cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 149 Documents clear
Pengaruh Temperatur Hydrothermal Terhadap Performa Elektrokimia Lifepo4 Sebagai Katoda Baterai Ion Lithium Type Aqueous Elektrolit Hendro Waluyo; Lukman Noerochim
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.232 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6687

Abstract

Katoda yang biasa digunakan produsen baterai lithium saat ini adalah LiCoO2. Dimana LiCoO2 memilki beberapa kekurangan beracun, tidak stabil, dan harganya mahal. Bahan katoda yang sangat menjanjikan adalah lithium iron phosphate (LiFePO4) untuk bisa menggantikan LiCoO2 .Dalam proses sintesis katoda LiFePO4 pada penelitian ini menggunakan metode hydrothermal dengan variasi temperatur 1500C,1750C dan 2000C selama 12 jam untuk waktu holdingnya. Dari hasil pengujian XRD menunjukkan terbentuknya fase LiFePO4 pada semua sampel, namun masih ditemukan zat pengotor. Untuk hasil uji SEM, serbuk LiFePO4 memiliki bentuk bulat tidak beraturan dan terjadi aglomerasi. Serbuk LiFePO4 dengan variasi temperatur 2000C memiliki performance yang paling baik dengan nilai kapasitas sebesar 109.32 mA/g hal ini karena dari hasil CV menunjukkan kinetik tranfer ion Lithium yang baik akibat distribusi ukuran partikel yang merata dan juga tingkat kristanilitas yang tinggi.
Simulasi Komposit Isopoliester/Serat Kaca untuk Compressed Natural Gas (CNG) Tipe IV dengan Variasi Arah Serat terhadap Tekanan Internal Muhammad Imam Bukhori; Lukman Noerochim
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.945 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.6885

Abstract

Komposit serat kaca/Isopoliester memiliki potensi untuk dibentuk menjadi tangki CNG tipe IV sebagai alternatif bahan yang mudah dibuat dan murah. Studi ini menggunakan simulasi numerik dengan metode elemen hingga untuk mengkaji kemampuan komposit dalam menerima beban tekanan internal. Faktor keamanan yang digunakan adalah 1,5 sehingga nilai tekanan internal yang diaplikasikan sebesar 30 Mpa. Jumlah lapisan laminat dan konfigurasi arah serat dipilih sebagai variabel bebas. Analisa numerik tangki CNG dilakukan dengan menggunakan program MSC Nastran. Distribusi pergeseran pada tangki menunjukkan konfigurasi sudut (0,90) memberikan hasil optimum untuk diaplikasikan. Jumlah lapisan minimum yang dibutuhkan pada komposit adalah 24 lapis laminat sesuai kriteria kegagalan Tsai-Hill. Namun demikian tebal yang cukup besar 15,3 mm menyebabkan, material komposit serat kaca/isopolester tidak disarankan sebagai alternatif bahan pembuatan tangki CNG tipe IV.
Desain Mobile Unit Instalasi Pengolahan Air Minum Untuk Kondisi Darurat Bencana Banjir Menggunakan Membran Ultrafiltrasi Maharani Naylatul Himmah; Bowo Djoko Marsono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.542 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7036

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, yaitu terdapat 5.051 kejadian sejak tahun 1.815 hingga tahun 2013. Penyediaan air minum yang aman dapat menjadi sumber masalah kesehatan utama setelah bencana alam, namun menyediakan air minum untuk penduduk yang terkena bencana adalah aktivitas yang menantang karena kontaminasi yang parah dan kurangnya akses terhadap infrastruktur. Sebuah sistem pengolahan air minum onsite untuk penduduk yang terkena bencana adalah solusi yang lebih berkelanjutan daripada mengangkut air minum kemasan, sehingga pengolahan air minum mobile merupakan salah satu solusi yang tepat untuk kondisi banjir. Produksi air minum secara mobile cocok menggunakan membran karena sifatnya yang modular dan prosesnya sederhana. Dalam kaitan ini maka perlu direncanakan desain instalasi pengolahan air minum mobile untuk kondisi darurat bencana banjir dengan menggunakan membran. Membran yang digunakan adalah membran ultrafiltrasi. Membran ultrafiltrasi mempunyai kelebihan yaitu dapat menahan atau menyaring makromolekul (bakteri, ragi), namun tekanan yang dibutuhan rendah sehingga energi yang diperlukan rendah. Pada perencanaan ini juga direncanakan unit-unit pengolahan sebelum dan sesudah membran ultrafiltrasi sehingga kualitas effluent memenuhi baku mutu sesuai dengan PERMENKES RI No. 492/MEN.KES/PER/IV/2010.
Kajian Tentang Kontribusi Jawa Timur Terhadap Emisi CO2 Melalui Transportasi dan Penggunaan Energi Chrissantya M. Kadmaerubun; Joni Hermana
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.565 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7040

