accessing information from outside quickly, and also provides more ways to develop social skills also in formal education. Since the Law relating to Information and Electronic Transactions (ITE) was implemented, there have been several restrictions created in terms of interaction between fellow social media users. This is intended to provide security so that the virtual environment in Indonesia, especially social media, is always clean, productive and ethical. The emergence of this new law has also become a new polemic among society, more precisely regarding freedom of expression. Those who feel restricted in society feel that there is abuse of the ITE Law by officials who silence any public criticism of state officials on social media. The higher the development of the digital world and information technology, the more will also have a big impact on Indonesian society. The journal aims to find out what impacts arise in the way people interact on social media from the ITE Law. Does the ITE Law have a good or bad impact on society and how is it implemented in the real world?
KEADILAN ANTARA MASYARAKAT DENGA ANALISIS PERSEPSI KEADILAN ANTARA MASYARAKAT DENGAN PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP KASUS PEMBUNUHAN OLEH FERDY SAMBO akbar, M Ilham Akbar; Auliya, Khansa; Ikram, Muhammad Rafii; Kaaffah, Silmi; Putri, Muthia Meylani
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.143

Abstract

Kejahatan terhadap nyawa, khususnya pembunuhan, menjadi isu yang semakin mendesak di Indonesia. Kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat menyoroti kompleksitas keadilan dalam konteks hukum pidana. Penelitian ini mengkaji keadilan dalam putusan pengadilan serta pertimbangan hakim terkait kasus ini melalui pendekatan yuridis-normatif. Berdasarkan analisis terhadap dokumen hukum dan teori hukum, penelitian ini menemukan bahwa putusan hukuman mati pada pengadilan tingkat pertama dan kedua diubah menjadi hukuman seumur hidup oleh Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan ini mencerminkan pergeseran paradigma hukum Indonesia dari pendekatan pidana retributif ke rehabilitatif. Namun, putusan tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat, yang mencerminkan kompleksitas persepsi publik terhadap keadilan. Meskipun ada pihak yang merasa putusan ini mencerminkan keadilan substantif, banyak pula yang merasa hukuman tersebut tidak setimpal dengan beratnya kejahatan yang dilakukan. Kasus ini menjadi cerminan tantangan dalam menegakkan keadilan di Indonesia, termasuk dalam memastikan kepastian hukum, mempertahankan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan, dan mengintegrasikan nilai-nilai moral ke dalam praktik hukum. Selain itu, peran media massa sangat signifikan dalam membentuk persepsi publik terhadap kasus ini. Dengan pendekatan analisis filsafat hukum dan teori moralitas, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang hubungan antara hukum, etika, dan keadilan dalam kasus pidana berat.
KETAATAN PADA HUKUM SEBAGAI LAND KETAATAN PADA HUKUM SEBAGAI LANDASAN DALAM MENJALIN KEHARMONISAN DALAM BERMASYARAKAT Zikrillah, Muhammad Rifqy; Aqilla, Muhammad Rofif; Tabion, Erico Carter; Girsang, R.J, Dan Juan Paulus
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam tentang peran ketaatan pada hukum sebagai landasan dalam membangun harmonisasi dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan pada hukum memiliki peran yang sangat krusial dalam membangun harmonisasi dalam masyarakat. Ketaatan pada hukum menciptakan rasa keadilan, kepastian hukum, dan ketertiban, sehingga meminimalkan terjadinya konflik dan perselisihan. Selain itu, ketaatan pada hukum juga dapat memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di antara anggota masyarakat.
INTERAKSI ANTARA HUKUM FORMAL DAN HUKUM ADAT DI INDONESIA Fatinah, Adnin Putri
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.295

Abstract

Hukum adat di Indonesia tentunya memiliki suatu pengaruh yang besar terhadap undang-undang di Indonesia, yang mana memberikan pengaruh kepada hukum formal. Sistem hukum Indonesia juga mengatur tentang hukum adat dan memiliki pengakuan di UUD 1945. Dengan adanya perkembangan masa, maka hukum adat juga harus dapat beradaptasi dengan masa sekarang. Yang mana hukum adat harus tetap memiliki eksistensi di era globalisasi saat ini. Tetapi hukum adat juga tidak dapat dijadikan suatu pedoman karena ada beberapa hal yang diaturnya bertentangan dengan pengaturan hukum formal di Indonesia, sehingga hal inilah yang banyak menyebabkan hukum adat sulit untuk bisa berjalan berdampingan seiras dengan hukum formal.
PENGARUH STRUKTUR SOSIAL TERHADAP KEPATUHAN HUKUM DI MASYARAKAT PERKOTAAN: The Influence of Social Structure on Legal Compliance in Urban Societies Lestari, Afifah
Legal System Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i1.296

