cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 177 Documents clear
Aplikasi nilai karakter syukur di Al-Quran surat Luqman sebagai upaya penanganan degradasi moral remaja pada Rancangan SMP Islam, Surabaya Ihdina Sabili; Murni Rachmawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.468 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27069

Abstract

Degradasi moral sudah beberapa tahun terakhir ini menjadi permasalahan yang cukup krusial di Indonesia. Sekolah masih tetap menjadi pilihan paling ideal dalam menerapkan pendidikan karakter pada anak didik. Dalam agama islam, acuan paling utama dalam menjalankan kehidupan adalah Al-Quran. Di dalamnya terdapat semua ajaran, contoh dan juga perintah, diantaranya juga tentang berkarakter mulia, salah satunya ialah Syukur. Maka dengan Al-Quran inilah adanya harapan mampu membentuk perilaku terpuji dan karakter mulia manusia. Peran arsitektur dalam penyelesaian masalah ini diantaranya dalam membentuk ruang belajar, membentuk pola sirkulasi dalam berinteraksi, menciptakan suasana kondusif dalam menyerap materi, serta penerapan kepada kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan pada teori perilaku manusia, perancangan menitikberatkan pada proses dan berdasarkan ajaran penting dalam Al-Quran surat Luqman ayat 12 tentang Syukur. Maka dibuatlah rancangan SMP Islam dengan konsep syukur yang terbagi menjadi tiga kelompok, syukur kepada Allah, alam, dan sesama manusia. Baik dalam aspek teknis, interior maupun eksterior.
Wisata Edukasi dan Rekreasi di Kawasan Sungai Cisadane Ranti Amalia Mulyawardani; Dewi Septanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.75 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27225

Abstract

Masalah penduduk di berbagai kota sangat kompleks. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat menjaga kualitas lingkungan, khusus dalam hal ini adalah air. Sikap masyarakat tersebut tidak sejalan dengan program pemerintah yang menginginkan konsep waterfront. Oleh karena itu, dilakukan pendekatan studi literatur mengenai kriteria desain untuk area waterfront yang dilihat dari segi lingkungan hingga akhirnya mengarah pada bahasan mengenai arsitektur, dengan menggunakan metode responsive environment yang dibahas dalam tiga bagian, yaitu permeability, variety, dan visual approriatness. Lokasi rancangan berada di kawasan sungai Cisadane di kota Bogor dikarenakan sungai Cisadane ini sebagai sumber air di kota Bogor yang juga menjadi hulu sungai untuk pentingnya menjaga kualitas air sungai hingga ke hilir sungai. Pemilihan tapak didasarkan pada kriteria umum dari penataan dan pendesainan waterfront menurut Prabudiantoro (1997). Analisa konstekstualitas lokasi dan ide konsep awal mengenai potensi bangunan di area waterfront maka didapatkan pemanfaatan/aktivitas di tapak, yaitu objek wisata edukasi dan serangkaian permainan air yang memberikan informasi dengan cara menyenangkan sehingga dapat dinikmati oleh semua umur dengan tujuan informasi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan. Sebagai kesimpulan, desain arsitektur pada lahan tersebut merupakan representasi dari ide yang ingin ditanamkan mengenai penerapan bangunan yang juga melihat struktur lingkungan dan arsitetur serta kebutuhan aktivitas pada lokasi yang harus di penuhi.
Desain Interior Hotel Alila dengan Langgam Modern Luxury Nuansa Budaya Jawa Timotius Disa; R Adi Wardoyo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.997 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27251

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota pariwisata yang menjadi andalan Provinsi Jawa Tengah. Masyarakat perkotaan pada saat ini cenderung sering kali tenggelam dengan pekerjaan dan kesibukannya sehari-hari hotel Alila menjadi solusi kebutuhan wisata bagi para wisatawan baik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga mereka dapat menghilangkan kejenuhannya dan menikmati masa liburannya tersebut. Metodologi yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif dan tipe studi deskriptif yang mana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview, dan dokumentasi. Konsep yang digunakan adalah modern luxury dan nuansa budaya Jawa, hal ini dilakukan karena latar belakang kota Solo sebagai kota budaya dan konsep Alila yang mengangkat budaya lokal dan tuntutan zaman yang serba modern. Tugas akhir desain interior ini akan membahas mengenai konsep yang akan diaplikasikan pada hotel Alila. Pada hotel beberapa area sirkulasi dirasa sudah cukup baik, akan tetapi pada beberapa area dirasa kurang memiliki cukup furniture, sehingga terlihat sepi. Pada beberapa bagian penempatan meja dan kursi dirasa masih kurang maksimal. Konsep yang digunakan adalah modern luxury dengan nuansa budaya Solo, hal ini sangat cocok karena hotel Alila menekankan budaya lokal dalam desain hotelnya.
Desain Interior Kantor PT. Terminal Teluk Lamong dengan Konsep Green Port Modern untuk Meningkatkan Profesionalisme Kerja Bella Paramastri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.354 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27252

