cover
Contact Name
Lauw Tjun Tjun
Contact Email
jurnal.akuntansi.maranatha@gmail.com
Phone
+6222-2012186
Journal Mail Official
jurnal.akuntansi.maranatha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri No. 65 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Akuntansi
ISSN : 20858698     EISSN : 25984977     DOI : http://doi.org/10.28932/jam
Core Subject : Economy,
The scopes of the journal include (1) Management Accounting, (2) Taxation, (3) Financial Accounting, (4) Public Sector Accounting, (5) Accounting Education (6) Information Systems, (7) Auditing, (8) Professional Ethics, (9) Sharia Accounting, (10) Accounting Information Technology.
Articles 350 Documents
Analisis Berbagai Kasus Pengakuan Pendapatan dalam Akuntansi Ming Kuang Tan
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i3.287

Abstract

Dalam kedudukannya sebagai salah satu elemen pembentuk statemen laba-rugi, pengakuan pendapatan merupakan hal penting dalam penyajian informasi keuangan. Salah saji atas elemen ini akan mempengaruhi kandungan informasi mengenai kemampulabaan dan kinerja manajemen.Tulisan ini bertujuan untuk membahas berbagai aspek teoritis dan implikasinya terhadap praktik perlakuan akuntansi atas elemen pendapatan. Pendapatan dapat diakui bila kriteria pembentukan dan realisasi terpenuhi. Oleh karena itu, pertambahan nilai secara alami pada kasus bonsai belum dapat diakui sebagai pendapatan karena kriteria terrealisasi belum terpenuhi. Walaupun demikian, bobot pentingnya kriteria pembentukan dan realisasi pendapatan tergantung keadaan. Misalnya kasus konstruksi pada PT Batununggal Perkasa. Hal-hal seperti ketidakpastian penerimaan kas, kesulitan dalam mengukur penda-patan, dapat menjadi pertimbangan tersendiri untukmengakui besarnya penda-patan.
Evaluasi Penerapan Saat Pengakuan Pendapatan terhadap Kelayakan Laba secara Periodik (Studi Kasus pada Perusahaan Konstruksi) Joni .
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i3.288

Abstract

The Purpose of this study is to evaluate the proper timing ofrevenue recognition and the measurement of revenue to get fair value of periodic earnings for construction enterprise. This study use descriptive analysis method The purpose of this method is to describe and analyze data, in order to give a comprehensive information of the object. The result of this study indicated that the proper timing of revenue recognition for construction enterprise is during the production process with percentage-of-completion methodKey Word: revenue recognition, revenue measurement, periodic earnings
Konflik Keagenan Tinjauan Teoritis dan Cara Menguranginya Meythi .
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i2.291

Abstract

Pada sebuah perusahaan, pemilik perusahaan biasanya akanmendelegasikan tugas dan tanggung jawab pengurusan dan pengelolaan operasi perusahaannya kepada para manajer untuk kepentingan pemilik. Para manajer yang diberi tanggung jawab dalam hal ini bertindak sebagai agen, mempunyai kewajiban untuk dapat memaksimumkan kesejahteraan parapemilik perusahaan baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Sisi lain, manajer juga memiliki kepentingan yang sama dengan kepentingan pemilik perusahaan, yaitu memaksimumkan kesejahteraannya. Adanya dua kepentingan ini berdampak pada permasalahan keagenan. Artikel ini mencoba mengulas kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan utang, kebijakan dividen, risiko, kebijakan insentif aliansi, dan memahami perannyauntuk mengurangi konflik keagenan. Informasi yang dihasilkan dari artikel ini diharapkan dapat membantu pihak perusahaan, investor, calon investor maupun kalangan akademisi dalam memahami mekanisme untuk mengurangi konflik keagenan.Kata Kunci: Konflik keagenan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan utang, kebijakan dividen, risiko, kebijakan insentif aliansi, memahami perannya.
Suatu Tinjauan Mengenai Pelaporan Akuntansi Sosial Jerry .
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i2.292

