cover
Contact Name
Danang
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285885852706
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Watunganten I No.1, Karangrawa, Batursari, Kec. Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi
ISSN : 28278364     EISSN : 28278372     DOI : 10.55606
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU): ISSN: 2827-8364 (cetak), ISSN: 2827-8372 (Online) berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek Ekonomi Bisnis dan Akuntansi. Jurnal ini memberikan ruang bagi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan meningkatkan pengetahuan di bidang Ilmu Ekonomi Bisnis dan Akuntansi yang terus berkembang. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu Edisi April, Agustus, dan Desember. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari: Ekonomi: Ekonomi Publik, Ekonomi Internasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Keuangan. Manajemen bisnis dan perbankan: Manajemen keuangan dan kekayaan, Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis, Operasi, Kewirausahaan, Etika Perbankan, Operasi dan Manajemen Perbankan. Akuntansi: Akuntansi Sektor Publik, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Auditing, dan Sistem Informasi Akuntansi.
Articles 376 Documents
PENATAGUNAAN RUANG KOTA DALAM UPAYA PENYESUAIAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP PENINGKATAN ARUS URBANISASI KABUPATEN PASURUAN
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2021): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i1.158

Abstract

Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah di Jawa Timur. Kabupaten Pasuruan merupakan daerah yang memiliki tingkat upah minimum kabupaten/kota tertinggi ke-4 di Jawa Timur. Banyak industri yang beroperasi di kabupaten Pasuruan dengan upah minimum kabupaten/kota yang juga tinggi. Potensi yang dimiliki kabupaten Pasuruan dan ketersediaan lapangan pekerjaan di kabupaten Pasuruan yang juga sangat banyak. Karena sesuai dengan tujuan pembangunan kabupaten pasuruan yaitu menjadi wilayah yang yang berkembang dalam sektor industri, pariwisata, dan pertanian yang memiliki keselarasan dengan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Dengan begitu, kabupaten pasuruan harus memiliki strategi dalam pembangunan kota berkelanjutan agar sesuai manfaatnya dengan tata ruang kotanya seperti penggunaan lahannya. Penelitian ini menggunakan model penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui beberapa strategi dalam mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan arus urbanisasi, dan mengetahui strategi pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan tata ruang kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan perekonomian ataupun lingkungan ketika terjadi kepadatan ruang karena adanya urbanisasi.
Analisis Perubahan Struktur Bidang Ekonomi: Di Kabupaten Sidoarjo Pada Saat Munculnya Semburan Lumpur Lapindo
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2021): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i1.159

Abstract

Analisis ini ditujukan melihat konstruksi perkembanhan dan perubahan struktural yang mempengaruhi di sektor ekonomi serta menganalisis kinerja sektor ekonomi dan dampak sosial ekonomi “Lumpur Lapindo” diwilayah Sidoarjo. Analisis untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan dan kontribusi sektor ekonomi dan kinerja sektor ekonomi, yaitu: Location Qoution, Analisis Rasio Model Pertumbuhan, dan Analisis Overley. Berdasarkan hasil analisis basis, potensiadan kinerja sektor ekonomi sebelum dan selama “Lumpur Lapindo” terjadi, yang menunjukkan bahwa jumlah sektor basis dan sektor potensial di Kabupaten Porong, Tanggulangin, dan Jabonamengalamiapenurunanadi acara “Lumpur Lapindo”. Berdasarkan hasil kerugian yang telah di analisis pada sosialaekonomiadariasemburan lumpur lapindo terdapat hasil yaitu sebagai berikut: adapula peristiwa semburan lumpur lapindo yang menyebabkan kerusakan harta dan benda di area sekitar ledakan. Aset yang rusak yaitu: 1) bangunan dan tanah 2). tanaman yang bisa dipanen meliputi padi dan palawija 3). Perlengkapan bangunan 4). Jaringanaair,ajaringan listrik, jaringanapipa dengan kisaran kerugian Rp 33,27 triliun.
Optimalisasi Peranan Ruang Terbuka Hijau Sebagai Ruang Publik di Alun-Alun Kota Surabaya
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2021): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i1.162