Abstract

Penulisan ini membahas pengaruh struktur sosial terhadap tingkat kepatuhan hukum di masyarakat perkotaan. Struktur sosial mencakup elemen-elemen seperti status sosial, peran, norma, serta relasi antarindividu yang membentuk dinamika kehidupan masyarakat urban. Dalam konteks ini, kepatuhan hukum ditinjau sebagai cerminan dari sejauh mana individu dan kelompok mematuhi aturan yang berlaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi pada beberapa wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor seperti stratifikasi sosial, tingkat pendidikan, dan interaksi sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan hukum. Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan hukum tidak hanya bergantung pada regulasi formal, tetapi juga pada kondisi sosial yang membentuk perilaku individu. Dengan demikian, untuk meningkatkan kepatuhan hukum, diperlukan pendekatan yang memperhatikan karakteristik struktur sosial masyarakat perkotaan.
INTERAKSI ANTARA HUKUM FORMAL DAN HUKUM ADAT DI INDONESIA Inriani, Nabila
Legal System Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i1.297

Abstract

Dinamika kompleks transformasi sistem hukum Indonesia dari periode kolonial hingga era demokrasi kontemporer, dengan fokus pada interaksi antara hukum formal dan hukum adat. Penelitian ini menganalisis bagaimana struktur hukum telah berkembang sebagai hasil dari pertarungan epistemologis antara rezim kekuasaan, praktik sosial, dan keragaman kultural. istem hukum Indonesia bukanlah konstruksi statis, melainkan ruang dialogis yang terus-menerus berevolusi. Penelitian ini menelusuri transformasi historis dari sistem hukum kolonial yang diskriminatif menuju kerangka hukum pascakemerdekaan yang berupaya mengakomodasi keragaman. Melalui analisis kritis, artikel memperlihatkan kompleksitas upaya rekonsiliasi antara hukum negara dan hukum adat, serta tantangan fundamental dalam membangun sistem hukum yang inklusif dan berkeadilan. Signifikansi kajian terletak pada pemahaman hukum sebagai manifestasi dinamis dari praktik sosial dan budaya, yang melampaui pandangan konvensional tentang hukum sebagai instrumen formal semata.
DINAMIKA HUBUNGAN ANTARA NILAI SOSIAL DAN PENEGAKAN HUKUM DI ERA DIGITAL Pratama, Muhammad Dandy
Legal System Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i1.312

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan hukum, terutama dalam hal interaksi antarindividu di dunia maya. Media sosial dan internet tidak hanya memperluas ruang untuk komunikasi, tetapi juga menantang nilai-nilai sosial yang selama ini berlaku dalam masyarakat. Penggunaan teknologi digital yang semakin meluas membawa dampak terhadap perilaku individu, terutama dalam hal pembentukan identitas sosial, pola komunikasi, serta norma-norma yang berkembang. Di sisi lain, penegakan hukum di dunia digital juga menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan pelanggaran privasi, penyebaran informasi palsu (hoaks), dan perilaku negatif lainnya seperti ujaran kebencian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan nilai sosial akibat perkembangan teknologi digital serta bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi perilaku individu dan penegakan hukum. Ditemukan bahwa meskipun teknologi memberikan banyak manfaat, di sisi lain muncul tantangan besar terkait perlindungan nilai sosial dan keadilan hukum di dunia maya. Oleh karena itu, penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna menghadapi perubahan tersebut, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai sosial yang mendukung kesejahteraan bersama.
PERAN HUKUM DALAM MENGATASI KONFLIK SOSIAL DI MASYARAKAT MULTIKULTURAL Sahidin, Syamsu Adriyan
Legal System Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : CV. Kimtaro Jaya Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/lsj.v1i2.313

Abstract

Konflik sosial di masyarakat multikultural sering disebabkan oleh perbedaan agama, budaya, dan kepentingan individu atau kelompok. Konflik ini dapat merusak stabilitas sosial dan membahayakan keamanan nasional jika tidak ditangani dengan baik. Hukum berperan penting dalam mencegah, menangani, dan menyelesaikan konflik dengan menyediakan kerangka aturan yang memastikan keadilan dalam interaksi sosial. Hukum membantu menangani dan menyelesaikan konflik dengan menyediakan solusi yang berdasarkan keadilan. Melalui perlindungan hak-hak individu dan kelompok dan memastikan penyelesaian konflik secara damai, kerangka hukum yang kuat dapat membantu mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis. Meskipun demikian, kinerja hukum sangat bergantung pada kesadaran publik dan kemampuan lembaga hukum untuk menangani masalah seperti diskriminasi dan ketidakadilan. Oleh karena itu, untuk menciptakan keharmonisan dan mempertahankan stabilitas sosial, penerapan hukum yang menyeluruh dan adil dapat berguna.

Page 1 of 2 | Total Record : 15