cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
SISTEM PENGENDALIAN TEMPERATUR PADA DINDING BIOREAKTOR ANAEROB SECARA REAL TIME Ika Nurina Rachmawati; Rony Dwi Noriyati; Totok Soehartanto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.505 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3258

Abstract

Temperatur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses anaerob pada bioreaktor. Dimana pertumbuhan mikroorganisme dipengaruhi oleh perubahan suhu. Maka dari itu akan dilakukan pengendalian temperatur secara real-time pada dinding tabung bioreaktor anaerob. Pengendalian temperatur berguna untuk menjaga suhu permukaan bioreaktor saat terjadi perubahan cuaca dari luar. Sebab jika temperatur dinding dijaga pada suhu 35 0C maka temperatur dalam tabung bioreaktor akan berada pada range operasionalnya. Sistem pengendalian temperatur pada dinding bioreaktor berupa elemen pemanas atau heater yang diletakkan pada dinding bioreaktor. Pengukuran temperatur dilakukan pada 3 posisi yaitu temperatur luar, temperature dinding dan temperatur dalam tabung bioreaktor. Pengujian sistem pengendalian dilakukan dengan memberi gangguan pada dinding bioreaktor berupa aliran air dingin pada dinding bioreaktor ketika kondisi telah stabil dengan mengamati pHnya. Pemberian gangguan dilakukan selama beberapa saat hingga terjadi penurunan temperatur di dalam tabung bioreaktor. Dengan turunnya temperatur maka kontroler akan bekerja untuk mencapai temperatur yang diinginkan sesuai dengan setpoint yang diberikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pengendalian temperatur berhasil menjaga suhu dinding bioreaktor anaerob pada suhu 35 0C dari temperatur 25 0C dalam waktu 1900 detik.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Level Dan Pressure Steam Generator Pada Simulator Mixing Process Di Workshop Instrumentasi Eko Lutfi Ghozali; Fitri Adi Iskandarianto; Mochamad Ilyas
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.275 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3259

Abstract

Pencampuran bahan merupakan salah satu proses penting dalam industri. Jika dalam industri proses memiliki sistem mixing process yang tidak sempurna, maka produk yang dihasilkan juga tidak akan sempurna. Di workshop instrumentasi sendiri belum ada plant mixing process, untuk itu maka pada tugas akhir ini dibuatlah simulator mixing process. Pada judul tugas ini dikhususkan pada pembuatan bagian steam generator. Steam generator yang akan dibuat memiliki dua pengendalian, yaitu pengendalian level dan pengendalian pressure. Pengendalian level disini digunakan metode on-off, sedangkan untuk pengendalian pressure digunakan metode PID. Untuk pengendalian PID dilakukan 2 jenis tuning, yaitu trial error dan Ziegler Nichols. Setelah melakukan penalaan nilai Kp, Ti, dan Td untuk sistem ditentukanlah nilai Kp sebesar 0.1, nilai Ti sebesar 2.4, dan nilai Td sebesar 2. Penerapan metode PID pada sistem kontrol pressure menghasilkan respon yang cukup baik. Kriteria performansi sistem pressure menghasilkan maksimum overshoot 14.2% dan nilai settling time sebesar 25 detik. Selanjutnya untuk pengujian tracking set point didapat grafik respon yang cukup baik, itu dibuktikan dengan proses variabel yang selalu mengikuti saat set point diubah-ubah.
Implementasi Estimator Kecepatan Pertumbuhan Mikroorganisme pada Bioreaktor Anaerob Dewinta Ria Wardhani; Ronny Dwi Noriyati; Totok Soehartanto
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3260

