cover
Contact Name
Luthfi
Contact Email
agrides@ulm.ac.id
Phone
+6281384845858
Journal Mail Official
agrides@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani Km.36, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan
ISSN : 20882882     EISSN : 31097855     DOI : https://doi.org/10.20527/agrides
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Lambung Mangkurat secara regular 2 (dua) kali setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini merupakan media penyebarluasan informasi yang merupakan hasil pemikiran dan penelitian yang dilakukan oleh dosen, peneliti dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan agribisnis. Jurnal ini diharapkan dapat membantu para praktisi agribisnis, pengambil kebijakan, dosen, mahasiswa dan pihak-pihak lain untuk lebih memahami situasi dan kondisi agribisnis Indonesia. Khususnya, bermanfaat bagi pengembangan agribisnis perdesaan dan secara umum bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Topik keilmuan yang melingkupi AGRIDES adalah bidang agribisnis secara luas.
Articles 102 Documents
Analisis Sistem Agribisnis Edamame (Glycine max L. Merr) di Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi Vianti Aprilia; Risma Risma; Nanda Sabna Arandita
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v8i1.25239

Abstract

Edamame merupakan komoditas hortikultura berupa kedelai sayuran (green soybean vegetable) yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan potensi pengembangan yang luas di Indonesia. Pengembangan edamame memerlukan pengelolaan yang terintegrasi melalui pendekatan sistem agribisnis agar dapat meningkatkan efisiensi usaha dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem agribisnis edamame pada tingkat petani di Desa Perbawati yang mencakup subsistem hulu, subsistem budidaya, dan subsistem pemasaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan lima petani informan kunci yang dipilih secara purposive, serta observasi lapangan dan pengisian kuesioner. Hasil kajian menunjukkan bahwa subsistem hulu telah berjalan cukup baik, ditandai dengan ketersediaan benih bersertifikat dan akses terhadap sarana produksi. Subsistem budidaya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan alat dan mesin pertanian serta ketergantungan pada tenaga kerja manual, dengan tingkat kematian tanaman mencapai sekitar 20% per musim tanam, yang berdampak pada efisiensi produksi. Produktivitas petani tercatat rata-rata 6 ton/ha per musim tanam. Subsistem pemasaran telah terintegrasi melalui pola kemitraan dengan perusahaan mitra yang memberikan kepastian harga (Rp13.000/kg) dan kepastian pasar, namun masih menunjukkan ketergantungan pada satu saluran pemasaran. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat pentingnya keterpaduan antar-subsistem dalam model agribisnis berbasis kemitraan sebagai strategi keberlanjutan usahatani di pedesaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, diversifikasi saluran pemasaran, serta dukungan teknologi untuk meningkatkan keberlanjutan sistem agribisnis edamame di tingkat petani.
Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pada PT. Semesta Agro Indonesia Erlita Erlita; Watemin Watemin
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v8i1.24740

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan bauran pemasaran (marketing mix) 9P pada PT. Semesta Agro Indonesia, perusahaan agribisnis yang memproduksi dried lemon. Tujuannya adalah mengevaluasi strategi pemasaran perusahaan dalam meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi lapangan dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan manajemen dan karyawan, serta studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah mengimplementasikan bauran pemasaran 9P secara komprehensif dan terintegrasi, meliputi product, price, promotion, place, people, process, physical evidence, packaging, dan public relation. Produk dried lemon berkualitas tinggi dengan daya tahan lama, bersertifikat halal dan PIRT, serta menggunakan bahan baku pilihan dari petani lokal. Strategi penetapan harga bersifat kompetitif (competitor-based pricing) dengan mempertimbangkan harga pasar dan nilai produk. Promosi dilakukan melalui berbagai kanal media sosial, program kemitraan pemerintah, dan kolaborasi strategis dengan influencer lokal. Lokasi produksi yang strategis, didukung oleh SDM profesional yang terlatih, dan proses produksi yang efisien dengan standar higienitas tinggi menjadi keunggulan kompetitif perusahaan. Namun, terdapat beberapa tantangan signifikan seperti persaingan ketat dengan produk impor, ketergantungan pada kondisi cuaca dan musim, serta belum optimalnya pemanfaatan platform media digital untuk ekspansi pasar. Rekomendasi strategis meliputi penguatan branding produk lokal, optimalisasi promosi digital melalui e-commerce dan digital marketing, diversifikasi produk turunan lemon, serta penerapan teknologi smart farming untuk meningkatkan ketahanan dan efisiensi produksi. 

Page 11 of 11 | Total Record : 102