cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015)" : 142 Documents clear
Viabilitas Bacillus S1, SS19 dan DA11 pada Medium yang Terpapar Logam Kromium (Cr) Adisya Prima Nurmalita Sari; Enny - Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.225 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.14048

Abstract

Kromium (Cr) tergolong logam berat yang dapat masuk ke lingkungan melalui limbah industri sehingga mencemari lingkungan. Telah diketahui terdapat bakteri resisten Cr yang diisolasi dari limbah yang mengandung logam Cr. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resistensi dan viabilitas Bacillus yang tercekam Cr. Uji resistensi Bacillus dilakukan pada medium nutrient agar yang mengandung K2Cr2O7 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L. Uji viabilitas Bacillus dilakukan pada 3 isolat yang dipilih dari uji resistensi. Isolat tersebut dikategorikan lebih resisten dari isolat yang lain. Uji viabilitas dilakukan pada media nutrient broth yang mengandung K2Cr2O7 50, 100, dan 150 mg/L. Kepadatan sel diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 600 nm selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan isolat Bacillus resisten pada medium nutrient agar yang mengandung logam Cr pada konsentrasi ≤ 250 mg/L. Pola pertumbuhan isolat Bacillus yang tercekam logam Cr relatif lebih rendah dibandingkan kontrol. Semakin tinggi konsentrasi Cr yang digunakan, semakin rendah pola pertumbuhan Bacillus.
Potensi Azotobacter sebagai Penghasil Hormon IAA (Indole Acetic Acid) Fahima Tahta Kholida; Enny Zulaika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.231 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.14047

Abstract

Azotobacter adalah kelompok bakteri rhizosfer yang dapat menambat N atmosferik. Azotobacter juga mampu mensintesis hormon pertumbuhan IAA (auksin alami) yang terlibat dalam regulasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan penelitian ialah  untuk mendapatkan isolat Azotobacter yang berpotensi menghasilkan hormon IAA (Indole-3-Acetic Acid). Purifikasi isolat Azotobacter dilakukan menggunakan media Nutrient Agar. Uji potensi sintesis IAA dilakukan dengan metode Salkowski pada media Nutrient Agar-triptofan yang ditunjukkan dengan perubahan warna merah pada isolat. Isolat Azotobacter yang mampu menghasilkan hormon IAA adalah isolat Azotobacter A1a, A1b, A3, A6, A9, dan A10 dengan isolat Azotobacter A9 dan A10 diindikasi merupakan isolat yang produktivitas IAA nya lebih besar dibandingkan isolat lainnya.
Pengaruh Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Spodoptera litura F. Roqib Mutaali; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.134 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13373

Abstract

Beluntas (Pluchea indica)merupakan salah satu tumbuhan yang belum dimanfaatkan. Beluntas merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa bioaktif metabolit sekunder, senyawa tersebut antara lain tannin, alkanoid, flavonoid dan saponin. Senyawa metabolit sekunder dapat memberikan efek toksik terhadap hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan besar konsentrasi ekstrak daun beluntas terhadap mortalitas dan perkembangan S. litura F. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maserasi dan leaf dipping. Parameter yang diamati adalah mortalitas dan pembentukan pupa. Ekstrak daun beluntas berpotensi sebagai insektisida nabati terhadap hama S. litura F. Konsentrasi ekstrak kontrol, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90% pada perlakuan 24 jam mampu memperoleh nilai LC50 sebesar 28%. Sehingga dapat mempengaruhi perkembangan dengan menghambat pembentukan pupa.
Komunitas Meiofauna Bentik yang Terpengaruh Air Bahang di Perairan PLTU Paiton Probolinggo Muhammad Ali Sofani; Farid Kamal Muzaki
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.119 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13048

Abstract

Pembangkit listrik merupakan salah satu teknologi untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Pembangkit listrik tenaga uap mempunyai produk samping berupa limbah air panas hasil pendinginan kondensor yang dialirkan kembali ke perairan di sekitar PLTU. Air pendingin yang bersuhu relatif tinggi, volume besar dan secara terus menerus dialirkan ke perairan akan mempengaruhi kondisi lingkungan dan biota yang ada di dalamnya. Dari sekian banyak komponen biotik penyusun ekosistem pesisir yang menarik untuk dikaji dan diteliti adalah komunitas meiofauna bentik. Meiofauna bentik secara ekologis mampu memberikan respon terhadap perubahan lingkungan sehingga dapat dijadikan sebagai bioindikator kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air bahang terhadap struktur komunitas meiofauna bentik di perairan PLTU Paiton. Parameter yang diamati adalah kelimpahan dan keanekaragaman meiofauna bentik. Sedangkan parameter lingkungan meliputi suhu, salinitas, pH, DO, TOM, dan ukuran partikel. Hasil penelitian ini ditemukan 16 taksa meiofauna yang mewakili 8 Famili/Ordo,  dan taksa meiofauna yang mendominasi adalah Foraminifera (38%) dan Harpacticoida (21%), sedangkan yang paling rendah adalah Amphipoda 1%. Keanekaragaman komunitas meiofauna bentik termasuk kategori sangat baik dengan nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 2,526 – 2,642.
Biodegradasi Plastik Putih dalam Kolom Winogradsky Laellatul Badriyah; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.77 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13262

