Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

untuk Pelatihan Tarian Etnik Makassar untuk Pemahaman Repertoire Sastra Sejarah F. Amin, Kasma; Amin, Nurtaqwa; Muliadi, Muliadi
Jurnal Bangun Abdimas Vol 3 No 1: Mei 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/ba.v3i1.323

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melatih siswa terampil melakonkan tarian etnik Makassar. Selain itu siswa diberi pemahaman tentang refertoire cerita perjuangan Masyarakat dalam meraih kemerdekaan Indonesia dalam tari etnik Makassar.  Tari etnik Makassar yang akan dijadikan objek pelatihan adalah tarian yang mengandung sastra sejarah seperti; Tari Pepek-pepeka Ri Makkang, Tari Ganrang Bulo, Tari Angngaruk, dan Tari Kondo Buleng. Tarian tersebut sesungguhnya memiliki repertoire cerita yang mengandung unsur sastra dan sejarah. Survei awal kepada siswa menunjukkan pengetahuan siswa tentang tarian tersebut masih sangat kurang. Beberapa tari etnik Makassar mulai tidak dikenal oleh siswa.  Siswa pada umumnya tidak mengetahui repertoire cerita yang tersirat dalam tarian. Pelatihan tari etnik Makassar sebagai upaya mengenalkan cerita perjuanagan mengusir penjajah dari tanah air, melestariakan tari, seni dan budaya yang salah satunya sudah hampir punah. Dari empat tarian etnik Makasar dua diantaranya tidak dikenal oleh siswa. Kegiatan pelatihan diikuti oleh siswa sebanyak 20 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap tari etnik Makassar dan repertoire cerita yang mengandung Sejarah perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Rangkaian tari tersebut sudah tidak pernah lagi dipentaskan secara utuh sehingga siswa tidak mengenal rangkaina cerita atau repertoire tarian etnik Makassar tersebut
Menakar Pembelajaran Sastra Daerah Di Sekolah Amin, Kasma F.; Rimang, Siti Suwadah; Amin, Nurtaqwa; Muliadi, Muliadi
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2024: Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII HISKI (Maret 2024)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/psni.v1i0.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menakar pembelajaran sastra daerah di sekolah. Sampel diambil dari 1500 responden mahasiswa semester awal. Penetapan mahasiswa sebagai sampel guna mengetahui pengetahuan  sastra daerah mahasiswa sebagai luaran sekolah tingkat SMA se Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah teknik random sampling, sejumlah 1215 mahasiswa yang memberi respon, dan sebanyak 25 responden guru. Uji validitas angket responden mahasiswa diperoleh r hitung r tabel (0,24) dan alpha Cronbach sebesar 0,93 0,75, sedangkan uji validitas angket guru menghasilkan r-hitung r-tabel (0,95) dan alpha Cronbach sebesar 0,74 0,65. Hasil pengumpulan data untuk responden mahasiswa menunjukkan pengetahuan mahasiswa tentang sastra daerah masih sangat rendah (≦21%), pernah mendapatkan materi tentang sastra daerah Bugis Makassar hanya (≤18%  dan yang mendapatkan sastra daerah melalui lingkungan keluarga dan sosial (≤25%), melalui media online (27%). Responden guru bahasa Indonesia yang menyampaikan materi tentang sastra daerah masih sangat kurang (≤32%). Pengetahuan guru tentang sastra daerah Bugis Makassar masih sangat rendah (≤33%). Perencanaan dan pelaksanaan tentang pengajaran sastra daerah belum terlaksana dengan baik terbukti dari pengetahuan mahasiswa tentang sastra daerah masih sangat kurang yang berkorelasi dengan pengetahuan guru tentang sastra daerah juga yang masih sangat kurang. Temuan menunjukkan bahwa realitas pengetahuan sastra daerah Bugis Makassar bagi responden wanita lebih tinggi daripada responden laki-laki, pada umumnya responden wanita lebih tinggi pemerolehan sastra daerah melalui media online.
The Use of Lumi Education Application in Improving Arabic Language Skills for Students at Man 2 Makassar Fitrah, Nurul Wasilah; Amin, Nurtaqwa; Ismail, Usman; Kurnia, Ulfa; Iman, Muhammad Zul
Journal of Arabic Language Studies and Teaching Vol. 5 No. 1 (2025): May 2025 / مايو ٢٠٢٥
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jalsat.2025.5.1.130-144

Abstract

This study aims to describe and analyze the use of the Lumi Education application in enhancing Arabic language skills among students of MAN 2 Makassar City. Employing a descriptive qualitative method, this research involved 37 students from class X.I as the sample. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation during the Arabic learning process using the Lumi application. The findings reveal that the application had a positive impact on students' speaking abilities, motivation, participation, and comprehension. A total of 70.3% of students reported that the app was helpful and easy to use. Furthermore, 59.5% found it accessible and interactive, supporting their language learning. These results suggest that the Lumi Education application is an effective learning medium for improving Arabic language proficiency.
IMPLIKASI NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BAGI KELOMPOK USIA TK Amin, Nurtaqwa; Jannah, Hariratul; Bazergan, Emma
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v1i1.6

Abstract

NLP, terdiri atas tiga kata, yaitu Neuro, Linguistik  Dan Programming. Unsur pertama NLP secara harfiah, Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitar kita setelah mendapatkan stimulus. Unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistik. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa menggambarkan apa yang kita alami. Bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat mengkomunikasikannya kepada orang lain; maka manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana tertentu agar kualitas hidupnya meningkat. Inilah yang disebut programming dalam NLP sebagai unsur ketiga. Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Jadi neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus  dari luar. Linguistik, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri. Manusia dibekali potensi kecerdasan otak dan potensi linguistik. Melalui pendekatan NLP, dapat diprogram sesuai apa yang diinginkan dengan sebuah perubahan/transformasi diri, oleh karena itu dapat diprogram sebuah konsep tranformasi untuk membentuk karakter anak dalam berbahasa positif dengan mengirim stimulus pada pikiran bawah sadar melalui tahapan asumsi-asumsi NLP dalam bentuk afirmasi positif.