cover
Contact Name
Miftahul Khairi
Contact Email
jiaa@walisongo.ac.id
Phone
+6285253709105
Journal Mail Official
jiaa@walisongo.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (Faculty of Ushuluddin and Humanities) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Jl. Prof. Dr. HAMKA, Kampus 2, Tambakaji Ngaliyan Semarang, Central Java Indonesia 50185
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture
ISSN : 31096557     EISSN : 31096557     DOI : -
JOURNAL OF ISLAMIC ART AND ARCHITECTURE (JIAA),p-ISSN 3109-6565 (Cetak), e-ISSN 3109-6557 (Online) is an open access journal that publishes peer-reviewed articles on Art and Islamic architecture. The articles that can be published in this journal is about architecture from the Islamic value perspective. It can discuss: Art and Architecture Theory in Islamic Architecture Islamic Values in Architecture Architectural Design Sustainability Art of Islamic Culture Art of Architecture and Local Wisdom Art Architecture Heritage
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2: October 2023" : 5 Documents clear
ANALISIS KONSEP ARSITEKTUR LOKALITAS PADA PERANCANGAN PASAR KREATIF JAWA BARAT A'isy, Zahrani Putri
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis konsep arsitektur lokalitas pada kasus desain pasar kreatif. Ekonomi kreatif pada era digitalisasi ini memiliki peluang yang sangat besar perlu mendapat perhatian lebih terutama pada era digitalisasi sekarang, pelaku usaha yang bersifat digitalisasi (online shop) memiliki kemudahan pada sektor barang asing yang tinggi dibandingkan para pelaku ekonomi kreatif (lokal) yang bersifat offline. Disisi lain, perancangan arsitektur dituntut tetap dapat mengangkat nilai-nilai lokalitas pada elemen-elemennya dengan tetap mempertimbangkan teknologi yang berkembang saat ini. Kajian arsitektur lokalitas dilakukan berdasarkan sisi arsitektural maupun non-arsitektural untuk bisa diterpakan pada perancangan pasar kreatif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep lokalitas dapat menuntun proses desain mulai dari perancangan tata ruang, fasad, struktur, dan material yang diterapkan dalam perekayasaan desain.
KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA DESAIN KAWASAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL – MUTAMAKKIN Akmalia, Hanina
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini berfokus pada analisa penerapan konsep arsitektur neo-vernakular pada kasus desain Kawasan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mutamakkin. Perancangan pondok pesantren tahfidz di desa Kajen (Pati) dilatar belakangi oleh tingginya angka santri setiap tahunnya yang tidak dibarengi dengan ketersediaan pesantren di desa tersebut, Permasalahan yang muncul adalah kebutuhan akan suasana pondok yang tenang dan nyaman dengan berbasis pada konsep Arsitektur Neo Vernakular yang mendukung proses perkembangan bagi para santri penghafal Al-Qur’an. Metode perancangan yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode primer & sekunder, yang menguraikan pendekatan & proses perancangan, mulai dari ide perancangan, identifikasi masalah, penentuan lokasi site, penjelasan konsep, sampai ke beberapa analisis perancangan, seperti analisis tapak, fungsi bangunan, program & besaran ruang hingga bentuk bangunan.
ANALISIS KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA DESAIN STUDY CAFE DAN CO-WORKING SPACE DI KOTA SEMARANG Ardelia, Velyna
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring  perkembangan  zaman, masyarakat ikut mengalami perkembangan gaya pola bekerja dan belajar mereka, saat ini masyarakat lebih menyukai ruang publik yang lebih fleksibel dan nyaman seperti café, dikarenakan rumah maupun kosmemiliki ruang dan fasilitas terbatas dan situasiyang kurang kondusif. Di Semarang khususnya di Kecamatan Ngaliyan masih terbilang kurang akan fasilitas study space maupun work space. Sehingga banyak pelajar, mahasiswa, maupun freelancer yang mencari alternatif tempat untuk mengerjakan tugas maupun pekerjaan mereka, dengan memanfaatkan restaurant fast food yang bukan sebuah sarana untuk memfasilitasi kegiatan tersebut, sehingga perencanaan study café dan co-working space merupakan solusi inovatif untuk mewadahi aktivitas belajar maupun bekerja mahasiswa, pelajar, maupun freelanacer. Dengan menggunakan pendekatan arsitektur perilaku, untuk memaksimalkan fungsi serta guna bangunan agar tepat perencanaan, sehat, aman, nyaman, ramah pengguna khususnya bagi wanita maupun penyandang disabilitas selama 24 jam. dengan memperhatikan kebutuhan, kebiasaan, dan tingkat kenyamanan pengguna.
