cover
Contact Name
Dina Mariani
Contact Email
dinamariani@unimus.ac.id
Phone
+6285299398663
Journal Mail Official
mediaelektrika@unimus.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Semarang FT-FMIPA Building, 7nd Floor. Department of Electrical Engineering Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 50273 Phone: 085299398663 Email: mediaelektrika@unimus.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA ELEKTRIKA
ISSN : 19797451     EISSN : 2579972X     DOI : 10.26714/me.14.2.2021.62-75
Media Elektrika is an electrical engineering journal that gives concerns on sciences related to electrical engineering. It includes the following fields: Electrical power engineering Electronics Telecommunication Control Informatics and computer technology
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA" : 18 Documents clear
KLASIFIKASI HUBUNG SINGKAT TURN TO TURN PADA BELITAN STATOR MOTOR INDUKSI YANG DISEBABKAN KEGAGALAN ISOLASI MENGGUNAKAN METODE NEURAL NETWORK (NN) Irawan, Barli Jeihan; PK, Iradiratu Diah; Dewantara, Belly Yan; Rahmatullah, Daeng
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.433 KB) | DOI: 10.26714/me.13.1.2020.1-11

Abstract

Hampir seluruh industri menggunakan motor induksi sebagai alat bantu produksi, hal ini disebabkan karena beberapa alasan yaitu, kecepatan putar yang dihasilkan konstan, motor induksi tidak memiliki sikat sehingga rugi gesek dapat dikurangi, dan perawatannya yang mudah. Pada penelitian ini adalah mendeteksi kerusakan belitan stator yang disebabkan oleh laminasi belitan sehingga terjadinya hubung singkat pada satu phasa, yang disebut juga dengan turn fault. Metode Fast Fourier Transform (FFT) yang digunakan untuk pedeteksian arus dengan pembebanan 0%, dan 100% yang nantinya hasil deteksi untuk klasifikasi pada Neural Network (NN). Pengkategorian tingkat pembebanan dan tingkat kerusakan yang dialami oleh motor induksi, yaitu turn to turn u1, turn to turn u1 dan v1, dan turn to turn u1, v1 dan w1. Pembacaan hasil test yang dilakukan pada Neural Network memiliki hasil prediksi yang baik karena MSE yang dihasilkan tidak melebihi tingkat keerroran 5% yang telah ditetapkan.
KLASIFIKASI HUBUNG SINGKAT TURN TO TURN PADA BELITAN STATOR MOTOR INDUKSI YANG DISEBABKAN KEGAGALAN ISOLASI MENGGUNAKAN METODE NEURAL NETWORK (NN) Irawan, Barli Jeihan; D.P.K., Iradiratu Diah; Dewantara, Belly Yan; Rahmatullah, Daeng
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.433 KB) | DOI: 10.26714/me.13.1.2020.1-11

Abstract

Hampir seluruh industri menggunakan motor induksi sebagai alat bantu produksi, hal ini disebabkan karena beberapa alasan yaitu, kecepatan putar yang dihasilkan konstan, motor induksi tidak memiliki sikat sehingga rugi gesek dapat dikurangi, dan perawatannya yang mudah. Pada penelitian ini adalah mendeteksi kerusakan belitan stator yang disebabkan oleh laminasi belitan sehingga terjadinya hubung singkat pada satu phasa, yang disebut juga dengan turn fault. Metode Fast Fourier Transform (FFT) yang digunakan untuk pedeteksian arus dengan pembebanan 0%, dan 100% yang nantinya hasil deteksi untuk klasifikasi pada Neural Network (NN). Pengkategorian tingkat pembebanan dan tingkat kerusakan yang dialami oleh motor induksi, yaitu turn to turn u1, turn to turn u1 dan v1, dan turn to turn u1, v1 dan w1. Pembacaan hasil test yang dilakukan pada Neural Network memiliki hasil prediksi yang baik karena MSE yang dihasilkan tidak melebihi tingkat keerroran 5% yang telah ditetapkan.
PENERAPAN METODE NEURAL NETWORK UNTUK MENGKLASIFIKASI KERUSAKAN BATANG ROTOR MOTOR INDUKSI MELALUI DATA SPEKTRUM ARUS Boimau, Osni; PK, Iradiratu Diah; Dewantara, Belly Yan; Rahmatullah, Daeng
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.368 KB) | DOI: 10.26714/me.13.1.2020.12-23

