cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 218 Documents clear
Optimasi Penggunaan Lahan Kosong di Kecamatan Baturiti Untuk Properti Komersial Dengan Prinsip Highest and Best Use Made Darmawan Saputra Mahardika; Cahyono Bintang Nurcahyo; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.096 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3691

Abstract

Kecamatan Baturiti merupakan satu-satunya kecamatan di Kabupaten Tabanan yang berkembang dalam sektor ekonomi agrowisata karena lokasinya yang strategis dekat dengan berbagai obyek wisata terkenal. Dengan lokasi yang strategis, pembangunan untuk properti komersial tentu akan memberikan potensi keuntungan tinggi bagi investor yang memiliki lahan kosong di Kecamatan Baturiti. Kondisi seperti ini menyebabkan permintaan yang tinggi akan lahan, padahal ketersediaan lahan selalu berkurang. Pembangunan properti komersial di Kecamatan Baturiti perlu dioptimalisasi agar dicapai keuntungan maksimum bagi investor. Berdasarkan hal tersebut, investor yang ingin membangun di Kecamatan Baturiti memerlukan analisa untuk mendapatkan alternatif pemanfaatan lahan kosong. Lahan yang dianalisa merupakan lahan kosong belum terbangun seluas 22.175 m2 di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Metode yang digunakan untuk mengetahui alternatif pendirian bangunan komersial yang memiliki nilai pasar tertinggi adalah Highest and Best Use (HBU). Dengan metode tersebut, pemilik lahan dapat mengetahui alternatif terbaik yang memenuhi syarat-syarat diijinkan secara legal, memungkinkan secara fisik, layak secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum. Hasil yang diperoleh dari analisa Highest and Best Use ini adalah alternatif mixed-use berupa hotel dan toko souvenir dengan nilai lahan tertinggi dibandingkan alternatif lainnya sebesar Rp 7,950,714.60 per m2.
Analisa Penggunaan Lahan Kawasan Komersial Perumahan CitraRaya Surabaya Dengan Metode Highest And Best Use Bidaruni Anggarawati; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.137 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3693

Abstract

Sebuah lahan akan memerlukan analisis penggunaan untuk memperoleh peningkatan nilai lahan yang terbaik. Demikian juga dengan lahan kawasan komersial sebuah perumahan. Analisa Highest And Best Use diperlukan untuk mendapatkan alternatif properti terbaik pada lahan tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan di kawasan kmersial perumahan CitraRaya Surabaya. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan seluas  5088,7 m2 terletak di kawasan komersial pada perumahan CitraRaya tepatnya di depan pintu masuk perumahan CitraRaya, sebelah barat Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi.Hasil yang diperoleh adalah alternatif kantor sebagai penggunaan lahan yang tertinggi dan terbaik dengan nilai lahan sebesar Rp 27.984.580,59/m2 dengan peningkatan  prosentase produktivitas sebesar 74,9%.
Analisa Investasi Perumahan Green Semanggi Mangrove Surabaya Andini Prastiwi; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1965.235 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3854

Abstract

Saat ini sedang dikembangkan pembangunan perumahan “Green Semanggi Mangrove” di Surabaya Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan Perumahan Green Semanggi Mangrove terhadap segi finansial dengan kriteria kelayakan investasi yaitu NPV, IRR, dan PI kemudian diuji tingkat sensitivitasnya untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan tersebut. Dari segi finansial, harapan pengembalian investasi dengan umur 5 tahun dapat terpenuhi dengan IRR 23% atau 12% lebih besar dari MARR. Dengan nilai investasi sebesar Rp. 77,097,749,601,- dihasilkan NPV sebesar Rp. 6,548,706,541,- didasarkan pada tingkat okupansi 35%. Dari hasil perhitungan analisa sensitivitas, dapat dilihat bahwa investasi proyek Perumahan Green Semanggi Mangrove akan tetap bisa diterima sampai batas maksimum biaya investasi bertambah hingga 25%.
Desain Ulang Meeting Room P3AI ITS untuk Perbaikan Kualitas Akustik Video Conference Danarjati Wisnu Wardhana; Wiratno Argo Asmoro
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.22 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3860

Abstract

Ruang percakapan membutuhkan kejelasan suara yang cukup baik agar informasi bisa tersampaikan bisa diterima secara jelas. Parameter akustik ruang yang digunakan sebagai acuan adalah Reverberation Time, % Alcons, STI dan Critical Distance. Dalam penelitian ini ruangan yang digunakan untuk dianalisa dan dilakukan percobaan akustik ruangnya adalah ruangan yang terdapat di Perpustakaan ITS lantai 6 milik P3AI. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah untuk mendesain ulang ruangan di P3AI agar sesuai kebutuhan video conference. Desain yang dimaksud adalah bagaimana memberikan insulasi, menentukan material penyerap,dan mendesain sistem audio. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah Impulse Response. Selain itu, simulasi hasil perhitungan dilakukan menggunakan software EASE4.3. Hasil perhitungan desain insulasi dalam ruangan sudah mampu mereduksi TTB maksimal yang keluar dari loudspeaker sebesar 35,92 dB dan 39,72 dB. Hasil desain ulang alternatif yang memakai material rock wool, glass wool, dan karpet pada permukaan dalam ruangan menunjukkan nilai RT 0,3 sekon, yang sebelumnya lebih tinggi yaitu sebesar 1,03 sekon. Hasil simulasi % Alcons dan STI untuk alternatif desain ulang juga sudah memenuhi standar yang sebesar 1,74% dan 0,841 yang berarti tingkat kejelasan suara dalam ruangan tersebut semakin baik.
Peningkatan Insulasi Akustik Dinding Luar Kamar Hotel Studi Kasus Di Dalam Bandar Udara Benny Adi Nugraha; Andi Rahmadiansah; Wiratno Argo Asmoro
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.739 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3862

