cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Optimasi Pemilihan Supplier dan Alokasi Supply Batubara Pada PLTU Kapasitas 615MW dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Proces dan Goal Programming (Studi Kasus PT.XYZ) Muhammad Asvin Imaduddin; Edwin Riksakomara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.939 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23158

Abstract

Supplier merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pada perusahaan yang baik dan sehat ketika kondisi supplier tidak sedang baik maka perusahaan tidak terlalu mendapatkan kerugian. Pemilihan supplier sendiri merupakan salah satu kegiatan strategis bagi perusahaan dalam proses bisnisnya apabila supplier memasok barang barang yang kritis dan dalam jangka waktu yang panjang bagi perusahaan sehingga perusahaan harus dapat mempertimbangkan dengan baik pemilihan supplier tersebut. Dalam mengatasi masalah tersebut, penulis mencoba mengimplementasikan pendekatan analytical hierarchy process dengan goal programming dengan terintegrasi, sehingga dapat menghasilkan hasil yang baik dalam pemilihan supplier dengan kriteria lebih dari satu, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada hasil penelitian didapatkan bukti bahwa metode AHP dapat digunakan dengan baik untuk membantu proses pemilihan supplier dengan 3 kriteria dan 7 subkriteria.  Hasil proses pemilihan supplier dengan menggunakan metode AHP didapatkan hasil 3  terbaik dari 12 supplier dengan nilai pada PT. H sebesar 81.6, PT F sebesar 80.2, dan PT. I sebesar 79.6. Dalam jangka waktu satu tahun PT. H mendapatkan alokasi supply sebesar 3000000 ton, PT. F sebesar 500000 ton, dan PT. I sebesar 500000 ton.
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN PROSES BISNIS DAN KESIAPAN TEKNOLOGI INFORMASI STUDI KASUS USAHA GARMEN MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI JAWA TIMUR Nadya Chandra Rosianti; Mahendrawathi ER
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.441 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23160

Abstract

UMKM merupakan salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi negara. Seiring berkembangnya teknologi informasi saat ini, UMKM harus meningkatkan inovasi karena ketatnya persaingan bisnis. Salah satu strategi peningkatan daya saing UMKM adalah pendampingan serta peningkatan kapasitas TI. Dilihat dari kondisi UMKM terkini, mayoritas UMKM gagal mengimplementasikan TI karena ketidaksesuaian tingkat kesiapan TI dengan infrastruktur TI yang diimplementasikan. Sebagai penentu keputusan, pemilik UMKM perlu memahami pentingnya tingkat kematangan proses bisnis dan kesiapan penerapan TI. Penelitian ini mengukur tingkat kematangan proses bisnis dan kesiapan penerapan TI pada perusahaan garmen berskala kecil berdasarkan metode BPOMM dari McCormack. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan berbasis studi kasus pada UMKM di Jawa Timur. Untuk aspek Dukungan Sistem Informasi pada BPOMM, penelitian ini mengarahkan ke arah kesiapan TI karena pada penelitian McCormack lebih berfokus pada perusahaan yang telah mengimplementasikan TI, sedangkan mayoritas UMKM di Indonesia belum. Aspek penilaian yang digunakan adalah infrastruktur, aplikasi, dan SDM TI. Pada penelitian ini diperoleh nilai kematangan proses bisnis dan kesiapan penerapan TI dari sepuluh UMKM garmen yang diteliti. Untuk nilai kematangan proses bisnis, UMKM berada pada Tingkat 2 yaitu Defined dengan nilai kesiapan penerapan teknologi berada di tingkat Tinggi. Hasil akhir dari penilaian dua elemen tersebut dikaitkan dan diprofilkan. 
Rancang Bangun Fitur Pengelolaan Penyaringan Produk pada Situs Penjualan Produk Perangkat Lunak untuk Mempermudah Pencarian Umar Al Aqsho; Rully Agus Hendrawan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.293 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23164

