cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 177 Documents clear
Desain Interior Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Sayidiman Magetan Dengan Konsep Modern Galuh Rizki Fakniawanti; Anggra Ayu Rucitra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.463 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27427

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan penanganan awal bagi pasien yang mengalami sakit atau cidera dan yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. IGD sebagai tempat untuk penanggulangan tindakan tindakan medis harus didesain untuk mengoptimalkan kegiatan pelayanan medis. Kriteria utama mendesain IGD adalah pada kemudahan akses dan sirkulasi dari luar menuju ke bagian dalam interiornya. Selain itu kenyamanan pada area IGD juga menjadi hal yang sangat penting. Sehingga perlu adanya desain yang sesuai dengan Peraturan Departemen Kesehatan RI. Dimana harus adanya konsep yang dipakai untuk IGD agar seluruh tim medis dan penggunanya merasa nyaman dan melakukan pekerjaan dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu desain interior IGD dengan konsep modern diharapkan dapat membuat nyaman dan meningkatkan kinerja para pekerjanya dan tetap sesuai dengan Peraturan Departemen Kesehatan RI.    
Maritime Living Museum :Eksplorasi Ruang Ekspose Pesisir Uman Syafrudin; Purwanita Setijanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.929 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27429

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kawasan maritim yang sangat besar, berbagai sejarah nenek moyang yang akrab dengan laut yang kaya ada dalam negara ini. Masyarakat kampung nelayan seharusnya dapat memanfaatkan kekayaan alam lautan yang dimiliki oleh bangsa kita dengan megahnya. Namun sungguh ironi dari apa yang kita bayangkan apabila melihat secara langsung kondisi nelayan bangsa Indonesia kita, mereka lebih sering diidentikkan dengan kemiskinan. Dengan suatu objek yang ikonik mengenai kelautan Indonesia serta sedikit space disekitarnya, kita seharusnya mampu untuk mengekspose sejarah serta kekayaan maritim yang ada di Indonesia untuk ditunjukkan pada dunia bahwa Indonesia merupakan negara maritim yang besar. Dan dari space tersebut, nelayan yang memiliki pengetahuan lebih akan laut juga akan memiliki keleluasan untuk mendiversifikasikan usaha mereka dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Desain Interior SMP Negeri untuk membentuk Karakter Disiplin Siswa Rofi'atul Ilmia; Aria Weny Anggraita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.128 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27440

Abstract

Sekolah yang disiplin perlu diciptakan agar anak dapat belajar tidak hanya keterampilan akademik akan tetapi juga melatih siswa untuk mencapai hal-hal non-akademik yang juga sangat penting bagi kehidupan, yaitu taat pada peraturan untuk membentuk kepribadian yang baik. SMP Negeri 2 Deket sebagai salah satu lembaga pendidikan untuk anak usia remaja yang mempunyai misi yaitu terwujudnya strategi pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, menyenangkan dalam upaya pelestarian fungsi lingkungan; serta terwujudnya sistem penilaian sesuai Standar Nasional. Untuk menunjang misi tersebut, maka diperlukan pengaplikasian desain interior pada sekolah yang disesuaikan dengan pembentukan karakter siswa melalui kedisiplinan akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan perilaku anak. Hal ini dapat dilalukan dengan cara mendesain interior sekolah yang dapat mengarahkan siswa agar lebih fokus dalam kegiatan dan aktifitas pendukung belajar mengajar, mendesain signage dan tata lay out ruang untuk mengarahkan siswa agar bersikap lebih disiplin di sekolah. Dengan desain interior yang tepat maka dapat memberikan solusi desain dari permasalahan kedisiplinan siswa yang ada di SMP Negeri. Desain yang diterapkan untuk visualiasi konsep yang diinginkan adalah penggunaan beberapa kombinasi warna yang sesuai psikologis anak usia SMP untuk membentuk kedisiplinan siswa seperti kuning, biru, hijau, putih, dan coklat; penggunaan bentuk furnitur, dinding, plafon, dan pola lantai yang mengarahkan siswa lebih fokus dalam belajar serta dapat menunjang kedisiplinan anak usia 12-15 tahun; menerapkan signage dan sirkulasi yang lebih informatif untuk mengarahkan anak selalu berperilaku disiplin dan disesuaikan dengan karakter anak usia SMP.
Desain Interior Pelayanan Maternal-Neonatal RSI Jemursari Berkonsep Natural Modern untuk Menunjang Efektivitas Kerja Yasmine Mawaddah Ghufrona; Budiono Budiono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.248 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27442