KAJIAN INTERDISIPLIN: TELAAH SENI RUPA DAN TARI MELALUI TEORI AKULTURASI DAN TEORI MOTIVASI PADA TARI RONGGENG WARAK KARYA TARI SEKAR KEMUNING Puspita, Sovie Kresnadayanti; Wadiyo, Wadiyo; Wibawanto, Wandah
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ronggeng Warak merupakan salah satu karya tari dengan penggambaran kolaborasi kebudayaan dan kesenian Kota Semarang yang multikultural. Oleh sebab itu penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tanda akulturasi dan motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak. Kajian motivasi menggunakan teori ERG Clayton Paul Aldefer yang menyederhanakan teori kebutuhan Abraham Maslow.Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Uji keabsahan data menggunakan peningkatan ketekunan dan triangulasi, serta Teknik analisis data melalui cara mengurutkan data secara sistematis yang berawal dari pengumpulan data, reduksi data, penjajian data dan verivikasi.Hasil yang ditemukan dalam Tari Ronggeng Warak adalah penandaan akultursi dari icon Tradisi Dugderan dan Kesenian Gambang Semarang. Warak sebagai ide pembuatan karya merupakan bentuk akulturasi dari ragam etnis, seperti Jawa, Cina, dan Arab secara visualisasinya terlihat pada kostum dan properti tari. Warak dijadikan icon hawa nafsu pada Tradisi Dugderan. Gaya tari Semarangan (salah satu jenis seni dalam Gambang Semarang) dibuat sebagai pijakan pembuatan karya yaitu pada bentuk, iringan, tata rias dan kostum serta properti tari.Motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak masuk diantara kebutuhan untuk berhubungan  dan berkembang dalam teori ERG, dan masuk pada Esteem Needs dalam teori kebutuhan Maslow.
PERANCANGAN BALAI KREATIVITAS DI DESA – PENDEKATAN: MATERIAL LOKAL Kholik, Nur
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai kreativitas yang konsepnya serupa dengan Creative Center adalah bangunan yang digunakan untuk para seniman, arsitek dan juga para pelaku industri kreatif untuk mengeksplore skill dan keilmuan yang dimiliki, serta sebagai fasilitas yang di sediakan oleh pemerintah untuk masyarakat agar digunakan dengan sebagaimana fungsi dan tujuannya, sekaligus bisa berbagi secara langsung dengan para peminat yang ingin belajar tentang keilmuan yang beralokasi pada kreativitas seseorang yang bisa dijadikan profesi. Hal inilah yang menjadi ide gagasan dalam perancangan balai kreativitas, yang dimana tempatnya berada di pedesaan, kenapa tidak di kota? Karena sudah seharusnya insfrastruktur kini tak lagi hanya dirasakan oleh masyarakat perkotaan, di desa juga harus bisa merasakan apa saja kemajuan arus informasi dan teknologi yang sudah jadi ketimpangan sosial antara masyarakat kota dan desa. Dengan adanya balai kreativitas yang berlokasi di desa, diharapkan bahwa desa-desa di pelosok Indonesia kini tak lagi tertinggal dari segala bidang keilmuan dengan kota-kota besar. Untuk mencapai desain bangunan yang tepat sasaran, maka dilakukan analisis terhadap budaya, kegiatan masyarakat, sumber daya alam dan manusia, serta potensi-potensi lain yang bisa diangkat untuk dijadikan ikon dari perancangan bangunan balai kreativitas ini, serta kesiapan SDM para pemuda dan masyarakatnya untuk bisa mengeksplore dirinya dan apa yang ada di desanya, untuk dijadikan nilai jual bagi dirinya ketika bekerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5