cover
Contact Name
Suriyanti Mangkona
Contact Email
editor.balireso@umi.ac.id
Phone
+6285298463389
Journal Mail Official
editor.balireso@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo KM. 05
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Balireso: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Core Subject : Education,
Jurnal Balireso adalah Jurnal Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPkM) UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA. Jurnal ini menerima seluruh bidang dalam penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) yang berupa hasil kegiatan maupun ulasan ilmiah (critical review) tentang penerapan IPTEKS kepada masyarakat. Jurnal ini terbit sebanyak 2 kali setahun yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli setiap tahun. Jurnal menerima manuscript/naskah asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 3 Documents clear
IMPLIKASI NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BAGI KELOMPOK USIA TK Amin, Nurtaqwa; Jannah, Hariratul; Bazergan, Emma
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v1i1.6

Abstract

NLP, terdiri atas tiga kata, yaitu Neuro, Linguistik  Dan Programming. Unsur pertama NLP secara harfiah, Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitar kita setelah mendapatkan stimulus. Unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistik. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa menggambarkan apa yang kita alami. Bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat mengkomunikasikannya kepada orang lain; maka manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana tertentu agar kualitas hidupnya meningkat. Inilah yang disebut programming dalam NLP sebagai unsur ketiga. Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Jadi neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus  dari luar. Linguistik, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri. Manusia dibekali potensi kecerdasan otak dan potensi linguistik. Melalui pendekatan NLP, dapat diprogram sesuai apa yang diinginkan dengan sebuah perubahan/transformasi diri, oleh karena itu dapat diprogram sebuah konsep tranformasi untuk membentuk karakter anak dalam berbahasa positif dengan mengirim stimulus pada pikiran bawah sadar melalui tahapan asumsi-asumsi NLP dalam bentuk afirmasi positif.
APLIKASI PUPUK ORGANIK MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KAKAO (POD) PADA KEBUN KAKAO DI KECAMATAN RILAU ALE KABUPATEN BULUKUMBA Rosada, Ida
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v1i1.7

Abstract

Tanaman kakao merupakan salah satu komoditi unggulan Sulawesi Selatan, namun produktivitasnya mengalami penurunan. Penggunaan pupuk Organik dari limbah kakao merupakan salah satu alternatif yang bisa diterapkan dan dikembangkan untuk meningkatkan produktifitas  komoditas kakao. Metode yang diterapkan pada pelaksanaan program kegiatan IbM ini adalah pemberian pelatihan Ipteks kepada kelompok tani Mitra. berupa:  1) Pemberian materi wirausaha pada usaha pembuatan bokashi/kompos dari kulit buah (pod) kakao; 2) Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara penanganan limbah di kebun kakao melalui sanitasi lingkungan kebun., 3). Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara pemanfatan limbah kulit kakao sebagai bahan pembuatan pupuk organik atau kompos; 4) Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara pemeliharaan tanaman kakao yang sudah berproduksi secara menyeluruh komprehensip berupa pengendalian hama, penyakit, pemangkasan tanaman dan melakukan panen sering untuk menghindari serangan PBK pada buah kakao; 5) Memberikan pelatihan dan demonstrasi tentang cara pembuatan pupuk organik atau kompos dengan memanfaatkan limbah buah kakao yang ada di sekitar lahan perkebunan.; 6) Memberikan pelatihan dan demonstrasi tentang cara pengemasan pupuk organik atau kompos yang diproduksi. 7) Monitoring kegiatan pemeliharaan tanaman kakao yang dilakukan oleh Mitra; 8) Monitoring kegiatan keberlanjutan proses produksi kakao herbal yang dilakukan oleh Mitra; 9) Monitoring dan evaluasi program kegiatan IbM secara keseluruhan. Kegiatan  pelatihan dan pendampingan pada kelompok tani kakao dapat berlangsung dengan  baik dan  lancar karena didukung oleh respon yang antusias oleh Mitra; Praktek pelatihan dan pembuatan pupuk kompos dari limbah kulit kakao sangat disenangi oleh mitra karena memberikan pengetahuan yang baru bagi mitra khususnya pemanfaatan limbah kulit buah kakao serta pemberian materi kewirausahaan dan pemeliharaan kebun kakao serta pengemasan pupuk kompos yang mereka hasilkan sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi petani mitra.
MENCIPTAKAN DESA MANDIRI KESEHATAN DI DESA SALUKANAN KECAMATAN BARAKA KABUPATEN ENREKANG Ahmad, Aktsar Roskiana
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v1i1.8

Abstract

Kegiatan KKN-PPM dilaksanakan di Desa Salukanan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Merupakan dataran tinggi dan desa unggulan agribisnis di Kabupaten Enrekang dengan hasil alam yang melimpah dan tanaman endemik berupa beras ketan pulu mandoti. Kelompok sasaran pada kegiatan ini adalah anak usia sekoah, remaja putri, ibu-ibu rumah tangga, ibu-ibu PKK dan karang taruna pada tiga dusun (Matarin, Gandeng, dan Tantido).Dari hasil diskusi dengan Pemerintah Desa dan tokoh-tokoh masyarakat ditemukan beberapa permasalahan masyarakat, sehingga ditawarkan beberapa kegiatan seperti :Penyuluhan kesehatan pada anak usia sekolah dan masyarakat umum. Pelatihan aplikasi tanaman obat (pengobatan herbal) dan pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman obat (pengelolaan TOGA). Pembuatan produk kesehatan sereal berbahan dasar pulu mandoti (beras ketan merah) untuk memberikan tambahan nilai ekonomis untuk masyarakat setempat. Menumbuhkan jiwa enterpreneurship masyarakat dengan mendorong terbentuknya kelompok-kelompok usaha pengolahan sumber daya alam sehingga masyarakat tidak hanya menjual hasil alam dalam bentuk bahan baku (bahan mentah) akan tetapi dapat menghasilkan produk produk yang bernilai ekonimis tinggi.Untuk mencapai target kegiatan KKN-PPM maka akan dilaksanakan beberapa kegiatan dengan tahapan sebagai berikut : sosialisasi kegiatan KKN-PPM, penyusunan program kegiatan (program pokok dan program tambahan), seminar awal untuk sosialisasi kegiatan, pelaksanaaan kegiatan dengan metode ceramah, diskusi, pelatihan dan praktek, seminar evaluasi, penyusunan laporan kegiatan, seminar akhir pada pekan terakhir kegiatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3