Abstract

Dinding luar merupakan komponen bangunan pertama yang digunakan untuk mereduksi bising dari lingkungan luar. Suatu ruangan yang terdapat pada lingkungan Bandar Udara dikatakan nyaman apabila memiliki nilai LA01 = 35 dB dan LA10 = 30 dB. Dalam penelitian tentang peningkatan imsulasi akustik dinding luar kamar hotel, studi kasus di dalam bandar udara ini dilakukan pengukuran nilai insulasi akustik yang ada pada dinding luar kamar hotel di daerah tersebut. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah untuk mendesain ulang dinding luar dengan menentukan spesifikasi dinding dan jendela agar sesuai dengan lingkungan dan memenuhi nilai standar yang telah ditetapkan dengan menggunakan metode SRI (Sound Reduction Index). Hasil desain alternatif yang memakai material dinding beton setebal 20 cm dan jendela mati dengan kaca ganda ukuran 6mm/100mm/8mm pada dinding luar mampu mereduksi bising dari luar sebesar 54,59 dB. Pengurangan dengan nilai LA01 dan LA10 sudah mendekati nilai standar yang ditentukan oleh badan standar Eropa.
Penilaian Kriteria Green Building pada Gedung Rektorat ITS Dedy Darmanto; I Putu Artama Wiguna
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.117 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3978

Abstract

Green building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Penulisan Penelitian ini dilakukan untuk mengukur  rating/sertifikasi sebagai tolak ukur sudah sejauh mana tingkat green building gedung-gedung perkantoran di ITS, dengan cara melakukan pengamatan langsung, yang dilakukan oleh peneliti berdasarkan kriteria standar nasional (Greenship-GBCI). Pengamatan atau survey secara langsung tersebut dilakukan dengan cara memberikan form survey kepada para penghuni dan orang -  orang yang berkativitas di Gedung Rektorat ITS. Dari pengukuran penilaian kriteria green building yang telah dilakukan pada Gedung Rektorat ITS terhadap 7 kriteria green building yang dianggap paling utama menurut para staff dan akademisi, dan dilakukan pengukuran pada setiap kriterianya, yaitu Thermal Comfort, Visual Comfort, Energy Efficieny Measure, Alternatife Water Resource, Water Use Reduction, Natural Lightning dan Environmental Tobacco Smoke Control dapat disimpulkan bahwa tingkat rating sertifikasi Green building pada Gedung Rektorat ITS adalah sebesar 48%.
Analisa Highest And Best Use (Hbu) Pada Lahan Bekas SPBU Biliton, Surabaya T.Defi Anysa Rasyid; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.103 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4019

Abstract

Pertumbuhan aktifitas kota dan pertumbuhan penduduk di Surabaya, mengakibatkan permintaan terhadap lahan meningkat. Untuk meningkatkan efisiensi pada keterbatasan lahan tersebut perlu dilakukan optimalisasi penggunaan lahan. Studi kasus untuk penelitian ini yaitu sebuah lahan kosong seluas 1200 m2 yang berlokasi di Jalan Biliton. Lahan ini dulunya SPBU tapi pemilik lahan berencana akan mengganti bangunan SPBU dengan properti komersial. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisa Highest and Best Use (HBU) pada lahan tersebut. Analisa Highest and Best Use (HBU) bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan properti yang paling menguntungkan dan kompetitif untuk lahan tersebut. Analisa HBU ini menggunakan empat kriteria yaitu secara fisik dimungkinkan, secara legal diizinkan, secara finansial layak, dan memiliki produktivitas maksimum. Dengan analisa HBU ini, maka dapat dirancang dan dipertimbangkan alternatif properti yang paling menguntungkan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pertokoan merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi untuk lahan bekas SPBU Biliton dengan nilai lahan sebesar Rp 16.457.465/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 65%.Kat
Studi Kelayakan Pengolahan Air Laut Menjadi Air Bersih di Kawasan Wisata dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pantai Prigi, Trenggalek Agista Ayuningtyas Puspita Dwijayani; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.463 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4132

