Articles
139 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2018)"
:
139 Documents
clear
Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Pengemasan Portland Pozzolan Cement (PPC) di PT Semen Gresik (Persero), Tbk. Pabrik Tuban
Rizky Nanda Ghifari;
Agus Suharsono;
Novri Suhermi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.923 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35266
Persaingan antar negara produsen semakin tinggi dan demikian pula dengan tuntutan konsumen akan mutu produk yang konsisten. Peningkatan produktivitas dan mutu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing di pasar dunia, serta mampu memenuhi permintaan konsumen yang semakin meningkat. Pengendalian kualitas merupakan kegiatan yang terpadu dalam perusahaan untuk menjaga dan mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat berjalan baik dan sesuai standar yang ditetapkan. Salah satu perusahaan semen milik negara adalah PT Semen Gresik (Persero), Tbk. Salah satu tahapan proses produksi semen yaitu proses pengemasan semen di seksi Packer and Port yang selama ini sudah melakukan pengendalian kualitas dengan cara cukup sederhana yaitu pie chart. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap hari masih didapatkan kantong semen Portland Pozzoland atau Portland Pozzoland Cement (PPC) yang pecah pada saat proses pengemasan semen. Analisis yang digunakan yaitu diagram Laney p', level sigma, dan diagram ishikawa. Datafase satu yang digunakan adalah data release dan pecah bag PPC 40kg dan 50 kg di proyek Tuban 4 tanggal 1 Januari hingga21 Juni 2017, di mana hasilnya diagram Laney p'fase satu yang telah terkendali secara statistik memiliki rata-rata proporsi kantong PPC pecah sebesar 0,00161 dan fase dua belum terkendali sebesar 0,00161 dengan level sigma yaitu sebesar 4,77-sigma. Penyebab terjadinya kantong PPC pecah saat proses pengemasan semen adalah kualitas bahan baku yang belum baik, operator kurang teliti, pengeleman kantong yang masih basah atau kurang sempurna, lingkungan yang lembap, dan keadaan mesin yang sudah aus.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncate
Nym Cista Striratna Dewi;
I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.189 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35267
Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi di Indonesia. Kepadatan penduduk yang tinggi menyebabkan timbulnya masalah kecelakaan lalu lintas. Selama tiga tahun berturut-turut (2012-2014), Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kecelakaan lalu lintas tertinggi di Indonesia. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur. Pada penelitian ini, angka kecelakaan lalu lintas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya tidak membentuk pola tertentu, sehingga digunakan metode regresi nonparametrik Spline. Model terbaik didapatkan dari titik knot optimum berdasarkan nilai GCV yang paling minimum. Model regresi nonparametrik Spline terbaik adalah dengan menggunakan kombinasi knot (1,3,3,3,3). Kelima variabel prediktor yang digunakan berpengaruh terhadap variabel respon, yaitu kepadatan penduduk, persentase pelaku usia remaja, persentase pendidikan terakhir pelaku lebih dari SMP, rasio jenis kelamin pelaku, dan persentase pelaku tidak memiliki SIM. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan dari model ini sebesar 86,73%.
Pemodelan Persentase Peserta Kb Aktif Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp) Di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Novalia Dwita Pramitasari;
I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.151 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35268
Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada peserta KB aktif di Provinsi Jawa Timur sebagai cara mengatur kehamilan sebanyak 1,75 juta jiwa lebih rendah dibandingkan dengan pemakaian non-MKJP yang mencapai 4,35 juta jiwa. MKJP merupakan alat/cara kontrasepsi yang efektif dan efisien dipakai dalam jangka waktu lama untuk tujuan menjarangkan kehamilan atau mengakhiri kehamilan pada pasangan yang sudah tidak ingin menambah anak lagi. Sedangkan peserta KB aktif merupakan akseptor Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang saat ini sedang menggunakan salah satu alat/cara kontrasepsi. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh tidak membentuk suatu pola tertentu, sehingga menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Model terbaik diperoleh dari titik knot optimum berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) minimum. Lima variabel yang berpengaruh signifikan yaitu persentase perempuan usia 15-49 tahun berstatus kawin memiliki anak masih hidup lebih dari dua, persentase perempuan usia 35 tahun keatas berstatus kawin, persentase perempuan usia 15-49 tahun berstatus kawin pernah menggunakan alat/cara KB, persentase perempuan usia 15-49 tahun berstatus kawin yang bekerja, dan persentase perempuan usia 15 tahun keatas berstatus kawin dengan usia kawin pertama kurang dari 19 tahun. Pemodelan terbaik dengan GCV paling minimum pada tiga titik knot atau kombinasi titik knot (3,3,3,3,3) sebesar 31,91. Nilai R2 yang dihasilkan model sebesar 90,69%.
