cover
Contact Name
Utama Alan Deta
Contact Email
utamadeta@unesa.ac.id
Phone
+628993751753
Journal Mail Official
jpfa@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetaahuan Alam Jl. Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)
ISSN : 20879946     EISSN : 24771775     DOI : https://doi.org/10.26740/jpfa
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) is available for free (open access) to all readers. The articles in JPFA include developments and researches in Physics Education, Classical Physics, and Modern Physics (theoretical studies, experiments, and its applications), including: Physics Education (Innovation of Physics Learning, Assessment and Evaluation in Physics, Media of Physics, Conception and Misconceptions in Physics, hysics Philosophy anPd Curriculum, and Psychology in Physics Education); Instrumentation Physics and Measurement (Sensor System, Control System, Biomedical Engineering, Nuclear Instrumentation); Materials Science (Synthesis and Characteristic Techniques, Advanced Materials, Low Temperature Physics, and Exotic Material); Theoretical and Computational Physics (High Energy Physics, Gravitation and Cosmology, Astrophysics, Nuclear and Particle Phenomenology, and Computational and Non-Linear Physics); and Earth Sciences (Geophysics and Astronomy).
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
KAJIAN EKSPERIMENTAL EFISIENSI DAN KARAKTERISTIK PRODUKSI OZON BERDASARKAN VARIASI PANJANG DAN LAJU ALIR REAKTOR DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE PLASMA (DBDP) BERBAHAN BAJA ANTI KARAT Suraidin, S; Nur, Muhammad
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.p18-25

Abstract

Penelitian ini membahas kajian reaktor ozon dengan dielectric barrier discharge plasma (DBDP): variasi panjang elektroda stainless steel. Konsentrasi ozon dihasilkan dengan melakukan variasi tegangan mulai dari 3-5 kV dan variasi laju alir dari 2, 3, 4, 5, 6, 8, sampai 10 L/menit. Reaktor ozon yang digunakan sebagai pembangkit ozon mempunyai konfigurasi kerangka silinder-silinder. Elektroda dalam (kerangka silinder) terbuat dari stainless stell, sedangkan elektroda luar (silinder) terbuat dari lempengan seng dan bahan dielektrik yang digunakan adalah pyrex. Reaktor diberi tegangan tinggi AC dengan frekuensi 16 kHz. Penelitian ini menggunakan lima variasi panjang reaktor ozon yaitu 5, 10, 15, 20, dan 25 cm. Untuk menentukan konsentrasi ozon pada setiap reaktor yang berbeda, maka ozon yang dihasilkan diserap dalam larutan KI selanjutnya dititrasi dengan natrium thiosulfat. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin panjang elektroda yang digunakan maka konsentrasi ozon yang dihasilkan semakin tinggi, yakni mulai dari 384 sampai dengan 634 ppm untuk laju alir 2 L/menit, sedangkan semakin besar laju alir gas oksigen maka konsetrasi yang dihasilkan semakin kecil, yakni mulai dari 624 sampai dengan 134.4 ppm untuk panjang reaktor 25 cm. Selain itu, semakin tinggi tegangan yang diberikan maka konsentrasi ozon akan semakin meningkat, yakni dengan tegangan 3 sampai 5 kV menghasilkan konsentrasi dari 480 sampai dengan 624 ppm.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA PADA MATERI ELASTISITAS Susanti, Weni; Jatmiko, Budi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.p26-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan pembelajaran fisika di SMA dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, (2) peningkatan hasil belajar siswa berdasarkan kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan, (3) respons siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan, dan (4) aktivitas siswa.  Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan ?One Group Pre-test Post-test Design? pada 1 kelas eksperimen dan 2 kelas replikasi, masing-masing kelas berjumlah 36, 37 dan 35 siswa. Data diperoleh melalui observasi, pemberian soal pre-test dan soal post-test, serta angket respon siswa. Hasil belajar siswa pada kompetensi pengetahuan dilakukan dengan uji-t berpasangan, analisis n-gain score dan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI terlaksana dengan kategori baik; (2) hasil belajar siswa pada kompetensi pengetahuan meningkat secara signifikan pada ?=0.05 dengan n-gain score untuk kelas eksperimen sebesar 0,48, kelas replikasi I sebesar 0.51, dan kelas replikasi II sebesar 0.42 seluruhnya dalam kategori sedang, dan peningkatan hasil belajar siswa pada ketiga kelas tersebut secara statistik tidak berbeda. Pada kompetensi sikap diperoleh nilai modus pada ketiga kelas sebesar 3.00 dan termasuk dalam kategori baik. Untuk kompetensi keterampilan, diperoleh nilai rata-rata untuk penilaian kinerja dan tertulis kelas eksperimen sebesar 3.73, kelas replikasi I sebesar 3.72 dan replikasi II sebesar 3.71; (3) hasil pesentase rata-rata respons siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe TAI positif dengan kategori sangat baik; dan (4) aktivitas siswa mengalami peningkatan selama pembelajaran berlangsung.
WORKSHOP PENINGKATAN KEMAMPUAN MERANCANG KEGIATAN LABORATORIUM BERORENTASI PADA PENDEKATAN SAINTIFIK BAGI GURU FISIKA SIDOARJO Admoko, Setyo; Supriyono, S
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.p34-42