Abstract

Plastik merupakan polimer sintetis yang paling banyak digunakan di masyarakat. Sifat plastik yang sulit untuk didegradasi menyebabkan plastik menjadi sumber pencemaran di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi mikroorganimse air sampah dan inokulum campur koleksi laboratorium, serta yeast M 2.3 dalam mendegradasi plastik putih. Metode biodegradasi plastik yang digunakan adalah kolom Winogradsky. Penelitian ini menggunakan  botol berukuran 600 ml yang berisi 300 gram pasir steril, medium MSM, inokulum air sampah (S) , inokulum campur (X) serta yeast M 2.3 (Y), dan plastik uji warna putih. Parameter yang diukur adalah persen degradasi, Optical Density (OD) biofilm dan kolom air selama 3 bulan masa inkubasi dengan waktu panen 3 minggu sekali. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Inokulum X, S dan Y memiliki kemampuan yang sama dalam mendegradasi plastik putih. Degradasi plastik putih paling tinggi terjadi pada inokulum X setelah 9 minggu masa inkubasi dengan persentase degradasi 3,6%, dimana kerapatan sel pada masa inkubasi setelah 9 minggu untuk biofilm dengan λ 600nm adalah 0.036 dan λ 540nm adalah 0,039, serta kerapatan sel pada kolom air dengan λ 600nm adalah 0.034 dan λ 540nm adalah 0,055.
Potensi Bakteri Bacillus sp. dalam Mendegradasi Plastik Lisa Marjayandari; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.814 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13387

Abstract

Sifat plastik yang tidak mudah didegradasi akibatnya akan terakumulasi di tempat pembuangan sampah dan tertimbun di dalam tanah. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menanggulangi pencemaran lingkungan ini yaitu dengan biodegradasi. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bakteri Bacillus sp. koleksi Laboratorium Mikrobiologi Biologi ITS dalam mendegradasi plastik kantong belanjaan bewarna hitam, putih dan transparan. Biodegradasi diukur berdasarkan persentase kehilangan berat plastik uji yang ditanam ke dalam botol 660 ml berisi pasir steril 300 gram : Mineral Salt Medium (MSM) sebanyak  315 ml. Plastik uji yang digunakan berukuran 10 x 3 cm. Botol diisi 3 potongan plastik. Proses biodegradasi dilakukan selama 3 bulan, dengan parameter pengukuran kehilangan berat kering plastik, dan pengukuran Optical Density bakteri uji pada λ 600 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri Bacilus sp. memiliki potensi dalam mendegradasi plastik uji hitam, putih dan transparan. Persentase degradasi plasti hitam, putih dan transparan berturut-turut adalah 8%, 5% dan 7%. Pertumbuhan bakteri Bacillus sp. yang terlihat dari pada biofilm pada plastik hitam, putih dan transparan adalah sebesar 0,050, 0,025, 0,022 dan pada kolom air sebesar 0,023, 0,110, dan 0,070.
Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan yang Terdampak Air Bahang PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo Jawa Timur Boing Indraswari; Aunurohim Aunurohim; Farid Kamal Muzaki
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.996 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13424