Pengelompokkan Kelurahan di Kota Surabaya Berdasarkan Kriteria Pembentukan Kampung Keluarga Berencana
Khusnul Khotimah;
Vita Ratnasari;
Madu Ratna
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.96 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35272
Salah satu upaya yang dilakukan BKKBN untuk membumikan kembali program KKBPK adalah dengan terus membangun Kampung KB di seluruh wilayah Indonesia. Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kelurahan di Kota Surabaya berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB menggunakan analisis klaster sehingga diharapkan dapat membantu untuk menentukan wilayah yang akan dijadikan Kampung KB. Pengelompokkan yang dihasilkan, selanjutnya akan dilakukan analisis One Way MANOVA untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antar kelompok yang terbentuk berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB. Hasil analisis klaster menunjukkan bahwa terbentuk lima kelompok kelurahan di Kota Surabaya berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB serta metode pengelompokkan yang terbaik adalah metode ward’s. One Way MANOVA memberikan hasil bahwa terdapat perbedaan rata-rata antar kelompok kelurahan yang terbentuk berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB.
Analisis Klasifikasi Pelanggan Listrik Rumah Tangga Bersubsidi Kota Surabaya Menggunakan Support Vector Machine dan Naïve Bayes Classifier
Wiwin Yuli Widiawati;
Raden Mohamad Atok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.956 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35366
Pemerintah menyediakan dana bagi kelompok masyarakat tidak mampu yang diberikan dalam bentuk subsidi terhadap tarif tenaga listrik untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah diolah oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dikeluarkan daftar 40% masyarakat Indonesia yang berada dalam kondisi ekonomi terendah. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi sesuai karakteristik yang dimiliki oleh pelanggan subsidi listrik rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA menggunakan metode Support Vector Machine dan Naïve Bayes Classifier. Hasil Perbandingan antara metode SVM dan NBC didapatkan bahwa SVM memberikan hasil yang lebih baik dengan parameter optimal yang diperoleh pada kernel RBF adalah C = 10 dan = 1. Kategori 450 VA sebanyak 91,6% pelanggan rumah tangga diklasifikasikan dengan benar dan sisanya 8,4% pelanggan rumah tangga diprediksi masuk ke dalam kategori subsidi 900 VA. Pada kategori subsidi 900 VA sebanyak 81,9% pelanggan rumah tangga diklasifikasikan dengan benar dan sisanya 18,1% pelanggan rumah tangga diprediksi masuk kategori 450 VA.
Pengendalian Kualitas Bahan Bakar Gas PT Indonesia Power UPJP-PGT Pasuruan Peta Kendali Univariate Berbasis Model Time Series
Nazihah Ekasari;
Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita;
Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.516 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36311
PT. Indonesia Power Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Perak-Grati merupkan salah satu perusahaan yang berjalan dalam jasa layanan pembangkitan listrik. Dalam pengoperasian pembangkit listrik, PT Indonesia melakukan perencanaan dan monitoring terhadap pemakaian bahan bakar gas. Pada saat ini, suplai gas yang ada seringkali tidak sesuai dengan target perusahaan, dimana supplai gas berada diluar batas spesifikasi diinginkan oleh PT Indonesia Power UPJP-PGT, oleh karena itu perlu dilakukannya pengendalian terhadap suplai gas yang masuk terutama gas yang berasal dari sumur Oyong dan sumur Wortel karena akan terdapat biaya tambahan yang harus dibayar oleh PT Indonesia Power UPJP-PGT jika melebihi batas spesifikasi yang telah disetujui. Metode statistik yang sesuai untuk melakukan pengontrolan pengendalian menganai permasalahan di atas adalah peta kendali Exponential Weighted Moving Varians (EWMV) dan Exponential Weighted Moving Average (EWMA) berbasis pada model time series, karena proses pemakaian gas di PT Indonesia Power berlangsung selama 24 jam setiap harinya, sehingga teridndikasi bahwa data pemakaian gas memiliki autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemakaian energi kedua sumur gas belum terkendali secara statistik, baik untuk varians proses maupun rata-rata proses.
Klasifikasi Microarray “Prostate Cancer” Menggunakan Metode Fuzzy Support Vector Machine (FSVM)-Genetic Algorithm
Cicilia Ajeng Pratiwi;
Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.187 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36446
Salah satu jenis kanker yang yang menjadi penye-bab terbanyak kematian pada populasi pria adalah kanker prostat. Penyakit ini hanya terdapat pada pria karena pada wanita tidak memiliki kelenjar prostat. Secara global, kanker prostat menduduki urutan keempat, kanker yang paling sering ditemukan pada manusia setelah kanker payudara, paru dan kolorektum. sedangkan angka kejadian kanker pada pria, kanker prostat menduduki urutan ke-2. Pada umumnya pende-rita baru mengetahui penyakit tersebut sudah memasuki stadium lanjut. Terlambatnya penanganan pada penderita prostate bisa berakibat fatal bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu,penyakit kanker prostat sangat penting untuk didiag-nosis sedini mungkin sebelum penyebaran sel kanker ke organ internal. Pada perkembangan saat ini, terdapat teknologi micro-array yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan gen in-formatif menyebabkan kanker. Penelitian ini mengguna-kan da-ta microarray “prostate cancer”. Ekspresi gen yang ter-dapat pa-da data microarray “prostate” dapat digunakan untuk mengklasi-fikasikan pasien yang mengalami tumor prostat dan normal. Penelitian ini diperoleh hasil klasifikasi Fuzzy Support Vector Ma-chine (FSVM)dengan menggunakan seleksi Fast Correlation Ba-sed Filter(FCBF) tanpa optimasi genetic algorithm menghasilkan nilai akurasi lebih tinggi dibandingkan tanpa seleksi. Selain itu, diperoleh juga nilai akurasi klasifikasi FSVM dengan menggu-nakan seleksi dan optimasi genetic algorithm lebih tinggi diban-dingkan tanpa seleksi.