Abstract

Selama ini perusahaan menyajikan laporan keuangan yang lebih bersifat komersial, yang tentunya banyak hal yang tidak terakomodasikan, seperti halnya tanggung jawab sosial pemsahaan terhadap lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Hal tersebut bukan hanya merugikan bagilingkungan internal dan eksternal perusahaan saja tetapi merugikan bagi perusahaan itu sendiri, karena apabila perusahaan mengabaikan tanggung jawab sosialnya maka akan dapat mengganggu going concern perusahaan yangberupa tuntutan dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan, khususnya masyarakat. Tanggung jawab sosial perusahaan melalui akuntansi sosial dapat memberikan output Pelaporan Akuntansi Sosial yang berupa tanggung jawabsosial perusahaan. Pernyataan ini sangat relevan dengan yang disampaikan oleh Estes (1976;1), bahwa akuntansi sosial merupakan pengukuran dan pelaporan internal maupun eksternal yang mengungkapkan tentang pengaruh suatu entitas (perusahaan) dan aktivitas-aktivitasnya terhadap masyarakat. Sueb (2001;3 8), memberikan deñnisi atas akuntansi sosial sebagai berikut: “Akuntansi Sosial adalah penilaian dampak sosial aktivitas organisasi perusahaan, pengukuran efektifitas program-program sosial perusahaan,pelaporan pertanggungjawaban sosial perusahaan dan sistem informasi untuk menilai kinerja sosial dan ekonomi perusahaan secara menyeluruh”. Pada dasarnya pelaporan akuntansi sosial ini dipersiapkan oleh pihak manajemen perusahaan, yang dijadikan pelaporan untuk stakeholder (masyarakat). Pelaporan memuat informasi yang menyangkut dampak positif atau negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan yang meliputi: (a) Penilaian dampak sosial aktivitas organisasi perusahaan, (b) Pengukuran efektifitas program-program sosial perusahaan, (c) Pelaporan tanggung jawab sosialperusahaan, (d) Sistem informasi untuk menilai kinerja dan ekonomi perusahaan secara menyeluruh.Kata kunci: tanggung jawab sosial, going concern, pelaporan Akuntansi Sosial.
Continuous Auditing Paradigma Baru dalam Pengauditan Ferry Sihaloho
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i2.293

Abstract

One of the advanced information system that can produce financial statement in timely manner is the Real Time Accounting System in which will produce financial information without audit trail. Audit trails were common problem in recently audit practice because of the advanced information systemnot produce it. Auditor should change old paradigm in auditing related to audit procedures that used to examine the Accounting Information System by which can produce audit trail. Auditor must focus on program’s application system through the computer. Continuous Auditing could used by auditor as anaudit technique to ensure that the program’s application system well-to-do processing transaction with high validity and reliability. Although audit firm must prepare infiastructure and data standardization, but they can obtain benefit related to audit cost (i. e. reduce the operational audit cost and audittime). The effectiveness and efliciency of audit ’s effort will result in the competitive audit fees that can be offered by auditors to their clients.Kata kunci: Real Time Accounting, Continuous Auditing, fee audit.
Audit Laporan Keuangan dan Proses Manajemen (Financial Statements Audit and Management Process) Timbul Sinaga
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i2.294

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas secara mendalam dan detail tentang: manfaat audit laporan keuangan terhadap proses manajemen, hubungan audit laporan keuangan dengan proses manajemen. Pembahasan yang dimaksud meliputi: proses manajemen, fungsi-fungsi manajemen, audit laporan keuangan, opini akuntan publik atas laporan keuangan. Melalui pembahasan ini, dapat ditelusuri antara lain: 1) apakah laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik dapat menjamin pemenuhan tujuan laporan keuangan baik tujuan umum maupun tujuan karakteristik kualitatif sehingga dapat bermanfaat bagi para penggunanya, khususnya bagi manajemen untuk melakuan proses manajemen, 2) apakah Opini Akuntan Publik yang berbeda atas laporan keuangan dapat menggambarkan perbedaankeberhasilan pelaksanaan proses manajemen Dari tulisan ini diketahui bahwa: 1) Laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik dapat menjamin pemenuhan tujuan laporan keuangan baik tujuan umum maupun tujuan karakteristik kualitatif sehingga dapat bermanfaat bagi para penggunanya, khususnya bagi manajemen untuk melakuan proses manajemen, dan 2) opini Akuntan Publik yang berbeda atas laporan keuangan dapat menggambarkan perbedaan keberhasilan pelaksanaan proses manajemen. Dengan demikian maka seluruh pihak yang berkepentingandi dalam suatu perusahaan dapat memanfaatkan laporan keuangan yang diaudit sebagai suatu bahan penting dalam rangka pelaksaan fungsi-fungsi manajemen secara terus menerus dan berkelanjutan demi kemajuan perusahaan.Kata Kunci: Proses manajemen, fungsi-fungsi manajemen, audit laporan keuangan, dan opini Akuntan Publik.
Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur Christine Dwi Karya Susilawati
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i2.295