Abstract

Peran rumah sakit sebagai fasilitas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat semakin dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang bermutu. RSI Jemursari adalah rumah sakit swasta tipe B yang terdiri dari berbagai unit kesehatan, diantaranya adalah Unit Mawar untuk Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal. RSI Jemursari menerapkan program kesehatan PONEK yang berfokus pada pelayanan kesehatan emergensi dan komprehensif. Dalam mewujudkan misi dan visi RSI Jemursari untuk menjadi rumah sakit islam berstandar internasional, diperlukan konsep desain yang dapat menunjang efektivitas kerja pelayanan dan juga kenyamanan pasien. Langgam Natural Modern yang mengunggulkan efisiensi ruang dengan pendekatan terapi taman diterapkan pada elemen-elemen desain interior. Proses tahapan desain menggunakan metode desain melalui pengumpulan data, studi literatur, analisa data untuk mengidentifikasi masalah dan pembentukan konsep desain. Hasil desain adalah konsep desain interior yang dapat menunjang efektivitas kerja pelayanan kesehatan di RSI Jemursari. Perancangan desain interior ini diharapkan dapat memfasilitasi Unit Mawar RSI Jemursari untuk dapat menjalankan tugasnya dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi.
Desain Interior Budget Hotel untuk Backpacker dengan Konsep Persahabatan Asia Fajar Nuur Alfie Rahma; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.218 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27445

Abstract

Desain interior hotel merupakan salah satu disiplin yang bertumpu pada penciptaan sebuah lingkungan dimana para tamu disambut dan disediakan fasilitas untuk beristirahat dan bersantai. Saat ini kebutuhan akomodasi yang praktis dan murah bagi para wisatawan yang melakukan liburan semakin meningkat. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang melakukan perjalanan dengan cara backpacker. Budget hotel merupakan jenis tempat menginap yang relatif lebih murah dan menyediakan fasilitas yang digunakan secara bersamaan oleh seluruh penghuni. Pengambilan konsep persahabatan ini sesuai dengan prinsip pendirian budget hotel, yaitu lebih mengedepankan prinsip saling bersosialisasi antar sesama. Konsep ini diciptakan agar sosialisasi dapat terlaksana dengan nyaman dan hangat. Pengaplikasian konsep terletak pada furnitur dan penataan layout ruang. Sedangkan tema Asia dipilih karena menciptakan kesan interior yang hangat. Dan juga menampilkan ciri-ciri khas beberapa negara Asia namun dengan bentukan yang modern. Sehingga pengumpulan karakteristik tersebut dapat membantu menonjolkan konsep persahabatan yang diambil. Pengaplikasian ciri khas Asia yang kuat dapat dilihat dari budaya makan di negara Jepang yaitu lesehan. Namun agar lebih modern, kursi untuk lesehan didesain dengan dudukan tanpa alas kaki. Selain itu, ciri khas lainnya yang digunakan ialah motif kerawangan, plafon lengkung khas Arab, lantai tegel dan motif kawung khas Indonesia. Untuk memunculkan kesan Indonesia yang kuat yaitu dengan memayoritaskan bentuk kawung pada beberapa area. Pengaplikasian ciri-ciri khas beberapa negara Asia yang dipilih menggunakan bentukan yang lebih modern, sehingga nuansa interior ruang terlihat lebih bersih.
Penerapan Konsep Kemaritiman yang Edukatif pada Desain Interior Daycare Dharma Wanita Persatuan Setda Kota Surabaya Erlia Putri Imansari; Prasetyo Wahyudie
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.1 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27448