Abstract

Mikroba memiliki peranan yang sangat penting dalam produktivitas biogas pada pengolahan limbah bahan organik khususnya kotoran ternak pada bioreaktor anaerob, dimana dalam pengolahanya bakteri dipengaruhi oleh nutrisi, pH dan temperatur. Sehingga akan mempengaruhi produk biogas yang dihasilkan. Agar mendapatkan hasil biogas yang diharapkan maka diperlukan sebuah monitoring kecepatan pertumbuhan mikroorganisme. Namun saat ini belum ada alat untuk memonitoring secara langsung sehingga diperlukan sebuah estimator untuk memprediksi pertumbuhan mikroorganisme, untuk memprediksi pertumbuhan mikroorganisme berdasarkan parameter pH dan volume yang diukur. Estimator bekerja berdasarkan model matematis dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan arsitektur Backpropagation dengan metode Lavenberg Marquardt. Estimator yang telah dihasilkan secara offline memiliki input berupa pH dan volume yang dianalogikan melalui tegangan dari potensiometer. Pada penelitian ini akan di implementasikan estimator kecepatan pertumbuhan mikroorganisme (µ) secara online pada bioreaktor anaerob yang digunakan untuk mengekstrak kotoran ternak. Dari pengukuran secara online dan offline didapatkan nilai µ terbaik pada pengukuran secara online yaitu 7,5 pada pH 7,45 dan volume 0,05 L sedangkan nilai µ terbaik pada simulasi 7,3092 pada pH 5,47 dan volume 0,0106 L
Sinkronisasi Waktu Kerja antara Operator Supply Part dan Mainline di Unit Produksi PT.TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) Ellisa Kusuma Dewi; Fitri Adi Iskandarianto; Agung Budiono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1198.13 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.3272

Abstract

Dalam dunia manufaktur waktu line stop adalah masalah yang besar karena akan mengganggu kapasitas produksi. Data waktu line stop yang disebabkan oleh keterlambatan operator pada bulan April - October 2012 menampilkan bahwa 51.39% terjadi di area supply part. Masalah ini terjadi karena belum ada SOP yang mengatur antara supply part dengan mainline dalam hal pengiriman small part, dan tidak ada visualisasi waktu kerja operator supply part yang sinkron dengan operator mainline. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menyinkronisasi waktu kerja antara operator supply part dan mainline, dengan cara menambahkan sinyal informasi mengenai waktu kerja operator di area supply part dalam bentuk indikator lampu berbasis PLC. Informasi ini berupa sinyal waktu kerja operator yaitu :start cycle, working process, middle cycle, warning start dan line stop. Setelah adanya penambahan sinyal informasi untuk operator supply part, sinkronisasi waktu kerja operator berhasil dilakukan sesuai standar kerja operator dan sinkron dengan waktu kerja operator mainline yaitu selama 88 detik.Waktu line stop dalam dua bulan terakhir berkurang sebesar 1080 detik dan 1170 detik.
Pengaruh Media Pendingin pada Heat Treatment Terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Friction Wedge AISI 1340 Bayu Adie Septianto; Yuli Setiyorini
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.891 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3846

Abstract

Baja AISI 1340 termasuk baja paduan rendah dengan komposisi karbon 0.38-0.43% dan Mangan 1,78%. Baja ini digunakan untuk komponen kereta api Friction Wedge yang memiliki standar kekerasan minimal 300 BHN. Untuk menambah kekerasan, salah satu cara yang digunakan adalah heat treatment. Pada penelitian ini variasi yang digunakan adalah media pendingin air, oli SAE 20W, PVA 20% dan pendinginan udara pada tempertaur austenitisasi 8400C dan waktu tahan 20 menit. Kekerasan yang dihasilkan oleh media pendingin air adalah 556,6 BHN, sedangkan quench oli dan polimer 461,8 BHN dan 416 BHN. Pada pendinginan udara dihasilkan kekerasan dibawah 300 BHN. Perbedaan media pendingin berpengaruh terhadap struktur mikro yang terbentuk. Pada pendinginan dengan media air dan oli diperoleh struktur martensit dengan bentuk kristal BCT. Sedangkan pada pendinginan udara terbentuk struktur ferrit dan perlit dengan bentuk kristal BCC. Selain berpengaruh pada sifat mekanik dan struktur mikronya, variasi media pendingin juga memberikan efek terhadap sifat termalnya dan berpengaruh terhadap elongation pada temperatur maksimum kerja. Dari hasil uji TMA, performa paling baik pada temperatur 300oC dihasilkan pada pendinginan quench oli SAE 20W, dengan pertambahan panjang sebesar 0,65%.
Desain Sistem Kontrol Menggunakan Fuzzy Gain Scheduling Untuk Unit Boiler-Turbine Nonlinear Dariska Kukuh Wahyudianto; Trihastuti Agustinah
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.711 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3409

