cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 362 Documents clear
Fitoremediasi Air yang Tercemar Limbah Laundry dengan Menggunakan Kayu apu (Pistia stratiotes) Dea Ghiovani Raissa; Bieby Voijant Tangahu
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.74 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25092

Abstract

Dampak negatif dari limbah laundry yaitu adanya pencemar limbah cair yang dihasilkan dari sisa proses pencucian baju sehingga menyebabkan kekeruhan dan menghalangi sinar matahari masuk ke dalam air yang akan mengakibatkan eutrofikasi. Tumbuhan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kayu apu.  Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kemampuan tumbuhan Kayu apu (Pistia stratiotes)  dalam menurunkan kandungan organik dalam limbah laundry dan menentukan kerapatan yang optimum pada tumbuhan Kayu apu (Pistia stratiotes) terhadap penurunan limbah laundry. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  tumbuhan Kayu apu mampu menyisihkan BOD sebesar 98% atau setara dengan 6 mg/L, COD sebesar 96% atau setara dengan 17 mg/L, fosfat sebesar 99% atau setara dengan 0,07 mg/L pada kerapatan 35 mg/cm2 . Dalam penelitian ini kerapatan tumbuhan yang digunakan yaitu 14 mg/cm2, 25 mg/cm2, 35 mg/cm2. Dari hasil penelitian didapat, tumbuhan Kayu apu dengan kerapatan 35 mg/cm2 memiliki efisiensi  removal yang tertinggi.
Prediksi Dampak Lingkungan Pengelolaan Sampah di TPA Jabon, Kabupaten Sidoarjo Martha Lumban Gaol; I D A A Warmadewanthi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.715 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25127

Abstract

Tingginya jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo berbanding lurus dengan jumlah timbulan sampah yang dihasilkan individu maupun fasilitas umum. Namun, pelayanan pengelolaan sampah hanya sebesar 35% dari total keseluruhan. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jabon merupakan satu-satunya TPA yang aktif di Kabupaten Sidoarjo dengan sistem controlled landfill sebagai metode panimbunan sampahnya. Lahan landfill akan diperkirakan penuh akhir tahun 2017 sehingga TPA Jabon sedang dalam proses peluasan lahan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan skenario pengelolaan sampah di TPA yang menghasilkan dampak lingkungan paling kecil terhadap lingkungan. Metode analisis menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) dengan menggunakan software SimaPro v.8.3 dan menggunakan metode Environmental Product Declaration (EPD). Jumlah timbulan sampah yang masuk ke TPA dihitung dengan metode load count analysis, karakteristik fisik dengan analisis proximat, analisis kimia sampah dengan analisis ultimat serta data penduduk Kabupaten Sidoarjo digunakan untuk proyeksi penduduk tahun 2027. Penelitian ini menggunakan 4 skenario pengelolaan sampah di TPA yakni skenario 0 (controlled landfill), skenario 1 (daur ulang, pengomposan, dan insinerasi), skenario 2 (daur ulang, pengomposan, dan sanitary landfill) dan skenario 3 (daur ulang, pengomposan, insinerasi, dan sanitary landfill). Hasil analisis dampak lingkungan menunjukkan bahwa skenario 2 merupakan skenario pengelolaan sampah yang tepat untuk TPA Jabon.
Kajian Teknologi dan Mekanisme Stabilisasi/Solidifikasi untuk Pengolahan Limbah B3 Royyan Anrozi; Yulinah Trihadiningrum
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.187 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25134

