Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
186 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 1 (2018)"
:
186 Documents
clear
Aplikasi Web Manajemen Penjualan Air Galon Menggunakan Metode Just In Time
Richard Alvin Sianturi;
Daniel Oranova Siahaan;
Sarwosri Sarwosri
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.967 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28370
Perkembangan teknologi dijaman ini sudah sangat pesat. Banyaknya inovasi-inovasi baru yang muncul menyebabkan setiap orang harus mengikuti perkembangan jaman. Perkembangan teknologi ini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mengembangkan bisnis yang dijalaninya. Oleh sebab itu banyak perusahaan-perusahaan dan startup-startup lokal kalah bersaing di daerah nya sendiri. Hampir sebagian besar perusahaan-perusahaan lokal belum menerapkan teknologi yang baik di dalam sistem kerjanya terkhusus di bagian perusahaan air minum. Sehingga dibutuhkan sebuah aplikasi yang optimal untuk menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah ini. Tujuan dibangunnya aplikasi ini adalah untuk menerapkan metode Just In Time dalam sebuah perusahaan air minum untuk melihat bagaimana pengaruh metode ini terhadap perusahaan air minum. Metode Just In Time merupakan sebuah metode yang memproduksi sesuai dengan jumlah pemesanan. Dalam penelitian ini menggunakan sistem kerja Enterprise Resource Planning (ERP) dengan menerapkan empat modul yaitu Pengeluaran, Pendapatan, Penjualan dan Produksi. Metode forecasting digunakan dalam model Penjualan untuk memprediksi pesanan pelanggan kedepannya. Metode forecasting yang digunakan adalah Simple Moving Average yaitu menghitung rata-rata data dengan menambahkan harga penutupan dari data yang ada kemudian di bagi dengan jumlah periode waktu. Aplikasi ini diujicobakan pada perusahaan air minum bernama Bioneuro Water. Dalam pengujian aplikasi ini didapatkan hasil bahwa perusahaan Bioneuro Water cocok menggunakan metode Just In Time terbukti dengan menggunakan metode ini dapat mengurangi jumlah stock di gudang.
Autonomous Surface Vehicle sebagai Alat Pemantau Lingkungan Menggunakan Metode Navigasi Waypoint
Fadlila Rizki Saputra;
Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.501 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28493
Polusi lingkungan seperti gas dan cairan limbah banyak terdapat pada sungai, danau, serta pantai di sekitar area industri. Polusi tersebut dapat membahayakan kesehatan, sehingga diperlukan sebuah alat untuk pemantau kondisi udara dan air di sekitar perairan tersebut. Autonomous Surface Vehicle merupakan robot kapal yang dapat bergerak secara otomatis dari suatu titik ke titik lain dengan menggunakan metode waypoint. ASV dilengkapi dengan Global Positioning System, sensor gas MQ-7 untuk karbon monoksida, dan keasaman. ASV tersebut mampu menyusuri perairan dengan medan yang sulit dijangkau manusia. Ketika lokasi telah ditentukan, kapal akan bergerak secara otomatis dan mengukur kadar gas CO dalam satuan ppm serta tingkat keasaman air dalam satuan pH yang ada di sekitar lokasi kapal secara real-time. Hasil pengukuran data tersebut langsung dikirimkan ke pengguna melalui telemetri radio. Hasil pengujian sistem yang dilakukan di danau menunjukkan bahwa ASV mampu bergerak secara otomatis maupun manual untuk pengambilan data sensor. Pada pengukuran data sensor gas CO memiliki rerata kesalahan sebesar 5%, sedangkan pada pengukuran data sensor keasaman memiliki rerata kesalahan 13%. Sistem navigasi waypoint GPS memiliki rerata kesalahan jarak sebesar 2 meter. Berdasarkan perancangan dan pengujian sistem, ASV ini mampu memantau lingkungan secara otomatis sehingga dapat menginformasikan tingkat bahaya bagi kesehatan manusia.
