cover
Contact Name
Muhammad Nur Alam
Contact Email
m.nur.alam@unm.ac.id
Phone
+6285294880569
Journal Mail Official
m.nur.alam@unm.ac.id
Editorial Address
Mallengkeri Raya Street, Parang Tambung, District. Tamalate
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Illea
ISSN : -     EISSN : 30898277     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
ILLEA Journal adalah media publikasi ilmiah yang berfokus pada penelitian, kajian literatur, dan pembahasan dalam bidang ilmu kesehatan, seperti kesehatan masyarakat, kedokteran, keperawatan, farmasi, dan bidang terkait lainnya. ILLEA sendiri disadur dari kata ILE yang berarti "obat" dalam bahasa daerah suku To Konjo yang merupakan salah satu suku di bagian selatan dari Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Bulukumba bagian timur. ILLEA Journal ini diterbitkan secara berkala oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia) 3 kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Ruang lingkup (scope) jurnal ini mencakup topik-topik spesifik pada bidang kesehatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, kedokteran, ataupun sains kesehatan yang mungkin akan mencakup artikel tentang epidemiologi, kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, biomedis, bioinformatika, farmasi, sains medis, kimia farmasi, kimia klinis, dan lain-lain. Tujuan utama dari jurnal ini adalah untuk menyebarkan pengetahuan ilmiah terbaru kepada para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan di bidang kesehatan. Jurnal-jurnal ini bertujuan untuk mempromosikan pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi penelitian yang dapat diakses dan diverifikasi oleh komunitas akademik. Selain itu, ILLEA juga berperan dalam mendukung inovasi klinis dan kebijakan kesehatan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Setiap artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini telah melalui proses peer review untuk memastikan validitas dan kontribusinya terhadap literatur ilmiah. Dalam pengelolaan jurnal ini, ILLEA Journal yang diterbitkan oleh ETDC Indonesia bekerjasama secara resmi dengan Universitas Syekh Yusuf Al-Makassari Gowa yang menaungi beberapa program studi di bidang kesehatan seperti Prodi Kebidanan dan Keperawatan. Kerjasama ini dibuktikan dengan adanya Memorandum of Agreement (MoA) antara pihak ILLEA-ETDC dan pihak Universitas Syekh Yusuf Al-Makassari, Gowa (MoA ILLEA ETDC-USY)
Articles 31 Documents
Membran Berbasis Biopolimer untuk Aplikasi DMFC (Direct Methanol Fuel Cell): Kajian Mekanisme, Modifikasi, dan Prospek Masa Depan Alam, Muhammad Nur
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan sistem konversi energi yang berkelanjutan telah mendorong penelitian intensif terhadap membran penukar proton berbasis biopolimer sebagai alternatif potensial membran perfluorosulfonic acid (PFSA) komersial untuk aplikasi Direct Methanol Fuel Cell (DMFC). Studi ini mensintesis temuan dari lima belas publikasi terbaru yang mengkaji membran berbasis chitosan, selulosa, dan nanocellulose yang dimodifikasi melalui proses sulfonasi, crosslinking, penambahan nanofiller, serta pembentukan hibrida polielektrolit. Secara umum, membran biopolimer termodifikasi menunjukkan peningkatan konduktivitas proton dalam kisaran 10⁻³–10⁻² S/cm serta penurunan permeabilitas metanol hingga satu hingga dua orde lebih rendah dibandingkan Nafion, yang terutama disebabkan oleh terbentuknya jalur difusi berliku dan domain ionik yang lebih terorganisasi. Sejumlah studi juga melaporkan nilai open circuit voltage (OCV) yang lebih tinggi daripada membran PFSA akibat berkurangnya penetrasi metanol, meskipun densitas daya maksimum masih lebih rendah karena hambatan transport proton dan keterbatasan stabilitas jangka panjang. Evaluasi durabilitas menunjukkan bahwa membran yang diperkuat nanofiller atau difungsionalisasi secara kimia memiliki ketahanan oksidatif dan termal yang lebih baik, tetapi tetap mengalami degradasi performa setelah siklus hidrasi–dehidrasi berulang. Secara keseluruhan, bukti kolektif ini menegaskan bahwa meskipun tantangan masih ada, membran berbasis biopolimer menunjukkan prospek kuat sebagai kandidat generasi baru yang lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan kompetitif untuk aplikasi DMFC

Page 4 of 4 | Total Record : 31