cover
Contact Name
Miftahul Khairi
Contact Email
jiaa@walisongo.ac.id
Phone
+6285253709105
Journal Mail Official
jiaa@walisongo.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (Faculty of Ushuluddin and Humanities) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Jl. Prof. Dr. HAMKA, Kampus 2, Tambakaji Ngaliyan Semarang, Central Java Indonesia 50185
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture
ISSN : 31096557     EISSN : 31096557     DOI : -
JOURNAL OF ISLAMIC ART AND ARCHITECTURE (JIAA),p-ISSN 3109-6565 (Cetak), e-ISSN 3109-6557 (Online) is an open access journal that publishes peer-reviewed articles on Art and Islamic architecture. The articles that can be published in this journal is about architecture from the Islamic value perspective. It can discuss: Art and Architecture Theory in Islamic Architecture Islamic Values in Architecture Architectural Design Sustainability Art of Islamic Culture Art of Architecture and Local Wisdom Art Architecture Heritage
Articles 24 Documents
DESAIN STUDENT CENTER UIN WALISONGO SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Afiyatin, Afiyatin; Nurmasari, Shofiyah
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 1: April 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum Desain Student Center UIN Walisongo Semarang dengan fokus pada konsep arsitektur bioklimatik. Latar belakang penelitian adalah tidak terpusatnya gedung PKM yakni pusat kegiatan mahasiswa yang ada serta penggunaan ruang yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan merancang Student Center yang nyaman dan berkelanjutan sesuai dengan konsep arsitektur bioklimatik. Data diperoleh melalui studi literatur, studi kasus, dan wawancara. Hasil analisis menghasilkan konsep-konsep yang mencakup tema, bentuk, tapak, fungsi, ruang, dan utilitas. Student Center ini dirancang agar mendukung pembelajaran, pengembangan keterampilan, serta relaksasi mahasiswa dalam berbagai aktivitas perkuliahan baik akademik maupun non-akademik.
ISLAMIC ARCHITECTURE: SHAPING CULTURAL IDENTITY, FOSTERING COMMUNITY COHESION, AND PROMOTING INCLUSIVITY Awaliyah, Dian Nafiatul
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 1: April 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explores the multifaceted role of Islamic architecture as a symbol of cultural and religious identity, emphasizing its significance in fostering community cohesion and inclusivity. How does Islamic architecture reflect cultural and religious identity and contribute to community cohesion and inclusivity? The objective is to analyze the principles, values, and adaptability of Islamic architecture within the context of cultural diversity and modernity, emphasizing its role in preserving identity and promoting unity. A qualitative research approach was employed, involving a comprehensive review of literature and analysis of historical and contemporary examples of Islamic architecture worldwide. The study incorporated architectural design principles, cultural influences, and societal impacts as key analytical lenses. Islamic architecture transcends mere physical structures; it embodies core values such as privacy, neighborhood rights, social solidarity, moderation, equity, sincerity, and aesthetic values. Mosques, in particular, symbolize faith and serve as spaces for communal worship and engagement. This architectural heritage demonstrates the adaptability of Islamic architecture to diverse cultural influences while retaining its distinctive identity. Moreover, it continues to evolve, expressing local Islamic identities and meeting the needs of modern society. Islamic architecture plays a pivotal role in fulfilling the determinations of the Holy Scriptures and forging sacred connections with individuals. It fosters a profound sense of belonging, spirituality, and inclusivity within the Muslim community, contributing to cultural heritage and unity that transcends borders and time.
