cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI" : 5 Documents clear
TEMBAGA - SiO DAN GASOHOL E10 UNTUK MENGURANGI EMISI CO GAS BUANG KENDARAAN Arif Setyo Nugroho
TRAKSI Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.1.2020.59-71

Abstract

This study aims to reduce vehicle exhaust emissions namely CO and HC by using Gasolin E10 fuel, which is a mixture of ethanol fuel with a mixture volume of 10% and 90% gasoline and copper-SiO as catalytic converters mounted on the exhaust neck in the form of cavities . The hollow copper is conditioned with SiO and sintering at a temperature of 750oC, serves to open the copper pores wider. The results of the study are using E10 gasohol fuel and installation of copper-SiO as a catalytic converter can reduce CO so that the amount decreases. HC levels also decrease in vehicle exhaust emissions. CO2 emissions in E 10 gasohol fuels are higher than gasoline fuels. This is influenced by combustion approaching complete combustion, so that CO and HC emissions are reduced. CO2 is increased because the CO and HC emission gases are burning into carbon dioxide. The installation of a copper-SiO catalyst as a catalytic converter is very effective, marked by the lack of CO and HC. But CO2 in the level of exhaust emissions rises both using premium fuel and E 10 gasohol fuel.
METODE PERHITUNGAN CRITICAL COMPONENT LIFETIME PREDICTION DAN KEANDALAN DENGAN MENGGUNAKAN WEIBULL PADA COAL HAULER TRUCK Rubijanto Juni Pribadi
TRAKSI Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.1.2020.24-44

Abstract

Kebutuhan akan transportasi material dalam industri pertambangan batubara harus efisien dan tangguh, salah satu transportasi material yang digunakan adalah Coal hauler truck. Coal hauler truck adalah jenis heavy duty dump truck yang sangat besar yang digunakan untuk mengangkut batubara yang sudah selesai di tambang menujur port (dermaga) di medan yang kasar, dan kadang-kadang jalan umum. Daerah tambang yang tidak beraturan adalah tempat Coal hauler truck beroperasi, oleh karena itu Coal hauler truck harus tetap dalam kondisi performa yang bagus agar dapat bekerja dengan maksimal. Dengan tujuan memaksimalkan produksi diperlukan juga maintenance yang tepat untuk memaksimalkan performa yang maksimal dari Coal hauler truck.Penelitian ini menggunakan metode tabel weighting untuk menentukan komponen kritis pada Coal hauler truck dan metode Weibull untuk menganalisi keandalan setiap komponen kritis. Untuk menentukan prediksi umur dari setiap komponen kritis menggunakan rusmus Mean Time To Failure(MTTF). Dengan mengetahui prediksi umur setiap komponen kritis maka dapat disusun jadwal periodic maintenance sehingga dapat mengurangi downtime akibat waiting part pada coal dump truck.Hasil pengujian menggunakan tabel weighting diperoleh komponen paling kritis adalah komponen coupling cone dengan nilai MTTF 9553 jam dan keandalan saat MTTF sebesar 0,53 atau 53%. Maka komponen coupling cone dilakukan periodic maintenance pada PS-2 di HM 9500 dan 19000.
Perhitungan Turbin Air Mikrohidro Tipe Cross-Flow Kapasitas 2.500 WATT Firmansyah Azharul; Asep Dharmanto; Wilarso Arso
TRAKSI Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.042 KB) | DOI: 10.26714/traksi.20.1.2020.45-58

Abstract

Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang dapat menghasilkan daya s/d 2.500 Watt. Mesin dirancang untuk mampu dioperasikan dengan mudah, dan perawatan yang murah. Jenis turbin yang dipilih adalah turbin air Cross-Flow untuk head rendah. Turbin beroperasi pada tekanan impuls, dimana energi potensial air diubah menjadi energi kinetik melalui nozel untuk mendorong sudu-sudu depan turbin. Turbin jenis ini memiliki umur pakai yang tahan lama, murah investasinya, murah biaya operasinya, mudah dibongkar pasang, tidak merusak lingkungan dan bebas limbah. Turbin dirancang berdasarkan data hasil survey lapangan, yaitu;  Head (H)= 1,85 m; Debit air (Q)=0,2  m3/s; Putaran turbin (rencana) (n)= 214 rpm; Efisiensi turbin (rencana )(ηt)= 68%; Massa jenis air (ρ)= 997.8 kg/m3.  Dari hasil perhitungan, didapat spesifikasi rancangan turbin Cross-Flow sebagai berikut : Tinggi air jatuh (H) = 1,85 m; Debit air (Q) = 0,2 m3/s; Efisiensi turbin (rencana) (ηt) = 68%; Daya (N) = 2,497 kW; Putaran (n) =214 rpm; Kecepatan spesifik (ns) = 770,4138831 rpm; Diameter sudu jalan (DL) = 0,40 m; Diameter naff (Dn) = 0,035 m; Lebar sudu pengarah (B) = 0,032 m; Jumlah sudu jalan = 26 buah.
ALAT BANTU SISTEM PENDINGINAN PADA ENGINE taufiq hidayat
TRAKSI Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.888 KB) | DOI: 10.26714/traksi.20.1.2020.1-11