Abstract

Boiler-turbine adalah suatu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam skala kecil. Pada makalah ini membahas tentang permasalahan pengaturan tekanan drum dan daya output pada boiler-turbine plant. Sedangkan variabel perbedaan level air pada drum dijaga tetap konstan. Kontroler fuzzy gain scheduling didesain untuk mengatasi permasalahan tersebut. Model nonlinear boiler-turbine plant direpresentasikan ke dalam model fuzzy Takagi-Sugeno melalui beberapa titik kerja. Kontroler state feedback disusun dengan konsep Parallel Distributed Compensation (PDC). Gain kontroler diperoleh melalui metode pole placement. Hasil simulasi menunjukkan bahwa respon tekanan drum dan daya output mampu mengikuti sinyal referensi yang diberikan.
Karakterisasi Sifat Fisis Lumpur Panas Sidoarjo dengan Aktivasi Kimia dan Fisika Rendra Syam Mustopa; Doty Dewi Risanti
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.932 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3415

Abstract

Lumpur panas Sidoarjo merupakan bencana yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak kerugiannya adalah dengan memanfaatkannya. Dari hasil penelitian sebelumnya lumpur mampu dimanfaatkan sebagai adsorben dan bahan bangunan. Untuk mengetahui performansinya diperlukan karakterisasi secara kimia dengan menggunakan HCl 3M maupun NaOH 3M dan pengaruhnya terhadap aktivasi fisika melalui proses kalsinasi. Dari hasil karakterisasi dengan menggunakan SEM-EDX, XRD, FTIR, DTA, TGA-DSC, dan BET menunjukkan bahwa lumpur yang diaduk selama 1 jam pada larutan HCl 3M dan dikalsinasi pada suhu 800 oC selama 1 jam (H800) memiliki performansi terbaik.
Analisis Orientation Distribution Function (ODF) Unsur Nb dan Senyawa Intermetalik Superkonduktor Nb3Sn Kholifatul Aniswatin; Doty Dewi Risanti; Andika Widya Pramono
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.512 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3477

Abstract

Perkembangan tekstur pada bahan polikristal memngkinkan peningkatan sifat fisik bahan, diantaranya superkonduktivitas. Penelitian ini menggunakan pelet Nb-Sn hasil metalurgi serbuk dengan dan tanpa sintering. Sintering dilakukan pada temperatur 700 oC selama 96 jam. Tekstur Niobium (Nb) murni dan senyawa intermetalik Nb3Sn diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan XRD Brüker D8 Advance Goniometer berupa data pole figure, invers pole figure dan orientation distribution function (ODF). Secara umum, melalui analisa pole figure, proses sintering mengakibatkan perubahan orientasi distribusi kristal dari orientasi simetris atau acak menjadi orientasi pada arah tertentu. Dari hasil analisa ODF, diperoleh bahwa terdapat kecenderungan orientasi pada arah tertentu akibat kompaksi uniaxial. Disamping itu, terjadi perubahan intensitas dan perubahan orientasi akibat proses sintering. Berdasarkan analisa ODF, diketahui bahwa Niobium memiliki komponen utama Brass S dan Copper dan komponen penunjang Cube dan Goss. Intensitas maksimal komponen utama tersebut beralih pada S, Brass, Copper saat dilakukan sintering. Sedangkan Nb3Sn memiliki komponen utama Copper, S, Brass dan komponen penunjang Cube dan Goss. Setelah sintering, intensitas maksimal beralih pada komponen Copper, Goss dan Brass dengan intensitas Copper menurun dari 50,4 menjadi 39,3 multiple of a random distribution (m.r.d).
Pengujian Parameter Biji Sorghum dan Pengaruh Analisa Total Asam Laktat dan pH pada Tepung Sorghum Terfermentasi Menggunakan Baker’s Yeast (Saccharomyces Cereviceae) Amelinda Angelina; Theresia Rosiana; Nur Istianah; Setiyo Gunawan; Anil Kumar Anal
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.439 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3493

