cover
Contact Name
JIM Sendratasik
Contact Email
jimpa90@usk.ac.id
Phone
+6285362345322
Journal Mail Official
taufik@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Chik Pante Kulu No.1 Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Sendratasik
ISSN : -     EISSN : 26202964     DOI : https://doi.org/10.24815/sendratasik.v10i1.35386
JURNAL ILMIAH MAHASISWA (JIM) SENDRATASIK Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Sendratasik adalah karya tulis ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang merupakan hasil penelitian skripsi. Jurnal ini berisi tentang kajian di bidang seni, baik seni drama, Tari, musik dan rupa sera pendidikan seni. Artikel ini dibimbing oleh pembimbing satu dan pembimbing dua sehingga menghasilkan artikel yang memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Jurnal ini secara spesifik berfokus pada kajian pendidikan seni dan budaya yang mengintegrasikan dan mengembangkan kearifan lokal. Kami mendorong penelitian yang menggali nilai-nilai budaya tradisional, pengetahuan lokal, dan praktik seni adiluhung sebagai sumber inspirasi dan materi pembelajaran.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER" : 6 Documents clear
APRESIASI MASYARAKAT TERHADAP TARI LANDOK SAMPOT DI KECAMATAN KLUET TIMUR Sasrita, Bysmira; Hartati, Tengku; Lindawati, lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.26251

Abstract

Penelitian dengan judul Apresiasi Masyarakat terhadap Tari Landok Sampot di Kecamatan Kluet Timur. Mengangkat masalah bagaimana apresiasi masyarakat di Desa Lawe Sawah terhadap tari Landok Sampot di Kecamatan Kluet Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana apresiasi masyarakat di Desa Lawe Sawah terhadap tari Landok Sampot di Kecamatan Kluet Timur. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Lawe Sawah yang terdiri dari unsur: pegiat seni, pendidik, perangkat desa, dan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat masyarakat di Kecamatan Kluet Timur masih sangat tinggi. Hasil angket menunjukkan bahwa 58,7% masyarakat tertarik dengan tari landok sampot, banyak masyarakat yang antusias dalam menyaksikan dan mendukung pertunjukan tari Landok Sampot. Apresiasi masyarakat terhadap tari ini juga sangat baik, tingkatan apresiasi termasuk pada tingkatan estetis.
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL GUEL DI SMA NEGERI 2 BANDAR Namira, Cindy; Selian, Rida Safuan; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.24039

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya dilakukan guna menjawab permasalahan kendala apa saja yang dihadapi dalam pembelajaran seni budaya kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Dengan menggunakan teori pembelajaran, kendala, minat, seni tari, tari tradisi, dan tari guel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kendala dalam pembelajaran seni budaya dan bagaimana pengembangan minat belajar seni budaya siswa kelas X IPA pada materi Tari Tradisional Guel di SMA Negeri 2 Bandar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya kendala dalam belajar seni budaya berasal dari 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantaranya jasmani, minat dan bakat. Sedangkan faktor eksternal meliputi keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. Selanjutnya dalam upaya pengembangan bakat tari tradisional guel SMAN 2 Bandar telah melakukan beberapa upaya, diantaranya terus memperbaharui metode belajar, memberikan fasilitas pendukung, Kemudian terkait dengan saran dari peneliti, peneliti berharap bahwasannya siswa terus menggali minat dan bakatnya dibidang tari tradisional agar dapat turut menjaga dan melestarikannya. Kemudian terkait dengan sekolah, peneliti berharapsekolah terus mendukung dan menunjang minat dan bakat dari siswa SMA Negeri 2 Bandar khsusnya dalam bidang tari tradisional guel.Kata Kunci : Kendala, Pembelajaran, Tari Tradisional Guel
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO KABUPATEN ACEH UTARA Zahara, Safrina; Supadmi, Tri; Selian, Rida Safuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23610