Abstract

PLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap menggunakan air sebagai pendingin kondensor kemudian dikembalikan lagi ke perairan sekitar sebagai air bahang, sehingga akan memberikan input panas bagi perairan. Meningkatnya suhu perairan akibat air bahang ini, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem laut, salah satu yang akan terpengaruh adalah fitoplankton yakni berupa struktur komunitas yang meliputi keanekaragaman, kelimpahan jenis, maupun keseragaman jenis fitoplankton disuatu perairan. Dari deskripsi tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai struktur komunitas fitoplankton di perairan yang terdampak air bahang PLTU Paiton yang dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015 dengan 6 kali pengambilan sampel di lima titik sekitar PLTU Paiton (Mercusuar, Intake, Outlet, Banyuglugur, dan Tengah). Data struktur komunitas yang diambil berupa kelimpahan, keanekaragaman, dan keseragaman fitoplankton yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji menggunakan analisis regresi linier serta analisis ordinasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa berdasarkan uji regresi linier dan ordinasi RDA, struktur komunitas fitoplankton di perairan sekitar PLTU Paiton tidak dipengaruhi air bahang secara signifikan. Secara deskriptif kuantitatif struktur komunitas fitoplankton ini digambarkan dengan hasil keanekaragaman yang tergolong sedang (2.3026<H’<6.9078) dengan nilai kelimpahan berkisar antara 7819 ind/m3 hingga 16255 ind/m3. Serta nilai keseragaman jenis labil (0.5< E ≤0.75) ditandai dengan adanya dominansi genus Oscillatoria sp. di setiap titik.
Pengaruh Ekstrak Kulit Jeruk Pamelo terhadap Infeksi Jamur Fusarium oxysporum pada Tanaman Tomat Nur Istikomah; Nur Hidayatul Alami; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.035 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13460

Abstract

Jeruk Pamelo (Citrus grandis) memiliki kandungan senyawa kimia aktif berupa limonen 90% yang tertinggi dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya. Limonen merupakan senyawa terpenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai fungisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jeruk Pamelo terhadap pertumbuhan tomat yang terinfeksi Fusarium oxysporum. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan tingkat infeksi pada akar tomat. Ekstrak diambil dengan metode maserasi dan diaplikasikan pada tanaman umur 43 hst hingga 49 hst dengan konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7% dan 9%. Infeksi patogen F. oxysporum pada tomat dilakukan saat umur 40 hst selama 48 jam diinkubasi dalam greenhouse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jeruk Pamelo tidak berbeda nyata secara signifikan terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman tomat, namun pada pengamatan infeksi akar menunjukkan bahwa pemberian ekstrak konsentrasi 1% mampu menghambat infeksi jamur F. oxysporum yang sebanding dengan fungisida kimia sintesis Antracol 0,3 %.
Analisa Kerusakan Jaringan Akar Lamun Thalassia hemprichii yang Terpapar Logam Berat Kadmium (Cd) Wahyu Noviarini; Dini Ermavitalini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.3 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13545

Abstract

Salah satu logam berat berbahaya yang berpotensi mencemari laut adalah kadmium. Logam berat kadmium merupakan unsur logam yang berbahaya di permukaan bumi. Thalassia hemprichi merupakan lamun yang dapat tumbuh dengan tingkat toleransi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh logam berat kadmium (Cd) terhadap kerusakan jaringan akar T. hemprichii. Penelitian ini dilakukan secara in-vitro selama 30 hari dengan 4 perlakuan perbedaan konsentrasi Cd yaitu 0 ppm, 0,01 ppm, 0,05 ppm dan 0,1 ppm. Metode yang digunakan untuk pengamatan jaringan akar yaitu metode parafin menggunakan hand-microtomy. Hasil dari penelitian ini yaitu T. hemprichii yang dikulturkan secara in-vitro dengan paparan kadmium sebesar 0,1 ppm dapat menyebabkan kerusakan sel akar berupa degradasi pada jaringan pengangkut.
Optimasi Desain Impeller Pompa Sentrifugal Menggunakan Pendekatan CFD Prihadi Nikosai
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.752 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.12319

Abstract

Berbagai macam jenis pompa sentrifugal telah dirancang dan digunakan dalam berbagai industri perkapalan. Akan tetapi, proses desain dan prediksi kinerja pompa tersebut masih sulit diprediksikan, terutama karena sebagian besar parameter geometrisnya bebas dan merupakan efek yang tidak bisa secara langsung dievaluasi. Untuk alasan analisis, CFD ini digunakan dalam tahap perancangan dan konstruksi berbagai jenis pompa. Berdasarkan hasil rancangan tersebut dilakukan perhitungan meliputi kapasitas pompa, daya hidrolis, dan daya pada poros dari data yg didapatkan dari solver CFD untuk mendapatkan desain yang paling optimal dari beberapa variasi blade pada impeller.Hasil variasi jumlah blade yang paling optimal adalah dengan menggunakan 7 blade, dimana kapasitas yang dihasilkan lebih besar dari kapasitas base model yaitu 70,14 m3/h, daya yang dibutuhkan lebih rendah dibanding dengan base model yaitu 9,02 kW, dan head 31,03 m. base model dengan Q=70 m3/h, P=11kW, H=30m

Page 10 of 15 | Total Record : 142