Abstract

Emisi CO2 yang dihasilkan Provinsi Jawa Timur dari sektor transportasi dan penggunaan energi di industri sebesar 8.999.000 ton CO2 pada tahun 2007 dan 4.098.760 ton CO2 pada tahun 2005. Jumlah emisi CO2 ini akan bertambah seiring peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan penggunaan energi di industri. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis kontribusi Jawa Timur terhadap emisi CO2 dari sektor transportasi dan penggunaan energi di industri sedang dan besar. Pada kajian kontribusi, emisi CO2 dilakukan perhitungan emisi untuk sektor transportasi dan penggunaan energi di industri dengan menggunakan metode IPCC. Data masing-masing sektor didapatkan dari tahun 2012 dan diproyeksikan hingga tahun 2025. Perhitungan emisi dilakukan terhadap penggunaan bahan bakar fosil dan sesuai dengan tiga skenario yang telah disusun. Emisi CO2 yang dihasilkan pada tahun 2025 dari sektor transportasi sebesar 41.550.009,80 ton CO2 dan sektor industri sebesar 1.063.646,64 ton CO2. Penurunan emisi CO2 berdasarkan skenario yang paling baik adalah skenario kedua sebesar 5.657,08 ton CO2. Emisi yang dihasilkan sektor transportasi dan industri untuk skenario kedua sebesar 41.545.660,30 ton CO2 dan 1.062.339,05 ton CO2.
Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal menjadi Air Layak Minum dengan Parameter Kekeruhan, Fe, dan Mn Jami’ah Jami’ah; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.225 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7068

Abstract

Air tanah dapat diambil masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Air tanah terkadang belum memenuhi standar kualitas air minum karena adanya kadar besi, mangan dan kekeruhan yang tinggi. Dari permasalahan tersebut diperlukan adanya teknologi pengolahan yang efektif dan efisien bagi masyarakat. Slow sand filter, proses ozonisasi dan rapid sand filter dapat menjadi alternatif pengolahan air sumur dangkal tercemar menjadi air layak minum.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kemampuan unit slow sand filter, ozon generator dan rapid sand filter dalam menyisihkan besi, mangan, dan kekeruhan yang terkandung dalam air minum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada unit slow sand filter untuk beban besi, mangan dan kekeruhan adalah (84,13%; 4842%; 89,21%), pada proses ozonisasi (75,4%; 47,4%; 35,83%), dan pada unit rapid sand filter (79,63%; 72,2%; 64,94%).
Rancang Bangun Perangkat Lunak Unit Kontrol Alat Ukur Sudu Cross Flow Water Turbine Berbasis Pengolahan Citra Eka Marliana; Arif Wahjudi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.62 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7136

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, alat ukur mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Salah satu bentuk perkembangannya adalah dengan dibuatnya alat ukur sudu cross flow water turbine berbasis pengolahan citra oleh Rusweki dan Pradnyana pada tahun 2013. Namun, alat ukur ini masih dioperasikan secara manual. Tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan pengembangan terhadap alat tersebut, khususnya dibidang rancang bangun perangkat lunak untuk unit kontrolnya. Metodologi yang diterapkan dalam tugas akhir ini yang pertama adalah mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan topik bahasan dari berbagai literatur. Langkah kedua adalah menetukan perumusan masalah dan menentukan metode pembuatan perangkat lunak. Ketiga, pembuatan perangkat lunak dan verifikasi. Pada penelitian ini telah berhasil dirancang perangkat lunak untuk unit kontrol alat ukur sudu CFWT berbasis pengolahan citra. Berdasarkan hasil kalibrasi sensor inframerah Sharp GP2Y0A21 didapatkan bahwa nilai jarak adalah sama dengan 178924.57 dibagi dengan nilai output ADC desimal pangkat 1.08. Selisih maksimal antara jarak input dan jarak tempuh motor adalah 0.5mm, dan jarak kontrol antara 130-400mm. Dengn demikian, metode pengukuran menggunakan alat ini akan lebih mudah dan cermat, karena selain dapat mengukur benda dengan bentuk yang kompleks mngurangi resiko keausan benda an lebih teliti, juga bisa diakukan dengan mudah serta cepat karena adanya sistem kontrol
Pengaruh Variasi Komposisi Serbuk Kayu Dengan Pengikat Semen Pada Pasir Cetak Terhadap Cacat Porositas Dan Kekasaran Permukaan Hasil Pengecoran Aluminium Alloy 6061 Fatkhur M Rohman; Indra Sidharta; Soeharto Soeharto
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.549 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7140