Abstract

Kerusakan batang rotor merupakan salah satu jenis kerusakan pada motor induksi yang dapat menyebabkan masalah serius. Kerusakan tersebut dapat mencapai 5% - 10% dari seluruh kasus gangguan motor induksi. Oleh karena itu perlu adanya prediksi awal untuk mengetahui adanya gangguan pada motor induksi, agar dapat dilakukan perbaikan lebih cepat dan tanggap sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. Pada penelitian ini membahas tentang klasifikasi kerusakan batang rotor motor induksi dengan menggunakan analisa arus stator. Data spectrum arus diambil mengunakan metode fast fourier transform. Eksperimen penelitian dilakukan menggunakan metode Neural Network sebagai alat bantu untuk mendeteksi sinyal kesalahan dari mesin listrik karena mampu mengenali pola setiap kerusakan pada batang rotor motor induksi. Pengujian sistem dilakukan untuk mementukan letak kerusakan dalam beberapa kondisi, yaitu kondisi rotor diambil dari hasil pendeteksian Fast Fourier Transform, kondisi beban diambil dari presentase pembebanan yakni 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dan tingkat kerusakan motor diambil mulai dari kondisi batang rotor normal sampai rotor mengalami kerusakan 3BRB7mm. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa metode Neural Network mampu mengklasifikasi setiap kondisi kerusakan batang rotor motor induksi dengan membuktikan dari hasil Mean Squared Error MSE yang dihasilkan memiliki nilai rata-rata pada semua kondisi kerusakan sebesar 5.84 . Dengan rata-rata efisiensi pengujian dibawah 5%.
PENERAPAN METODE NEURAL NETWORK UNTUK MENGKLASIFIKASI KERUSAKAN BATANG ROTOR MOTOR INDUKSI MELALUI DATA SPEKTRUM ARUS Boimau, Osni; D.P.K., Iradiratu Diah; Dewantara, Belly Yan; Rahmatullah, Daeng
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.368 KB) | DOI: 10.26714/me.13.1.2020.12-23

Abstract

Kerusakan batang rotor merupakan salah satu jenis kerusakan pada motor induksi yang dapat menyebabkan masalah serius. Kerusakan tersebut dapat mencapai 5% - 10% dari seluruh kasus gangguan motor induksi. Oleh karena itu perlu adanya prediksi awal untuk mengetahui adanya gangguan pada motor induksi, agar dapat dilakukan perbaikan lebih cepat dan tanggap sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. Pada penelitian ini membahas tentang klasifikasi kerusakan batang rotor motor induksi dengan menggunakan analisa arus stator. Data spectrum arus diambil mengunakan metode fast fourier transform. Eksperimen penelitian dilakukan menggunakan metode Neural Network sebagai alat bantu untuk mendeteksi sinyal kesalahan dari mesin listrik karena mampu mengenali pola setiap kerusakan pada batang rotor motor induksi. Pengujian sistem dilakukan untuk mementukan letak kerusakan dalam beberapa kondisi, yaitu kondisi rotor diambil dari hasil pendeteksian Fast Fourier Transform, kondisi beban diambil dari presentase pembebanan yakni 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dan tingkat kerusakan motor diambil mulai dari kondisi batang rotor normal sampai rotor mengalami kerusakan 3BRB7mm. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa metode Neural Network mampu mengklasifikasi setiap kondisi kerusakan batang rotor motor induksi dengan membuktikan dari hasil Mean Squared Error MSE yang dihasilkan memiliki nilai rata-rata pada semua kondisi kerusakan sebesar 5.84 . Dengan rata-rata efisiensi pengujian dibawah 5%.
RANCANG BANGUN KONTROL PERGERAKAN POSISI KAPAL DENGAN SISTEM WAYPOINT BERBASIS GPS MENGGUNAKAN METODE PID Devionita, Shinta
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.016 KB) | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.89-99

Abstract

Mengingat sangat mahalnya peralatan teknologi perkapalan saat ini sehingga menyebabkan masyarakat kalangan menengah masih menggunakan sistem manual dalam mengemudikan kapal untuk mencapai tujuan pelayaran. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem perkapalan untuk mengontrol pergerakan pengendali kapal menuju arah tujuan secara otomatis sesuai koordinat yang ditentukan. Sistem ini terdiri dari modul GPS (Global Positioning System), Sensor Kompas, Arduino Uno, Motor Servo, dan Metode PID. Disini modul GPS yang digunakan bertujuan sebagai receiver atau penerima untuk mengetahui posisi garis lintang dan garis bujur pada kapal dalam 10 kali pengujian. Sensor kompas bertujuan untuk mengetahui arah hadap kapal, dengan acuan data kompas yang telah terkalibrasi dan nilai eror yang diperoleh. Arduino uno sebagai sistem mikrokontroler untuk menyimpan atau pemroses data. Motor servo bertujuan sebagai penggerak tuas motor apakah sesuai dengan perintah nilai derajat pada program yang telah dibuat pada arduino. Metode PID yang digunakan disini sebagai kontroller, yaitu menjaga posisi kendali pada kapal agar dapat mengikuti lintasan waypoint yang telah direncanakan  sebelumnya. Langkah pertama yang dilakukan dengan cara mengetahui nilai Kp, Ki dan Kd yang telah didapat pada pengujian. Sehingga menghasilkan nilai Kp = 2, Ki = 0,8 dan Kd = 0,5.
PERBAIKAN KUALITAS DAYA MENGGUNAKAN OPTIMAL CAPACITOR PLACEMENT (OCP) PADA SISTEM KELISTRIKAN PT. FMC AGRICULTURAL MANUFACTURING Navynda Kurnia Sari
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.567 KB) | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.80-88

