Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, governance & democracy, radicalism and terrorism
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2025): Juni"
:
15 Documents
clear
KONSERVASI HABITAT PESUT MAHAKAM DI KALIMANTAN TIMUR
Divka Fatih’ah Mayska;
Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3649
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah Indonesia dalam mengamankan ancaman kepunahan spesies Lumba-lumba Mahakam. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori sekuritisasi yaitu empat indikator keamanan non-tradisional, yaitu Objek Referensi (objek yang terancam atau dilindungi), Aktor Sekuritisasi (aktor yang terlibat dalam upaya sekuritisasi), Speech Act (Aktor yang akan melakukan pembingkaian istoritisasi), Audiens (target aktor untuk menentukan keberhasilan suatu sekuritisasi) dan faktor-faktor yang mendukung kepunahan lumba-lumba Mahakam. Dengan model analisis data yang digunakan, yaitu model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa keamanan non-tradisional merupakan keamanan yang akan mengancam banyak sektor, termasuk keamanan lingkungan yang jika terus terjadi akan menyebabkan pembunuhan suatu spesies dan jika dibiarkan akan merusak ekosistem dan kepunahan
HAMBATAN UNICEF DALAM MEMENUHI HAK PENDIDIKAN ANAK DI AFGHANISTAN TAHUN 2021-2023
Jahrotun Nufus;
Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3650
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi UNICEF dalam melaksanakan programnya dari tahun 2021 hingga 2023. Masalah pendidikan di Afghanistan telah bertahan sejak konflik selama tiga dekade. Pengambilalihan Taliban semakin memperburuk situasi pendidikan di Afghanistan. Meskipun UNICEF berusaha untuk meningkatkan akses ke pendidikan, hambatan yang ada mengurangi efektivitas upayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan sumber data dari studi pustaka dan teknik analisis data kualitatif. Dengan menggunakan teori organisasi internasional, temuan penelitian menunjukkan bahwa UNICEF telah mengembangkan beberapa program untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, seperti Program Pendidikan Dasar, Kembali ke Sekolah, Pendidikan dalam Keadaan Darurat, dan Akses Anak Perempuan ke Pendidikan. Namun, program program ini menghadapi berbagai hambatan, termasuk kondisi keamanan Afghanistan yang buruk, larangan Taliban terhadap pendidikan anak perempuan, kekurangan dana karena penghentian bantuan internasional, infrastruktur yang tidak memadai, ketidakpercayaan terhadap organisasi internasional, dan stigma sosial yang kuat terhadap pendidikan anak perempuan
KERJA SAMA ENVIRONMENTAL SUPPORT PROGRAMME PHASE 3 INDONESIA DENGAN DENMARK DI CILACAP
Khoirunnisa Effendy;
Rahmah Daniah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3651
Lingkungan yang tercemar tidak hanya memiliki dampak negatif yang serius tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan dan kesehatan manusia. Pengelolaan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat merusak ekosistem dan mengganggu keseimbangan alam, dalam hal ini Indonesia sebagai negara kedua setelah China sebagai penghasil sampah plastik terbesar dengan jumlah mencapai 3,2 juta ton/tahun. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia untuk mengedepankan aspek keberlanjutan, karena jika tidak, akan menimbulkan masalah yang lebih serius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan kerja sama Program Dukungan Lingkungan Lingkungan Tahap 3 (ESP 3) Indonesia dengan Denmark di Kabupaten Cilacap, yang dianalisis menggunakan teori lingkunganisme oleh Kate O'Neill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan kerja sama Program Dukungan Lingkungan Hidup Tahap 3 (ESP 3) antara Indonesia dan Denmark di Kabupaten Cilacap di bidang lingkungan memiliki dua alasan yang menjadi dasar bagi Indonesia untuk bekerja sama dengan Denmark di Kabupaten Cilacap. Pertama, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi pengelolaan sampah berbasis RDF. kedua, transisi ke energi alternatif untuk pabrik semen lokal. Sehingga dari dua alasan tersebut, berjalan dengan baik dengan hasil yang signifikan
KEMITRAAN STRATEGIS ANTARA VIETNAM-AMERIKA SERIKAT DALAM BIDANG KEAMANAN: PERSPEKTIF VIETNAM
Nur Azizah;
Uni Wahyuni Sagena
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3652
