cover
Contact Name
Dian Pujiatma Vera Subchanifa
Contact Email
verasubchanifa@uinsuku.ac.id
Phone
+6285727219890
Journal Mail Official
verasubchanifa@uinsuku.ac.id
Editorial Address
Jl. Conge Ngembalrejo Kode Pos 51 Kudus 59322 Tlp. (0291) 432677, 438818, Faksimile 441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : -     EISSN : 29873673     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jebisku
Islamic Economics Islamic Accounting Islamic Business Management Islamic Banking Zakat and Waqf Management https://jim.uinsuku.ac.id/index.php/JEBISKU/about/editorialPolicies#focusAndScope
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2025)" : 7 Documents clear
Angkatan Kerja, Tingkat Pengangguran, dan Angka Melek Huruf terhadap Indeks Pembangunan Manusia Tahun 1994-2023
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4337

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the effect of the labor force size, unemployment rate, and literacy rate on the Human Development Index (HDI) in Central Java from 1994 to 2023. Secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) were analyzed using multiple linear regression to test the relationship between independent variables and HDI. The results indicate that the unemployment rate has a positive and significant effect on the HDI, while the labor force and literacy rate do not have a significant influence. Simultaneously, these variables significantly affect HDI, with an R-squared value of 0.770, meaning 77% of HDI variation is explained by this model, while external factors influence the remaining 23%. These findings suggest that an increase in unemployment does not always have a negative impact on human development. Still, they may be affected by other factors such as government policies, education quality, and socio-economic conditions. Therefore, this study contributes to understanding HDI determinants and serves as a reference for local government in designing more effective and sustainable development strategies. Keywords: Labor Force; Unemployment Rate; Literacy Rate; Human Development Index. AbstrakPenelitian ini menganalisis pengaruh jumlah angkatan kerja, tingkat pengangguran, dan angka melek huruf terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah periode 1994–2023. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen dan IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan jumlah angkatan kerja dan angka melek huruf tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel ini berpengaruh signifikan terhadap IPM, dengan nilai R-squared sebesar 0,770, yang berarti 77% variasi IPM dapat dijelaskan oleh model ini, sementara 23% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengangguran tidak selalu berdampak negatif terhadap pembangunan manusia, melainkan dapat pula dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebijakan pemerintah, kualitas pendidikan, dan kondisi sosial-ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor determinan IPM serta menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.Kata Kunci: Angkatan kerja; Tingkat Pengangguran; Angka Melek Huruf; Indeks Pembangunan Manusia.
Kesadaran, Pemahaman, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Sanksi sebagai Moderasi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4163

Abstract

AbstractThis research analyzes the factors influencing individual taxpayers' compliance, particularly regarding awareness, understanding, service quality, and the impact of tax sanctions. The study employs a quantitative approach using a field survey method, involving 100 respondents from the Primary Tax Office (KPP Pratama) in Pati Regency, randomly selected using a non-probability sampling technique. Data collection was conducted through questionnaires and analyzed using SmartPLS 3.2.9, including reliability tests, validity tests, and the analysis of the coefficient of determination (R²), predictive relevance (Q²), and F-Square Effect Size. The results indicate that awareness, understanding, and service quality do not significantly influence taxpayer compliance. When tax sanctions were introduced as a moderating variable, it was found that awareness, understanding, and service quality neither strengthened nor weakened the effect of sanctions on taxpayer compliance due to the absence of correlation and significance. These findings represent a novelty compared to previous studies and suggest that this phenomenon is driven by the public's indifference toward tax compliance.Keywords: Taxpayer Awareness; Taxpayer Understanding; Service Quality; Tax Sanctions; Taxpayer Compliance. AbstrakPenelitian ini menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi, khususnya terkait kesadaran, pemahaman, kualitas layanan, serta dampak sanksi perpajakan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan, melibatkan 100 responden dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Pati, yang dipilih secara acak dengan teknik non-probabilitas. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3.2.9, mencakup uji reliabilitas, validitas, serta analisis koefisien determinasi (R²), predictive relevance (Q²), dan F-Square Effect Size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran, pemahaman, dan kualitas layanan  tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Ketika sanksi perpajakan dimasukkan sebagai variabel moderasi, ditemukan bahwa kesadaran, pemahaman dan kualitas layanan tidak memperkuat ataupun melemahkan pengaruh sanksi terhadap kepatuhan wajib pajak dikarenakan ketidakadaan korelasi dan signifikan antara sanksi sebagai variabel moderasi terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa hasil dari penemuan ini merupakan suatu kebaharuan dari penitian-penelitian sebelumnya dan hal ini disebabkan dari sifat acuh tak acuh dari masyarakat terhadap kepatuhan wajib pajak.Kata Kunci: Kesadaran Wajib Pajak; Pemahaman Wajib Pajak; Kualitas Pelayanan; Sanksi Perpajakan; Kepatuhan Wajib Pajak.
Analisis Praktik Ojek Wisata Ditinjau dari Transaksi Ekonomi Islam (Studi Kasus Paguyuban Ojek Menara Kudus)
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4315