Abstract

Proses pengecoran dilakukan dengan cara mencairkan logam dalam dapur pelebur, kemudian dituangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan membeku hingga dapat dikeluarkan dari dalam cetakan. Faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hasil pengecoran cetakan pasir, diantaranya adalah komposisi cetakan pasir dan perancangan sistem saluran (gatting system). Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh variasi komposisi serbuk kayu dengan pengikat semen pada pasir cetak terhadap cacat porositas dan kekasaran permukaan hasil pengecoran aluminium alloy 6061. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah aluminium Alloy 6061 dan komposisi semen dan air sebesar 6%, komposisi serbuk kayu sebesar 1%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6%  komposisi pasir silika sebesar 87%, 86%, 85%, 84%, 83% dan 82%. Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai uji permeabilitas pasir cetak cenderung bertambah seiring dengan bertambahnya serbuk kayu. Nilai uji kompresi pasir cetak cenderung berkurang seiring dengan bertambahnya serbuk kayu.. Nilai pengujian porositas benda hasil coran didapatkan nilai terkecil terletak pada komposisi serbuk kayu 6% dan nilainya sebesar 0,25%, sedangkan nilai pengujian porositas benda hasil coran terbesar terletak pada komposisi serbuk kayu 1% dengan nilai sebesar 4,96%. Nilai pengujian kekasaran permukaan benda hasil coran didapatkan nilai terkecil terletak pada komposisi serbuk kayu 6% dan nilainya sebesar 0,06µm, sedangkan nilai pengujian kekasaran permukaan benda hasil coran terbesar terletak pada komposisi serbuk kayu 1% dengan nilai sebesar 2,00µm.
Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Dimensi Cil Dalam (Internal Chill) Terhadap Cacat Penyusutan (Shrinkage) Pada Pengecoran Aluminium 6061 Nurhadi Ginanjar Kusuma; Indra Sidharta
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.019 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7149

Abstract

Aluminium merupakan salah satu material yang semakin banyak dimanfaatkan terutama pada industri komponen mesin. Cacat pada hasil cor sangat dihindari karena akan berpengaruh pada kualitas hasil yang merubah dimensi dan sifat mekanik dari benda hasil cor. Shrinkage merupakan cacat yang terjadi karena perbedaan kecepatan pendinginan pada benda cor. Penambahan variasi ukuran dimensi cil dalam (internal chill) bertujuan untuk menganalisa pengaruh perubahan dimensi terhadap cacat shrinkage pada pengecoran. Penelitian pembuatan benda coran dilakukan dengan menggunakan bahan coran aluminium 6061 dengan menggunakan metode pengecoran pasir. Sistem saluran yang digunakan menggunakan ketentuan AFS. Jenis saluran yang digunakan adalah horizontal parting-line, serta pasir cetak dengan komposisi pasir silica 89%, bentonit 7,5%, dan air 3,5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penggunaan dimensi internal chill terhadap prosentase jumlah cacat shrinkage dengan diameter 15, 20, dan 25 secara berurutan sebesar 3,82, 1,28, dan 1,01%. Penggunaan variasi dimensi internal chill pada pengecoran benda yang semakin diperbesar dapat berfungsi dengan baik serta menggeser lokasi cacat penyusutan menjauhi internal chill. Grafik yang didapatkan dari pengukuran pada internal chill diameter 25 mm (daerah yang mengalami prosentase cacat terkecil) memiliki kemampuan menyerap panas lebih baik daripada diameter 15 dan 20 mm.
Pemanfaatan Serbuk Gergaji Menjadi Biobutanol dengan Hidrolisis Selulase dan Fermentasi Bakteri Clostridium Acetobutylicum Hayuni Devina Fajariah; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.467 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.7352

Abstract

Biobutanol adalah jenis alkohol ikatan C-4 (C4H9OH) yang terbuat dari biomassa. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah kayu yang dihasilkan dari proses penggergajian kayu yang mengandung selulosa (55%), hemiselulosa (14%), dan lignin (21%). Biobutanol diproduksi dengan cara hidrolisis enzim selulase dan fermentasi bakteri Clostridium acetobutylicum. Variabel pada penelitian ini adalah penambahan enzim selulase pada proses hidrolisis (penambahan enzim atau tanpa penambahan enzim), pH awal proses fermentasi (5 atau 7) dan jumlah penambahan starter bakteri Clostridium acetobutylicum (5 atau 10 ml) dengan variasi lama proses fermentasi 2,4,6,8,10,12 hari. Parameter dalam penelitian ini adalah analisa kadar selulosa, gula tereduksi, dan kadar butanol. Berdasarkan hasil penetian, diketahui bahwa proses hidrolisis dengan penambahan enzim selulase, kondisi awal fermentasi pH 5 dan penambahan inokulum bakteri Clostridium acetobutylicum sebanyak 10 ml dengan lama waktu fermentasi 12 hari merupakan kondisi yang paling efektif menghasilkan kadar butanol tertinggi dari 50 gram limbah serbuk gergaji. Kadar butanol tertinggi sebesar 1,88 % dari 1 µL sampel hasil fermentasi yang diinjeksikan ke dalam kromatografi gas.