Abstract

Pada penelitian tari Poh Kipah, permasalahan yang diangkat adalah Analisis Struktur Gerak Tari Poh Kipah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis struktur gerak tari Poh Kipah. Objek dalam penelitian ini adalah struktur gerak tari Poh Kipah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Analisis struktur tari Poh Kipah berdasarkan gerak bagian tubuh meliputi gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Untuk memudahkan penganalisisan, maka gerak dibagi menjadi 2 yaitu gerak sebagai sikap dan sebagai pelaksana. Gerak sebagai unsur sikap meliputi 3 unsur sikap kepala, 3 unsur sikap badan, 5 unsur sikap tangan dan 8 unsur sikap kaki. Sedangkan gerak sebagai pelaksana meliputi 5 unsur gerak kepala, 8 unsur gerak badan, 31 unsur gerak tangan dan 11 unsur gerak kaki. (b) Sedangkan analisis struktur gerak tari Poh kipah terdiri atas 9 gugus gerak, 22 kalimat gerak, 98 frase gerak, dan 709 motif gerak. (c) Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Poh kipah memiliki 709 motif, 98 frase, 22 kalimat dan 9 gugus gerak, Tata hubungan sitagmatis tari Poh kipah memiliki hubungan seperti mata rantai yang saling mengait dan tidak dapat dipisahkan yang terdapat pada gugus pertama.Tata hubungan paradigmatis dalam tari Poh kipah terdapat pada gugus pertama yaitu antar frase 8 dan 9, frase tersebut dapat dipertukarkan dan tidak mempengaruhi motif dan hubungan gerak yang lain jika tidak berubah keterkaitan pola gerak dengan iringannya
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Aziz, Ekza Fahira; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23609

Abstract

Penelitian ini berjudul, Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi,dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.
ANALISIS TARI LIKOK PULO DI SANGGAR SENI SEULAWEUT UIN AR-RANIRY Putri, Arinil Khaderi; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23446

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana struktur gerak tari Likok Pulo dan bagaimana elemen-elemen gerak tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Sanggar Seni Seulaweut yang mencakup sebagai penari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tari Likok Pulo. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur gerak tari Likok Pulo dapat ditinjau dari dua aspek yaitu tari Likok Pulo berdasarkan unsur sikap dan unsur gerak terhadap elemen-elemen gerak yaitu pada bagian kepala mempunyai 4 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan mempunyai 6 unsur sikap dan 4 unsur gerak, bagian tangan mempunyai 5 unsur sikap dan 29 unsur gerak, bagian kaki mempunyai 4 unsur sikap dan 4 unsur gerak. Pada analisis struktur gerak tari Likok Pulo terdapat Tata Hubungan Hierarkis Gramatikal yang memperoleh 8 gugus gerak, 8 kalimat gerak, 69 frase gerak dan 379 motif gerak dan Tata Hubungan Paradigmatis yang terdapat pada gugus ke 3 dan pada gugus ke 5.
PROSES KREATIF PENCIPTAAN TARI AER ULAK KARYA REZKY KURNIA PUTRI Noviati, Tia; Palawi, Ari; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23445

Abstract

Tari Aer Ulak ini terinspirasi dari sebuah tradisi zaman dahulu yang telah punah. Karya tari ini diciptakan oleh Rezky Kurnia Putri pada tahun 2018. Rezky Kurnia Putri mengangkat sebuah garapan tari dengan tema tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak karya Rezky Kurnia Putri melalui tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan komposisi. Objek penelitian ini adalah tari Aer Ulak yang dikaji dari proses kreatif yang meliputi elemen-elemen komposisi tari seperti tema, gerak, tata rias, tata busana, iringan, pola lantai, properti dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tema Tari Aer Ulak pada awalnya yaitu berupa ritual yang menggambarkan tentang budaya yang menampilkan kembali budaya yang telah hilang dalam sebuah gerakan seni tari. Urutan gerak yang dilakukan dimulai dari salam pembuka, membawa perasap, ngerajah, mencak, menurunkan lancang serta menanti firasat. Tari ditampilkan dengan menggunakan properti sajen, memakai tata rias wajah yang tegas serta bernuansa seram, serta diiringin oleh keyboard, gendang melayu, biola,bamba, ketipung, dan akordion. Sumber data penelitian ini adalah Rezky Kurnia Putri, selaku koreografer atau pencipta Tari Aer Ulak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data,dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Oleh karena itu, didapatkan hasil penelitian berupa tahap-tahap yang dilakukan oleh Rezky dalam proses kreatif meliputi tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan tahap komposisi yaitu proses penyusunan gerak yang telah didapatkan dari proses eksplorasi, improvisasi, dan evaluasi menjadi satu tarian yang utuh. Selain itu proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti faktor lingkungan, sarana atau fasilitas, keterampilan atau skill, identitas atau gaya (style), originalitas atau keaslian,dan apresiasi atau penghargaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6