cover
Contact Name
Utama Alan Deta
Contact Email
utamadeta@unesa.ac.id
Phone
+628993751753
Journal Mail Official
jpfa@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetaahuan Alam Jl. Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)
ISSN : 20879946     EISSN : 24771775     DOI : https://doi.org/10.26740/jpfa
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) is available for free (open access) to all readers. The articles in JPFA include developments and researches in Physics Education, Classical Physics, and Modern Physics (theoretical studies, experiments, and its applications), including: Physics Education (Innovation of Physics Learning, Assessment and Evaluation in Physics, Media of Physics, Conception and Misconceptions in Physics, hysics Philosophy anPd Curriculum, and Psychology in Physics Education); Instrumentation Physics and Measurement (Sensor System, Control System, Biomedical Engineering, Nuclear Instrumentation); Materials Science (Synthesis and Characteristic Techniques, Advanced Materials, Low Temperature Physics, and Exotic Material); Theoretical and Computational Physics (High Energy Physics, Gravitation and Cosmology, Astrophysics, Nuclear and Particle Phenomenology, and Computational and Non-Linear Physics); and Earth Sciences (Geophysics and Astronomy).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2014)" : 5 Documents clear
PANDANGAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMK DI KOTA SURABAYA Rudy Kustijono; Elok Wiwin HM
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p1-14

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pandangan guru terhadap pelaksanaan Kurikulum 2013 dalam pembelajaran Fisika SMK  di  kota Surabaya Tujuan penelitian adalah untuk menjaring pandangan guru terkait tingkat kesiapan dan kelayakan pelaksanaan Kurikulum 2013 untuk pembelajaran Fisika SMK  di kota Surabaya meliputi:  pemahaman prinsip penilaian, penyusunan  RPP, kegiatan pembelajaran, kegiatan penilaian, harapan  dan tantangan pelaksanaan Kurikulum 2013.  Jenis penelitian adalah survei dengan objek penelitian guru  Fisika  SMK  di kota Surabahya. Hasil penelitian menyimpulkan:  1) Para guru berpandangan belum sepenuhnya memahami prinsip pembelajaran terutama yang terkait dengan: perbedaan  pendekatan tekstual dengan pendekatan ilmiah, perbedaan pembelajaran parsial dengan pembelaran terpadu, perbedaan pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal dengan pembelajaran yang membutuhkan jawaban multi dimensi, perbedaan pembelajaran verbalisme dengan pembelajaran yang aplikatif, dan  pembelajaran yang berprinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas; 2) Para guru berpandangan belum sepenuhnya memahami prinsip penilaian diantaranya: cara menilai kompetensi sikap, cara menilai keterampilan, dan menyusun instrumen penilaian yang sesuai kaidah; 3)  Para guru berpandangan penyusunan RPP masih terkendala terutama pada: berbagai sumber belajar (buku teks, internet, lingkungan alam dan sosial), media pembelajaran yang bervariasi, media yang sesuai dengan materi pembelajaran,  pendekatan pembelajaran  saintifik.  penilaian autentik, penilaian yang sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi, dan  pedoman penskoran; 4) Para guru berpandangan masih belum dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan standar proses meliputi: belum terbiasa menyampaikan kompetensi yang akan dicapai kepada peserta didik, belum melaksanakan pembelajaran kontekstual dan saintifik, belum memfasilitasi peserta didik mengolah/ menganalisis informasi untuk membuat kesimpulan,  belum menggunakan  media pembelajaran yang bervariasi, dan media yang digunakan belum menghasilkan pesan yang menarik; 5)  Para guru berpandangan masih belum dapat melaksanakan penilaian sesuai standar penilaian terutama: bagaimana  cara  mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai dengan kaidah,  dan bagaimana cara mengembangkan rubrik penilaian dari instrumen yang dikembangkan tersebut; 6) Harapan dari pelaksanaan Kurikulum 2013 adalah kurikulum tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sedangkan tantangan terbesar dari pelaksanaan Kurikulum 2013 adalah bagaimana para guru dapat menyikapi dan mengupayakan pelaksanaan  secara tepat kurikulum tersebut.
PENERAPAN METODE ANALISIS VIDEO SOFTWARE TRACKER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KONSEP GERAK JATUH BEBAS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA KELAS X SMAN 1 SOOKO MOJOKERTO Muhammad Habibbulloh; Madlazim Madlazim
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p15-22