Abstract

Kemampuan guru dalam merancang kegiatan laboratorium inkuiri masih rendah, sehingga mereka tidak melaksanakan kegiatan itu dalam pembelajaran Fisika. Kegiatan workshop pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan merancang dan melaksanakan kegiatan laboratorium Fisika berbasis inkuiri bagi Guru Fisika MGMP Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan dengan melatihkan tujuh aspek yang diduga dapat mendukung pengembangan kemampuan merancang kegiatan laboratorium tersebut, yaitu (1) menentukan tujuan kegiatan laboratorium; (2) menentukan jenis percobaan yang sesuai dengan tujuan; (3) menentukan alat dan bahan laboratorium sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan; (4) menentukan rangkaian percobaan dan menggambarkan diagramnya;(5) merencanakan sendiri prosedur percobaan dan melaksanakannya; (6) menyusun lembar kerja siswa berbasis inkuiri; dan (7) merancang evaluasi kegiatan laboratorium. Aspek-aspek kemampuan tersebut dikembangkan melalui tiga tahap pelatihan, yaitu penyelenggaraan contoh (atau pemodelan) kegiatan laboratorium Fisika berbasis inkuiri, perancangan kegiatan laboratorium inkuiri, dan implementasi hasil rancangan dalam simulasi pembelajaran. Keberhasilan pengembangan kemampuan tersebut dievaluasi menggunakan Lembar Kerja Pelatihan dan Angket Respon peserta pelatihan terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil kemampuan merancang kegiatan laboratorium bagi guru-guru Fisika MGMP Sidoarjo mendapatkan nilai rerata skor 3,49 yang masuk dalam kategori sangat baik. Respon guru-guru yang memberi tanggapan positif terhadap kegiatan pelatihan merancang kegiatan laboratorium sebanyak 91 %., hal ini mennunjukkan bahwa kegiatan pelatihan  yang dilaksakan sesuai keinginan dan kebutuhan guru fisika peserta pelatihan.
FRONT COVER JPFA VOL 6 NO 1 JUNI 2016 JPFA, Tim Editor
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.pi

Abstract

PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS MATLAB UNTUK MENGANALISIS SIFAT LASING KACA TE-ZN-BI YANG TERDADAH ION ER3+ Susanto, Rudi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.p1-10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan  aplikasi untuk menganalis sifat lasing kaca bahan penguat optik dengan parameter Judd-Ofelt. Pengembangan aplikasi menggunakan kaidah Software Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari analisis, perancangan, pembangunan dan pengujian. Perancangan aplikasi mengunakan flowchart yang sesuai dengan kebutuhan dan pembangunan aplikasi mengunakan GUI matlab. Pengujian aplikasi mengunakan metode black box serta perbandingan hasil aplikasi dan perhitungan manual. Hasil pengujian menunjukan bahwa aplikasi mampu bekerja sesuai fungsionalitasnya yaitu digunakan untuk menganalisis sifat lasing kaca Te-Zn-Bi dengan doping Er3+ yang ditunjukan dengan output aplikasi berupa  (1) Parameter , (2) Probabilitas Transisi, (3) Branching Ratio, (4) Life Time, (5) Omega4/ Omega6 serta(6) Aem/AESA. Output aplikasi tersebut merupakan parameter yang digunakan untuk menganalis sifat lasing sesuai parameter Judd Ofelt. Hasil perbandingan perhitungan manual dan aplikasi dapat diketahui bahwa rata-rata kesalahan relative adalah 1.2476%. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat digunakan untuk menganalisis sifat lasing.
BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi) SEBAGAI SUMBER ENERGI DALAM SEL GALVANI Suryaningsih, Sri
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n1.p11-17

Abstract

Sel Galvani yaitu sel yang menghasilkan arus listrik, terdapat tiga komponen, yaitu anoda, katoda, dan elektrolit. Elektrolit dapat berupa senyawa asam, garam, atau amfoter. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) merupakan salah satu buah yang mengandung asam format, sehingga berpotensi untuk menjadi larutan elektrolit. Tujuan penelitian ini antara lain: (1) untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai larutan elektrolit dalam sel Galvani untuk menghasilkan energi listrik, dan (2) untuk mengetahui perbandingan jumlah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dan energi listrik yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang menggunakan belimbing wuluh sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menginformasikan bahwa satu sistem sel Galvani dapat menghasilkan tegangan dan arus listrik sebesar 0.72 volt dan 0.29 mA. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dapat dimanfaatkan sebagai larutan elektrolit dalam sistem sel Galvani untuk menghasilkan energi listrik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6