cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 362 Documents clear
Aplikasi Pendeteksi Serangan pada HTTP Menggunakan N-Gram Reinhard Ruben Rumare; Henning Titi Ciptaningtyas
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.215 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24230

Abstract

Serangan digital saat ini jenisnya sangat banyak. Tiap hari jumlahnya juga selalu meningkat. Untuk mendeteksinya, ada banyak aplikasi yang menggunakan berbagai jenis metode untuk mendeteksi serangan – serangan yang ada. Riset – riset sebelumnya sudah menunjukkan bahwa analisis berlevel bite dari lalu lintas jaringan dapat digunakan untuk mendeteksi serangan dan analisis lalu lintas jaringan. Pada paper ini, penulis menggunakan 5 jenis teknik n-gram untuk mendeteksi serangan HTTP. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah pertahanan pertama untuk serangan HTTP. Teknik – teknik n-gram ini dianalisa berdasarkan tingkat akurasi dan performanya. Hasil dari tes – tes yang dilakukan membuktikan bahwa teknik yang digunakan memiliki tingkat akurasi dan performa yang memuaskan.
Platform e-Learning untuk Pembelajaran Pemrograman Web Menggunakan Konsep Progressive Web Apps Laurensius Adi; Rizky Januar Akbar; Wijayanti Nurul Khotimah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.522 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24291

Abstract

Platform e-Learning bisa menjadi alat bantu proses belajar yang efektif, karena peserta didik bisa belajar dengan sendiri dan dari tempat yang tidak terbatas, selama masih ada koneksi internet. Yang sering menjadi kendala adalah ketersediaan platform e-Learning yang stabil dalam koneksi internet yang minim atau kondisi offline. Progressive Web Apps (PWA) adalah konsep pengembangan aplikasi berbasis web yang mencakup penerapan teknologi terbaru dari browser seperti service workers dan app manifest. Konsep PWA dapat memberikan pengalaman terbaik dalam menggunakan suatu aplikasi web walaupun dalam koneksi internet yang minim atau offline sekalipun dengan menggunakan service worker. Service worker sebagai pengatur request dan response pada sebuah aplikasi web dapat dirancang sesuai kebutuhan. Pada tugas akhir ini, pada service worker digunakan strategi caching network first, cache fallback dengan tambahan cache only pada berkas-berkas statis. Strategi ini dipilih untuk menghindari eror token pada kerangka kerja Laravel dan tetap mendapat respons yang cepat ketika sebuah halaman web dibuka. Penerapan konsep PWA khususnya service worker meningkatkan performa platform e-Learning terutama waktu memuat halaman menjadi lebih cepat dan dapat berjalan secara offline.
Analisa Morfologi Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Bahan Penguat Komposit Absorpsi Suara Muthia Egi Rahmasita; Moh. Farid; Hosta Ardhyananta
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.477 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24332

Abstract

Seiring dengan adanya berbagai inovasi yang dilakukan dalam bidang material, serat alam kembali dikembangkan. Hal ini dikarenakan serat alam memiliki kelebihan yaitu memiliki sifat fisik yang bagus, kandungannya melimpah di alam, ramah lingkungan, dan biaya produksi yang lebih rendah. Indonesia sebagai Negara dengan keanekaragaman hayati yang luas memiliki peluang yang besar untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan serat alam. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi dengan produktivitas terbesar di Indonesia. Berdasarkan data dari kementrian pertanian, pada tahun 2015 tercatat produksi kelapa sawit sebesar 31,284,306.00 ton, dengan produktivitas sebesar 3,679.00 Kg/Ha. Sehingga pemanfaatan serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dalam pengembangan berbagai inovasi material dapat mengurangi limbah kelapa sawit. Sumber kebisingan tertinggi pada kehidupan manusia adalah kendaraan bermotor. Untuk mengurangi kebisingan dari luar kendaraan bermotor tersebut, digunakan material penyerap suara. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan sebuah alternatif material penyerap suara yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa morfologi serat TKKS sebagai bahan absorpsi suara menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Analisa SEM menunjukkan permukaan serat yang kasar dengan diameter serat 343 – 365 µm, serta terdapat pori yang memudahkan mekanisme penyerapan suara.
Visualisasi Sistem Informasi Pendaftaran Kadaster 3D Studi Kasus: Rumah Susun Grudo, Surabaya Isna Dwi Lestari; Yanto Budisusanto
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.699 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24355

