Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Preventif Jurnal Kesehatan Masyarakat welcomes manuscripts that cover a broad range of topics within the public health discipline The journals scope encompasses but is not limited to the following key areas Health Administration and Policy The management organization and policy making processes within health systems including health economics and financing Epidemiology The study of the distribution patterns and determinants of health and disease conditions in defined populations Health Promotion The science and art of helping people change their lifestyle to move toward a state of optimal health including health education and behavior science Environmental Health The assessment and control of physical chemica and biological factors in the environment that can potentially affect health Occupational Health and Safety The promotion and maintenance of the highest degree of physical mental and social well-being of workers in all occupations Reproductive Health Research and policy related to reproductive processes functions and systems at all stages of life Biostatistics Family Planning and Population The application of statistics to public health along with studies on family planning methods demography and population dynamics Community Nutrition The study of nutrition and its effects on the health of populations including nutritional assessment policy and interventions at the community level
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 13 No. 3 (2022): September"
:
16 Documents
clear
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Pemberantasan Sarang Nyamuk Desa Gumuk Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi
Perdaa, amalia Safira;
Prayoga, Diansanto
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.274
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering ditemukan didaerah tropis dan subtropis di wilayah Indonesia. Semua wilayah mempunyai risiko terjangkit penyakit DBD, karena virus penyebab dan nyamuk penularannya tersebar luas baik dirumah dan dilingkungan sekitar rumah kecuali lingkungan yang ketinggiannya lebih dari 1000 meter diatas permukaan laut. Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019 berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi ditemukan 138 kasus dan 5 penderita meninggal dunia. Kejadian DBD salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemberantasan sarang nyamuk DBD. Desa Gumuk adalah suatu desa yang terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dengan angka rendahnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN DBD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian adalah melihat faktor penyebab rendahnya pemberantasan sarang nyamuk di Desa Gumuk, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Rendahnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di desa Gumuk disebabkan oleh beberapa faktor antara lain; rendahnya tingkat pendidikan di masyarakat, letak geografis Desa Gumuk dan keterbatasan jumlah juru pemantau jentik (JUMANTIK).
Nyeri Punggung Bawah dan Hubungannya dengan Lama Duduk pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19
Samaha, Rifdatus
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.291
Mahasiswa sarjana menjadi lebih terbiasa duduk dalam waktu lama sebagai akibat dari transisi ke metode pembelajaran secara daring. Duduk untuk waktu yang lama dapat berkontribusi pada peningkatan prevalensi nyeri punggung bawah, yang merupakan masalah yang memengaruhi orang-orang dari segala usia. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara lama duduk dengan nyeri punggung bawah pada mahasiswa. Kuesioner digunakan untuk melakukan penelitian observasional analitik dengan teknik cross-sectional pada 204 sampel. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menerapkan metode systematic random sampling. Prevalensi nyeri punggung bawah didapatkan hasil sebesar 69,1%. Uji statistik Chi Square mengungkapkan bahwa lama duduk dan nyeri punggung tidak memiliki hubungan yang signifikan (p value = 0,981). Dapat disimpulkan bahwa selama pandemi COVID-19, prevalensi nyeri punggung bawah di kalangan mahasiswa tinggi dan diperlukan metode pencegahan dan strategi yang optimal.
Analisis Perbedaan Jumlah Pasien Berjenis Kelamin Laki-Laki Dan Perempuan Terhadap Kunjungan Unit Pemeriksaan Umum Dan Unit Pemeriksaan Gigi PLK Universitas Airlangga
Ulya, Rizki Rega
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.294
Kunjungan pasien menandakan adanya kepercayaan pasien terhadap organisasi penyelenggara pelayanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan data kunjungan pasien PLK Unair, pada tahun 2019 jumlah kunjungan mencapai 43.812 orang, dan pada tahun 2020 jumlah kunjungan pasien mengalami penurunan menjadi 20.752 orang. Dilihat dari data tersebut telah terjadi penurunan kunjungan pasien sebesar 52,63%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan jumlah pasien berjenis kelamin laki-laki dan perempuan pada unit pemeriksaan umum dan unit pemeriksaan gigi PLK Unair. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian unobstrutive dengan menggunakan data sekunder dan sampel yang digunakan berupa seluruh populasi data jumlah kunjungan pasien di PLK Unair tahun 2019-2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah pesien yang berjenis kelamin laki-laki dan perepmpuan pada unit pemeriksaan umum dan unit pemeriksaan gigi. Kesimpulan dari penelitian ini jumlah kunjungan pasien PLK Unair mengalami fluktuatif yang didominasi oleh pasien berjenis kelamin perempuan dan terdapat perbedaan jumlah pasien berjenis kelamin laki-laki dan perempuan pada setiap unit pemeriksaan.
