cover
Contact Name
Supriadi Siagian
Contact Email
supriadisiagian7@gmail.com
Phone
+6282277007813
Journal Mail Official
supriadisiagian7@gmail.com
Editorial Address
Dusun IV Idaman Hati, Desa Nambiki, Kec. selesai, Kab. Langkat
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (JUPEMAS)
ISSN : 30327709     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (JUPEMAS) terbit pada bulan Desember dan Juni dengan ISSN 3032-7709 (online). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (JUPEMAS) memuat artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang diterima sepanjangan tahun setelah melewati proses review oleh para reviewer. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (JUPEMAS) merupakan jurnal nasional yang terbit dua kali setahun dengan ruang lingkup Pengabdian dibidang Sosial, Tourism komputer, Informatika, sains, ekonomi dan manajemen, pendidikan, kesehatan dan hukum dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Naskah yang diterbitkan telah melalui tahap seleksi dewan redaksi dan telah direview oleh mitra bestari.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Desember" : 5 Documents clear
Penyuluhan Meningkatkan Kesadaran Melalui Budaya Menabung Sejak Dini SMK Negeri 8 Medan Bezi Shoki Hulu; Rizal Iskandar
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menabung merupakan kegiatan yang baik untuk dipupuk sejak dini, karena dengan melatih menabung dapat memberikan dampak positif untuk kehidupan mendatang. Oleh sebab itu alangkah baiknya mulai mengenalkan sejak dini kegiatan atau aktifitas menabung untuk anak-anak. Kegiatan tersebut dapat dimulai dengan hal-hal kecil dimana siswa diarahkan untuk dapat menyisihkan uang saku mereka dan memasukan sisa uang jajan tersebut ke dalam celengan. Menabung merupakan salah satu cara untuk mengelola uang. Menabung yang paling mudah adalah di rumah karena dapat dilakukan setiap waktu. Akan tetapi, menabung di rumah tidak ada jaminan keamanan. Kadang kita mudah tergoda untuk mengambil uang dalam tabungan sedikit demi sedikit untuk kebutuhan sesaat. Akhirnya uang yang kita tabung pun habis. Menabung juga dapat dilakukan di sekolah. biasanya dikoordinasikan oleh guru kelas. Setiap siswa dapat menyisihkan sisa uang sakunya untuk ditabung. Menabung di sekolah banyak manfaatnya. Siswa dapat mengambil uang tabungannya sewaktu-waktu jika diperlukan. Siswa juga dapat mengambil uang tabungannya pada akhir tahun untuk kegiatan di sekolah.
Aksi Donor Darah Dalam Pencegahan Covid - 19 Free Antonius Simanjuntak; Farina Yessen Yap
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya perintah dalam mencegah penyebarluasan penularan virus COVID-19 masyarakat diwajibkan untuk mematuhi protocol kesehatan. Program pengabdian masyrakat yang dilaksanakan oleh STIE - PMCI untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk nenikiki kesadaran tinggi untuk memathui protocol keseahatan melalui Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak (3M). Kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan berupa rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (3M) dapat mencegah penularan virus COVID-19. Selain kegiatan tersebut juga di adakan kegitan berupa donor darah untuk membantu rumah sakit dan puskesmas dalam menyediakan stok darah di masa pandemic. Metode pelaksanaan adalah dengan penyuluhan tentang perilaku 3M untuk mencegah penularan virus COVID-19, Pemeriksaan gratis dan donor darah, Dialog interaktif perilaku 3M dan praktik 3M untuk anak2. Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat Desa Paya Geli, Kec. Sunggal berjumlah 50 rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya 3M dan anak-anak mampu untuk melakuan 3M dengan benar