Analisis Spasial Persebaran dan Pemetaan Kerawanan Kejadian Kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Lumajang dengan Spatial Pattern Analysis dan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic
Abimanyu Kurniadi;
Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1855.162 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36634
Kabupaten Lumajang cenderung mengalami peningkatan jumlah kasus kejadian demam berdarah dengue atau DBD. Hal ini menunjukkan bahwa, jumlah kejadian kasus DBD di Kabupaten Lumajang belum dapat ditekan secara efektif, kemungkinan disebabkan oleh kurangnya informasi terhadap waktu, tempat dan jumlah kejadian kasus DBD yang terintegrasi. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan kasus DBD dapat ditinjau dari aspek spasial, yaitu tingkat ketergantungan penyakit DBD di suatu wilayah diperkirakan dipengaruhi oleh penyakit DBD di wilayah lain yang berdekatan. Kejadian kasus DBD yang digunakan dalam penelitian ini adalah kejadian kasus DBD di setiap kecamatan di Kabupaten Lumajang pada Tahun 2014-2016 yang kemudian dianalisis dengan menggunakan Spatial Pattern Analysis dan Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic untuk menganalisis pola persebaran dan membentuk peta kerawanan. Hasil penelitian menyimpulkan pola persebaran kejadian kasus DBD pada Tahun 2014 yaitu menyebar, sedangkan Tahun 2015 dan 2016 pola persebarannya mengelompok. Hasil analisis dengan menggunakan metode Flexibly Shaped Spatial Scan Statistic mengidentifikasi kecamatan rawan kasus DBD yaitu Kecamatan Gucialit, Klakah, Padang, Sukodono, Lumajang, Sumbersuko, Tempeh, Rowokangkung Yosowilangun dan Tekung. Kecamatan Lumajang adalah kecamatan yang selalu memiliki jumlah kasus DBD yang tertinggi atau maksimum pada Tahun 2014 hingga 2016.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gini Rasio Pembangunan di Jawa Timur dengan Regresi Spasial
Rosyita Darojati A`laa;
Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.48 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36635
Indonesia Attractiveness Index 2017 mengumumkan 5 besar provinsi terbaik, dimenangkan oleh provinsi Jawa Tengah, Sumatera Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa barat dan Jawa Timur. Namun Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama untuk peningkatan nilai gini rasio. Gini rasio Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan dari 0,396 menjadi 0,415. Sebagai perbandingan, negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara mengalami gejolak ‘Arab Spring’ ketika gini rasio sekitar 0,45. Belajar dari kasus tersebut ketimpangan pendapatan ini perlu penanganan serius dari pemerintah. Salah satunya dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan. Sehingga dalam Penelitian ini dilakukan pemodelan ketimpangan pendapatan kabupaten/kota di Jawa Timur dengan memper-timbangkan aspek spasial menggunakan regresi spasial. Hasil analisis yang diperoleh adalah ketimpangan pendapatan yang terjadi rata-rata termasuk dalam kondisi ketimpangan sedang. Model regresi spasial terbaik yang diperoleh adalah Spatial Error Model dengan nilai R2 sebesar 46,6% dan nilai RMSE sebesar 0.025713. Adapun variabel yang signifikan adalah variabel yang berasal dari aspek sosial yakni kepadatan penduduk dan tingkat pengangguran terbuka.
Aplikasi Karbon Aktif Bambu dan Fly Ash sebagai Filler pada Beton Konduktif
Fadila, Dini;
Zainuri, M.
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.32153
Pada penelitian ini menggunakan bahan dasar bmbu dan dan fly ash, sebaigai filler dalam pembuatan beton konduktif . Pada penelitian ini akan menyelidiki pengaruh penambahan karbon aktif dan fly ash pada sifat konduktifitas listrik dan porositas beton, serta mengetahui sifat mekanik pada beton. Karakterisasi yang digunakan adalah SEM EDX dan dilakukan analisa konduktifitas listrik, kekerasan, densitas porositas, dan kuat tekan beton. Hasil analisa menyatakan bahwa nilai optimum beton konduktif terdapat pada penambahan karbon aktif sebesar 20%. Penambahan karbon aktif dan pengurangan fly ash tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada sifat mekanik bahan ditunjukkan pada hasil kuat tekan penambahan karbon sebesar 20% yaitu sebesar 65.7 Kg/cm hampir sama nilainya dengan sampel 0% carbon aktif yaitu denan nilai kuat tekan 64.7% . Sehingga komposit beton konduktif dapat digunakan dalam aplikasi grounding system dapat meningkatkan nilai konduktivitas tanah serta sebagai pelindung conector agar tidak korosif dengan tidak mengurangi kualitas kekuatan sebagai beton.