Abstract

Pencemaran tanah oleh limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sering terjadi akibat aktivitas manusia. Salah satu teknologi untuk pengolahan limbah B3 adalah stabilisasi/solidifikasi (S/S). Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengidentifikasi teknologi dan mekanisme aplikasi proses S/S dalam pengolahan limbah B3. Artikel ini disusun dengan mengumpulkan data terkait stabilisasi/solidifikasi dari berbagai sumber pustaka. Sumber pustaka yang digunakan berupa text book, jurnal ilmiah nasional dan internasional. Teknologi S/S terbagi menjadi tiga bagian yaitu S/S secara fisik, kimia, dan termal. S/S secara fisik tidak melibatkan reaksi kimia. S/S secara kimia memerlukan reaksi kimia untuk memungkinkan proses S/S berlangsung. S/S secara termal (vitrifikasi) menggunakan panas untuk melelehkan dan mensolidifikasi senyawa berbahaya pada massa yang solid seperti bahan-bahan yang mempunyai sifat seperti gelas. Teknologi stabilisasi/solidifikasi yang dapat diterapkan untuk pengolahan limbah B3 adalah kapsulasi mikro, vitrifikasi, dan stabilisasi/solidifikasi secara kimia. Kapsulasi mikro efektif untuk meremediasi tanah berpasir yang terkontaminasi kontaminan hidrokarbon. Vitrifikasi secara termal mampu digunakan untuk meremediasi tanah tercemar limbah B3 baik organik maupun anorganik. Imobilisasi kontaminan dilakukan dengan cara mengubah limbah menjadi gelas atau bahan kristalin. S/S berbasis semen portland dan pozzolan baik diterapkan untuk remediasi tanah tercemar limbah B3 dengan pH rendah dan mengandung senyawa halida. S/S berbasis pozzolan juga mampu mengatasi kontaminan mengandung senyawa sulfat. Mekanisme S/S adalah mengurangi sifat berbahaya kontaminan dengan cara mengurangi laju migrasi dan toksisitasnya.   Kata Kunci— limbah B3, mekanisme S/S, stabilisasi/solidifikasi, tanah tercemar, teknologi S/S
Penurunan COD dan Deterjen pada Saluran Kalidami Kota Surabaya dengan Oksidator H2O2 dan KMnO4 Waninda Aji Wulandari; Eddy Setiadi Soedjono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.632 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25147

Abstract

Deterjen memiliki kemampuan untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel pada kain, alat-alat rumah tangga, dan peralatan lainnya. Oleh karena itu, deterjen masuk ke badan air sebagai buangan rumah tangga atau sering disebut dengan limbah domestik. Air yang penuh dengan limbah deterjen mengalir menuju hilir dan berkumpul pada ujung rumah pompa. Kemudian saat rumah pompa beroperasi, turbulensi dari pompa yang ada menyebabkan terbentuknya buih yang melimpah yang dapat menutupi badan air. Penelitian ini menggunakan hidrogen peroksida (H2O2) dan Kalium Permanganat (KMnO4) sebagai oksidator penurun senyawa organik dan deterjen. Penelitian ini dilakukan pada salah satu rumah pompa yang ada di kota Surabaya yaitu Rumah Pompa Boezem Kalidami. Pengambilan sampel dilakukan pada inlet rumah pompa Boezem Kalidami. Dalam penelitian dilakukan dua variasi berbeda yaitu dosis dari oksidator yaitu KMnO4 dan H2O2 dan pH pada sampel yang diuji. Jenis hidrogen peroksida yang digunakan adalah hidrogen peroksida teknis dengan kadar 50%, masing-masing sebanyak 0,1 mL, 0,2 mL dan 0,3 mL sedangkan variasi penambahan KMnO4 sebanyak 0,6 mL, 0,65 mL dan 0,70 mL. Nilai penyisihan COD dan surfaktan dengan menggunakan oksidator H2O2 optimum pada saat dosis penambahan 0,1 mL dengan pH netral hingga didapatkan nilai penyisihan COD sebesar 53% dan penyisihan LAS dan ABS masing-masing sebesar 39% dan 33%. Nilai penyisihan COD dengan menggunakan oksidator KMnO4 optimum pada saat penambahan 0,65 mL dengan pH netral sehingga didapatkan nilai COD sebesar 58% dan penyisihan nilai surfaktan berada pada penambahan dosis 0,6 mL pada pH netral dengan nilai penyisihan LAS dan ABS masing-masing sebesar 53% dan 45%.
Pengolahan Limbah Domestik Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) dengan Proses Aerobik-Anoksik untuk Menurunkan Konsentrasi Senyawa Organik dan Nitrogen Ana Anisa; Welly Herumurti
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.026 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25166