Abstract

Saat ini kebutuhan ruang sangat tinggi, sehingga dirasakan konsep ruang secara horizontal menjadi kurang efisien. Untuk mengatasi kebutuhan tersebut diperkenalkan konsep hunian secara vertikal. Salah satu contohnya Rumah Susun. Untuk bangunan rumah susun penerapan sistem kadaster 2D kurang tepat, karena tidak dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Keterbatasan persil 2D ini mendorong lahirnya konsep kadaster 3D yang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi kepemilikan atas bagian properti rumah susun.Pada pembuatan sistem informasi kadaster 3D, perlu dilakukan pembuatan model 3D dan basis datanya. Pembuatan model 3D dilakukan dengan menggunakan software SketchUp Make, sedangkan untuk basis datanya menggunakan software PostgreSQL. Setelah kedua komponen tersebut terbentuk, kemudian komponen tersebut dihubungkan dan divisualisasikan pada website. Dalam pembuatan website dilakukan dengan bahasa pemrograman HTML, CSS dan PHP.Pada penelitian ini berhasil dilakukan pembuatan model 3D dari Rumah Susun Grudo Surabaya dengan tingkat ketelitian didasarkan pada LOD1, dan pembuatan sistem basis data kadaster 3D. Selain itu, model 3D tersebut berhasil divisualisasikan pada website Sistem Informasi Pendaftaran Kadaster 3D. Website tersebut dapat diakses secara online melalui www.tridisun-grudo.com. Dari website yang telah dibuat dilakukan uji kebergunaan. Berdasarkan hasil rekapitulasi uji kebergunaan terdapat 94 responden dengan presentase hasil sebesar 84,56%, sehingga website dikategorikan sangat layak.
Interpretasi Filter Fraser dan Karous-Hjelt Pada Data VLF-EM Untuk Mengidentifikasi Air Lindi di Area TPA Ngipik Khairul Yadi; Dwa Desa Warnana; Juan Pandu G.N.R.; Nila Sutra; Ria Asih A. Soemitro
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.964 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24356

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mendeteksi keberadaan air lindi dengan metode VLF  dimana pengolahan data yang dilakukan menggunakan Filter Fraser dan Karous-Hjlet. Hasil filter Fraser menghasilkan perpotongan grafik Inphase dan Quadrature yang mana anomali dapat dilihat jika grafik tersebut berpotongan pada saat Inphase negatif dan Quadrature positif sedangkan hasil Filter Karous-Hjelt menghasilkan penampang 2 dimensi dengan parameter rapat arus. Dari hasil penelitian diperoleh keberadaan air lindi  ditunjukkan oleh adanya anomali konduktif pada lintasan 1 berada pada posisi 75-125m, 140-160m dan 210-230m, untuk Lintasan 2 berada pada posisi 20-25 m dan 75-135 m, sedangkan  Lintasan 3 berada pada posisi 20-50m, 75-170 m dan 210-250 m. Hasil Filter Fraser dan Karous-Hjelt bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan air lindi yang diinterpretasi secara kualitatif dengan adanya  anomali yang bersifat konduktif, namun hanya bisa melihat anomali secara lateral (horizontal)
Rancang Bangun Pixel Art Converter Menggunakan Segmentasi berbasis K-means Clustering Yuna Sugianela; Nanik Suciati; Maulidan Bagus A.R
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.885 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24409