Abstract

AbstractThe practice of tourist motorcycle taxis plays a vital role in supporting tourist accessibility, especially in religious destinations such as the Menara Kudus. This research analyzes the application of Islamic economic values in the practice of tourist motorcycle taxis managed by the Paguyuban Ojek Menara Kudus, with a focus on justice, transparency, and the prohibition of gharar. This study uses a qualitative approach and case study method. This research collects data through in-depth interviews, observations, and document analysis. Using a purposive sampling technique, a sample consisting of motorcycle taxi drivers, association managers, and related parties who have insight into the application of Islamic economic values in the practice of tourist motorcycle taxis was obtained. The research results show that Islamic economic principles have been applied through the ijarah contract for determining tariffs, the syirkah contract in collective financial management, and the wakalah is implemented contextually, with adaptations to the local and social needs of the Kudus community. Transparency is reflected in the daily contribution mechanism and fair tariff agreements, while the socio-economic impact includes increasing workers' income, creating jobs, and strengthening the local economy. However, challenges such as the lack of education of members about sharia principles and the need for technology for further transparency need to be addressed. This study contributes to the development of Islamic economics literature in the tourism sector.Keywords: Practice of Tourist Motorcycle; Ijarah; Syirkah; Wakalah; Paguyuban Ojek Menara Kudus. AbstrakPraktik ojek wisata berperan penting dalam mendukung aksesibilitas wisatawan, terutama di destinasi religi seperti Menara Kudus. Penelitian ini menganalisis penerapan nilai ekonomi Islam dalam praktik ojek wisata yang dikelola oleh Paguyuban Ojek Menara Kudus, dengan fokus pada keadilan, transparansi, dan larangan gharar. Penelitian ini berpendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Dengan teknik purposive sampling, diperoleh sampel yang terdiri dari pengemudi ojek, pengelola paguyuban, serta pihak terkait yang memiliki wawasan tentang penerapan nilai-nilai ekonomi Islam dalam praktik ojek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip ekonomi Islam telah diterapkan melalui akad ijarah untuk penetapan tarif, akad syirkah dalam pengelolaan keuangan kolektif, serta wakalah diimplementasikan secara kontekstual, dengan adaptasi terhadap kebutuhan lokal dan sosial masyarakat Kudus. Transparansi tercermin dalam mekanisme iuran harian dan kesepakatan tarif yang adil. Dampak sosial-ekonomi meliputi peningkatan pendapatan pekerja, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal. Namun, tantangan seperti kurangnya edukasi kepada anggota tentang prinsip syariah dan kebutuhan teknologi untuk transparansi lebih lanjut perlu ditangani. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur ekonomi Islam di sektor pariwisata.Kata Kunci: Praktik Ojek Wisata; Ijarah; Syirkah; Wakalah; Paguyuban Ojek Menara.
Pengaruh Pengetahuan Keuangan Syariah, Religiusitas, dan Intensitas Pemanfaatan E-Commerce terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z di Jepara
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4082