Abstract

Kantor merupakan salah satu sarana yang paling penting bagi sebuah perusahaan. Penataan ruang yang baik pada sebuah kantor, dapat memberikan kenyamanan bagi para pengguna kantor, terutama karyawan, sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja. Selain itu, dengan perancangan desain interior yang baik dan sesuai dengan citra perusahaan, maka dapat meningkatkan nilai sebuah perusahaan. Saat ini, terdapat banyak perusahaan yang bergerak pada bidang terminal peti kemas di Surabaya. Salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang terminal peti kemas adalah PT. Terminal Teluk Lamong, yang merupakan anak perusahaan dari PT. Pelindo III, sebagai salah satu pelabuhan internasional yang siap menjadi pintu masuk dan keluar pelaku ekonomi di Jawa Timur dan Indonesia bagian timur. Maka dari itu, diperlukan perancangan desain interior kantor PT. Terminal Teluk Lamong yang sesuai dengan visi, misi, dan corporate image perusahaan, serta efisiensi atau pemanfaatan ruang untuk memaksimalkan fungsi ruang. Selain itu, penggabungan beberapa elemen interior agar menciptakan sebuah desain interior yang dapat memberikan kenyamanan, serta mencerminkan semangat transparansi untuk ethos kerja yang inovatif, efisien, dan jujur, sehingga dapat meningkatkan profesionalisme kerja karyawan PT. Terminal Teluk Lamong. Perancangan desain interior kantor dengan konsep green port modern, dapat meningkatkan citra perusahaan. Dengan penerapan konsep berbasis ‘green design’ pada desain interior kantor, dapat membantu pencapaian visual norma ‘green port’ yang merupakan citra perusahaan PT. Terminal Teluk Lamong, dengan mengutamakan faktor keramahan terhadap lingkungan. Dipadukan dengan konsep modern, dengan ciri-ciri utama, yaitu form follow function, dapat menjadikan kantor PT. Terminal Teluk Lamong sebagai tempat kerja yang profesional.
Desain Permukiman Nelayan dengan Konsep Radial Berlapis Ghea Ossiana Pangestu; Dewi Septanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.181 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27297

Abstract

Surabaya telah menjadi kota pesisir dan kota dagang yang dianggap sangat strategis karena letaknya yang berada diantara Pulau Jawa dan Madura. Hal ini menjadikan Surabaya sebagai pusat mencari pekerjaan. Banyaknya masyrakat yang migrasi ke Surabaya menjadikan padatnya penduduk dan permukiman liar yang kumuh menjadi tidak terelakkan. Sukolilo Lor adalah salah satu perkampungan nelayan di wilayah perkotaan Surabaya yang kondisi lingkungannya sangat kumuh. Pola permukiman serta sarana dan prasarananya belum terawat dan terwujud dengan benar sehingga masyarakat yang ada disana tidak dapat beraktifitas dengan layak. Dalam Tugas Akhir ini akan di desain sebuah permukiman nelayan yang lebih baik dan tertata melalui metode riset desain atau mendesain berdasarkan riset atau preseden yang ada. Konsep dalam merancang tata tapak permukiman ini adalah radial berlapis yang berguna untuk menata dan mengelompokkan bangunan seperti lapisan-lapisan. Hasil yang akan dicapai adalah terciptanya permukiman nelayan yang tidak kumuh, tertata, dan tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap.
Pola Fraktal sebagai Pemberi Bentuk Arsitektur Apartemen yang Menenangkan Sadida Aghnia; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.855 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27312