Abstract

Pixel art merupakan jenis aset grafis yang digunakan pada game. Untuk mengefisiensi pekerjaan pada industri game, diperlukan sebuah converter citra raster biasa menjadi pixel art. Tahapan dalam membangun aplikasi pixel art converter adalah mengubah warna menjadi aturan yang berlaku pada pixel art, lalu membuat tepi gambar menjadi jaggy yang merupakan ciri khas grafis pixel art. Algoritma segmentasi yang digunakan merupakan segmentasi berbasis k-means clustering. Segmentasi ini berguna untuk mengubah warna citra menjadi lebih sederhana. Citra hasil dari segmentasi k-means kemudian diolah menjadi citra yang memiliki tepian bergerigi atau jaggy yang merupakan ciri khas utama dari pixel art. Aplikasi dinyatakan telah memenuhi kebutuhan Tim Desain Maulidan Games. Kualitas citra hasil pixel art converter dipengaruhi oleh ukuran citra input, parameter nilai K untuk k-means clustering serta skala grid untuk membuat tepian jaggy. Nilai optimal yang digunakan untuk membuat pixel art yang baik yaitu, untuk citra gradient color nilai optimal nilai K untuk K-means adalah 25, sedangkan untuk citra flat color menggunakan nilai K 16, nilai skala grid untuk membuat tepian adalah 80, ukuran citra optimal adalah 100 x 100 piksel.
Ekstraksi Minyak Nilam dengan Menggunakan Metode Microwave Hydrodistillation dan Soxlet Extraction Mahmud Erfandi Syahputra; Defina Parasandi; Mahfud Mahfud
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.616 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24555

Abstract

Tanaman nilam merupakan salah satu tanaman menghasil minyak atsiri yang cukup penting sebagai komoditi ekspor Indonesia dan menyumbang devisa sekitar 60% dari total ekspor minyak atsiri nasional. Indonesia merupakan pemasok minyak nilam terbesar dunia dengan kontribusi 90%. Meskipun Indonesia merupakan penghasil minyak nilam terbesar, namun kualitasnya masih fluktuasi bahkan cenderung rendah. Hal ini terjadi karena kualitas bahan baku yang kurang bagus atau penggunaan alat ekstraksi dan teknologi proses yang kurang optimal. Dalam memperoleh minyak nilam metode soxhlet extraction menghasilkan yield yang tinggi, namun membutuhkan waktu lama dan pelarut n-Hexane. Oleh karena itu dikembangkan metode microwave hydrodistillation dengan kelebihan yaitu waktu ekstraksi yang singkat dan tidak menggunakan pelarut n-Hexane. Pada metode soxhlet ini digunakan variabel daun nilam kering cacah dengan pelarut n-Hexane. Sedangkan pada metode MHD digunakan variabel bahan daun nilam kering cacah daya 450 W dan pelarut air. Berdasarkan hasil penelitian diperolah yield minyak nilam dari metode soxhlet extraction mencapai 7,4741% dengan waktu ekstraksi 8 jam, sedangkan dengan metode microwave hydrodistillation diperoleh yield 5,8252% dengan waktu ekstraksi selama 3 jam. Selain itu, diketahui recovery dari metode microwave hydrodistillation sebesar 77,64%.
Analisis Perubahan Nilai Tanah Akibat Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014 DI Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Mohammad Ibnu Aqil; Yanto Budisusanto
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.209 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24628