Abstract

Guna menjaga suhu msein pada rentang 80oC-90oC maka keberadaan sistem pendinginan paksa yang di sebuah mesin otomotif sangatlah mutlak. Komponen komponen yang ada pada sistem pendinginan adalah thermostat, radiator, kipas, sensor dan pumpa air centrifugal. Baik buruknya pendinginan dipengaruhi oleh kipas dan kondisi radiator. Permasalahan utama muncul manakala kondisi radiator kator. Bebarapa solusi yang bisa ditawarkan adalah pembersihan kerak, pemakaian coolant radiator dan inovasi saluran.  Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pendinginan atau radiator adalah pemanfaatan saluran bersirip yang diletakkan di saluran pra radiator. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perubahan suhu kerja  mesin yang dipasang alat bantu pendingin. Metode yang dipergunakan untuk melakukan penelitian adalah penggunaan alat bantu berbahan logam dan aluminium dengan jumlah sirip yang divariasakan (enam dan sebelas). Bentuk alat bantu tersebut adalah selongsong//pipa dengan sirip siirip yang divariasikan bahan dan jumlahnya. Hasil dari penelitian ini adalah adanya kemanfaatan penggunaan sirip. Berbahan logam jumlah sirip  11 penurunannya sebesar 6.7% sedangkan jumlah sirip 6 penurunannya mencapai 6.3%. Pada penggunaan bahan dari aluminium dengan jumlah sirip 11 menunjukkan penurunan sebesar 12.5% sedangkan jumlah sirip 6 sebesar 6.3%. Sedangkan pengaruhnya terhadap radiator dalam proses pendinginan. Pada  bahan logam sirip 11 penurunannya mencapai 22.2 % pada 1250 rpm, pada sirip yang berjumlah 6 penurunannya mencapai 22.2% pada puran mesin 1250 rpm. Pada pemakaian sirip berbahan non logam (aluminium) jumlah sirip 11 penurunannya mencapai 29.4% pada putaran mesin 2000 rpm sedangkan pada jumlah sirip 6 mencapai 27.4%. pada 1750 rpm. 
ANALISA KINERJA ALAT PENUKAR KALOR JENIS SHELL AND TUBE PADA PENDINGIN OIL RETURN BEARING jainal Arifin
TRAKSI Vol 20, No 1 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.36 KB) | DOI: 10.26714/traksi.20.1.2020.12-23

Abstract

PT. PLN (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang Kelistrikan, mulai  dari  pembangkitan  energi listrik, transmisi,  dan distribusi ke pelanggan maupun untuk melayani fasilitas umum seperti penerangan jalan yang ada diwilayah Kalimantan selatan maupun Kalimantan tengah. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam yang terletak di Desa Asam-Asam Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, merupakan Unit Pembangkit PT PLN (Persero) yang menggunakan tenaga uap untuk produksi listriknya.Metode observasi yaitu dengan melakukan pengamatan secara  langsung  terhadap  objek  yang  diteliti  dalam  hal  ini  adalah  bearing Turbin No1 pada Unit 4 PLTU Asam-Asam dan mengamati Alat Penukar Kalor. Kemudian dilanjutkan Pengumpulan data, yang dilakukan adalah dengan mendata dan mencatat seluruh media yang menjadi objek penelitian. Data-data yang diperlukan antara lain temperatur masuk dan keluar air dalam Alat Penukar Kalor dan Oil Return Bearing, temperatur  masuk dan keluar oli dalam mesin pendingin, spesifikasi mesin pendingin, data bearing turbin no 1 serta data lain yang mendukung penyusunan penelitian.Hasil Penelitian yang dilakukan pada sistem pendinginan bearing turbin yang bekerja kurang maksimal disebabkan beberapa faktor  diantaranya ialah faktor pengotoran pada alat penukar kalor dan mengakibatkan laju aliran air melewati tube terhambat kemudian temperatur pendingin bearing turbin antara  70oC sampai 75oC yang seharusnya 50oC sampai 60oC yang mana koefisien perpindahan panas 47,1 Btu/hr temperatur dari oli diperoleh panas spesifik 156.7862 lb/hr dan gaya gesek pada journal bearing sebesar 0,0887 N, nilai efesiensi 34,62 % apabila dibandingkan pada saat komisioning sebesar 55,05 % tentu nilai rata-rata efisiensi ini sudah menurun.

Page 1 of 1 | Total Record : 5