Abstract

Pertumbuhan penduduk secara terus menerus di kawasan perkotaan, menyebakan berbagai dampak pada masyarakat kota salah satunya adalah tingkat stress yang meningkat. Untuk menjawab permasalahan tersebut, desain ini bertujuan untuk penyembuhan khususnya tingkat stress manusia dimana apartemen sebagai objek eksplorasi dalam desain secara tidak sadar. Karena banyaknya hal yang dipikirkan manusa perkotaan juga keterbatasan waktu membuat otak secara sadar tak ingin diberi ruang untuk bekerja lebih lagi. Fraktal dengan rentang dimensi 1.3-1.5 digunakan untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara menerapkan pola tersebut pada ekplorasi bentuk dan tatanan. Eksplorasi tersebut dipengaruhi oleh penentuan posisi-posisi paling optimal dari parameter yang memiliki banyak irisan. Penerapan pola fraktal ini menghasilkan arsitektur apartemen yang terdiri dari dua tower yang membesar di sisi atas dan halaman ditengahnya, dimana memungkinkan manusia bisa berinteraksi dengan elemen arsitektur secara visual. Dengan adanya interaksi visual tersebut, manusia dapat merasa lebih tenang karena melihat sebuah pola yang konfigurasinya dapat menurunkan tingkat stress manusia.
Penerapan Healing Environment pada Interior Instalasi Kebidanan dan Kandungan Astrini Hadina Hasya; Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.213 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27324

Abstract

Ibu hamil dan melahirkan memiliki tingkat kestabilan emosi dan perilaku yang berbeda dari ibu-ibu lainnya yang tidak dalam masa tersebut. Tren yang terjadi pada ibu hamil atau melahirkan saat ini adalah mempersiapkan matang penyambutan buah hati mereka, dimana rumah sakit khusus bagian kebidanan dan kandungan (obgyn) merupakan alternatif utama sarana mempersiapkan kelahiran mulai dari pemeriksaan kandungan, senam hamil, hingga pilihan melahirkan dengan berbagai metode. Menariknya, tren ini berfokus pada kenyamanan bayi saja, sehingga perhatian terhadap ibu itu sendiri secara fisik dan mental seringkali terabaikan. RS Kartika Husada Jatiasih sebagai rumah sakit umum dengan pelayanan unggulan utama pada kebidanan dan kandungan memiliki misi pelayanan prima bagi pasien. Untuk menunjang misi tersebut, maka diperlukan pengaplikasian desain interior yang sesuai karakter ibu hamil dan melahirkan utamanya melalui lingkungan positif penyembuhan (healing environment) yang akan berpengaruh pada kenyamanan fisik dan mental ibu hamil dan melahirkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mendesain tata layout ruang beserta furnitur yang efisien dan menunjang aktivitas pengguna, serta memberikan desain interior yang menciptakan suasana nyaman, damai, tidak terkesan kaku dan dingin namun tetap menjunjung kehigienisan. Desain Interior yang tepat, dapat menyelasaikan permasalahan RS Kartika Husada Jatiasih. Visualisasi konsep desain yang diterapkan tersebut adalah penggunaan bunga lavender sebagai lambang healing yang feminin sebagai penggambaran yang cocok bagi ibu hamil dan melahirkan ditinjau dari manfaat dan filosofi warna yang terkandung menurut para ahli. Selain itu, kombinasi warna alam seperti hijau, krem, dan warna kayu menambah nuansa healing. Bentukan furnitur, pengaplikasian treatment pada dinding, pola lantai, plafon, serta pencahayaan maksimal alami dari matahari dan pencahayaan buatan berupa warm lighting mengarahkan ibu hamil dan melahirkan khusunya untuk lebih rileks dan nyaman pra dan pasca persalinan.
Membentuk Kedisiplinan Dengan Menghadirkan Ruang Koreksional dan Pembinaan Anak Ersiana Nurul Ismah; Rullan Nirwansjah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.998 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27326