Abstract

This study aims to determine the optimization of the function of green open space as a public space in Surabaya Square. In this case, the researcher uses several concepts such as optimization, public space and green open space. By using qualitative research methods, it means that qualitative research provides space for a research process that is closer to the object of research, where researchers reveal and understand unknown social phenomena by constructing a holistic and complex picture. And from this research, the results show that in optimizing green space as a public space in Surabaya Square it is still not said to be optimal, because in the standard criteria of a good public space there are still several aspects that need to be addressed and the need to add some public facilities.
Pro Kontra Terhadap Kebijakan Tata Kota Pengembangan Hunian Vertikal di Surabaya
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v2i2.163

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pembangunan hunian vertikal serta hal yang menjadi pro dan kontra dalam kebijakan tata kota terkait pengembangan hunian vertikal di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu berusaha menjelaskan dan memaparkan data dengan menggunakan kalimat-kalimat secara deskriptif. Metode pencarian data dalam penelitian ini adalah studi literasi yaitu dengan mencari sumber-sumber penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya seperti jurnal, tesis, karya ilmiah lainnya serta berita maupun informasi terbaru yang sesuai dengan pokok pembahasan. Dalam hal ini peneliti berusaha memaparkan laju pertumbuhan penduduk yang meningkat dengan pesat dengan kondisi luas lahan yang tersedia di Kota Surabaya. Laju pertumbuhan penduduk meningkat pesat seiring dengan berjalannya waktu. Berbanding terbalik dengan kondisi lahan yang semakin lama akan semakin berkurang dn menyempit. Mengingat Surabaya memiliki banyak potensi yang menarik bagi imigran untuk melakukan migrasi di Kota Surabaya maka perlu adanya strategi dalam mengatasi permasalahan kepadatan penduduk dan ketidaktersediaan lahan. Lahan memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat yakni tempat tinggal. Kebijakan pembangunan dengan konsep hunian vertikal merupakan salah strategi yang tepat dalam mengatasi masalah tersebut. Hunian vertikal merupakan hunian dengan bentuk memanjang ke atas sehingga dapat meminimalisir penggunaan lahan. Oleh karena itu, hingga saat ini perkembangan pembangunan hunian vertikal berupa rumah susun dan apartemen terus dikembangkan. Selain itu, peneliti juga menganalisis hal-hal yang menjadi pro dan kontra terhadap kebijakan tata kota terkait pengembangan hunian vertikal di kota Surabaya. Peneliti memaparkan pro dan kontra melalui tinjauan dampak akibat adanya pengembangan hunian vertikal di Surabaya
Implementasi Kebijakan Permukiman Kumuh di Kota Surabaya (Studi Kasus Permukiman kumuh di sekitar Sungai Kelurahan Asemrowo)
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i2.166

Abstract

Permukiman kumuh adalah lingkungan permukiman dengan kondisi yang kurang baik dengan kondisi lingkungan yang tidak teratur tata letak bangunannya, kotor, kepadatan penduduk dan bangunan yang tinggi. Beberapa Kota besar di Indonesia masih banyak dijumpai permukiman dan perumahan kumuh yang tidak layak huni. Penyebab dari munculnya permukiman kumuh ini adalah lahan untuk membangun permukiman dan perumahan yang sedikit, jumlah penduduk yang tinggi yang kemudian berdampak pada permintaan kebutuhan tempat tinggal yang ikut tinggi juga, dan kemiskinan. Maka dari itu diperlukan program kebijakan yang nanti dapat diimplementasikan dalam menangani permukiman kumuh. Dalam proses implementasi kebijakan terdapat 4 aspek/variabel yang dapat digunakan yakni aspek program, target, pelaksana program, dan faktor lingkungan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Dalam pelaksanaan implementasi kebijakan penanganan permukiman kumuh pemerintah Kota Surabaya sudah bekerja sama dengan masyarakat dan lembaga lain. Namun pada pelaksanannya mengalami gangguan dan hambatan seperti pencairan dana yang lama, kesadaran dan pola pikir massyarakat yang tidak maju. Hambatan yang terjadi tersebut membuate program penanganan permukiman kumuh yang dirancang oleh pemerintah seperti KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) tidak dapat berjalan dengan baik.
KEISTIMEWAAN TATA RUANG KOTA YOGYAKARTA DALAM ASPEK NILAI BUDAYA LOKAL
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i2.167