Penyuluhan Motivasi Entrepeneurship Bagi Siswa SMU WR. Supratman I Medan Elidawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan hasil kreatif seseorang dalam melakukan perubahan pada perekonomian serta inovasi-inovasi menarik yang berorientasi pada peningkatan perekonomian. Inovasi yang dibutuhkan seorang wiausaha harus mampu mengembangkan diri, melatih kemampuan, serta mendorong diri untuk mencoba hal baru yang sesuai dengan minat diri.  Minat wirausaha setiap individu tidaklah muncul dengan sendirinya. Minat wirausaha adalah keinginan, ketertarikan serta kesediaan untuk bekerja keras atau berkemauan keras dengan adanya pemusatan perhatian untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa merasa takut akan resiko yang akan dihadapi, senantiasi belajar dari kegagalan serta motivasi yang ada pada dirinya. Motivasi merupakan keadaan diri seseorang yang mendorong individu untuk melakukan kegiatan – kegiatan tertentu guna mencapai tujuan yang diinginkanya. Motivasi harus dibarengi dengan seberapa besar peluang tersebut dalam meningkatkan tujuan yang akan dicapai terutama dalam melakukan kegiatan berwirausaha. Masalah yang sering terjadi dalam berwirausaha adalah ketidak mampuan mereka dalam menjalankan usaha dan juga motif mereka untuk meningkatkan kemampuan kurang untuk mendapatkan informasi yang terbaru dalam meningkatkan usaha. Padahal jika para pengusaha mau belajar dan mampu mengembangkan potensi diri dan dapat meingkatkan ide – ide yang kreatif memungkinkan mereka bisa bertahan dan meningkatkan usaha yang mereka jalankan  
Stunting dan Pencegahannya Komala Dewi; Lisa Anggriani; Mirwansyah Putra Ritonga; Chairiza Azmi; Sri Rezeki Samosir; Fauziah Nur Hutauruk
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang permasalahan stunting dan pencegahannya Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang berulang, infeksi berulang, dan pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1.000 HPK. Anak tergolong stunting apabila lebih pendek dari standar umur anak sebayanya. Standar panjang atau tinggi badan anak dapat dilihat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Kekerdilan (stunting) pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita (Bawah Lima Tahun) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Hal ini disebabkan karena kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Dengan demikian periode 1.000 hari pertama kehidupan yang mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik. kecerdasan.dan produktivitas seseorang di masadepan. Metode penulisan artikel ini berdasarkan kajian pustaka dengan melakukan review secara mendalam terhadap buku-buku, tulisan-tulisan tentang stunting dan yang berkaitan dengannya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui makna stunting serta hal-hal pencegahan terjadinya stunting serta untuk menganalisis dampak negatif yang ditimbulkan stunting
Penyuluhan Motivasi Entrepeneurship Bagi Peserta Didik di LPK Nurma Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Supriadi Siagian
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan hasil kreatif seseorang dalam melakukan perubahan pada perekonomian serta inovasi-inovasi menarik yang berorientasi pada peningkatan perekonomian. Inovasi yang dibutuhkan seorang wiausaha harus mampu mengembangkan diri, melatih kemampuan, serta mendorong diri untuk mencoba hal baru yang sesuai dengan minat diri.  Minat wirausaha setiap individu tidaklah muncul dengan sendirinya. Minat wirausaha adalah keinginan, ketertarikan serta kesediaan untuk bekerja keras atau berkemauan keras dengan adanya pemusatan perhatian untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa merasa takut akan resiko yang akan dihadapi, senantiasi belajar dari kegagalan serta motivasi yang ada pada dirinya. Motivasi merupakan keadaan diri seseorang yang mendorong individu untuk melakukan kegiatan – kegiatan tertentu guna mencapai tujuan yang diinginkanya. Motivasi harus dibarengi dengan seberapa besar peluang tersebut dalam meningkatkan tujuan yang akan dicapai terutama dalam melakukan kegiatan berwirausaha. Masalah yang sering terjadi dalam berwirausaha adalah ketidak mampuan mereka dalam menjalankan usaha dan juga motif mereka untuk meningkatkan kemampuan kurang untuk mendapatkan informasi yang terbaru dalam meningkatkan usaha. Padahal jika para pengusaha mau belajar dan mampu mengembangkan potensi diri dan dapat meingkatkan ide – ide yang kreatif memungkinkan mereka bisa bertahan dan meningkatkan usaha yang mereka jalankan

Page 1 of 1 | Total Record : 5