Abstract

AbstractThis study aims to examine the effect of Sharia financial knowledge, religiosity, and intensity of e-commerce utilization on the consumer behavior of Muslim and Muslimah Generation Z in Jepara Regency in 2024 through empirical statistical tests. A quantitative approach with field research was employed. Data collection technique was carried out by distributing questionnaires through social media and directly to the Muslim and Muslimah Generation Z in Jepara Regency. The research sample was determined using the Lemeshow formula with a 95% confidence level, resulting in 100 respondents. The collected data was analyzed using multiple regression data processing methods using IBM SPSS Statistics 26 Software. The results of this research: 1) Sharia financial knowledge has a positive and significant effect on the consumer behavior of Muslim-Muslimah Generation Z, 2) Religiosity has a negative and significant effect on the consumer behavior of Muslim-Muslimah Generation Z, 3) Intensity of e-commerce utilization has a positive and significant effect on the consumer behavior of Muslim-Muslimah Generation Z, and 4) Simultaneously, sharia financial knowledge, religiosity, and the intensity of e-commerce utilization have a significant effect on the consumer behavior of Muslim-Muslimah Generation Z.Keywords: Sharia Financial Knowledge; Religiosity; Intensity of E-Commerce Utilization; Consumptive Behavior. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengetahuan keuangan syariah, religiusitas, dan intensitas pemanfaatan e-commerce terhadap perilaku konsumtif  muslim dan muslimah Generasi Z di Kabupaten Jepara Tahun 2024 melalui analisis statistik empiris. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan jenis field research. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara langsung maupun melalui berbagai platform media sosial kepada muslim dan muslimah Generasi Z di Kabupaten Jepara. Sampel penelitian ditentukan menggunakan Rumus Lemeshow dengan tingkat kepercayaan 95%, sehingga diperoleh 100 responden. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode regresi berganda dengan bantuan Software IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian ini: 1) Pengetahuan keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif muslim-muslimah Generasi Z, 2) Religiusitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif muslim-muslimah generasi Z, 3) Intensitas pemanfaatan e-commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif muslim-muslimah Generasi Z, dan 4) Secara simultan, pengetahuan keuangan syariah, religiusitas, dan intensitas pemanfaatan e-commerce memiliki pengaruh yang signifikan pada perilaku konsumtif muslim-muslimah generasi Z.Kata Kunci: Pengetahuan Keuangan Syariah; Religiusitas; Intensitas Pemanfaatan E-Commerce; Perilaku Konsumtif.
Determinan Kemiskinan di Jawa Tengah: Studi Empiris Pengaruh Upah Minimum, IPM, dan Pengangguran (2021-2023)
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4327

Abstract

AbstractThis research aims to determine the effect of the minimum wage, the Human Development Index (HDI), and the unemployment rate on poverty in Central Java in 2021-2023. This research is library research with a quantitative approach and uses secondary data. The sample for this research was 42 data, which were obtained through the official website of the Central Java Central Statistics Agency for the 2021-2023 period. This data was processed using the EViews 12 application. Based on research carried out using the T-test, the results were that the minimum wage had a result of -0.815586 < 1.68595 with a probability value of 0.4198 > 0.05. It could be concluded that the minimum wage had no effect significant impact on poverty. The Human Development Index (HDI) has a result of 0.406242 < 1.68595 with a probability value of 0.6868 > 0.05, so the Human Development Index (HDI) has no significant effect on poverty. The unemployment rate has a result of 3.884305 > 1.68595 with a probability value of 0.0004 < 0.05, so it can be concluded that the unemployment rate partially has a significant effect on poverty. However, overall, the three variables together can explain variations in the poverty rate.Keywords: Poverty; Minimum Wage; Human Development Index (HDI); Unemployment Rate. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terhadap kemiskinan di Jawa Tengah tahun 2021-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini sebanyak 42 data, yang diperoleh melalui situs resmi Badan Pusat Statistik Jawa Tengah Periode 2021-2023. Data tersebut diolah menggunakan aplikasi EViews 12. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan uji T diperoleh hasil, Upah Minimum memiliki hasil -0,815586 < 1,68595 dengan nilai prob 0,4198 > 0,05 dapat disimpulkan bahwa upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki hasil 0,406242 < 1,68595 dengan nilai prob 0,6868 > 0,05 maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM)  tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Tingkat pengangguran memiliki hasil 3,884305 > 1,68595 dengan nilai prob 0,0004 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pengangguran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Namun, secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut bersama-sama dapat menjelaskan variasi dalam tingkat kemiskinan.Kata Kunci: Kemiskinan; Upah Minimum; Indeks Pembangunan Manusia (IPM); Tingkat Pengangguran.
Minat Beli Konsumen Generasi Z di Shopee: Ditinjau Digital Marketing, Variasi Produk, dan Kualitas Pelayanan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4347