Abstract

Ketersediaan air bersih diperlukan pula dalam bidang kepariwisataan. Salah satunya ialah kawasan wisata alam Pantai Prigi, Trenggalek. Namun kondisi air saat ini masih memiliki kandungan TDS (Total Dissolved Solid) dan salinitas yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan suatu teknologi untuk mengolah air asin menjadi air tawar agar memenuhi standar baku mutu air bersih. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk mengolah air asin atau payau menjadi air tawar adalah dengan sistem Reverse Osmosis (RO). Penentuan kapasitas SWRO ditentukan dengan memproyeksikan jumlah pengunjung kawasan wisata Pantai Prigi dan kebutuhan air kolam apung hingga tahun 2023. Hasil proyeksi diperoleh kebutuhan air sebesar 729,40 m3/hari pada penggunaan maksimum. Dengan desain SWRO yaitu menggunakan pretreatment rapid sand filter dan filter karbon aktif untuk meremoval kandungan TDS, kesadahan total, khlorida, sulfat, dan bilangan KMnO4 (zat organik). Biaya yang dibutuhkan untuk membuat sistem pengolahan air laut dengan SWRO sebesar Rp 5.077.307.500,00.Perencanaan sistem pengolahan air laut menjadi layak jika air reject dari SWRO sebesar 1463,28 m3/hari dimanfaatkan menjadi wisata kolam apung, garam, dan air nigari dengan investasi total sebesar Rp 7.326.095.500,00. Dengan analisa kelayakan secara ekonomi  menggunakan prinsip ekonomi teknik, pada alternatif ini diperoleh nilai NPV sebesar Rp 25.024.360.250,24 ; IRR sebesar 23,7% ; dan Payback periode pada tahun ke-3 dengan keuntungan yang diperoleh Rp 3.915.665.044,80 per tahun.
Pengaruh Konsentrasi Nutrien dan Konsentrasi Bakteri Pada Produksi Alga Dalam Sistem Bioreaktor Proses Batch Minarti Oktafiani; Joni Hermana
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.846 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4144

Abstract

Bertambahnya populasi penduduk sebanding dengan meningkatnya kebutuhan manusia, sehingga berdampak negatif terhadap peningkatan kebutuhan akan energi khususnya energi yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi. Oleh sebab itu diperlukan energi alternatif sebagai pengganti bahan baku minyak bumi. Salah satu energi alternatif yang digunakan sebagai pengganti bahan baku minyak bumi adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk mengkaji pengaruh konsentrasi nutrien dan konsentrasi bakteri pada produksi alga dalam sistem bioreaktor proses batch. Pada penelitian tugas akhir ini menggunakan dua variabel yaitu variabel pertama dengan penambahan nutrien (N dan P) dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak tiga variasi konsentrasi yaitu 7,5 mg/L, 15 mg/L, 30 mg/L dan variabel kedua penambahan bakteri dengan menggunakan biakan bakteri dari saluran drainase sebanyak tiga variasi konsentrasi yaitu 50 mL, 100 mL, 150 mL. Dalam penelitian ini juga menambahkan mixing pompa sebagai pengadukan selama 24 jam dan waktu pencahayaan dengan bantuan cahaya lampu flourescent selama 12 jam. Penelitian ini dilakukan didalam ruangan. Waktu dalam penelitian tugas akhir ini dilakukan selama 14 hari dengan dua kali running dan waktu kontak 10 hari. Parameter yang akan diteliti dalam penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu parameter utama dan parameter tambahan. Parameter tersebut adalah konsentrasi MLSS/MLVSS, N-amonia, N-nitrat, Fosfat, Klorofil a sebagai parameter utama sedangkan untuk pH, suhu dan DO sebagai parameter tambahan.Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil kondisi optimum penambahan konsentrasi nutrien dan konsentrasi bakteri yang dilakukan didalam ruangan yaitu penambahan nutrien sebesar 7,5 mg/L dan bakteri sebesar 150 mL,karena memiliki nilai klorofil a yang seimbang dibandingkan reaktor yang lainnya. Oleh sebab itu, penambahan nutrien dan bakteri yang tepat dapat memproduksi alga dengan jumlah yang optimal di dalam ruangan.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Padat B3 Hasil Insinerasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya Vijay Egclesias Girsang; Welly Herumurti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.822 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4148

Abstract

Pengelolaan limbah medis di RSUD Dr. Soetomo belum memenuhi peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi jumlah timbulan dan karakteristik limbah padat B3, penyimpanan sementara dan mengevaluasi proses insinerasi. Timbulan limbah dijadikan acuan dalam mengevaluasi proses insinerasi. Abu insinerasi diteliti kandungan parameter logamnya dengan metode AAS kemudian dilakukan pengujian TCLP dengan solidifikasi-curing 14 dan 28 hari. Rata-rata timbulan limbah medis dari RSUD Dr Soetomo sebesar 1285 kg/hari. Limbah tersebut dimusnahkan dengan menggunakan insinerator sebanyak 3 unit ( 1 sebagai cadangan). Pada pengujian kandungan parameter logam abu insinerator  didapatkan bahwa parameter logam Pb dan Zn melebihi baku mutu, masing-masing kadarnya 5209,38 ppm dan 6355,31 ppm. Hasil penelitian tersebut menempatkan abu insinerator RSUD Dr Soetomo ditimbun di secure landfill kategori I. Selanjutnya dari hasil uji TCLP didapatkan bahwa abu insinerator memenuhi baku mutu TCLP sehingga dapat ditimbun di secure landfill kategori I.