Abstract

Erupsi Gunung Kelud tahun 2014 ini mengakibatkan kerusakan pemukiman, kerusakan fasilitas umum, serta kerusakan ladang-ladang sekitarnya. Kecamatan Ngancar merupaka salah satu daerah yang terkena dampak secara langsung karena terletak di lereng Gunung Kelud. Terjadinya perubahan kondisi fisik suatu wilayah dapat memicu perubahan nilai tanah di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengehitung perubahan nilai tanah.Penelitian ini dilakukan dengan menumpang tindihkan peta zona nilai tanah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri tahun 2013, 2014, dan 2015 menggunakan perangkat lunak pengolah data spasial untuk menghitung besar nilai tanah yang terjadi di lokasi penelitian. Data perubahan nilai tanah tersebut kemudian dilakukan uji korelasi dengan variabel bebas  yaitu jarak zona terhadap pusat letusan, jarak zona dari CBD, dan jarak zona dari jalan kolektor. Tujuannya ialah mengetahui seberapa besar pengaruh erupsi Gunung Kelud terhadap perubahan nilai tanah.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terjadi perubahan nilai tanah di Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Menurut hasil uji korelasi, erupsi Gunung Kelud 2014 tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap perubahan nilai tanah. Sehingga aktifitas gunung api bukan merupakan penyebab utama perubahan nilai tanah di Kecamatan Ngancar.
Pemodelan 3 Dimensi Candi Wringinlawang Menggunakan Metode Structure from Motion untuk Dokumentasi Cagar Budaya Selfi Naufatunnisa; Agung Budi Cahyono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.408 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24751

Abstract

Candi Wringinlawang merupakan salah satu cagar budaya peninggalan kerajaan Majapahit yang bertempat di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Dengan riwayat pemugaran terakhir pada tahun 1991/1992 s.d. 1994/1995, perlu dilakukan pendokumentasian sesuai dengan UU no 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.Seiring berkembangnya teknologi, penelitian untuk mendapatkan bentuk 3D banyak dilakukan seperti pengaplikasian Structure from Motion (SfM) dalam pendokumentasian cagar budaya. Karena untuk keperluan dokumentasi, diperlukan model 3D yang sudah bergeoreference dengan akurasi kurang dari 0.5 m sesuai dengan syarat bangunan dengan LoD 3.Penggunaan kamera non metrik Sony Exmor 12.4 M yang dibantu dengan wahana DJI Phantom 3 dalam pengambilan foto candi menghasilkan 155 buah foto, 465,487 titik sparse cloud, 5,996,415 titik dense cloud, 1,155,740 faces, dan 580,147 vertices. Setelah dilakukan analisa menggunakan titik ICP lapangan, didapatkan besar RMSEx=0.042 m, RMSEy=0.047 m, RMSEz=0.048 m.
Aplikasi Peta Interaktif Berbasis Teknologi Augmented Reality Kawasan Pariwisata Pulau Bawean Fakhrusy Luthfan Mahfuzh; Agung Budi Cahyono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.276 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24827

Abstract

Pulau Bawean merupakan salah satu kawasan pariwisata di Jawa Timur. Pulau Bawean terletak di Laut Jawa, sekitar 100 kilometer sebelah utara Kota Gresik. Kawasan Pariwisata Pulau Bawean masih sangat kurang dalam penyebaran informasi, jika dibandingkan dengan kawasan pariwisata lainnya.Dalam penelitian ini dilakukan sebuah pembuatan peta interaktif berbasis teknologi Augmented Reality kawasan pariwisata Pulau Bawean. Augmented Reality merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun 3 dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut secara real time. Peta interaktif kawasan pariwisata Pulau Bawean berbasis teknologi Augmented Reality akan ditampilkan dalam sebuah bentuk aplikasi smartphone. Sehingga informasi dapat menyebar luas dan diperoleh secara mudah.Peta interaktif berbasis teknologi Augmented Reality kawasan pariwisata berhasil diimplementasikan pada device android. Dalam hasil uji coba pengguna dapat melihat visualisasi pariwisata Pulau Bawean menggunakan device android. Dalam aplikasi tersebut digunakan 5 marker peta kawasan pariwisata yang terdapat di Pulau Bawean yang kemudian jika discan salah satu marker tersebut akan menampilkan sebuah peta 3D dari kawasan pariwisata di Pulau Bawean. Aplikasi dapat digunakan sebagai media informasi yang dapat menyebarkan informasi pada smartphone dengan tampilan yang user friendly dan mudah digunakan sehingga dapat digunakan oleh masyarakat

Page 8 of 37 | Total Record : 362