Abstract

“All Human being are born free and equal in dignity and rights”, artinya adalah setiap manusia dilahirkan merdeka (bebas) dan mempunyai hak yang sama. Pengakuan HAM yang telah diakui secara universal dan dirumuskan dalam Universal Declaration of Human Rights (UDHR) ini menunjukkan bahwa HAM merupakan hak asasi yang melekat pada diri setiap manusia tanpa membedakan jenis kelamin, umur, status, ras, kebangsaan, ataupun perbedaan lainnya. Namun, wadah bagi anak yang melanggar hukum Hak asasi manusia setiap orang juga harus dihormati meskipun orang-orang tersebut melanggar hukum. Hak asasi manusia dan perilakunya juga menjadi sebuah tolak ukur dalam merancang sebuah bangunan. Dari isu-isu tersebut menghasilkan sebuah rancangan arsitektur yang juga diharapkan dapat membantu rehabilitasi dari anak yang melanggar hukum sehingga bisa diterima kembali di masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Penggunaan Pendekatan Healing Architecture dan Konsep Therapeutic Spaces pada Rancangan Fasilitas Rehabilitasi Sosial bagi Korban Narkoba Nabilla Azhari; Murni Rachmawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.507 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27335

Abstract

Narkoba merupakan zat-zat dan obat-obatan terlarang yang berbahaya untuk tubuh manusia apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Indonesia saat ini sudah masuk menjadi negara darurat narkoba. Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas rehabilitasi dan fasilitasnya. Therapeutic community adalah metode penyembuhan yang digunakan dalam rehabilitasi sosial korban narkoba. Konsep utama dari metode ini memiliki motto “Helping man help himself”. Metode penyembuhan tersebut dapat diterapkan melalui konsep therapeutic spaces. Therapeutic spaces dapat dideskripsikan sebagai lingkungan terbangun yang berpusat pada manusia, disiplin evidence-based, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung elemen spasial yang berinteraksi dengan fisiologi dan psikologi manusia. Objek dirancang menjadi wadah dari aktifitas rehabilitasi sekaligus menjadi bagian dari proses penyembuhan. Setiap elemennya harus mendukung penyembuhan penggunanya. Dengan begitu diharapkan fasilitas dapat menjadi sebuah objek arsitektur yang kondusif untuk rehabilitasi dan mendukung aspek-aspek penyembuhan penggunanya mereka dapat menjadi produktif dan kembali ke masyarakat
Desain Interior Hotel Dengan Konsep Budaya Peranakan Cina (Pengaplikasian Wayang Potehi Pada Interior Hotel) Hana Khairunnisa; Anggri Indraprasti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.109 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27338

Abstract

Semarang merupakan kota metropolitan terbesar ke-lima setelah Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung.Hotel Tentrem Semarang adalah hotel bintang lima dandijadikan bahan studi pada riset ini. Keanekaragaman budaya di Semarang sangat beragam dan menarik dieksplor. Karena banyak pendatang dan menghasilkan budaya baru, contohnya kebudayaan Cina. Pendatang di Semarang mayoritas berasaldari etnis Cina sehingga membentuk banyak hasil kebudayaan akulturasi antara Cina dan Jawa. Keberadaan Hotel Tentrem berada di tengah kota,mencakup Jln. Gajahmada – Jln. Pemuda – Jln. Pandanaranhingga bertemu di kawasan Simpang Lima Semarang. Hal inimenyebabkan potensi bersaingnya antar hotel untuk mengembangkan bisnisnya. Hotel sekitar Simpang LimaSemarang mempunyai desain interior yang kontemporer dan modern. Hotel Tentrem merupakan hotel bintang lima dan mempunyai standar interior hotel yang membawa budaya Jawa. Dalam riset ini, metode yang digunakaan ialah metode pendekataan budaya Cina, yaitu Wayang Potehi. Wayang Potehi merupakan wayang pertama hasil akulturasi danasimilasi budaya Cina yang lahir dan berkembang di tanah Jawa. Dengan tujuan mengenalkan Wayang Potehi pada masyarakat luas, dan meningkatkan daya jual Hotel Tentrem karena menjadi ciri khas dari hotel tersebut. Pada interior hotel mengaplikasikan bentuk yang sesuai dengan permintaan konsumen di pasaran, yaitu kontemporer modern. Namun untuk meningkatnya daya saing, memadukan konsep budaya Peranakan Cina dengan mengaplikasikan Wayang Potehi pada interior hotel. Pada lobby mengambil suasana pementasan Wayang Potehi, dan pada guestroom mengambil suana ’tentrem’ atau tenang namun dengan bentuk baju karakter Wayang Potehi dansimbol-simbol Cina pada elemen interior.