cover
Contact Name
Sastrawan
Contact Email
lppm.uniqhba@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.uniqhba@gmail.com
Editorial Address
Jln. H. Badaruddin – Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia 83562
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda
ISSN : 23549777     EISSN : 26148420     DOI : https://doi.org/10.37824/jkqh
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health, including health administration, public health, nursing, obstetrics, pharmacy, medicine, and other related field. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter.
Articles 181 Documents
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Ibu Usia Produktif Memakai IUD Yuli Dwi Oktayanti; Wathan, Irzanita; Wathan, Maksuk
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1136

Abstract

Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional ini bertujuan menganalisis secara simultan berbagai faktor yang memengaruhi rendahnya minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam menggunakan Intra Uterine Devices (IUD) sebagai salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Sosial Palembang pada tahun 2025. Studi yang dilaksanakan dari Mei hingga Juli 2025 ini mengambil sampel 99 responden wanita usia reproduktif dari populasi 1.402 melalui teknik purposive sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap, usia, paritas, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga, sumber informasi, dan peran kader memiliki hubungan signifikan (p<0,05) dengan rendahnya minat adopsi IUD. Secara krusial, analisis multivariat menyimpulkan bahwa sikap merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi rendahnya minat PUS terhadap IUD. Oleh karena itu, direkomendasikan bahwa upaya promosi kesehatan, khususnya melalui kegiatan sosialisasi mengenai IUD, perlu ditingkatkan untuk memperbaiki sikap masyarakat.