Vietnam dan Amerika Serikat telah menjalin kemitraan komprehensif selama hampir sepuluh tahun dengan sembilan bidang kerja sama, salah satu nya keamanan. Kerja sama di bidang keamanan terjalin karena menangani masalah warisan perang serta terlibatnya kedua negara dalam konflik di Laut Tiongkok Selatan. Keberpihakan Amerika Serikat terhadap Vietnam dalam konflik Laut Tiongkok Selatan membuat Amerika Serikat menawarkan peningkatan kemitraan menjadi strategis untuk lebih mempererat hubungan keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif Vietnam mengenai pertimbangannya terhadap tawaran peningkatan hubungan kemitraan menjadi strategis dengan Amerika Serikat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deksriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pertimbangan Vietnam terhadap tawaran Amerika Serikat untuk meningkatkan kemitraan berdasarkan pengaruh internal dan eksternal, seperti mempertahankan prinsip pertahanan negaranya dan menjaga hubungan baik dengan Tiongkok di tengah konflik Laut Tiongkok Selatan
STRATEGI INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI NIKEL TAHUN 2020
Nur Hamida;
Enny Fathurachmi
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3653
Nikel merupakan sumber daya alam yang sangat melimpah di Indonesia. Perannya dalam transisi energi melalui transformasi dunia ke kendaraan listrik telah meningkatkan permintaan produksi nikel di pasar global. Sehingga Indonesia sebagai negara nikel terbesar mengambil kesempatan ini untuk melakukan hilirisasi komoditas nikel sebelum diekspor ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi yang dilakukan Indonesia dalam mengembangkan hilirisasi nikel pada tahun 2020. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep pengembangan industri dan konsep hilirisasi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diolah dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk menghasilkan data yang relevan dalam menjawab perumusan masalah yang kemudian ditarik menjadi kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh Indonesia dalam mengembangkan industri nikel dalam negeri adalah melalui 2 metode, yaitu strategi inward looking dan strategi outward looking. Strategi inward looking berfokus pada pengembangan internal seperti pembangunan fasilitas melbur, infrastruktur pendukung, pelatihan SDM, dan sebagainya. Sedangkan strategi outward looking adalah dengan menjalin kerja sama dan investasi dengan negara lain dalam mengembangkan ekosistem baterai EV
FAKTOR-FAKTOR YANG MELATAR BELAKANGI TERHENTINYA HUBUNGAN TAIWAN DENGAN SAO TOME DAN PRINCIPE
Nuwada Rio Anggara;
Tendy Tendy
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3654
Terhentinya hubungan antara Taiwan dan Sao Tome disebabkan adanya campur tangan Tiongkok yang menggunakan manuver politiknya yaitu Checkbook Diplomacy. Tiongkok sebagai negara hegemon dalam aspek ekonominya mampu mempengaruhi sekutu Taiwan yaitu Sao Tome dengan cara menawarkan bantuan dana yang berskala besar. Atas hal tersebut Sao Tome mengalami perubahan sikap terhadap Taiwan dimana ia melakukan perilaku yang sangat tidak etis dalam hubungan diplomatik yaitu menuntut Taiwan dalam memberikan bantuan dana kepadanya dan jumlah tuntutan tersebut sangat diluar dari kapasitas kemampuan Taiwan. Dengan tidak dipenuhinya tuntutan tersebut membuat Sao Tome mendekati Tiongkok dengan mengakui adanya One China Policy dan hal ini menjadi masalah yang sangat besar bagi Taiwan terhadap sinonimnya sebagai negara yang merdeka. Pada akhirnya Taiwan merespon dengan dilakukannya penarikan personel dan juga menutup kedutaan besar mereka di Sao Tome dan hal ini menandakan secara resminya hubungan kedua negara berakhir
ALASAN KETERLIBATAN TIONGKOK DALAM KONFLIK ISRAEL-PALESTINA PADA MASA PEMERINTAHAN XI JINPING
Regina Viranti Sirah;
Yayuk Anggraini
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3655
Konflik Israel-Palestina merupakan isu geopolitik yang sangat kompleks dan berpengaruh besar terhadap stabilitas Timur Tengah. Dalam konteks ini, China di bawah pemerintahan Xi Jinping mulai menunjukkan keterlibatan aktif, termasuk menawarkan diri sebagai mediator perdamaian. Penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan China dipengaruhi oleh tiga faktor utama berdasarkan konsep Kepentingan Nasional Yan Xuetong. Pertama, kepentingan ekonomi, yaitu mengamankan jalur perdagangan, terutama di kawasan Laut Merah yang vital bagi pasokan minyak dan jalur logistik China. Ketegangan di kawasan ini berpotensi mengganggu kepentingan ekonomi Tiongkok secara