Abstract

Produk merupakan informasi yang dicari oleh pengguna, pengguna dapat berbagi, berkomentar, berlangganan, menyumbangkan, mengikuti atau membeli dari produk yang tersebar secara online. Saat ini, pengguna perlu memikirkan atau melakukan brainstorm keyword jika ingin mencari produk yang dibutuhkan. Namun, sering kali keyword untuk mencari produk yang dibutuhkan tersebut tidak terpikirkan dan keyword harus terus menerus dipertajam. Sehingga pengguna butuh usaha lebih untuk memahami kebutuhan dirinya sendiri. Pengguna juga tidak dapat menemukan produk yang mereka butuhkan dikarenakan salah memasukan keyword pencarian, meskipun sebenarnya produk/solusi tersedia. Filter search mengacu kepada: teknik untuk mengakses informasi yang telah ditata berdasarkan klasifikasi, yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi kumpulan informasi dengan menerapkan beberapa nilai terhadap pencariannya. Pembangunan prototipe dengan tujuan mendapatkan upan balik sehingga dapat menciptakan hasil akhir yang baik serta dapat dilakukan pengujian kepada pengguna secara langsung mengenai pencarian dan penyaringan produk, dengan pengujian dapat diketahui bahwa produk yang pengguna cari dan pilih sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mereka Dihasilkan penyimpanan pencarian dan penyaringan yang telah dilakukan oleh pengguna menjadi sebuah template pencarian. Dengan diciptakannya prototipe aplikasi ini didapatkan 71,25 kemudahan penggunaan yang menunjukan prototipe dapat digunakan untuk memudahkan pengguna dalam mencari produk aplikasi yang dibutuhkan.
Model Sistem Dinamik Untuk Pengembangan Smart Economy (Studi Kasus: Kota Surabaya) Andre Firmansyah; Erma Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23167

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu dari kota besar yang memiliki perkembangan yang cukup pesat dalam bidang ekonomi. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kota Surabaya terus mengalami kenaikan sampai tahun 2015. Hal ini menujukkan perekonomian di Surabaya begitu progresif. Oleh karena itu konsep Smart Economy perlu dikembangkan dengan baik. Menurut ISO 37120 sebagai standar dari smart city, indikator utama ekonomi dalam smart city adalah jumlah pengangguran dan jumlah kemiskinan. Maka untuk mengembangkan smart economy, diperlukan analisis dalam pengembangannya berupa model simulasi smart economy. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan model smart economy adalah sistem dinamik dengan pertimbangan bahwa model bersifat non linear dan dinamis. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan faktor ekonomi makro. Selanjutnya dilakukan skenariosasi struktur dan parameter. Dari skenario tersebut kemudian dilakukan studi komprehensif jangka panjang. Hasil dari pembuatan skenario struktur dan parameter didapatkan skenario terbaik. Skenario struktur terbaik yang paling dapat mengurangi rata-rata persentase penduduk miskin terhadap populasi adalah skenario struktur variabel investasi, yaitu sebesar 6.24 %. Sedangkan skenario parameter terbaik yang paling dapat mengurangi rata-rata persentase penduduk miskin adalah skenario optimistic, yaitu sebesar 5.62 %. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan untuk smart economy sebagai langkah kota Surabaya menuju smart city.
Otomasi Proses Administrasi Pre-Production Sampling (PPS) pada Industri Manufaktur Baju Anak Richardo Tiono; Mahendrawathi ER
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.184 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23168