Abstract

Pasar modal adalah salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dananya. Perkembangan pasar modal di Indonesia telah mendorong perusahaan-perusahaan untuk menjual sebagiansahamnya kepada masyarakat. Banyaknya perusahaan yang go public mendorong para investor berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi yang ada. Oleh karena itu investor harus terlebih dahulu menganalisis informasi akuntansi yang terdapat dalam laporan keuangan. Pada perusahaanbesar yang sahamnya dijual ke masyarakat, maka bursa saham bisa merupakan indeks yang baik untuk mengukur tingkat efektifitas perusahaan. Harga saham terpengaruh langsung dengan cepat oleh informasi yang tersedia. Dalamlaporan keuangan terdapat analisis rasio keuangan yang ternyata mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan harga saham. Oleh karena itu penulis memilih untuk meneliti pengaruh enam rasio keuangan terhadapperubahan harga saham pada perusahaan manufaktur yang berbasis chemical dari periode tahun 1999-2003. Hipotesis penulis di atas diuji dengan menggunakan uji statistik multiple linear regression dimana variabel-variabel independennya adalah ROA, ROE, PBV, PER, NPM dan OPM sedangkanvariabel dependennya adalah harga saham. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan uji F dan uji t dengan tingkat signifikansi 0.05 ternyata diperoleh hasil sebagai berikut: ”rasio keuangan berpengaruh signifikan terhadap harga saham”.Kata kunci: rasio keuangan, harga saham.
Penerapan Akuntansi Pertanggung-jawaban untuk Mengurangi Budget Slack dalam Organisasi Candra Sinuraya
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2004)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i1.298

Abstract

Anggaran yang baik adalah anggaran dengan tingkat kesulitan yang masih dimungkinkan untuk dicapai, sehingga para pelaksana anggaran dapat bekerja lebih efisien, serta dapat meningkatkan prestasi pelaksana anggaran. Terlalu rendahnya menetapkan target pendapatan atau terlalu tingginya kosyang ditentukan dalam anggaran, tidak dapat dipakai sebagai salah satu indikator ukuran kinerja bagi pelaksana anggaran, karena akan mengakibatkan apa yang disebut dengan budget slack. Tulisan ini akan membahas bagaimana peranan akuntansi pertanggungjawaban mengurangi budget slack yang terjadi dalam organisasi, sehingga anggaran tersebut dapat ditetapkan sebagai salah satu in-dikator pengukuran kinerja bagi pelaksananya.Kata Kunci: Budget Slack, Anggaran, Akuntansi Pertanggungjawaban.
Pengaruh Kebijakan Pajak Penghasilan Pasal 21 terhadap Pajak Penghasilan badan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyumas Amber Lumbantoruan
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2004)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i1.299

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian studi kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian: (l) untuk mengetahui bentuk kebijakan pajak penghasilan pasal 21 karyawan yang lebih menguntungkan bagi perusahaan, (2) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara pajak penghasilan badan dalam penerapan subsidi pajak dengan pajak penghasilan pasal 21 badan dalam penerapan tunjangan pajak, dan (3) untuk mengetahui apakah kebijakan pajak penghasilan pasal 21 karyawan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pajak penghasilan badan. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian arsip, yaitu penelitian terhadap dokumen atau arsip data yang diperoleh dari data internal perusahaan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial parametrik. Berdasarkan statistik deskriptif penerapan kebijakan pajak penghasilan pasal 21 karyawan berupa tunjangan pajak, mengakibatkan jumlah pajak penghasilan badan lebih kecil dibandingkan dengan penerapan subsidi pajak. Rata-rata pajak penghasilan badan dalam penerapan tunjangan pajakadalah 94,77 persen dari rata-rata pajak penghasilan badan dalam penerapan subsidi pajak. Selisih jumlah pajak penghasilan badan dalam penerapan subsidi pajak dengan penerapan tunjangan pajak adalah 5,23 persen dari jumlah pajak penghasilan pasal 21 karyawan. Berdasarkan uji hipotesis, hipotesis pertama yang menyatakan kebijakan pajak penghasilan karyawan dalam bentuk tunjangan pajak lebih menguntungkan bagi perusahaan daripada subsidi pajakditolak, hipotesis kedua yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara pajak penghasilan badan dalam penerapan subsidi pajak dengan pajak penghasilan badan dalam penerapan tunjangan pajak ditolak, dan hipotesisketiga yang menyatakan kebijakan pajak penghasilan karyawan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pajak penghasilan badan juga ditolak. Kesimpulan penelitian secara deskriptif penerapan kedua macam kebijakan pajak penghasilan karyawan mengakibatkan adanya perbedaan jumlah pajak penghasilan badan, tetapi jumlah perbedaan tersebut tidak signifikan.Kata kunci: Pajak penghasilan pasal 21, pajak penghasilan badan.
Tatalaksana Teknologi Informasi Metode COBIT Ardi Hamzah
Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2004)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v4i1.300

Abstract

COBIT method necessary implementation in enterprise management in order that using Information Technology (IT) appropriate with need of enterprise and performance output that eflicient and effective along with preventive or minimize of risk on using IT. Using and management IT also consider of integration, where hardware, software, and brainware constitute integration.Keywords: cobit method, information technology, hardware. software, brainware

Page 4 of 35 | Total Record : 350