cover
Contact Name
Ida Ida
Contact Email
jurnal.manajemen@eco.maranatha.edu
Phone
+62222-2012186
Journal Mail Official
jurnal.manajemen@eco.maranatha.edu
Editorial Address
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65 Bandung - 40164, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Maranatha
ISSN : 14119293     EISSN : 25794094     DOI : http://doi.org/10.28932/jmm
Core Subject : Economy, Science,
Focus and scope of Jurnal Manajemen Maranatha areas include marketing management, financial management, human resource management, operation management, and entrepreneurship. JMM accepts articles in the form of quantitative and qualitative research results, conceptual studies, and various other similar scientific papers.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2002)" : 4 Documents clear
Peran Pengambilgunaan Teknik Perbaikan Terus-Menerus (Continuous improvement Techniques) dalam Meningkatkan Kinerja Operasional Perusahaan Lena Ellitan
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 2 No 1 (2002)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v2i1.117

Abstract

Manufacturing excellence often results from the combined successive incremental improvement techniques and capital investment in technology. This research focuses successive incremental improvement techniques that considered as success factor of firms‘ competitive advantage. Succesive incremental improvement techniques could streamline the production process through the elimination of non-value added activities. Operational performance was evaluated in term of productivity, cost effectiveness, quality, flexibility and delivery. The hypotheses predict that adoption successive incremental improvement techniques e.g. Total Quality Management (TQM). Just In Time (JlT), Total Productive Manufacturing (TPM), and Manufacturing Resources Planning (MRP2) determine the operational performance of the organizations.The relationship between successive incremental techniques and operational performance is examined. as well. The information was collected through mailed questionnaires. Respondents were CEOs of large manufacturing firms in Indonesia. The questionnaires were sent to 500 CEOs of large manufacturing firms, a total of 104 responses were collected (a 21.05% response rate). The hypotheses were testedusing regression analysis. The results indicate: l. TQM is needed to enhance product and process quality. (2). JIT has an important role to improve productivity, cost efficience, flexibility, and delivery reliability. (3). TPM does not have a significant impact on the all dimensions of operational performance. (4) MRP2 is a practise that important to increase productivity, flexibility and delivery performance. It can be concluded that the hypotheses are partially accepted.Kata Kunci: Total Quality Management (TQM) Just In Time (JlT), Total Productive Manufacturing (TPM), and Manufacturing Resources Planning (MRP2)
Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan Publik dengan Menggunakan Perbandingan EVA dan CVA Khaira Rizfia
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 2 No 1 (2002)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v2i1.118

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran kinerja keuanganperusahaan publik dengan menggunakan alat ukur Economic Value Added (EVA) dan Cash Value Added (CVA). Pada konsep EVA, nilai perusahaan tercipta jika laba yang dihasilkan lebih besar dari biaya modal, formulanya NOPAT dikurangi dengan cost Qf all capital, sedangkan CVA mengukur kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kekayaan pemegang saham, caranya gross cash flowdikurangi dengan depresiasi ekonomis dan capital charge. Data yang digunakan adalah laporan laba/rugi dan neraca perusahaan publik yang dijadikan sampel. Penelitian ini mengukur penilaian kinerja keuangan perusahaan publik antara yang berkapitalisasi besar dengan yang berkapitalisasikecil. Hipotesis yang digunakan menggunakan statistik uji beda dua buah harga rata-rata dengan tingkat kepercayaan 95%. Rata-rata EVA perusahaan publik yang berkapitalisasi besar. lebih besar nilainya dibandingkan dengan yang berkapitalisasi kecil. Dengan statistik uji beda didapat hasil yang tidak berbeda secara significant antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Rata-rata CVA perusahaan publik yang berkapitalisasi besar nilainya lebih besar dari yang berkapitalisasi kecil. Dilakukan statistik uji beda didapat hasil yang berbeda secara significant antara kedua jenis perusahaan. Selain menilai kinerja perusahaan secara internal, sebaiknya manajer dan pemilik modal juga memperhatikan faktor-faktor eksternal seperti kondisi perekonomian secara makro dan prospek perusahaan.Kata Kunci : Economic Value Added (EVA), Cash ValueAdded (CVA)
Default dan Cross Default dalam Perjanjian Kredit Bank Johannes Ibrahim
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 2 No 1 (2002)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v2i1.119

Abstract

The formulating of covenant in bank credit agreement is under the authority of the bank as creditor. Covenants, which are formulating, from the financial and legal aspects are created in order to minimalize the risks in distributing credits. Two of the most important covenanrs are known as default and cross default covenants. Under these covenants, banks have the authority to terminate credit agreements and withdraw the rests of the loans from debitors. These covenants are created because as financial institutions funded by publics. banks need to keep their prudential banking policy in distributing their credits. However. in banking practice, the approprateness of these covenants are questioned since the freedom ofcontracts tends to be more beneficial for the banks than the debitors.Kata Kunci: Kredit, Perjanjian Kredit. Perjanjian Standar atau Baku. Klausula atau Covenant. Ingkar Janji (Default) dan Silang Ingkar Janji (Cross Default).
Pentingkah Manajemen dalam Home Industri (Kasus di PT. Bersama Parahiyangan) Nur .
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 2 No 1 (2002)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v2i1.120

Abstract

Setiap perusahaan baik perusahaan besar maupun kecil pastimembutuhkan manajemen dalam melaksanakan usahanya. Begitu juga home industri yang mempunyai skala usaha kecil dan jumlah tenaga kerja yang sedikit. Salah satu contoh home indUStri yaitu PT Bersama Parahiyangan. yang didalam menjalankan usahanya belum memiliki manajemen yang teratur. sehingga sering mengalami permasalahan yang sulit diatasi. Untuk mengatasi pemasalahan tersebut harus diperbaiki manajemennya.Kata Kunci: Manajemen, Tata Letak Pabrik, Struktur Organisasi.Pemasaran` Laporan Keuangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4