cover
Contact Name
Icol Dianto
Contact Email
icoldianto@uinsyahada.ac.id
Phone
+6282174457803
Journal Mail Official
majalah.mpd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Umar bin Khattab No. 9 Perumahan Sidimpuan Indah Lestari, Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
ISSN : -     EISSN : 3123772X     DOI : -
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam berfokus pada pengembangan dan diseminasi kajian ilmiah, hasil penelitian empiris, serta pemikiran konseptual yang berkaitan dengan teori dan praktik bisnis serta ekonomi dalam perspektif Islam. Jurnal ini menampung artikel yang mengkaji prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi modern, integrasi nilai-nilai etika Islam dalam pengelolaan bisnis, serta dinamika ekonomi Islam dalam merespons perkembangan global, digitalisasi, dan perubahan sosial. Fokus jurnal diarahkan pada penguatan landasan teoretis dan aplikatif ekonomi dan bisnis Islam yang berkontribusi terhadap keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan umat. Cakupan Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam meliputi, tetapi tidak terbatas pada, topik-topik seperti perbankan dan keuangan syariah, fintech dan inovasi keuangan Islam, manajemen dan kewirausahaan berbasis syariah, akuntansi dan audit syariah, pasar modal dan investasi Islam, ekonomi halal dan industri halal, ekonomi digital dalam perspektif Islam, kebijakan publik dan regulasi ekonomi syariah, zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif, serta studi komparatif dan isu-isu kontemporer bisnis dan ekonomi Islam pada tingkat nasional dan internasional. Jurnal ini terbuka bagi kontribusi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk memperkaya khazanah keilmuan dan praktik ekonomi Islam yang relevan dengan tantangan zaman.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Besi Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sipange Julu, Tapanuli Selatan Nur Hasanah Hasibuan; Anas Habibi Ritonga; Esli Zuraidah Siregar
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the empowerment of blacksmith communities in promoting community economic development based on local wisdom in Sipange Julu Village, Sayur Matinggi District, South Tapanuli Regency. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that community empowerment was carried out through strengthening human resource capacity and business networks, which improved the skills, productivity, and market access of blacksmith artisans. Furthermore, the implementation of local wisdom, including local knowledge and skills, local values, and the utilization of local resources, played an important role in maintaining the sustainability of the blacksmith industry while improving community welfare. The study concludes that the synergy between community empowerment and the preservation of local wisdom can effectively promote sustainable community economic development. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat pengrajin besi dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan jaringan usaha yang mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta akses pemasaran para pengrajin. Selain itu, penerapan kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan keterampilan lokal, nilai-nilai lokal, serta pemanfaatan sumber daya lokal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha kerajinan besi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal mampu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Efektivitas Program Keluarga Harapan Ditinjau Dari Aspek Ketepatan dan Kebermanfaatan Program di Desa Paringgonan Kabupaten Padang Lawas Jernih Hati Hsb; Sholeh Fikri
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH) in Paringgonan Village, Ulu Barumun District, Padang Lawas Regency, focusing on targeting accuracy and program benefits. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Family Hope Program has not yet achieved optimal effectiveness. In terms of targeting accuracy, several eligible households had not been included as beneficiaries, while some households whose economic conditions had improved were still receiving assistance. Regarding program benefits, the Family Hope Program has positively contributed to meeting beneficiaries' educational, healthcare, and basic household needs. However, the assistance has not been sufficient to promote long-term economic independence, as it is primarily used to fulfill daily consumption needs. Therefore, regular updates of beneficiary data, stronger coordination among stakeholders, and the integration of the Family Hope Program with community economic empowerment initiatives are necessary to improve the overall effectiveness of the program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas dengan fokus pada aspek ketepatan sasaran dan kebermanfaatan program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Keluarga Harapan di Desa Paringgonan belum sepenuhnya optimal. Pada aspek ketepatan sasaran masih ditemukan keluarga yang layak menerima bantuan tetapi belum terdaftar sebagai penerima manfaat, sementara beberapa keluarga yang kondisi ekonominya telah membaik masih menerima bantuan. Pada aspek kebermanfaatan, Program Keluarga Harapan telah memberikan manfaat bagi keluarga penerima manfaat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok rumah tangga. Namun, bantuan tersebut belum mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara optimal karena masih lebih banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Oleh karena itu, diperlukan pemutakhiran data penerima manfaat secara berkala, penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan, serta integrasi Program Keluarga Harapan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar efektivitas program dapat ditingkatkan.
Dampak Usaha Mikro Home Industry Tahu dan Tempe terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kampung Selamat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan Windi Erika Siregar; Anas Habibi Ritonga; Masrul Efendi Umar Harahap
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact and role of the tofu and tempeh home industry in improving community welfare in Kampung Selamat, North Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City. The study employed a qualitative approach using a descriptive research method. Data were collected through observation, interviews, and documentation and were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the tofu and tempeh home industry has a positive impact on community welfare by creating employment opportunities, increasing household income, and improving the community's ability to meet basic needs. In addition, the home industry plays a significant role in community economic empowerment by enhancing workers' skills, fostering entrepreneurial attitudes, and stimulating local economic activities through community involvement in production and distribution processes. Although the industry still faces challenges such as limited capital, suboptimal marketing, and fluctuations in raw material prices, it continues to contribute to improving community welfare. Therefore, support from the government and other stakeholders is essential to strengthen the sustainability and development of home industries. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dan peran home industri pembuatan tahu tempe terhadap kesejahteraan masyarakat di Kampung Selamat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa home industri pembuatan tahu tempe memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Selain itu, home industri juga berperan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan keterampilan kerja, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal melalui keterlibatan masyarakat dalam proses produksi dan distribusi. Meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, pemasaran yang belum optimal, dan fluktuasi harga bahan baku, home industri tetap menjadi salah satu usaha mikro yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat keberlanjutan dan pengembangan home industri.