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keterampilan proses yang dimiliki siswa setelah menerapkan metode analisis video software Tracker di kelas X SMAN 1 Sooko Mojokerto. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, keterampilan proses sains yang dimiliki siswa setelah menerapkan metode analisis video  software Tracker, aktivitas siswa, respon siswa, dan kendala yang dihadapi pada saat pembelajaran. Jenis dari penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif dengan desain one group pretest posttest, satu kelas yang diberi perlakuan dan direplikasi satu kali. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa keterampilan proses siswa dalam hal mengamati, mengukur,  merancang eksperimen, interpretasi data, dan berkomunikasi setelah menerapkan metode analisis video software Tracker mengalami kenaikan baik secara kualitas maupun kuantitas. Dimana keterlaksaan pembelajaran yang baik, aktivitas siswa yang sangat baik, respon siswa yang juga baik, beberapa kendala yang muncul saat kegiatan pembelajaran telah dapat diatasi. Secara kuantitas terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang tuntas dalam mengerjakan soal keterampilan proses. Secara kualitas adalah peningkatan skor rata-rata tiap kelas pada saat post tes dibandingkan hasil pre tes.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR FISIKA ZAT PADAT MAHASISWA NON-REGULAR MELALUI PEMBELAJARAN STAD DENGAN STRATEGI SELF-EXPLANATION P Parno
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p23-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matakuliah Fisika Zat Padat mahasiswa non-regular  melalui  pembelajaran  model  STAD  dengan strategi  Self-Explanation.  Penelitian ini menggunakan disain  kuasi  eksperimen rancangan  nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model STAD dengan strategi Self-Explanation mampu meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, yang ditandai oleh  gain score  ternormalisasi rata-rata kelas eksperimen  berturut-turut  untuk  tes I, II, dan  final  sebesar 0,567 (kategori medium), 0,783 (kategori tinggi), dan 0,465 (kategori medium)  lebih tinggi daripada kelas kontrol  sebesar 0,366 (kategori medium), 0,391 (kategori medium), dan 0,340 (kategori medium). Di samping itu, mahasiswa kelas eksperimen memberikan respon positip  terhadap proses pembelajaran  lebih tinggi daripada kelas kontrol.
PERANCANGAN INSTRUMENTASI PENGUKUR WAKTU DAN KECEPATAN MENGUNAKAN DT-SENSE INFRARED PROXIMITY DETECTOR UNTUK PEMBELAJARAN GERAK LURUS BERATURAN Choirun Nisa; Nurfitria Widya P; Aji Santosa; Endah Rahmawati
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p36-41

Abstract

Fisika merupakan bagian dari sains yang memahami segala sesuatu tentang gejala-gejala alam yang terjadi. Banyak sekali fakta di  sekolah-sekolah bahwa pelajaran fisika merupakan pelajaran yang sulit dipahami dan membosankan. Konsep dan rumus yang telah disampaikan oleh guru biasanya hanya digunakan dalam penyelesaian soal-soal saja dan siswa cenderung bosan dan sulit untuk memahami  konsep tersebut. Sehingga diperlukan media untuk membantu proses belajar-mengajar misalnya media percobaan/eksperimen. Dalam percobaan membutuhkan perangkat antara lain instrumentasi dan bahan sesuai dengan percobaan yang akan dilakukan. Instrumentasi laboratorium sebagai penunjang percobaan yang akan membantu siswa memahami materi yang diajarkan, sering tidak dijumpai di sekolah-sekolah. Dalam penelitian ini dilaksanakan untuk merancang instrumentasi pengukur waktu dan  kecepatan sebagai media pembelajaran  materi gerak lurus beraturan. Penelitian ini diharapkan dapat menarik siswa dalam belajar materi fisika khususnya gerak lurus beraturan, sehingga dapat mewujudkan hasil belajar siswa yang maksimal. Dari hasil penelitian ini diperoleh DT Sense Infrared Proximity Detector dapat digunakan dalam perancangan instrumentasi pengukur waktu dan kecepatan. Dan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai media penunjang yang akan membantu siswa ataupun mahasiswa dalam memahami materi fisika khususnya materi gerak lurus beraturan.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SOUND LEVEL METER (SLM) DALAM SKALA LABORATORIUM SEBAGAI ALAT UKUR INTENSITAS BUNYI J Jamaludin; S Suriyanto; David Adiansyah; M Sholachuddin A; Imam Sucahyo
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v4n1.p42-46

Abstract

Penelitian yang berbasis laboratorium merupakan implementasi dari Gelombang Mekanik (GM). Pada peristtiwa fisis ini akan diteliti tentang Gelombang Mekanik dalam mengukur Intensitas Bunyi. Guna untuk mengetahui SLM yang relevan menggunakan mic condenser serta menentukan kebisingan bunyi dalam tingkat frekuensi yang berbeda dalam skala Laboratorium. Pengujian intensitas bunyi dilakukan dalam kondisi ruang yang kedap suara serta perbandingan intensitas bunyi dengan SLM rancangan industri. Dalam penelitian ini juga membandingkan antara SLM Rancangan dengan SLM Nor-118. Sehingga data yang diperoleh adalah hasil dari pengambilan data yang kami lakukan antara SLM Rancangan dengan SLM Nor-118 bisa dikatakan relevan namun ada perbedaan selisih sebesar ±5.0 %. Dan pada saat frekuensi tertentu dia akan menurun yang disebabkan oleh beberapa faktor internal dan eksternal. Kesimpulan yang diambil adalah dalam setiap pengambilan data harus dalam kondisi ruang yang kedap suara sehingga ketika dalam pengambilan data tidak ada faktor yang mempengaruhi baik eksternal maupun internal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5