Abstract

Kota Yogyakarta merupakan daerah yang memiliki keistimewaan dalam tata ruang kota karena sistem pemerintahannya dipimpin oleh seorang Gubernur serta seorang Raja dari Yogyakarta. Dalam penataan ruang menggunakan nilai budaya lokal sehingga menjadi identitas tersendiri bagi Kota Yogyakarta. Budaya lokal yang menjadi keistimewaan Kota Yogyakarta dapat memudar seiring dengan perkembangan zaman dan akan menghilangkan keistimewaan tata ruang Kota Yogyakarta. Oleh sebab itu tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan keistimewaan tata ruang kota Yogyakarta dan upaya menjaga eksistensi budaya lokal dalam keistimewaan tata ruang Kota Yogyakarta. Penulisan ini menggunakan pendekatan studi tinjauan literatur dan menggunakan metode kualitatif. Dari hasil penulisan diketahui bahwa diketahui keistimewaan tata ruang Kota Yogyakarta di dasari pada aspek budaya lokal, dimana banyak kawasan yang menjadi identitas keistimewaan kota Yogyakarta. Sehingga tatanan ruang Kota Yogyakarta ada campur tangan dengan nilai budaya lokal yang ada di Kota Yogyakarta.
ANALISIS KEEFEKTIFAN PEMBANGUNAN JALAN FRONTAGE WARU - BUDURAN GUNA MENAGGULANGI KEMACETAN DI SIDOARJO
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v2i2.169

Abstract

Dengan jumlah penduduk 2.082.801 jiwa menurut BPS Sidoarjo dari data hasil Sensus Penduduk tahun 2020. Hal ini menjadikan Sidoarjo tidak jauh dengan permasalahan kemacetan di setiap titik jalannyaSidoarjo sebagai wilayah suburban yang menjadikan daya Tarik tersendiri untuk membangun pemukiman, membuka usaha, dan mencari pekerjaan. Hal inilah yang menyebabkan kemacetan di beberapa titik jalan Kabupaten Sidoarjo. Salah satu titik yang menjadi langganan macet di Kabupaten Sidoarjo adalah sepanjang jalan raya Aloha hingga Gedangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dengan mengandalkan data sekunder seperti artikel jurnal serta laporan yang terkait dengan analisis keefektifan pembangunan jalan frontage di Sidoarjo. Pembangunan jalan frontage ini dinilai sangat efektif untuk mengatasi kemacetan di Kabupaten Sidoarjo. Hal ini karena sistem pada jalan frontage akan mencegah para pengendara yang berpindah jalur secara mendadak. Dengan adanya batas antar jalur, nantinya angkutan umum harus berjalan di jalur yang lambat mengingat kendaraan ini kerap berhenti dan berjalan dengan kecepatan yang lambat. Sedangkan kendaraan pribadi nanti akan melintasi jalur yang cepat. Kata Kunci: Kemacetan, Jalan Frontage, Sidoarjo
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN MERR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM KONSEP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI WILAYAH GUNUNG ANYAR, SURABAYA
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 3 (2021): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i3.170