Abstract

         Kualitas daya dalam sistem tenaga merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan untuk menjaga stabilitas dan continuitas sistem tenaga listrik dalam suatu industri. Diantara permasalahan kualitas daya yang timbul salah satunya adalah penurunan nilai faktor daya (power faktor) yang menyebabkan konsumsi daya menjadi berlebih. Seperti pada industri-industri besar pada umumnya. PT. FMC Agricultural Manufacturing juga memiliki permasalahan kualitas daya pada sistem kelistrikannya, disebabkan karena mempunyai banyak motor-motor berkapasitas besar untuk proses produksinya yang dapat menyebabkan rugi-rugi daya semakin meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu dilakukan pengontrolan daya reaktif salah satunya dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor yang optimal untuk memperbaiki dan meningkatkan faktor daya sehingga dapat memaksimalkan kapasitas penyaluran daya sistem. Pada penelitian ini dibahas studi kasus perbaikan kondisi faktor daya pada sistem kelistrikan PT. FMC Agricultural Manufacturing. Perbaikan faktor daya dilakukan dengan metode Optimal Capacitor Placement (OCP) untuk memperbaiki kondisi faktor daya dan mereduksi rugi-rugi daya pada saluran. Dari hasil penelitian, diketahui lokasi pemasangan kapasitor yang tepat untuk memperbaiki nilai faktor daya pada sistem berdasarkan hasil analisis aliran daya pada software ETAP 12.6.0 yaitu pada bus 3 dengan nilai kompensasi daya reaktif adalah sebesar 91.51 kVAR dan arus 115.06 A.
MINIMALISASI PELEPASAN BEBAN PADA PT. FMC AGRICULTURAL MANUFACTURING YANG DISEBABKAN GANGGUAN HUBUNG SINGKAT UNTUK MEMPERBAIKI STABILITAS TRANSIEN MENGGUNAKAN METODE SENSITIVITAS BUS Misbachudin, Rozy Muchlis
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.016 KB) | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.55-66

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang meminimalkan pelepasan beban untuk memperbaiki stabilitas transien pada PT. FMC Agricultural Manufacturing yang disebakan gangguan hubung singkat serta lepas sinkron nya generator. Pada pengujian dilakukan dengan menggunakan software electric transient analysis program (ETAP). Dengan memodelkan single line dengan menambahkan generator mode swing, serta menerapkan metode sensitivitas bus, pada masing masing bus pada sistem, untuk mendapatkan hasil stabilitas transien optimal saat terjadi gangguan, agar generator dapat kembali ke sinkron dan kondisi bus tidak mengalami under voltage. Skema pengujian dan analisa dilakukan pada kondisi pelepasan beban 50% sampai dengan 10%. Dan pada pada skema pelepasan beban 10% mendapatkan hasil yang optimal untuk meminimalisasi yakni dapat kembali ke dalam sistem dengan kondisi awal t = 0.0s sebesar 7.7pu dan pada kondisi setelah terjadi gangguan t = 1s sebesar 7.7pu. jadi dengan skema pelepasan beban 10% dapat meminimalkan pelepasan beban saat terjadi gangguan berupa short circuit, undervoltage pada bus, dan lepas sinkronnya generator, untuk mencapai kondisi sistem kelistrikan yang optimal serta mencapai kondisi kestabilan baru.
PERBAIKAN KUALITAS DAYA MENGGUNAKAN OPTIMAL CAPACITOR PLACEMENT (OCP) PADA SISTEM KELISTRIKAN PT. FMC AGRICULTURAL MANUFACTURING Sari, Navynda Kurnia
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.%p

