cover
Contact Name
Abd. Kakhar Umar
Contact Email
Abdulkaharumar@gmail.com
Phone
+6282216335184
Journal Mail Official
kolmas@etflin.com
Editorial Address
Sungai Manonda Street, Duyu, Tatanga, Palu City 94225, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Kolaborasi Masyarakat
Published by ETFLIN
ISSN : -     EISSN : 31090354     DOI : Https://doi.org/10.58920/kolmas
"Kolaborasi Masyarakat" merujuk pada proses atau praktek kerjasama dan interaksi antara berbagai pihak atau kelompok dalam suatu masyarakat. Ini melibatkan penggabungan sumber daya, pengetahuan, keterampilan, dan upaya untuk mencapai tujuan bersama atau memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat tersebut. Kolaborasi masyarakat dapat terjadi di berbagai tingkatan, termasuk tingkat lokal, regional, nasional, dan internasional. Berdasarkan ruang lingkup tersebut, Kolaborasi Masyarakat menerbitkan artikel dengan jenis riset, review, wawasan publik, surat untuk editor/letter to editor, dan opini/perspektif ahli. Jurnal ini terafiliasi dengan Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung. Kolaborasi Masyarakat hanya menerima artikel ilmiah berbahasa Indonesia, dan dari berbagai bidang ilmu yang dalam studinya melibatkan kelompok masyarakat dengan tujuan menyelesaikan masalah atau memberi manfaat bagi masyarakat. Jurnal ini terbit dalam dua nomor atau issue per tahun. Jurnal ini tidak menerima biaya pemrosesan dan penerbitan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "volume 2 issue 1 (2026)" : 2 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat melalui Home Industry Sirup Parijotho Argo Mulyo dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Afiyah, Nur Lailatul
Kolaborasi Masyarakat Volume 2 Issue 1 (2026)
Publisher : ETFLIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58920/kolmas0201564

Abstract

This study analyzes the community empowerment process and its impact on welfare through the Argo Mulyo Parijotho Syrup Home Industry in Colo Village, Kudus. Employing a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving the business owner, employees, farmers, and traders. The results indicate that the empowerment process occurs in three stages: awareness, capacity building, and independence. Utilizing Parijotho fruit provides economic value-added, enhances skills, and strengthens social participation. The impact of this empowerment is reflected in increased income, job creation, and market certainty for farmers. Nevertheless, the program still faces constraints regarding business scale, marketing, and the level of community independence. Therefore, sustained support—through management training, access to capital, product innovation, and the strengthening of marketing networks—is essential to ensure the long-term sustainability of this local potential-based empowerment program.
Peran Industri Rumahan dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa di Desa Rampoang Kabupaten Luwu Utara Pramuditya, Tiara; Ilham, Ilham
Kolaborasi Masyarakat Volume 2 Issue 1 (2026)
Publisher : ETFLIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58920/kolmas0201608

Abstract

Industri rumahan memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menekankan aspek ekonomi, sedangkan kajian mengenai industri rumahan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran industri rumahan dalam pemberdayaan masyarakat serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Rampoang, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas tiga pemilik usaha dan enam pekerja industri rumahan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berlangsung melalui proses enabling, empowering, dan protecting. Penelitian ini menemukan bahwa pemilik industri rumahan memiliki peran dominan dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja, pelatihan keterampilan, dan pengelolaan keberlanjutan usaha. Selain itu, kualitas produk, kepercayaan pelanggan, dan permintaan pasar menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberlanjutan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat. Industri rumahan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan keterampilan secara berkelanjutan. Dengan demikian, industri rumahan tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di wilayah pedesaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang paling merasakan dampak pemberdayaan adalah masyarakat sekitar yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses pekerjaan dan keterampilan kerja. Keterlibatan dalam industri rumahan membantu masyarakat memperoleh pendapatan yang stabil serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2