Abstract

UD. XYZ merupakan salah satu usaha tingkat menengah yang ada di Surabaya. Dalam kesehariannya, UD. XYZ membuat desain baju sekaligus memproduksi baju secara borongan untuk sebuah perusahaan Reseller. Alur dari produksi di UD. XYZ dimulai ketika pemilik UD. XYZ membuat sebuah desain baju yang disetujui oleh Reseller. Setelah mendapat persetujuan, UD. XYZ akan melakukan proses pembuatan sample untuk mendapat persetujuan produksi masal dari Reseller. Permasalahan yang sering muncul adalah miskomunikasi yang mengakibatkan pada jumlah biaya produksi yang semakin besar. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut akan dilakukan otomasi sistem administrasi. Tahapan pertama yang akan digunakan untuk melakukan otomasi adalah melakukan identifikasi proses bisnis yang digunakan oleh perusahaan. Dengan berdasarkan hasil identifikasi akan dibuat model As-is dari perusahaan. Berdasarkan dari model As-is akan dilakukan analisis untuk membuat model To-be. Model To-be ini yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang akan menjadi sistem otomasi administrasi PPS. Harapannya dengan dilakukan otomasi proses bisnis di bagian administrasi PPS, akan memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pencatatan jumlah desain dan jumlah sablon sekaligus mempermudah pemilik usaha untuk melakukan pengecekan seluruh proses PPS kedepannya.
Perbandingan Model Bisnis Perusahaan Jaringan Transportasi di Indonesia Dalam Perspektif Platform Design Toolkit V.2 Hafizudin Wirawan; Arif Wibisono; Anna Shifia Nisafani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.196 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23174

Abstract

Pasar layanan jaringan transportasi cukup luas dan terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Akan tetapi pemain kunci di dalam bisnis ini masih didominasi oleh pemain lama seperti Go-Jek, Grab, dan Uber. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model-model bisnis yang diterapkan oleh platform perusahaan jaringan transportasi. Dalam melakukan perbandingan, penelitian ini menggunakan framework Platform Design Toolkit v.2 (PDT). Di dalam PDT terdapat sembilan komponen model bisnis yang akan dianalisis. Data didapatkan melalui web review, app review, dan literature review. Penelitian ini mengambil studi kasus perusahaan jaringan transportasi di Indonesia. Penelitian memilih Indonesia, karena Indonesia adalah negara dengan nilai ekonomi terbesar di ASEAN. Ada 4 perusahaan yang kami analisis antara lain: Go-Jek, Grab, Uber, Ojek Syar’i. Hasil dari studi ini adalah pemetaan perbandingan model bisnis antara perusahaan jaringan transportasi di Indonesia. Dalam penelitian ini ditemukan fakta-fakta mengenai model bisnis perusahaan jaringan transportai di Indonesia. Fakta tersebut antara lain mengenai peran penting investor asing terhadap perkembangan perusahaan jaringan transportasi, nilai unggul armada sebuah perusahaan jaringan transportasi, mitra-mitra dari perusahaan jaringan transportasi, channel yang diberikan perusahaan untuk berkomunikasi dengan pengguna, dan nilai unggul layanan dari perusahaan jaringan transportasi satu diantara lainnya.
Deteksi Jenis Kendaraan di Jalan Menggunakan OpenCV Alvin Lazaro; Joko Lianto Buliali; Bilqis Amaliah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.25 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23175

Abstract

Jenis kendaraan yang melewati suatu ruas jalan dapat diketahui secara komputasi dengan mencocokkan fitur kendaran yang terdeteksi dengan fitur kendaraan standar masing-masing jeniskendaraan. Dengan mencapture frame image yang memuat kendaraan di jalan, OpenCV dapat mencocokkan fitur kendaraan tersebut dengan fitur kendaraan standar masing-masing jeniskendaraan, sehingga jenis kendaraan pada frame image dapat diketahui.
Analisis Frekuensi Kemunculan Fase Dalam Sales Process Pada Penjualan Perlengkapan Masak Berbasis Mobile Chat (Studi Kasus: Forbento.Com) Muchammad Fahmi Zamroni; Arif Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.136 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23178