Determinan Yang Mempengaruhi Tindakan Memilih Makanan Pada Remaja Wanita di Kota Malang
Rahmadani, Devi Ultima;
Qomaruddin, Mochammad Bagus
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.314
Kota Malang termasuk ke dalam 10 besar kota di Jawa Timur dengan prevalensi obesitas tertinggi dimana obesitas adalah kondisi dimana terdapat akumulasi lemak yang berlebih di dalam tubuh sehingga dapat membahayakan kesehatan dan dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat yaitu meningkatkan aktivitas fisik dan perilaku makan yang sehat, termasuk di dalamnya adalah pemilihan makanan yang tepat. Menurut penelitian terdahulu, 80% tindakan memilih makanan remaja wanita di Kota Malang masih tergolong tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi tindakan memilih makanan pada remaja wanita di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional serta non-probability sampling yaitu accidental sampling. Besar sampel dalam penelitian ini adalah minimal 96 orang ditentukan dengan Rumus Sampel Crossectional Lemeshow, ketika penelitian berlangsung ditemui 100 orang responden. Data diperoleh dengan cara responden mengisi kuesioner melalui Google Form. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabulasi silang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja wanita di Kota Malang memiliki tindakan memilih makanan yang tepat. Didapatkan hasil bahwa pengetahuan, sikap, fasilitas akses informasi, dan budaya memiliki kecenderungan mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang. Sedangkan pendapatan keluarga dan personal references memiliki kecenderungan tidak mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, fasilitas akses informasi, dan budaya memiliki kecenderungan mempengaruhi tindakan memilih makanan responden remaja wanita di Kota Malang.
Perubahan Aktivitas Fisik Selama Pandemi Covid-19: Studi di Mahasiswa Gizi FKM Unair
dewi, fatmah septa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.321
Tingkat aktivitas fisik mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga sebelum pandemi covid-19 sebagian besar memiliki aktivitas fisik kategori ringan yaitu sebesar 97,2% dan 2,8% berkategori sedang. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan kebijakan yang diambil untuk menekan penyebaran penularan penyakit covid-19. Kebijakan tersebut menyebabkan perkuliahan dialihkan melalui daring sehingga aktivitas fisik mahasiswa berisiko mengalami perubahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan aktivitas fisik mahasiswa Gizi FKM Unair antara sebelum dan selama pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 124 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui google form yang meliputi karakteristik sosio demografi dan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Analisis statistik yang digunakan adalah uji beda Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak berusia 19 tahun (33,9%), sebesar 91,1% responden berjenis kelamin perempuan. Responden terbanyak (54,8%) berada di semester 2 dan 4. Sebagian besar (83,1%) responden tinggal di daerah perkotaan dan sebesar 75% pendapatan orang tua responden ≥2.700.000. Terdapat perubahan yang signifikan pada aktivitas fisik (p= 0,000) dan rata-rata perilaku sedentari (p=0,000) selama pandemi covid-19. Penurunan aktivitas fisik dan peningkatan rata-rata waktu aktivitas sedentari selama pandemi covid-19 pada mahasiswa disebabkan karena adanya keterbatasan ruang gerak. Program olahraga bersama setiap minggu melalui media online diperlukan untuk menjaga produktivitas mahasiswa selama pandemi covid-19.