langsung. Kedua, kepentingan politik untuk memperkuat pengaruh China di Timur Tengah sebagai bagian dari ambisi globalnya menuju tahun 2049. Hal ini juga sejalan dengan inisiatif Global Security Initiative (GSI) yang menempatkan China sebagai aktor perdamaian global. Ketiga, kepentingan politik domestik, yaitu untuk meraih dukungan dari negara-negara Muslim dalam merespons kritik internasional terhadap pelanggaran HAM di Xinjiang. Dengan menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan Palestina, China berusaha membangun citra positif di dunia Islam dan meredam tekanan dari negara-negara Barat. Keterlibatan ini mencerminkan pergeseran kebijakan luar negeri China dari non-intervensi menuju diplomasi aktif yang berbasis kepentingan strategis jangka panjang
UPAYA ECOPEACE MIDDLE EAST DALAM MENGATASIKELANGKAAN AIR DI PALESTINA TAHUN 2017-2020
Siti Khadijah;
Aisyah Aisyah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3656
Tujuan umum EcoPeace Timur Tengah adalah untuk memajukan pembangunan berkelanjutan dan perdamaian untuk menyatukan lingkungan antara Yordania, Palestina, dan Israel. Pusat-pusat EcoPeace Timur Tengah tersebar di beberapa wilayah, yaitu Amman, Bethlehem dan Tel-Aviv. Organisasi ini memiliki tujuan utama untuk bekerja sama untuk melindungi lingkungan bersama dan untuk memajukan pembangunan regional untuk mencapai perdamaian abadi di wilayah Yordania, Palestina, dan Israel. Ecopeace Timur Tengah adalah bagian dari upaya untuk menyelesaikan konflik Arab-Israel, tetapi secara khusus diharapkan dapat mengatasi kelangkaan air di Palestina. Sejak tahun 2001 Ecopeace Timur Tengah telah melakukan beberapa upaya seperti Good Water Neighbors (GWN) untuk mengatasi kelangkaan air. Tapi tetap saja, upayanya tidak berhasil karena Palestina masih memiliki kelangkaan air terburuk daripada negara lain. Hal ini dikarenakan sebagai negara yang masih rentan dan belum memiliki kedaulatan penuh, Palestina membutuhkan solusi berkelanjutan dengan bantuan negara lain. Ecopeace Timur Tengah melakukan upaya lain untuk mengatasi kelangkaan air yang masih terjadi, khususnya di Palestina. Pada tahun 2017 hingga 2020, ada beberapa upaya seperti rehabilitasi Sungai Yordan, Nexus Air-Energi dan edukasi berkelanjutan yang dilakukan oleh Ecopeace Middle dalam mengatasi masalah kelangkaan air, salah satunya untuk Palestina
STRATEGI TURKI DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN RUSIA KE TURKI
Annisa Nurfadila;
Andi Purnawarman
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3657
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan strategi Turki dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Rusia ke Turki setelah pembatasan pariwisata yang diterapkan oleh pemerintah Rusia, yang berdampak pada penurunan jumlah wisatawan Rusia ke Turki. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis data sekunder yang diperoleh melalui penelitian pustaka dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Turki dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Rusia ke Turki pada periode 2017-2020 adalah melalui strategi nation branding dengan nama "Turkey: Discover the Potential", promosi pariwisata Turki secara online dan offline, manajemen hubungan pelanggan, program festival budaya Turki, serta kongres pariwisata internasional
UPAYA CORDAID DALAM MENGATASI KRISIS KEMANUSIAAN DI AFGHANISTAN PADA TAHUN 2016-2022
Defa Saputra Pratama Hariyanto;
Etha Pasan
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3658
Krisis kemanusiaan di Afghanistan disebabkan oleh "Perang Melawan Terorisme" yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Taliban, yang berdampak besar pada hampir setiap sektor kehidupan dan menempatkan negara ini dalam status Keadaan Darurat Kemanusiaan Kompleks. Cordaid, sebuah organisasi kemanusiaan internasional, telah berupaya mengatasi krisis ini melalui berbagai program seperti Bright Future, Shelter for Women, dan The Civil Society Platform for Peacebuilding and Statebuilding (CSPPS). Meskipun upaya Cordaid memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi beberapa tantangan di Afghanistan, organisasi ini belum mampu sepenuhnya menyelesaikan krisis kemanusiaan yang terjadi. Hal ini karena inisiatif yang dilakukan, meskipun berharga, belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan mendesak dan lebih luas yang dihadapi Afghanistan yang mencerminkan kompleksitas dan sifat multifaset dari krisis tersebut