Abstract

Dari permasalahan yang telah diteliti didapatkan hasil dengan tujuan untuk menelaah bagaimana dampak positif yang ditimbulkan pada pertumbuhan ekonomi serta dampak negatif yang dilanda oleh lingkungan akibat adanya pembangunan Jalan MERR. Penelitian ini menggunakan metode kualikatif dengan metode yang digunakan ialah deskriptif dengan melakukan wawancara, pengamatan objek, serta pengulasan pada dokumen-dokumen terkait. Data yang menjadi sumber penelitian berjenis data sekunder yang dimuat dalam kajian-kajian Pustaka yang berasal dari jurnal-jurnal yang telah diterbitkan. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa pembangunan jalan MERR ini mengulas dampak positif sekaligus dampak negatif. Dampak baik yang ditimbulkan ialah terbuka lebarnya peluang bisnis baru di tepi jalan sehingga menyebabkan pertumbuhan ekonomi meningkat, serta pembangunan perumahan yang terletak di lokasi yang strategis yang merubah wilayah tersebut menjadi kawasan ramai sekaligus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi juga karena pembayaran pajak dari pemilik property. Dampak negatif yang ditimbulkan lebih tertuju pada lingkungan, dimana adanya pembangunan jalan tersebut telah menghilangkan lahan terbuka hijau. Ditambah lagi dengan pembangunan perumahan serta pertokoan juga semakin hilangnya daerah resapan air, sehingga kemungkinan banjir dapat terjadi disaat musim penghujan.
RELEVANSI PERGESERAN ALIH GUNA LAHAN PERTANIAN MENJADI PEMUKIMAN DI DESA SIMOGIRANG KECAMATAN PRAMBON SIDOARJO
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 3 (2021): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i3.171

Abstract

The purpose of this research is to find out how relevant it is related to the conversion of agricultural land use into community settlements and to see how the direct relationship if the conversion of agricultural land to non-agricultural land use continues. And what are the impacts that arise due to a shift in agricultural land which is increasingly narrowing due to the construction of settlements on this agricultural land. The research method used in this study is a qualitative descriptive method. Based on the analysis carried out, the research results obtained that there is a direct relevance to the shift in the use of agricultural land into residential areas, either in the form of development or land clearing. This relevance occurs because with the conversion of agricultural land to non-agriculture in the form of a shift in its actual function to housing, the area of ​​agricultural land becomes increasingly narrow. The availability of increasingly narrow rice fields can have a significant impact, both negative and positive. Keywords: Conversion of agricultural land, Settlement Keywords: Development, Infrastructure, Welfare of the Trucuk Community
EVALUASI FAKTOR- FAKTOR PENYEBAB PINJAMAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR) PADA BANK BTN KC MAGELANG TIDAK DAPAT CAIR ATAU GAGAL
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v2i1.177

Abstract

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan dalam latar belakang diatas, maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana prosedur, syarat dalam pengajuan (KPR) dan penyebab yang mengakibatkan dana pinjaman KPR tidak dapat cair atau gagal. selain itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian KPR dan mengetahui solusi yang dapat diambil dalam penyelesaiannya. Metode penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data dan informasi untuk penelitian ini menggunkan teknik deskriptif. Teknik pengumpulkan secara deskriptif merupakan Teknik pengumpulan data dan informasi yang bersifat uraian atau penjelasan dari hasil wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dari analisis secara kualitatif akan diuraikan dan dijabarakan dengan kalimat dalam bentuk deskriptif. Analisis data secara kualitatif (Firman, 2015) adalah analisis data proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis catatan lapangan yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi informasi yang didapat dan diolah agar peneliti dapat menghasilkan laporan penelitian. Teknik Analis Data Teknik analisis data dan informasi dalam penelitian ini dengan berbagai cara yaitu sebagai berikut ini: Wawancara, Observasi. Penyebab pinjaman kredit pemilikan rumah ditolak dan tidak dapat cair Dalam pinjaman KPR ini ada beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh bank sebagai penyedia dana. Apabila tidak memenuhi kriteria tersebut berakibat dalam pencairan dana bahkan dapat mengakibatkan pinjaman yang diajukan ditolak atau tidak dapat cair. Ada beberapa hal yang menyebabkan pinjaman kredit pemilikan rumah tidak dapat cair yaitu: Kemampuan bayar angsuran, Karakter/ Riwayat kredit, Hunian/ rumah yang akan dibeli berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada Bank Tabungan Negara Cabang Magelang yang berkaitan dengan salah satu produk bank tersebut yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), maka dapat ditarik kesimpulan Sebelum dana pemberian kredit pemilikan rumah dapat disetujui oleh bank, maka nasabah sebagai pihak yang mengajukan pinjaman ke bank harus memenuhi kriteria/spesifikasi yang telah ditentukan oleh bank. salah satu kriteria tersebut adalah pengajuan berkas yang diperlukan.

Page 3 of 38 | Total Record : 376