Pengaruh Dukungan Keluarga Dan Pelayanan Petugas Fasilitas Kesehatan Terhadap Status Imunisasi Dasar Lengkap pada Baduta Puskesmas Ponorogo Utara di Masa Pandemi Covid-19
puspa, andini bhuana
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.322
PD3I is an infectious disease that has the potential to cause outbreaks and death, especially in toddlers. The number of PD31 cases each year always varies. In 2020, only 3 out of 10 villages managed to achieve the 93% target of the Ponorogo District Health Office. (4). Immunization failure is also exacerbated by entering the Ponorogo area with the orange zone along with 21 districts/cities in East Java. This study aims to determine the effect of family support and the services of health facility workers on the complete basic immunization status of under-fives during the Covid-19 pandemic. This study uses quantitative research methods with a case control approach. Data analysis in this study used the Chi Square test and 95% Confidence Interval (CI) and Odd Ratio (OR) which was intended to be able to see the influence between the independent variables on the dependent variable. The research was conducted on under-aged women in the working area of the North Ponorogo Public Health Center, Ponorogo Regency with a total sample of 70 people. The results show that the service of health facility workers on the complete basic immunization status in under-fives during the Covid-19 pandemic is not related (p = 1, OR = 1) . Family support for complete basic immunization status in under-fives during the Covid-19 pandemic was related (p=0.000, OR=12.08). The conclusion of the study is that family support has an influence and is related, while the service of officers is not related and has no effect Keywords : Baby under two, Family Support, Completed Basic Immunization, Service of Health Facility
Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Pengawasan dan Peraturan APD Dengan Ketidakpatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri
Roosyanto P, Cynthia Widyawati
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.329
Poerwodadie adalah salah satu pabrik gula (PG) kristal putih peninggalan Hindia Belanda. Pada proses produksinya PG. Poerwodadie memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi, maka perusahaan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD). Namun sebagian besar pekerja belum mematuhi pemakaian Alat Pelindung Diri di area kerja sehingga meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan penggunaan APD. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengawasan dan peraturan APD dengan perilaku tidak aman, dimana pekerja tidak patuh dalam menggunakan APD. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pekerja pada stasiun pabrikasi PG. Poerwodadie yang berjumlah 80 orang. Analisa bivariat dan univariat. Hasil penelitian yaitu tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan ketidakpatuhan penggunaan APD dengan nilai Phi and Cramer’s V = 0,223. Tidak ada hubungan antara pengawasan APD dengan perilaku ketidakpatuhan penggunaan APD dengan nilai 0,169. Tidak ada hubungan antara pengetahuan pekerja dengan perilaku ketidakpatuhan penggunaan APD dengan nilai Phi and Cramer’s V = 0,013. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan responden, pengawasan APD dan peraturan APD dengan ketidakpatuhan APD.
Hubungan antara Usia dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Home Industri Pembuatan Kerupuk di UD. X Banyuwangi
puspita, ajeng grandis
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.385
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan suatu keluhan pada otot rangka seseorang berupa kerusaka pada sendi yang disebabkan oleh posisi yang tidak ergonomis saat melakukan suatu pekerjaan. Tenaga kerja di UD. X Banyuwangi berisiko mengalami gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs), hal ini disebabkan karena para pekerja tersebut melakukan aktivitas bekerjanya dengan posisi yang tidak ergonomis seperti membungkuk ataupun berdiri yang terlalu lama. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional. Sampel penelitian berjumlah 95 pekerja dari total populasi yaitu 125 pekerja. Variabel yang diteliti yaitu usia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara usia dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Faktor risiko terjadinya keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja di UD. X Banyuwangi disebabkan oleh posisi kerja yang tidak ergonomis saat melakukan pekerjaannya.
Pengaruh Asfiksia Terhadap Kejadian Kematian Neonatal Di Provinsi Jawa Timur
Rahmawati, Delia
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.388
ABSTRAK Kejadian kematian neonatal masih menjadi salah satu permasalahan utama di Provinsi Jawa Timur. Angka kematian neonatal di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019 mencapai 5,2/1.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara asfiksia terhadap kematian neonatal di Provinsi jawa Timur tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan bersumber dari profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2019. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier dan uji kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian angka kematian neonatal di Provinsi Jawa Timur tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan angka kematian neonatal ditahun sebelumnya. Kasus Asfiksia mengalami peningkatan pada tahun 2019 dibandingkan pada tahun 2018. Penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh antara asfiksia (p=0,04) terhadap kejadian kematian neonatal di Provinsi Jawa Timur. Kesimpulan dari penelitian ini kematian neonatal di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dan terdapat pengaruh antara asfiksia dengan kejadian kematian neonatal di Provinsi Jawa Timur. Kata Kunci: Kematian Neonatal, Pengaruh, Asfiksia
Hubungan Pendidikan Ibu dan Perilaku Pengelolaan Sampah dengan Kejadian ISPA pada Bayi Usia 0-24 Bulan di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020
Agustin, Putri Rika
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 3 (2022): September
Publisher : Tadulako University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/preventif.v13i3.389
ABSTRAK Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru. Di Indonesia ISPA menjadi penyakit utama penyebab kematian bayi dan balita, sebanyak 80% bayi terkena ISPA disebabkan oleh pneumonia. Pada tahun 2019 masih terdapat 87,51% bayi menderita ISPA di Kabupaten Bojonegoro yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama pendidikan ibu dan perilaku pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pendidikan ibu dan perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada bayi usia 0-24 bulan di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design cross-sectional dengan teknik analisis data uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value sebesar 0,003 dan tidak terdapat hubungan antara perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value 0,270. Kata Kunci : pendidikan, pengelolaan sampah, ISPA.