Sistem Pendeteksi Kepatahan Mata Bor pada Mesin Cetak PCB Berdasarkan Analisa Getaran Spindle Menggunakan Teensy Board
Putra Trimardian Asri;
Muhammad Rivai;
Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1260.527 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28496
Pemanfaatan Computer Numerical Control (CNC) adalah salah satu bentuk penerapan teknologi industri yang membuat hasil produksi lebih presisi dan akurat. CNC juga dapat diterapkan pada proses pencetakan Printed Circuit Board (PCB) menggantikan proses pelarutan secara kimiawi yang tidak ramah lingkungan. Akan tetapi penggunaan pencetak PCB berbasis CNC memiliki risiko yakni patahnya mata bor. Pada penelitian ini telah dibuat suatu sistem pendeteksian kepatahan mata bor berdasarkan analisa getaran. Sensor yang digunakan untuk dapat mendeteksi getaran adalah MEMS accelerometer yang mempunyai kemampuan pengukuran sampai 3,6g. Untuk dapat mengenali kepatahan mata bor, perlu dilakukan pengolahan sinyal dengan menggunakan Fast Fourier Transform. Lebar spektrum frekuensi yang digunakan adalah 0-1000Hz. Pola spektrum frekuensi tersebut digunakan sebagai input Artificial Neural Network untuk dapat mengenali kepatahan mata bor. Pemrosesan Fast Fourier Transform dan Artificial Neural Network dilakukan pada Teensy 3.2 development board. Hasil eksperimen dengan kecepatan putaran spindle 30000 RPM menunjukkan bahwa Artificial Neural Network dapat mendeteksi kepatahan mata bor dengan tingkat keberhasilan 80%. Penggunaan jenis PCB yang lebih keras dapat meningkatkan keberhasilan menjadi 91.67%. Sistim ini diharapkan dapat diterapkan pada CNC sebagai pencetak PCB sehingga dapat lebih efisien pada konsumsi daya dan waktu.
Sistem Kontrol Tingkat Kekeruhan pada Aquarium Menggunakan Arduino Uno
Muhammad Syaif Ramadhan;
Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (597.03 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28499
Ikan berisiko terkena dampak buruk apabila menetap pada air keruh yang terekspos partikel halus. Peningkatan kekeruhan dapat berdampak pada penurunan tingkat harapan hidup embrio telur ikan. Pada penelitian ini telah dibuat suatu sistem yang dapat mengatur kekeruhan aquarium dengan memanfaatkan Turbidity Sensor. Sensor ini mempunyai ukuran kecil, dan praktis, serta kompatibel dengan mikrokontroler Arduino Uno. Output data analog dari sensor dikonversi oleh Analog to Digital Converter pada Arduino Uno menjadi data digital yang merepresentasikan tingkat kekeruhan. Kekeruhan akan dikendalikan oleh sistem dengan metode kontrol proporsional. Ketika kekeruhan diatas nilai yang dikehendaki, maka motor pompa akan mendapatkan perubahan Pulse Width Modulation (PWM) untuk mempercepat proses penyaringan. Pada pengujian yang dilakukan di aquarium menunjukkan bahwa pompa memiliki rentang debit antara 96,48 dan 120,96 mL/sec saat sensor menerima tingkat kekeruhan antara 0 dan 25 %. Hasil pengujian sistem keseluruhan menunjukkan bahwa adanya penurunan kekeruhan dari 5,76 % menjadi 2,14 % dalam waktu 15 jam.
Implementasi Struktur Data Rope pada Permasalahan SPOJ Alphabetic Rope
Desy Nurbaiti Rahmi;
Rully Soelaiman;
Abdul Munif
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29312
Permasalahan alphabetic rope merupakan sebuah permasalahan yang melibatkan sebuah rentang pencarian/query. Tipe query secara umum dibagi menjadi dua yaitu, operasi pencarian dan perubahan. Operasi perubahan pada suatu rentang akan menyebabkan perubahan hasil pencarian selanjutnya. Untuk menangani berbagai permasalahan pada operasi alphabetic rope yang harus dilakukan, dibutuhkan struktur data yang mampu mendukung operasi-operasi tersebut dengan efisien. Pada penelitian ini dirancang penyelesaian permasalahan alphabetic rope antara lain operasi pencarian karakter pada indeks ke-y pada konfigurasi rope saat ini, operasi memotong segmen rope pada indeks ke-x sampai y dan menggabungkan pada bagian depan rope, dan operasi memotong segmen rope pada indeks ke-x sampai y dan menggabungkan pada bagian belakang rope. Struktur data klasik yang biasa digunakan dalam penyelesaian permasalahan ini adalah stuktur data String. Namun penggunaan algoritma String masih kurang efisien dalam hal kecepatan dan kebutuhan memori. Pada penelitian ini digunakan struktur data Rope untuk menyelesaikan tipe-tipe operasi yang diberikan. Algoritma yang dirancang dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan benar dan memiliki pertumbuhan waktu secara logaritmik dengan kompleksitas waktu sebesar O(log N ) per query.