Abstract

Limbah domestik memiliki kandungan organik, ammonium, nitrat yang tinggi dan dapat menyebabkan pencemaran jika langsung dibuang ke badan air. Sehingga diperlukan pengolahan terhadap limbah agar memenuhi kualitas baku mutu yang berlaku. Salah satu pengolahan limbah adalah dengan melalui proses pengolahan biologis yang dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk mendegradasi polutan. Salah satu unit pengolahan secara biologis yang sudah umum digunakan adalah Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Media biofilm yang digunakan dalam penelitian ini adalah media kaldness (K1).   Dalam pelaksanaan penelitian ini, digunakan limbah yang berasal dari unit ABR Jurusan Teknik Lingkungan ITS dengan variasi konsentrasi COD sesuai dengan konsentrasi yang berasal dari inlet dan outlet unit ABR guna menguji kemampuan MBBR dalam mengolah limbah domestik dengan beban organik yang berbeda-beda. Variasi konsentrasi COD yang digunakan adalah konsentrasi low (130 – 170)  mg/L ; konsentrasi medium (270 – 310) mg/L dan konsentarsi high (370 – 460)  mg/L. Selama berlangsungnya penelitian, unit ini dijalankan dengan durasi proses aerobik–anoksik yang berbeda pada masing–masing reaktor dengan tujuan menentukan waktu durasi pengolahan aerobik dan anoksik yang paling optimal. Reaktor terbuat dari pipa PVC dengan volume pengolahan sebanyak 5 L. Parameter yang digunakan adalah COD, ammonium-nitrogen, nitrat-nitrogen, nitrit-nitrogen, BOD, pH, DO, MLSS, MLVSS. Berdasarkan hasil analisis terlihat bahwa MBBR dengan media kaldness mampu menurunkan kandungan organik sebesar 81,4%; BOD sebesar 83,6%; ammonium-nitrogen sebesar 92,8%; nitrat-nitrogen sebesar 66,4% dan nitrit-nitrogen sebesar 99,7%. Selain itu, durasi pengolahan limbah dengan hasil optimum dicapai pada reaktor dengan durasi pengolahan aerobik selama 31,5 jam dan anoksik selama 13,5 jam.
Studi Kehilangan Air Komersial (Studi Kasus: PDAM Kota Kendari Cabang Pohara) Iis Puspitasari Taini; Alfan Purnomo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.728 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25181

Abstract

Kehilangan air merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh PDAM di Indonesia. Menurut data resmi PDAM Kota Kendari tahun 2015, rata-rata kehilangan air PDAM Kota Kendari Cabang Pohara mencapai 57,99% yaitu sebesar 3.041.257 m3. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi komponen kehilangan air komersial dan menetapkan strategi penurunan kehilangan air komersial pada PDAM Kota Kendari Cabang Pohara. Penelitian ini menggunakan metode neraca air yang didapatkan dari data primer dan sekunder yaitu konsumsi resmi dan kehilangan air. Analisis perhitungan neraca air digunakan agar dapat mengetahui komponen kehilangan air komersial pada PDAM secara lebih spesifik. Tingkat kehilangan air yang diperoleh dari hasil perhitungan neraca air yaitu kehilangan air fisik sebesar 54,23% dan kehilangan air komersial sebesar 3,76%. Kehilangan air komersial ini setara dengan 197.302 m3 per tahun dengan kerugian sebesar Rp 2.261.825.700,- per tahun.
Uji Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Lindi Dengan Penambahan Bakteri Starter Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hortikultura (Solanum Melongena dan Capsicum Frutescens) Dania Dwi Dimiati; Wahyono Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.534 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25199

Abstract

Air lindi apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan dampak negatif karena mengandung zat pencemar organik dan anorganik yang tinggi.  Namun, air lindi memilik kandungan unsur hara makro berkadar tinggi. Selain itu, saat ini penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan akan mengurangi tingkat kesuburan tanah dan menurunnya produktivitas tanaman. Maka dilakukan penelitian untuk mengolah air lindi yang berasal dari Stasiun Peralihan Antara (SPA) Rangkah Surabaya untuk menghasilkan pupuk cair organik dengan memanfaatkan bakteri starter melalui proses fermentasi. Variabel yang digunakan adalah variasi pengenceran lindi dan penambahan bakteri starter (cair dan bubuk). Tahapan persiapan terdiri atas uji karakteristik lindi awal serta pembuatan media penanaman. Kemudian tahap utama terdiri pembuatan reaktor, proses fermentasi,  uji Total Plate Count (TPC), uji karakteristik hasil fermentasi, dan pengamatan pertumbuhan tanaman dengan pemberian pupuk organik cair lindi. Tanaman yang digunakan sebagai bahan uji adalah terong (Solanum melongena) dan cabai (Capsicum frutescens). Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara faktor penambahan bakteri dan pengenceran lindi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan amonium dan nitrat hasil fermentasi. Reaktor yang memiliki pengaruh paling signifikan adalah B3 (untuk starter serbuk) dan C3 (untuk starter cair). Sedangkan yang memiliki konsentrasi optimum penambahan bakteri adalah reaktor B3 dan D1. Pemberian pupuk organik cair variasi B3 dan D1 pada tanaman seharusnya memberikan respon cepat terhadap laju pertumbuhan tanaman, namun pada hasil pengamatan di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda.
Karakterisasi Morfologi Sifat Akustik Dan Sifat Fisik Komposit Polypropylene Berpenguat Serat Dendrocalamus Asper Untuk Otomotif Angga Dea Saputra Hidayat; Moh Farid; Alvian Toto Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.092 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25275