Abstract

Berkembangnya mobile chat sebagai saluran penjualan menuntut para pelaku bisnis untuk terus melakukan perbaikan terhadap proses penjualan yang dilakukannya. Masalah yang muncul adalah fase-fase penjualan yang terjadi bersifat acak dan tidak terstruktur. Hal ini membuat pelaku bisnis sulit menentukan prioritas perbaikan pada sales process, utamanya untuk meningkatkan penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan fase-fase pada sales process. Dalam penelitian ini, kami melakukan pengembangan fase-fase pada sales process untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, antara lain making initial contact, exploration, bargaining, ordering, delivery product, payment, complaining, dan closing. Kemudian, kami memetakan percakapan di masing-masing saluran tersebut secara manual ke dalam fase-fase sales process. Kami menggunakan statistika deskriptif dan sequential pattern mining – algoritma prefixspan untuk menganalisis data selama 3 bulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fase yang paling banyak dilakukan pada sales process dari segi probabilitas kemunculan fase, proporsi fase dalam satu kali percakapan dan frekuensi kemunculan adalah exploration. Pola urutan kemunculan fase yang paling sering terjadi adalah initiation, exploration, exploration, ordering, payment, delivery product, dan closing. Serta, proses tawar menawar memiliki pola urutan yang tidak tetap atau acak sesuai dengan kebiasaan pelanggan 
Peramalan Harga Garam Konsumsi Menggunakan Artificial Neural Network Feedforward-Backpropagation (Studi Kasus : PT. Garam Mas, Rembang, Jawa Tengah) Mochammad Yusuf Habibi; Edwin Riksakomara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.516 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23200

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas strategis, karena selain merupakan kebutuhan pokok manusia, garam juga digunakan sebagai bahan baku industri. Indonesia menjadi salah satu negara yang memproduksi garam. Akan tetapi Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan garam dalam negeri. Kabupaten Rembang sebagai salah satu daerah penghasil garam, baik garam konsumsi maupun garam industri. Salah satu perusahaan yang mengolah garam adalah PT. Garam Mas. Pada perusahaan tersebut sudah melayani permintaan pasar di wilayah Jawa Tengah-DIY dan sebagian wilayah Sumatra.Masih banyak industri di Indonesia yang memilih garam impor dibandingkan dengan garam lokal. Hal tersebut sangat merugikan, baik bagi petani maupun bagi pemilik usaha pengolahan garam. Karena membuat harga garam lokal menjadi tidak menentu. Untuk itu perlu dibuat strategi bisnis yang tepat agar dapat meminimalisir kerugian tersebut. Untuk mendukung strategi tersebut perlu dilakukan sebuah permalan harga garam. Dimana hasil peramalan dapat dijadikan acuan untuk mengatur strategi bisnis yang tepat. Pada penelitian ini, digunakan metode Artificial Neural Network. Model yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki nilai MAPE sebesar 4.394%.
Analisis Topik Informasi Publik Media Sosial di Surabaya Menggunakan Pemodelan Latent Dirichlet Allocation (LDA) Kusnanta Bramantya Putra; Renny Pradina Kusumawardani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.356 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23205

Abstract

Radio Suara Surabaya mengembangkan siaran interaktif berbasis jurnalistik masyarakat, dimana gagasan ini melibatkan partisipasi warga dalam melaporkan peristiwa kepada penyiar radio yang sedang bertugas. Laporan masyarakat yang masuk kemudian disebarluaskan kembali baik melalui siaran radio maupun media social untuk memberikan informasi kepada masyarakat.Tingginya jumlah laporan perhari yang masuk melalui media social dan beragamnya topik dari laporan tersebut menimbulkan kesulitan dalam mengidentifikasi suatu topik dari kumpulan laporan media social masyarakat dan menghabiskan banyak waktu jika dilakukan secara manual oleh manusia.Dengan kondisi demikian, dibutuhkan suatu pemodelan topik yang mampu secara otomatis mengklasifikasikan pesan media social ke dalam topik-topik yang muncul dari hasil pemodelan. Pemodelan topik dilakukan dengan metode Latent Dirichlet Allocation (LDA), sebuah metode text mining untuk menemukan pola tertentu pada sebuah dokumen dengan menghasilkan beberapa macam topik yang berbeda. Eksperimen pemodelan topic dengan metode LDA menyimpulkan bahwa jumlah topik yang terdapat dalam pesan media social adalah 4 topik. Hasil eksperimen ini telah diuji secara mesin dan diuji kemudahannya untuk diinterpretasi oleh manusia melalui uji koherensi topik. Kesimpulan dari uji koherensi topik menyatakan bahwa model yang dihasilkan dengan metode LDA pada studi kasus ini dapat diinterpretasi manusia dengan baik.

Page 51 of 398 | Total Record : 3978