PERANCANGAN PONDOK PESANTREN VOKASIONAL YATIM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Salsabila, Faiqoh Roshwah
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 1: April 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 banyak berdampak pada kehidupan manusia hingga saat ini, termasuk pada jumlah anak yatim piatu yang meningkat di Indonesia. Meskipun banyak dari keluarga mereka yang bersedia menjadi orang tua asuh, namun tidak menutup kemungkinan akan tidak maksimalnya pertumbuhan kreativitas maupun kognitif mereka. Aspek kognitif, fisik, bahasa, dan sosio-emosionalnya berkembang pada usia ini. Sehingga mereka perlu sebuah ruang yang mampu mendukung perkembangan tersebut. Kawasan Pondok Pesantren Vokasional Yatim ini merupakan salah satu ruang belajar anak-anak yatim yang mampu menjamin mereka siap bekerja setelah lulus.  Ruang-ruang yang disediakan di dalam maupun luar bangunan tentu harus mempertimbangkan aspek pencahayaan dan penghawaan yang optimal untuk mendukung aktivitas belajar maupun mengajar berjalan dengan baik. Pada “Perancangan Kawasan Pondok Pesantren Vokasional Yatim Di Semarang” ini, tema arsitektur bioklimatik diterapkan. Yakni tema yang berfokus pada keselarasan terhadap keadaan alami dari alam, penguasaaan secara fungsional dan kematangan pengolahan serta pemilihan bentuk, bahan, dan struktur. Lokasi perancangan berada di kawasan yang sedikit jauh dari pusat kota dan jalan utama. Area yang dari aspek kesehatan memiliki udara yang sejuk, suasana yang masih asri dan tentunya jauh dari kawasan pabrik. Data yang dibutuhkan didapat dari wawancara, studi literatur dan studi kasus. Sedangkan pengolahan data atau metode analisisnya menggunakan beberapa analisis dalam ilmu arsitektur yakni analisis tapak, analisis fungsi bangunan, analisis pengguna, analisis ruang, analisis bentuk, analisis struktur, dan analisis utilitas. Dari analisis-analisis tersebut akan menghasilkan sintesis atau konsep yang berupa konsep dasar, konsep tapak, konsep bantuk, konsep ruang, konsep struktur, dan konsep utilitas.
PENERAPAN ARSITEKTUR INDUSTRIAL PADA PERANCANGAN STUDIO “ILUSTRASEE” DI SEMARANG Niama, Maulin
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 1: April 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Studio Ilustrasee memiliki potensi besar sebagai pasar ilustrasi di Indonesia. Adapun permasalahan yang hadir dari Studio Ilustrasee ialah bagaimana merencanakan dan merancang studio ilustrasi yang nyaman untuk illustrator juga bagaimana merencanakan dan merancang studio ilustrasi dengan konsep arsitektur industrial. Didesainnya Studio Ilustrasi di Semarang ini bertujuan untuk merencanakan dan merancang studio ilustrasi yang nyaman bagi ilustrator dengan konsep arsitektur industrial yang sesuai dengan fungsi perancangannya, dimana ilustrator dapat bekerja, belajar, maupun rehat dan relaksasi dari berbagai aktivitas. Selain itu, dirancangnya studio ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dunia ilustrasi ke masyarakat lewat ruang pameran karya ilustrator. Data didapatkan dari studi literatur, studi kasus, juga wawancara. Pengolahan data membahas mengenai berbagai analisis, yakni analisis tapak, fungsi bangunan, pengguna, ruang, bentuk, struktur, sampai utilitas yang berpedoman pada arsitektur industrial. Dan dari analisis tersebut menghasilkan sintesis atau konsep meliputi konsep tema, konsep bentuk, konsep tapak, konsep fungsi, konsep ruang, sampai dengan konsep utilitas.
PERANCANGAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI DESA TEMPUR JEPARA DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Riyadi, Selamet
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 1: April 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang baik akan menciptakan sebuah sumber daya manusia yang unggul dan  membuat suatu negara menjadi maju. Selain itu, pemerataan  pendidikan juga menjadi salah satu faktor penting dan indikator terciptanya sebuah negara maju. Desa Tempur yang berlokasi di Kecamatan Keling Kabupaten Jepara tidak memiliki akses  pendidikan sekolah negeri karena akses yang jauh. Penerimaan siswa bersistem zonasi juga mengakibatkan semakin sedikit anak-anak yang dapat menempuh sekolah negeri. Perancangan Sekolah Menengah Pertama Negeri di Desa Tempur ini  merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tidak terjangkaunya sekolah negeri di Desa Tempur. Sekolah ini nantinya akan mempertimbang-kan aspek sosial, alam, dan ekonomi  untuk menciptakan bangunan minim pembiayaan mahal. Pada “Perancangan Sekolah  Menengah Pertama Negeri di Desa Tempur Jepara Dengan Pendekatan Konsep Sustainable  Architecture” ini, konsep yang yang digunakan akan meminimalkan dampak negatif bangunan  terhadap lingkungan sekitarnya. Langgam Arsitektur Neo- Vernakular diterapkan dalam bangunan ini sebagai respon desain dengan sosial budaya daerah setempat sehingga dapat menyatu dengan bangunan daerah sekitar. Data didapatkan dari studi literatur, studi kasus, dan studi lapangan. Pengolahan data membahas mengenai berbagai analisis, yakni analisis tapak, fungsi bangunan, pengguna, ruang, bentuk, struktur, sampai utilitas yang berpedoman pada sustainable architecture. Dan dari analisis tersebut menghasilkan sintesis atau konsep meliputi konsep tema, konsep bentuk, konsep tapak, konsep fungsi, konsep ruang, sampai dengan konsep utilitas.