UMKM dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Perdesaan: Studi Empiris di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal Asmarida Asmarida; Replita Replita; Esli Zuraidah Siregar
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in improving the economic welfare of the community in Bintuas Village, Natal District, Mandailing Natal Regency. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving MSME owners and community members working in salted fish processing businesses. The findings indicate that MSME actors play a positive role in increasing community income by providing employment opportunities and sources of income. The increase in income enables community members to meet their daily needs, including education, healthcare, housing, and transportation. The welfare conditions of employees also show positive development, as reflected in increased income and improved ability to fulfill household needs. However, community income remains relatively unstable because salted fish processing activities are affected by weather conditions, the availability of fish catches, and the drying process. Therefore, improving product quality and diversifying processed fish products are needed to increase and stabilize community income in a sustainable manner. This study demonstrates that salted fish processing MSMEs make an important contribution to improving the economic welfare of the community in Bintuas Village. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM dan masyarakat yang bekerja pada usaha pengolahan ikan asin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki peran positif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan dan sumber penghasilan bagi masyarakat. Peningkatan pendapatan tersebut memberikan kemampuan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan transportasi. Kondisi kesejahteraan karyawan juga mengalami perkembangan yang cukup baik, ditandai dengan meningkatnya pendapatan serta kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pendapatan masyarakat belum sepenuhnya stabil karena kegiatan pengolahan ikan asin dipengaruhi oleh kondisi cuaca, ketersediaan hasil tangkapan, dan proses pengeringan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kualitas dan diversifikasi produk agar UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara lebih stabil dan berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM pengolahan ikan asin memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bintuas.
Kontribusi Ekonomi Istri Nelayan terhadap Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga di Desa Kuala Batahan, Kabupaten Mandailing Natal Nurjaini Nurjaini; Sholeh Fikri; Maslina Daulay
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of fishermen's wives in improving family economic conditions in Kuala Batahan Village, Batahan District, Mandailing Natal Regency, identify the factors that hinder their economic activities, and examine the impact of their involvement on family economic conditions. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving fishermen's wives and supporting informants. The findings show that fishermen's wives play an active role in increasing family income through various economic activities, including fish marketing, salted fish sorting, selling lontong, and selling prepared food door to door. The main obstacles faced by the wives include unfavorable weather conditions, which affect fish availability and trading activities, as well as intense competition in obtaining employment and customers. Their involvement has a positive impact on family economic conditions, particularly in meeting daily needs, children's education expenses, improving housing conditions, and setting aside income for savings. The average monthly income earned by the wives was IDR 2,700,000, while the average monthly income of their husbands was IDR 1,960,000. These findings indicate that the involvement of fishermen's wives in economic activities constitutes an important family strategy for dealing with uncertain fishermen's income and improving family welfare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran istri nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Kuala Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan, serta mengetahui dampak keterlibatan istri terhadap kondisi ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas istri nelayan serta pihak yang memberikan informasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri nelayan berperan aktif dalam meningkatkan pendapatan keluarga melalui berbagai aktivitas ekonomi, yaitu sebagai pemasar ikan, buruh pemilah ikan asin, penjual lontong, dan penjual lauk keliling. Hambatan yang dihadapi meliputi kondisi cuaca buruk yang memengaruhi ketersediaan ikan dan aktivitas perdagangan serta tingginya tingkat persaingan dalam memperoleh pekerjaan dan konsumen. Keterlibatan istri memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak, perbaikan tempat tinggal, dan kemampuan menyisihkan pendapatan untuk tabungan. Rata-rata pendapatan istri mencapai Rp2.700.000 per bulan, sedangkan rata-rata pendapatan suami sebesar Rp1.960.000 per bulan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan istri dalam aktivitas ekonomi menjadi bagian penting dari strategi keluarga nelayan dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Home Industri Gula Aren di Desa Bulumario Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Lili Khairani Ritonga; Kamaluddin Kamaluddin
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze community economic empowerment through the palm sugar home industry in Bulumario Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency. This study employed a qualitative method using a Participatory Action Research (PAR) approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while the data were analyzed qualitatively by examining the empowerment process implemented within the community. The findings show that community empowerment was carried out through digital skills and digital marketing training, collaboration, equalization, and alternative training. The empowerment process consisted of problem mapping, counseling, mentoring, and evaluation. These activities resulted in several positive changes, including increased community knowledge and skills in utilizing digital technology, wider product promotion and market access, increased production, and higher income among some palm sugar producers. However, the empowerment process still faced several limitations, including limited internet access, differences in technological skills among community members, and the suboptimal implementation of digital marketing. The study demonstrates that the utilization of digital technology through a participatory empowerment process can serve as an alternative approach to developing local economic potential and strengthening community independence through the palm sugar home industry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui home industri gula aren di Desa Bulumario, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan proses pemberdayaan yang berlangsung di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pemberdayaan dilakukan melalui pelatihan keterampilan digital dan pemasaran digital, kolaborasi, penyamarataan, serta pelatihan alternatif. Proses pemberdayaan dilaksanakan melalui tahapan pemetaan masalah, penyuluhan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan tersebut memberikan perubahan positif berupa meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital, meluasnya promosi dan akses pasar, meningkatnya produksi, serta adanya peningkatan pendapatan pada sebagian pengelola gula aren. Meskipun demikian, hasil pemberdayaan masih menghadapi keterbatasan berupa akses internet, kemampuan teknologi masyarakat, dan belum optimalnya penerapan pemasaran digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital melalui proses pemberdayaan partisipatif dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui home industri gula aren.

Page 2 of 2 | Total Record : 16