cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 58 Documents clear
Pengendalian Korosi Menggunakan Inhibitor Kitosan Larut Air untuk Baja Lunak dalam Media HCl 1M Clarissa Welny Saleh; Harmami Harmami; Ita Ulfin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.065 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22414

Abstract

Kitosan larut air (water soluble chitosan, WSC) berhasil disintesis dari limbah cangkang udang dan dimanfaatkan sebagai inhibitor korosi. Limbah cangkang udang didemineralisasi dan dideproteinisasi untuk memperoleh kitin. WSC diperoleh dari proses deasetilasi kitin dan pemotongan rantai kitosan kasar dengan H2O2. WSC dikarakterisasi dengan FT-IR dan ditentukan derajat deasetilasinya dengan titrasi asam basa. Kinerja WSC dalam menghambat korosi baja lunak HCl 1M telah dipelajari dengan metode polarisasi potensiodinamik. Studi efisiensi inhibisi WSC dilakukan pada variasi konsentrasi 25-175ppm dalam media korosif pada kondisi stagnan dan dengan pengadukan. Hasil yang diperoleh menunjukkan efisiensi inhibisi WSC meningkat terhadap konsentrasi dan mencapai maksimum pada konsentrasi 100 ppm. Efisiensi maksimum WSC diperoleh sebesar 73,50%. Intepretasi hasil pengukuran dengan polarisasi potensiodinamik menunjukkan bahwa WSC merupakan inhibitor tipe campuran.  Adsorpsi WSC pada permukaan baja lunak dalam HCl 1M mengikuti model isotermal adsorpsi Freundlich.
Analisis Pengaruh Ion Cd(II) Pada Penentuan Ion Fe(II) dengan Pengompleks 1,10-Fenantrolin Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis Ninda Aprilita Rachmasari; R. Djarot Sugiarso K. S.
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22626

Abstract

Penelitian tentang analisis pengaruh ion Cd(II) pada penentuan Fe3+ dengan pengompleks 1,10-fenantrolin, telah dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kompleks Fe(III) Fenantrolin memiliki panjang gelombang maksimum 320 nm dengan absorbansi sebesar 0,285. Kompleks ion pengganggu, Cd(II) Fenantrolin mempunyai panjang gelombang maksimum 316 nm dengan absorbansi 0,297. Koefisien korelasi (r) diperoleh pada kurva kalibrasi sebesar 0,9991 dengan  persamaan y = 0,1016x – 0,0006. Hasil menunjukkan bahwa Cd (II) mulai mengganggu analisa Besi pada konsentrasi 0,6 ppm. Dengan % recovery 121.574 %.
Perbandingan Kondisi Optimum Pereduksi Natrium Tiosulfat (Na2S2O3) dan Hidroksilamin Hidroklorida (NH2OH.HCl) Pada Analisa Kadar Total Besi Secara Spektrofotometri UV-Vis Devita Dwining Pangastuti; R. Djarot Sugiarso K.S
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22793