Abstract

Pada era globalisasi yang sudah menjunjung tinggi kesetaraan jenis kelamin dalam dunia kerja memberikan banyak kesempatan bagi wanita untuk menggeluti perannya dalam meniti karir. Namun banyak wanita yang mengalami kendala pengasuhan anak saat akan ditinggal bekerja. Dalam hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Surabaya yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipi (PNS) juga menemui kendala serupa. Sedangkan dalam hal pekerjaan, mereka dituntut untuk aktif berpartisipasi pada berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Oleh karena itu, organisasi ini berinisiatif untuk membangun sebuah daycare termasuk interiornya, guna memenuhi kebutuhan pengasuhan anak dengan tujuan memberdayakan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN). Perencanaan desain interior Daycare DWP Setda Kota Surabaya ini berdasarkan observasi studi eksisting lapangan, depth interview dengan penanggung-jawab harian, penyebaran kuisioner, serta analisa kebutuhan pengunjung. Melalui beberapa metode diatas maka didapatkan sebuah konsep Desain Interior Daycare DWP Setda Kota Surabaya dengan Konsep Kemaritiman yang Edukatif. Perencanaan konsep ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas berupa penambahan fasilitas ruang yang dibutuhkan, menciptakan ruang interior yang mendukung perkembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada anak, sekaligus menjadi tempat bermain yang menyenangkan. Desain kemaritiman yang edukatif diwujudkan melalui pengaplikasian mural tokoh karakter khas anak seperti “Spongebob Squarepants” pada ruang tidur 0-2 tahun, “Finding Dory”, dan “Finding Nemo”. Bentukan furnitur yang diadaptasi dari biota dan ekosistem laut diimplementasikan pada area lobby dan ruang belajar. Selain tema yang spesifik pada setiap ruang, warna biru laut yang dipadukan dengan cokelat khas pasir pantai menambah suasana baru yang lebih menyenangkan. Sirkulasi informatif dan layout ruang eksploratif diterapkan untuk pengelompokan area pada setiap ruang, seperti area bermain, belajar, dan berekspresi pada ruang belajar. Bentukan geometris pun diperkenalkan kepada anak usia dini sebagai elemen estetis yang menempel pada sebagian ruang belajar.
Pengalaman Meruang di Kampung Kalimas dengan Konsep Inversi Museum Hanum Soraya; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27462

Abstract

Kota Surabaya adalah kota metropolitan yang masih memiliki kampung-kampung padat di dalamnya dan kampung menjadi salah satu identitas dari Kota Surabaya. Banyak kampung yang sudah menjadi kampung wisata yang nyaman dikunjungi, namun masih banyak kampung-kampung yang menarik dan berpotensi yang belum menjadi kampung wisata.Salah satu kampung yang memiliki potensi  untuk dijadikan kampung wisata ialah Kampung Kalimas di jalan Kalimas Timur yang merupakan perbatasan tiga daerah kota tua dan memiliki bangunan cagar budaya, yakni Menara Syahbandar yang dulunya dipakai untuk mengawasi kapal yang masuk lewat Kalimas.Kampung di Surabaya kebanyakan memiliki sifat yang ramah kepada wisatawan agar wisatawan merasa diterima dan nyaman berada di kampung tersebut, namun hal tersebut kurang nampak di kampung Kalimas ini, hospitalitas menjadi sebuah isu. Permasalahan desain yang dihadapi adalah bagaimana obyek arsitekur dapat dihadirkan di sebuah kampung yang padat dan tidak memunyai lahan kosong. Metode yang digunakan adalah metode untuk membuat Peta Nolli yakni perekaman jalan dan ruang publik dan Responses to Site- Contextualism oleh Kari Jormakka untuk menemukan bentuk kemudian diubah menjadi bentukan yang baru dengan karakteristik yang sama dengan kampung Konsep inversi dari museum membalikkan posisi kotak kaca yang biasanya digunakan untuk menyelubungi  benda  pameran sekarang digunakan untuk menyelubungi manusia agar kampung tersebut dapat dinikmati seperti museum raksasa.