Sistem Pengamanan Gudang Senjata Menggunakan RFID dan Sidik Jari
Candra Yudianto;
Muhammad Rivai
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.699 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28505
Pengamanan gudang senjata menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pembinaan materiil dalam pelaksanaan tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara. Keamanan penyimpanan senjata diperlukan untuk mencegah terjadinya akses masuk ilegal, pencurian dan kehilangan senjata. Saat ini mekanisme pengambilan dan pengembalian senjata dilakukan dengan pencatatan secara manual. Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun sistem pengamanan gudang senjata yang menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) dan pengenalan sidik jari. Selanjutnya pemindai sidik jari digunakan sebagai pengidentifikasi personil dalam mengakses pintu gudang senjata. Identitas pemilik sidik jari yang terdaftar akan tertampil di LCD. Mikrokontroller Arduino Nano digunakan untuk membaca data dari modul RFID dan sidik jari, menggerakkan solenoid dan membunyikan alarm. Hasil pengujian terhadap penggunaan RFID menunjukkan bahwa jarak maksimum pembacaan kartu RFID senjata adalah sebesar 4 cm. Sedangkan hasil pengujian terhadap pemindai sidik jari memberikan akurasi 100% dalam pengenalan sidik jari yang telah didaftarkan. Tingkat keberhasilan pengenalan sidik jari juga ditentukan oleh kondisi permukaan ujung jari. Pengujian terhadap keseluruhan sistem menunjukkan hasil bahwa sistem ini dapat berjalan dan berfungsi dengan baik. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat dikembangkan agar dapat dimonitor secara online melalui sistem informasi pengamanan gudang senjata.
Modifikasi Route Discovery pada Ad-hoc On Demand Distance Vector (AODV) Berdasarkan Level Konektivitas One-Hop Node di VANETs
Aviananda Dwirahma Juliarti;
Radityo Anggoro;
Supeno Djanali
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28538
Vehicular Ad hoc Networks (VANETs) merupakan pengembangan dari Mobile Ad hoc Network (MANET) dimana node memiliki karakteristik dengan mobilitas yang sangat tinggi dan terbatas pada pola pergerakannya. Ada banyak routing protocol yang dapat diimplementasikan pada VANETs, salah satunya adalah Ad hoc On demand Distance Vector (AODV). AODV merupakan salah satu routing protocol yang termasuk dalam klasifikasi reactive routing protocol, sebuah protokol yang hanya akan membuat rute ketika node sumber membutuhkannya. AODV memiliki dua fase, yaitu route discovery dan route maintenance. Route discovery digunakan untuk meminta dan meneruskan informasi rute yang terdiri dari proses pengiriman Route Request (RREQ) dan Route Reply (RREP). Modifikasi pada Tugas Akhir ini akan dilakukan pada proses route discovery berdasarkan level konektivitas one-hop node, yaitu dengan cara mengeliminasi jumlah forwarding node yang bertugas untuk mengirim ulang (re-broadcast) RREQ. Hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan kinerja protokol AODV untuk mencari rute yang stabil dengan cara memodifikasi beberapa bagian dari mekanisme pengiriman paket RREQ. Dari hasil uji coba, AODV yang dimodifikasi berhasil meningkatkan nilai Packet Delivery Ratio (PDR) hingga 9,19%, penurunan nilai Routing Overhead (RO) hingga 2,17%, dan penurunan nilai Forwarded Route Request (RREQ F) hingga 31,62%.