Abstract

Pada penelitian ini dibandingkan aktivitas pereduksi Na2S2O3 dan NH2OH.HCl yang meliputi pH optimum, waktu pembentukan kompleks dan konsentrasi optimum. Penentuan maks diperoleh pada 512 nm. Selanjutnya optimasi pH buffer suasana asam diperoleh pH 4,5 untuk pereduksi Na2S2O3 dan pH 5,5 untuk NH2OH.HCl. Kedua pereduksi masing-masing dapat mereduksi optimum pada pendiaman 15 menit. Na2S2O3 ditemukan masih stabil di atas 15 menit, sedangkan NH2OH.HCl sudah rusak. Selain itu, dilakukan penentuan konsentrasi optimum pereduksi, dihasilkan 10 ppm pereduksi Na2S2O3 dan 11 ppm NH2OH.HCl untuk mereduksi 5 ppm larutan Fe3+.
Sintesis Zeolit-A dari Abu Dasar Batubara dengan Pemisahan Fe dan Ca Randy Yusuf Kurniawan; Nurul Widiastuti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.776 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis zeolit-A dari abu dasar dengan pemisahan kandungan Fe dan Ca sebelum dilakukan peleburan. Zeolit-A disintesis menggunakan ekstrak yang dihasilkan melalui metode peleburan abu dasar pada suhu 750oC dalam atmosfer udara yang diikuti proses hidrotermal pada suhu 100°C selama 12 jam. Hasil menunjukkan bahwa kristalinitas zeolit-A dengan pemisahan Fe dan Ca sebesar 88,64% dengan tingkat kemurnian yang lebih besar, sementara pada zeolit-A tanpa pemisahan Fe dan Ca yang telah dilaporkan pada penelitian sebelumnya didapatkan kristalinitas sebesar 84,19% dengan tingkat kemurnian yang lebih rendah.
2, 4, 6-Trihidroksi Benzofenon dari Kulit Batang Garcinia balica Miq Retno Purbowati; Taslim Ersam
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.638 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etil asetat kulit batang Garcinia balica Miq. Proses ekstraksi dengan pelarut etil asetat didapatkan fraksi kering, kemudian difraksinasi menggunakan metode Kromatografi Kolom Gravitasi (KKG) dan dilanjutkan dengan metode Kromatografi Eksklusi Ukuran. Senyawa yang diisolasi berupa padatan amorf berwarna kuning kecoklatan dengan titik leleh sebesar 215-2160C. Penentuan struktur senyawa dilakukan dengan analisis UV, IR, 1H dan13C NMR. Senyawa yang diisolasi diketahui merupakan senyawa 2, 4, 6-trihidroksi benzofenon
Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit pada Ikan Gabus (Channa striata) dari Tangkapan Alam dan Budidaya Bahruddin Salam; Dewi Hidayati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.896 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data jenis-jenis ektoparasit serta prevalensi (P) dan intensitas (I) ektoparasit pada ikan gabus dari tangkapan alam (TA) dan budidaya (BD). Sampel ektoparasit diambil dari ikan gabus tangkapan alam dan budidaya masing-masing 20 ekor dengan metode scraping (pengerokan) pada bagian kulit dan insang. Sampel ektoparasit ditampung pada cawan Petri dan ditambahkan buffer formalin 0,5%, lalu dipindahkan ke botol plakon berlabel. Selanjutnya diamati menggunakan mikroskop OpticLab, serta dilakukan perhitungan prevalensi dan intensitas. Hasil pengamatan ditemukan 4 jenis ektoparasit, yaitu Oodinium sp. (P TA=75%, P BD=70% ; [I TA=4.4, I BD=8.3] ind. per ikan), Trichodinasp. (P TA=30%, P BD=15%; [I TA=1.3, I BD=1] ind. per ikan), Ichthyophthirius multifiliis (P TA=65%,  P BD=15% ; [I TA=1.61, I BD=1.66] ind. per ikan), Epistylis sp. (P TA=50% ; [I TA=1.6] ind. per ikan). Prevalensi ektoparasit ikan gabus (C. striata) pada tangkapan alam lebih tinggi dibandingkan budidaya. Nilai prevalensi tersebut lebih dipengaruhi faktor abiotik berupa suhu yang menghambat perkembangan fase infektif parasit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data jenis-jenis ektoparasit serta prevalensi (P) dan intensitas (I) ektoparasit pada ikan gabus dari tangkapan alam (TA) dan budidaya (BD). Sampel ektoparasit diambil dari ikan gabus tangkapan alam dan budidaya masing-masing 20 ekor dengan metode scraping (pengerokan) pada bagian kulit dan insang. Sampel ektoparasit ditampung pada cawan Petri dan ditambahkan buffer formalin 0,5%, lalu dipindahkan ke botol plakon berlabel. Selanjutnya diamati menggunakan mikroskop OpticLab, serta dilakukan perhitungan prevalensi dan intensitas. Hasil pengamatan ditemukan 4 jenis ektoparasit, yaitu Oodinium sp. (P TA=75%, P BD=70% ; [I TA=4.4, I BD=8.3] ind. per ikan), Trichodinasp. (P TA=30%, P BD=15%; [I TA=1.3, I BD=1] ind. per ikan), Ichthyophthirius multifiliis (P TA=65%, P BD=15% ; [I TA=1.61, I BD=1.66] ind. per ikan), Epistylis sp. (P TA=50% ; [I TA=1.6] ind. per ikan). Prevalensi ektoparasit ikan gabus (C. striata) pada tangkapan alam lebih tinggi dibandingkan budidaya. Nilai prevalensi tersebut lebih dipengaruhi faktor abiotik berupa suhu yang menghambat perkembangan fase infektif parasit.
Redesain Interior Gedung Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif Sebagai Sarana Riset dan Edukasi Dengan Konsep Futuristik Agista Maulidiya Rochmah; Mahendra Wardhana; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.256 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21722