Abstract

Sorghum, Sorghum bicolor (L) Moench, adalah sereal paling penting kelima setelah beras, jagung, barley dan gandum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan substitusi biji sorghum terhadap tepung terigu bisa mencapai 50-75%, walaupun nilai protein pembentuk glutennya tidak dapat menyamai tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh waktu fermentasi terhadap penurunan total asam laktat, nilai pH, dan jumlah total khamir (baker’s yeast) tanpa menggunakan nutrient kimia tambahan . Analisa komposisi biji sorghum yang diinvestigasi dalam keadaan wet basis dari laboratorium menghasilkan kadar air, lemak, serat, protein, karbohidrat, dan abu masing-masing sebesar 12.85%, 3.10%, 0.56%, 5.87%, 75.82%, dan 1.79%. Untuk nilai energi total dengan metode bomb kalori didapatkan 4375.94 kcal/kg. Pengujian biji sorghum menghasilkan C-organik sebesar 12,47%. Berdasarkan analisa didapatkan hasil optimal dalam membuat tepung sorghum terfermentasi pada proses fermentasi 60 jam dengan jumlah yeast yang dihasilkan 1,7 x 105 sel/ml dengan kondisi yield % asam laktat 0,214%.
Pengambilan Minyak Atsiri dari Bunga Kenanga Menggunakan Metode Hydro-Distillation dengan Pemanas Microwave Moch. Aris Setyawan; Mohammad Zakariyya; mahfud mahfud
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.43 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses penyulingan minyak kenanga dengan menggunakan metode Hydro-distillation dengan pemanas microwave. Selain itu, juga untuk mempelajari beberapa faktor yang berpengaruh seperti kondisi operasi daya microwave, rasio massa bahan terhadap pelarut air, dan kondisi bunga segar atau layu. Metode pemisahan minyak atsiri yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hydrodistillation dengan pemanas microwave dalam keadaan atmosferik. Pertama-tama sampel bunga segar (S) dan bunga layu (L) yang telah dirajang dimasukkan ke dalam labu distiller bervolume 1000 mL sebanyak 100, 150, dan 200 gram untuk sampel bunga segar dan layu. Kemudian ditambahkan 300 mL aquades, sehingga rasio massa terhadap volume distiller yang digunakan berturut-turut adalah 0,4; 0,45; dan 0,5. Kondensor dialiri dengan air dan mulai dilakukan pemanasan menggunakan alat microwave pada daya 264, 400, dan 600 Watt. Proses pemisahan dilakukan selama 180 menit dengan pengamatan setiap 20 menit. Pada setiap pengamatan akan diperoleh minyak atsiri dan air distilat. Air distilat dimasukkan kembali ke dalam labu distiller dengan volume secukupnya untuk merendam bunga yang masih didalam labu. Sedangkan, minyak atsiri yang diperoleh ditampung dan diukur volume serta massanya, dan disimpan di dalam botol kecil. Dari hasil penelitian diperoleh data % rendemen, dan sifat fisik minyak kenanga berupa specific gravity, indeks bias, bilangan asam dan kadar β-caryophyllene dalam minyak kenanga. Dan dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa (1) metode Microwave Hydro distillation dapat digunakan untuk mengambil minyak atsiri dalam bunga kenanga, (2) minyak kenanga yang dihasilkan melalui metode Microwave Hydrodistillation memiliki properti fisik (indeks bias, specific gravity, dan bilangan asam) yang memenuhi SNI, (3) bunga kenanga segar memiliki % rendemen lebih besar daripada bunga layu, dan (4) untuk mendapatkan % rendemen yang maksimum, rasio yang tepat antara masa bahan beserta pelarut dibandingkan dengan volume distiller adalah 0,4 dengan daya 400 watt.