ANALISIS KONSEP ARSITEKTUR LOKALITAS PADA PERANCANGAN PASAR KREATIF JAWA BARAT A'isy, Zahrani Putri
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis konsep arsitektur lokalitas pada kasus desain pasar kreatif. Ekonomi kreatif pada era digitalisasi ini memiliki peluang yang sangat besar perlu mendapat perhatian lebih terutama pada era digitalisasi sekarang, pelaku usaha yang bersifat digitalisasi (online shop) memiliki kemudahan pada sektor barang asing yang tinggi dibandingkan para pelaku ekonomi kreatif (lokal) yang bersifat offline. Disisi lain, perancangan arsitektur dituntut tetap dapat mengangkat nilai-nilai lokalitas pada elemen-elemennya dengan tetap mempertimbangkan teknologi yang berkembang saat ini. Kajian arsitektur lokalitas dilakukan berdasarkan sisi arsitektural maupun non-arsitektural untuk bisa diterpakan pada perancangan pasar kreatif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep lokalitas dapat menuntun proses desain mulai dari perancangan tata ruang, fasad, struktur, dan material yang diterapkan dalam perekayasaan desain.
KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA DESAIN KAWASAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL – MUTAMAKKIN Akmalia, Hanina
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini berfokus pada analisa penerapan konsep arsitektur neo-vernakular pada kasus desain Kawasan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mutamakkin. Perancangan pondok pesantren tahfidz di desa Kajen (Pati) dilatar belakangi oleh tingginya angka santri setiap tahunnya yang tidak dibarengi dengan ketersediaan pesantren di desa tersebut, Permasalahan yang muncul adalah kebutuhan akan suasana pondok yang tenang dan nyaman dengan berbasis pada konsep Arsitektur Neo Vernakular yang mendukung proses perkembangan bagi para santri penghafal Al-Qur’an. Metode perancangan yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode primer & sekunder, yang menguraikan pendekatan & proses perancangan, mulai dari ide perancangan, identifikasi masalah, penentuan lokasi site, penjelasan konsep, sampai ke beberapa analisis perancangan, seperti analisis tapak, fungsi bangunan, program & besaran ruang hingga bentuk bangunan.
ANALISIS KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA DESAIN STUDY CAFE DAN CO-WORKING SPACE DI KOTA SEMARANG Ardelia, Velyna
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring  perkembangan  zaman, masyarakat ikut mengalami perkembangan gaya pola bekerja dan belajar mereka, saat ini masyarakat lebih menyukai ruang publik yang lebih fleksibel dan nyaman seperti café, dikarenakan rumah maupun kosmemiliki ruang dan fasilitas terbatas dan situasiyang kurang kondusif. Di Semarang khususnya di Kecamatan Ngaliyan masih terbilang kurang akan fasilitas study space maupun work space. Sehingga banyak pelajar, mahasiswa, maupun freelancer yang mencari alternatif tempat untuk mengerjakan tugas maupun pekerjaan mereka, dengan memanfaatkan restaurant fast food yang bukan sebuah sarana untuk memfasilitasi kegiatan tersebut, sehingga perencanaan study café dan co-working space merupakan solusi inovatif untuk mewadahi aktivitas belajar maupun bekerja mahasiswa, pelajar, maupun freelanacer. Dengan menggunakan pendekatan arsitektur perilaku, untuk memaksimalkan fungsi serta guna bangunan agar tepat perencanaan, sehat, aman, nyaman, ramah pengguna khususnya bagi wanita maupun penyandang disabilitas selama 24 jam. dengan memperhatikan kebutuhan, kebiasaan, dan tingkat kenyamanan pengguna.