Abstract

PUI-SKO (Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem Kontrol Otomotif) merupakan pusat riset dan inovasi yang memfokuskan pada topik efisiensi energi kendaraan konvensional dan pengembangan teknologi pada kendaraan listrik. Pada tanggal 14 Desember 2015 Pusat Studi Energi ITS ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem dan Kontrol Otomotif berdasarkan SK Menristekdikti Nomor: 553/M/Kp/XXI/2015 tentang litbang yang dibina sebagai Pusat Unggulan Iptek tahun 2016 – 2018 [1] dengan syarat pemenuhan kondisi pada eksisting sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) dari Pusat Unggulan Iptek. Dalam hal ini perancangan ulang interior dapat membantu meningkatkan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan untuk menjadi lembaga riset bertaraf internasional yang dimiliki oleh ITS - Indonesia. Perancangan ulang interior PUI - SKO yaitu pada 3 area (Showroom & Lobby, Ruang Prototype & Lab Komputer, Office). Tahapan pengumpulan data dimulai dari observasi objek desain, wawancara kepala pusat riset / anggota pusat riset, dan analisa melalui kuisioner. Berdasarkan metodologi desain diatas, hasil yang diperoleh untuk perancangan ulang interior PUI - SKO berupa penambahan sarana edukasi dan konsep langgam futuristik. Sarana edukasi merupakan fasilitas yang memiliki tujuan untuk dapat menyampaikan informasi dari PUI-SKO kepada masyarakat secara mudah melalui desain. Penyampaian edukasi menggunakan media furniture hingga elemen estetis yang interaktif dan teknologi untuk meningkatkan semangat pengunjung dalam memperoleh informasi otomotif dari PUI - SKO. Konsep futuristik merupakan suatu langgam desain yang mencerminkan simbol teknologi, yang selalu berkembang ke masa depan. Pengaplikasian bentuk dari futuristik yang menarik menjadi poin utama pada area yang dilalui oleh pengunjung, dan dapat memberikan semangat baru pada tim PUI-SKO. Dengan konsep perancangan ulang Interior PUI – SKO diatas diharapkan dapat meningkatkan kualitas pusat riset menjadi unggul di Indonesia, dan mendapat perhatian masyarakat mengenai produk ramah lingkungan yang diciptakan oleh anak bangsa Indonesia.
Desain Interior Nahdlatul Ulama Jombang dengan Konsep Therapeutic Environment Miftah Ayu Rahmati; Anggra Ayu Rucitra; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.575 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21743

Abstract

Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang merupakan rumah sakit swasta kelas D yang didirikan oleh organisasi Nahdlatul Ulama di kota Jombang, Jawa Timur. Rumah Sakit Nahdlatul Ulama merupakan satu dari sekian banyak fasilitas kesehatan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas pelayanan kesehatan. Tujuan utama rumah sakit adalah untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan [1]. Dalam hal ini Nahdlatul Ulama ingin memasukkan pandangan islam terhadap praktek kesehatan dalam rumah sakit. Desain interior dari rumah sakit ini mengusung konsep therapeutic environment yang diharapkan dapat menciptakan efek yang baik bagi tubuh dan pikiran dalam proses penyembuhan penyakit. Konsep ini bertujuan untuk menunjang visi misi dari rumah sakit untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan yang profesional dan islami. konsep therapeutic environment memiliki hubungan erat dengan psikologis manusia sebagaimana pengaruh sisi spiritual seseorang dalam proses penyembuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penentuan konsep desain yang akan dipilih ialah dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan melakukan pengamatan di lokasi objek terpilih yaitu Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang dan melakukan tanya jawab dengan beberapa orang yang memiliki kepentingan. Sedangkan metode kuantitatif dilaksanakan melalui kuisioner untuk mengukur tingkat harapan dan kepuasan pengguna terhadap objek desain. Pencapaian dari konsep therapeutic environment ini adalah ketika para pengguna merasa lebih nyaman dan tidak mengganggu bahkan menghambat proses pemulihan dan aktivitas lain yang dilakukan dalam rumah sakit. Selanjutnya pengguna akan memiliki tingkat kepercayaan terhadap pelayanan rumah sakit sehingga akan menggunakan jasanya dikemudian hari.
Desain Interior Badan Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Dengan Pemanfaatan Budaya Lokal Modern Desiree Eriyanti Suprapto; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.461 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21764