Purwarupa Jaringan Sensor Medis Nirkabel Berbasis Komputasi Awan
David Puiterson;
Wirawan Wirawan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (872.344 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28548
Teknologi Wireless Sensor Network (WSN) merupakan bidang ilmu telekomunikasi yang mengembangkan suatu jaringan yang terdiri dari sensor terdistribusi dan terhubung secara nirkabel. Penelitian ini mengimplementasikan jaringan sensor nirkabel pada bidang medis dengan tujuan mempermudah proses monitoring kondisi tubuh pada lokasi berbeda antara node sensor dan pihak yang melakukan monitoring. Parameter yang diukur sensor terdiri dari detak jantung dan suhu badan. Jaringan sensor terhubung secara nirkabel dengan protokol 802.11 (wifi) yang dirutekan oleh gateway berupa router yang tersambung dengan internet. Data sensor akan dikirim menuju server awan dengan memanfaatkan teknologi Cloud Computing, yaitu teknologi dimana pusat jaringan dan sistem penyimpanan berada pada lokasi berbeda (remote) dari jaringan sensor. Purwarupa penelitian ini terdiri dari NodeMCU sebagai mikrokontroler, sensor detak jantung SEN11574 dan sensor suhu badan DS18B20, ESP8266 sebagai modul wifi, router AC750 dan jaringan ubidots sebagai penyedia layanan jaringan awan yang menghasilkan sebuah jaringan sensor medis nirkabel berbasis komputasi awan yang dapat memonitoring dan menyimpan data medis apabila terhubung dengan internet.
Analisa Teknik Dua Polinomial untuk Penekanan Sidelobe
Andi Yahya Lubis;
Eko Setijadi;
Puji Handayani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (902.972 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28550
Dalam radar, antena array sering digunakan karena memiliki nilai gain yang besar dan semakin banyaknya elemen yang digunakan nilai puncak sidelobe yang dihasilkan semakin rendah. Namun jumlah sidelobe akan semakin banyak dan sistem akan semakin kompleks. Untuk membatasi jumlah elemen, diperlukan metode yang menghasilkan nilai puncak sidelobe yang rendah. Metode sidelobe suppression (SLS) dengan teknik dua polinomial merupakan metode penekanan nilai sidelobe dengan cara mengalikan dua faktor array. Dengan jumlah elemen dan null yang ditentukan, pola radiasi yang didapat pada polinomial pertama digunakan untuk mencari posisi null kanan dan kiri yang berdekatan dengan mainlobe. Daerah diluar null tersebut dimanfaatkan untuk wilayah sidelobe serta digunakan untuk mencari bobot dari polinomial kedua yang ditujukan untuk penekanan sidelobe. Dalam penelitian ini, metode dibuat berdasarkan literatur penelitian Zafar-Ullah, Aqdas dan Fahad yang berjudul “Efficient Sidelobe Suppression by Matching Beam in Two Polynomial Technique”. Hasil simulasi kemudian dibandingkan dengan pola radiasi antena array uniform linier dengan 9 elemen dan jarak antar elemennya sebesar λ /2. Berdasarkan hasil simulasi, puncak sidelobe level (PSLL) yang dihasilkan pada antena array dengan metode dua polinomial sebesar -21,07 dB dan lebih rendah dibandingkan dengan PSLL pada antena array tanpa metode yaitu sebesar -11,92 dB.
Sistem Pemetaan Suhu Permukaan Lahan Menggunakan Sensor Inframerah untuk Pendeteksi Dini Kebakaran
Widya Yanuar Samsudin;
Muhammad Rivai;
Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (767.492 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28553
Saat ini kebakaran lahan sering terjadi di Indonesia. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara mendeteksi titik panas (hotspot) sebelum terjadinya kebakaran. Titik panas adalah daerah yang memiliki suhu permukaan relatif lebih tinggi dibandingkan daerah di sekitarnya. Pada penelitian ini telah dirancang suatu sistem pencegahan yang dapat memetakan suhu suatu permukaan area atau lahan. Pengukur suhu berupa sensor inframerah thermopile akan mengukur intensitas cahaya inframerah yang terpancar dari suatu titik atau objek tanpa kontak. Intensitas cahaya inframerah ini proporsional terhadap suhu objek tersebut. Tegangan keluaran dari sensor thermopile dikuatkan oleh rangkaian pengondisi sinyal dan kemudian dibaca Analog to Digital Converter pada mikrokontroler Arduino Nano. Sistem pemindai yang menggunakan motor servo dan motor stepper digunakan untuk mengubah arah titik pengukuran suhu beberapa titik dalam area lahan sehingga suhu suatu area di sekitar sistem dapat dipetakan. Data-data suhu pada area tersebut kemudian divisualisasikan pada perangkat lunak pemetaan komputer yang dirancang menggunakan IDE Microsoft Visual Studio. Sistem pengukur suhu berdasarkan sensor inframerah thermopile dapat mengukur suhu tanpa kontak dengan rerata kesalahan sebesar 6,4% pada rentang pengukuran suhu 37 ºC s.d. 170 ºC.