Abstract

Kebisingan dapat mempengaruhi kenyamanan saat berkendara. Kebisingan yang disebabkan oleh lalu lintas memiliki tekanan bunyi 80-100 dB. Oleh karena itu pembuatan interior penumpang haruslah menggunakan material yang dapat mengabsorbsi suara. Sebelumnya sudah ada penelitian mengenai mengenai polypropylene berpenguat serat tandan kosong kelapa sawit dan diaplikasikan untuk interior mobil. Sehingga di penilitian ini menggunakan serat berpenguat bambu betung dengan permasalahan yang dikaji untuk mengetahui nilai koefisien absorpsi suara, sifat fisik, serta sifat mekanik. Komposisi fraksi berat serat yang digunakan adalah 10%, 15%, 20%. Tujuannya untuk mendapatkan nilai koefisien absorpsi suara terbaik. Dengan metode yang digunakan berdasarkan standartd ASTM E 1050 untuk pengujian absorbs suara. Komposit yang dibuat diharapkan mempunyai koefisien adsopsi suara yang bagus untuk diaplikasikan pada bagian interior kendaraan. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan, diantaranya nilai absorbsi suara yang terbaik diperoleh dari campuran 10% serat bambu betung dan 90% polypropylene dengan nilai α 0,5142.
EVALUASI PERFORMANSI DAN STRATEGI PERBAIKAN PADA LINI PRODUKSI PRESS FORMING DI PT DIRGANTARA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN LEAN ASSESSMENT DAN LEAN MANUFACTURING Imandio Wicaksono; Putu Dana Karningsih
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.5 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25444

Abstract

PT Dirgantara Indonesia merupakan industri pesawat terbang yang telah mengimplementasikan konsep lean manufacturing sejak tahun 2013. Namun, masih terdapat permasalahan pada proses produksinya, diantaranya adalah tidak tercapainya target SQCDP (Safety, Quality, Cost, Delivery & People) dan lead time produksi yang tinggi. Permasalahan tersebut menunjukkan bahwa implementasi lean manucaturing belum sesuai dengan rencana, sehingga perlu untuk dilakukan penilaian (lean assessment) dan perbaikan terhadap implementasi lean manufacturing tersebut. Dalam Tugas Akhir ini, lean assessment dilakukan dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Dimensi yang diukur adalah efektivitas waktu, kualitas, proses, biaya, sumber daya manusia, pengiriman, pelanggan dan inventory. Setelah dilakukan pengukuran nilai leanness setiap dimensi digambarkan value stream mapping dan activity classification serta ditentukan dimensi dan waste kritis dengan borda count method. Kemudian dilakukan analisa penyebab waste kritis, analisa dampak permasalahan, penyusunan rekomendasi perbaikan, dan perhitungan nilai NPV untuk alternatif perbaikan terpilih. Berdasarkan hasil lean assessment, diketahui 3 dimensi kritis yaitu sumber daya manusia, pengiriman, dan efektivitas waktu. Value stream mapping yang diperoleh menunjukkan value added time sebesar 2.512 menit dari production lead time sebesar 18.844 menit. Output dari metode borda menunjukkan bahwa waiting, motion, dan transportation merupakan waste kritis.  Untuk meminimasi pemborosan tersebut, perlu dilakukan penentuan jumlah mesin, operator, dan material handling yang optimal serta perhitungan jumlah sampling pada proses inspeksi.
Sistem Pengaturan Oksigen Terlarut Menggunakan Metode Logika Fuzzy Berbasis Mikrokontroler Teensy Board Luthfi Riadhi; Muhammad Rivai; Fajar Budiman
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.213 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.26014

Abstract

Oksigen terlarut merupakan faktor kritis dalam budidaya pembenihan ikan dan menentukan tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam proses meningkatkan kualitas serta kuantitas pembenihan ikan. Kadar oksigen terlarut yang rendah menyebabkan proses penguraian, reproduksi, dan pertumbuhan di dalam kolam tidak berjalan dengan baik sehingga menyebabkan kematian pada ikan. Pada penilitian ini penulis membuat sistem yang dapat mengatur kadar oksigen terlarut dalam air dengan memanfaatkan sensor Dissolved Oxygen Meter AZ-8403. Presentase kadar oksigen dikendalikan dengan Fuzzy Logic yang diimplementasikan di dalam mikrokontroler Teensy board. Ketika level oksigen di bawah nilai setting point maka aerator diaktifkan untuk menghasilkan kadar oksigen terlarut di dalam air. Hasil pengujian yang dilakukan pada akuarium yang berisi ikan di dalamnya didapatkan nilai kesalahan untuk pembacaan sensor oksigen terlarut sebesar 0.075%. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa respon sistem membutuhkan waktu 1 menit untuk mencapai nilai setting point.