Abstract

Kualitas daya dalam sistem tenaga merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan untuk menjaga stabilitas sistem tenaga listrik dalam suatu industri. Diantara permasalahan kualitas daya yang timbul salah satunya adalah penurunan nilai faktor daya (power factor) yang menyebabkan konsumsi daya menjadi berlebih. Seperti pada industri-industri besar pada umumnya, PT. FMC Agricultural Manufacturing juga memiliki permasalahan kualitas daya pada sistem kelistrikannya. Hal ini disebabkan karena terdapat banyak motor berkapasitas besar untuk proses produksinya yang dapat menyebabkan rugi-rugi daya semakin meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu dilakukan pengontrolan daya reaktif. Salah satunya dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor yang optimal untuk memperbaiki dan meningkatkan faktor daya sehingga dapat memaksimalkan kapasitas penyaluran daya pada sistem. Pada penelitian ini dibahas studi kasus perbaikan faktor daya pada sistem kelistrikan PT. FMC Agricultural Manufacturing. Dari hasil penelitian, diketahui lokasi pemasangan kapasitor yang tepat untuk memperbaiki nilai faktor daya pada sistem berdasarkan hasil analisis aliran daya pada software ETAP 12.6.0 yaitu pada bus 3 dengan nilai kompensasi daya reaktif  adalah sebesar 91.51 kVAR dengan perbaikan nilai faktor daya pada bus 1 dan bus 2 dari 0.82 menjadi 98.3, pada bus 3 dari 85.1 menjadi 98.6.
MINIMALISASI PELEPASAN BEBAN PADA PT. FMC AGRICULTURAL MANUFACTURING YANG DISEBABKAN GANGGUAN HUBUNG SINGKAT UNTUK MEMPERBAIKI STABILITAS TRANSIEN MENGGUNAKAN METODE SENSITIVITAS BUS Misbachudin, Rozy Muchlis
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.%p

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang meminimalkan pelepasan beban untuk memperbaiki stabilitas transien pada PT. FMC Agricultural Manufacturing yang disebakan gangguan hubung singkat serta lepas sinkron nya generator. Pada pengujian dilakukan dengan menggunakan software electric transient analysis program (ETAP). Dengan memodelkan single line dengan menambahkan generator mode swing, serta menerapkan metode sensitivitas bus, pada masing masing bus pada sistem, untuk mendapatkan hasil stabilitas transien optimal saat terjadi gangguan, agar generator dapat kembali ke sinkron dan kondisi bus tidak mengalami under voltage. Skema pengujian dan analisa dilakukan pada kondisi pelepasan beban 50% sampai dengan 10%. Dan pada pada skema pelepasan beban 10% mendapatkan hasil yang optimal untuk meminimalisasi yakni dapat kembali ke dalam sistem dengan kondisi awal t = 0.0s sebesar 7.7pu dan pada kondisi setelah terjadi gangguan t = 1s sebesar 7.7pu. jadi dengan skema pelepasan beban 10% dapat meminimalkan pelepasan beban saat terjadi gangguan berupa short circuit, undervoltage pada bus, dan lepas sinkronnya generator, untuk mencapai kondisi sistem kelistrikan yang optimal serta mencapai kondisi kestabilan baru.
RANCANG BANGUN KONTROL PERGERAKAN POSISI KAPAL DENGAN SISTEM WAYPOINT BERBASIS GPS MENGGUNAKAN METODE PID Shinta Devionita
MEDIA ELEKTRIKA Vol 13, No 2 (2020): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1740.894 KB) | DOI: 10.26714/me.13.2.2020.89-99

Abstract

Mengingat sangat mahalnya peralatan teknologi perkapalan saat ini sehingga menyebabkan masyarakat kalangan menengah masih menggunakan sistem manual dalam mengemudikan kapal untuk mencapai tujuan pelayaran. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem perkapalan untuk mengontrol pergerakan pengendali kapal menuju arah tujuan secara otomatis sesuai koordinat yang ditentukan. Sistem ini terdiri dari modul GPS (Global Positioning System), Sensor Kompas, Arduino Uno, Motor Servo, dan Metode PID. Disini modul GPS yang digunakan bertujuan sebagai receiver atau penerima untuk mengetahui posisi garis lintang dan garis bujur pada kapal dalam 10 kali pengujian. Sensor kompas bertujuan untuk mengetahui arah hadap kapal, dengan acuan data kompas yang telah terkalibrasi dan nilai eror yang diperoleh. Arduino uno sebagai sistem mikrokontroler untuk menyimpan atau pemroses data. Motor servo bertujuan sebagai penggerak tuas motor apakah sesuai dengan perintah nilai derajat pada program yang telah dibuat pada arduino. Metode PID yang digunakan disini sebagai kontroller, yaitu menjaga posisi kendali pada kapal agar dapat mengikuti lintasan waypoint yang telah direncanakan  sebelumnya. Langkah pertama yang dilakukan dengan cara mengetahui nilai Kp, Ki dan Kd yang telah didapat pada pengujian. Sehingga menghasilkan nilai Kp = 2, Ki = 0,8 dan Kd = 0,5.

Page 1 of 2 | Total Record : 18