Abstract

Di jaman modern seperti saat ini terjadi fenomena persaingan antar individu di masyarakat agar tidak tertinggal dengan perkembangan arus globalisasi yang sangat pesat. Masyarakat dituntut untuk memiliki skill dan pengetahuan yang luas yang dapat didapat dari internet, buku dan majalah. Kebutuhan akan pendidikan menjadikan sebagai kebutuhan primer bagi masyarakat. Untuk memperoleh pendidikan formal tidak hanya dapat didapatkan di sekolah ataupun dari bimbingan belajar, tetapi dapat diperoleh di perpustakaan. Tetapi sayangnya kesadaran masyarakat kurang meminati pentingnya membaca buku sehingga dibutuhkan perubahan konsep desain pada perpustakaan untuk menarik minat masyarakat untuk datang dan membaca buku. Salah satu yang menjadi daya tarik pengunjung yaitu memberikan fasilitas yang lengkap, area baca semi outdoor dan lain lain. Dalam hal ini dengan penambahan area baca semi outdoor dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi perpustakaan agar pengunjung dapat santai mengerjakan tugas ataupun membaca buku. Terdapat beberapa faktor kenyamanan serta keamanan pada fasilitas pada perpustakaan yang dapat mempengaruhi sisi psikologis pada pengunjung untuk memberikan daya tarik bagi pembacanya. Pemilihan furnitur yang multifungsi dapat meminimalisirkan banyaknya jenis furnitur yang akan memberikan kesan sempit pada ruangan. Metode desain yang digunakan meliputi pengumpulan data yang dilaksanakan secara langsung maupun tidak secara langsung seperti pembagian kuisioner pada pengunjung perpustakaan. Studi pustaka yang diambil banyak didapat dari internet, dan majalah yang berhubungan dengan kontemporer serta mendalami budaya Jawa Timur untuk mendukung konsep perpustakaan yang akan di redesain. Hasil yang diharapkan dari desain interior ini adalah merancang desain interior perpustakaan sebagai sarana edukasi dan hiburan yang dapat meningkatkan minat baca dan kreatifitas masyarakat luas.
Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan Konsep Industrial Modern Nikita Bunga Pratiwi; Budiono Budiono; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.283 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21814

Abstract

Dalam menghadapi persaingan era global, perusahaan di Indonesia harus menyusun strategi yang tepat agar memiliki keunggulan daya saing. Salah satu usaha tersebut adalah melakukan pembangunan gedung perkantoran pada area Central Business District di kota-kota besar. PT. Insastama, merupakan sebuah perusahaan industri yang memproduksi mur dan baut, serta produk metal lainnya. Perusahaan tersebut ingin mengembangkan bisnis perusahaan dengan membuka kantor cabang produknya ke wilayah Jakarta. Karena PT. Insastama membuka kantor cabang di lokasi yang baru, maka dari itu diperlukan upaya dalam pengenalan branding perusahaan agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen. Selain branding melalui website dan sosial media lainnya, branding perusahaan juga dapat dilakukan dengan cara membuat desain interior yang menarik pada kantor. Selain memperhatikan segi kenyamanan untuk konsumen juga staff, juga terdapat penambahan fasilitas kantor yang dapat menunjang dan mempermudah pemenuhan kebutuhan konsumen. Perencanaan desain interior kantor PT. Insastama ini berdasarkan hasil analisis permasalahan, observasi, studi literatur, studi banding, wawancara dan pembagian kuisioner terhadap responden. Berdasarkan metodologi tersebut, hasil yang diperoleh adalah konsep desain interior kantor PT. Insastama dengan perpaduan langgam industrial dengan langgam modern, namun konsep tersebut tidak menghilangkan karakteristik dari PT. Insastama. Produk mur dan baut erat kaitannya dengan langgam Industrial, sedangkan langgam modern yang bersih, dan fokus pada fungsi cocok jika diterapkan pada gedung perkantoran. Dengan beberapa konsep diatas, kemudian disusun sebuah perencanaan yakni desain interior kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern. Konsep ini dibuat agar PT. Insastama semakin dikenal oleh masyarakat secara luas, sehingga produk-produk nya semakin dikenal dan sesuai dengan selera serta kebutuhan konsumen.