KAJIAN INTERDISIPLIN: TELAAH SENI RUPA DAN TARI MELALUI TEORI AKULTURASI DAN TEORI MOTIVASI PADA TARI RONGGENG WARAK KARYA TARI SEKAR KEMUNING Puspita, Sovie Kresnadayanti; Wadiyo, Wadiyo; Wibawanto, Wandah
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ronggeng Warak merupakan salah satu karya tari dengan penggambaran kolaborasi kebudayaan dan kesenian Kota Semarang yang multikultural. Oleh sebab itu penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tanda akulturasi dan motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak. Kajian motivasi menggunakan teori ERG Clayton Paul Aldefer yang menyederhanakan teori kebutuhan Abraham Maslow.Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Uji keabsahan data menggunakan peningkatan ketekunan dan triangulasi, serta Teknik analisis data melalui cara mengurutkan data secara sistematis yang berawal dari pengumpulan data, reduksi data, penjajian data dan verivikasi.Hasil yang ditemukan dalam Tari Ronggeng Warak adalah penandaan akultursi dari icon Tradisi Dugderan dan Kesenian Gambang Semarang. Warak sebagai ide pembuatan karya merupakan bentuk akulturasi dari ragam etnis, seperti Jawa, Cina, dan Arab secara visualisasinya terlihat pada kostum dan properti tari. Warak dijadikan icon hawa nafsu pada Tradisi Dugderan. Gaya tari Semarangan (salah satu jenis seni dalam Gambang Semarang) dibuat sebagai pijakan pembuatan karya yaitu pada bentuk, iringan, tata rias dan kostum serta properti tari.Motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak masuk diantara kebutuhan untuk berhubungan  dan berkembang dalam teori ERG, dan masuk pada Esteem Needs dalam teori kebutuhan Maslow.
PERANCANGAN BALAI KREATIVITAS DI DESA – PENDEKATAN: MATERIAL LOKAL Kholik, Nur
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai kreativitas yang konsepnya serupa dengan Creative Center adalah bangunan yang digunakan untuk para seniman, arsitek dan juga para pelaku industri kreatif untuk mengeksplore skill dan keilmuan yang dimiliki, serta sebagai fasilitas yang di sediakan oleh pemerintah untuk masyarakat agar digunakan dengan sebagaimana fungsi dan tujuannya, sekaligus bisa berbagi secara langsung dengan para peminat yang ingin belajar tentang keilmuan yang beralokasi pada kreativitas seseorang yang bisa dijadikan profesi. Hal inilah yang menjadi ide gagasan dalam perancangan balai kreativitas, yang dimana tempatnya berada di pedesaan, kenapa tidak di kota? Karena sudah seharusnya insfrastruktur kini tak lagi hanya dirasakan oleh masyarakat perkotaan, di desa juga harus bisa merasakan apa saja kemajuan arus informasi dan teknologi yang sudah jadi ketimpangan sosial antara masyarakat kota dan desa. Dengan adanya balai kreativitas yang berlokasi di desa, diharapkan bahwa desa-desa di pelosok Indonesia kini tak lagi tertinggal dari segala bidang keilmuan dengan kota-kota besar. Untuk mencapai desain bangunan yang tepat sasaran, maka dilakukan analisis terhadap budaya, kegiatan masyarakat, sumber daya alam dan manusia, serta potensi-potensi lain yang bisa diangkat untuk dijadikan ikon dari perancangan bangunan balai kreativitas ini, serta kesiapan SDM para pemuda dan masyarakatnya untuk bisa mengeksplore dirinya dan apa yang ada di desanya, untuk dijadikan nilai jual bagi dirinya ketika bekerja.

Page 1 of 3 | Total Record : 24