Abstract

AbstractThis study aims to analyze consumer purchasing interest from Generation Z on the Shopee platform by considering digital marketing, product variation, and service quality. The method used is a causal quantitative approach to reveal the cause-and-effect relationship between variables. A total of 100 respondents from Generation Z were selected as samples through a purposive sampling technique. The data collection method used in this study was through a questionnaire distributed with Google Forms. Researchers used the SPSS version 26 program with data analysis, including instrument validity and reliability tests, classical assumption tests, and data analysis techniques. The findings of this study reveal that digital marketing, product variation, and service quality each have a positive and significant impact on consumer purchasing interest. Based on the results of the Adjusted R Square value of 0.722. This can be interpreted that the three factors together influence consumer purchasing interest by 72.2%. Other variables outside this study influence the remaining 27.8%. These findings highlight the importance of implementing digital marketing strategies, providing diverse products, and improving service quality to attract Generation Z's purchasing interest.Keywords: Consumer Purchase Interest; Digital Marketing; Product Variation; Service Quality. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat beli konsumen dari kalangan Generasi Z di platform Shopee dengan mempertimbangkan faktor digital marketing, variasi produk, dan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif kausal guna mengungkap hubungan sebab-akibat antarvariabel. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Forms. Proses analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 26, meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing, variasi produk, dan kualitas pelayanan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,722, dapat disimpulkan bahwa ketiga faktor tersebut secara bersama-sama memengaruhi minat beli konsumen sebesar 72,2%, sedangkan sisanya sebesar 27,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Temuan ini menyoroti pentingnya penerapan strategi pemasaran digital, penyediaan produk yang beragam, serta peningkatan kualitas layanan untuk menarik minat beli Generasi Z.Kata Kunci: Minat Beli Konsumen; Digital Marketing, Variasi Produk; Kualitas Pelayanan.
Pendekatan Business Model Canvas dan SWOT Analysis dalam Pengembangan Usaha pada Coffee Shop White Dove
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i1.4161

Abstract

AbstractThis research aims to identify and analyze the form of the business model used at the White Dove Coffee Shop in developing the business using the Business Model Canvas (BMC) approach and to determine the business development strategy used at the White Dove Coffee Shop through SWOT analysis in each element of the Business Model Canvas (BMC). Data collection methods were carried out using observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, display, and verification. The results of this research are that the White Dove coffee shop applies the Business Model Canvas (BMC) through strategic partnerships with suppliers, online and offline sales activities, and quality resource management. The main values offered include product variety, a comfortable atmosphere, and long operating hours. White Dove maintains customer relationships through product innovation and promotions, with a focus on the student, student, and working segments. SWOT analysis identifies strengths such as quality products and weaknesses in HR distribution. Opportunities for menu expansion and franchise partnerships, as well as threats of competition, are important factors in business development strategies.Keywords: Business Model Canvas (BMC); SWOT. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk dari gambaran model usaha yang digunakan coffee shop White Dove dalam mengembangkan usaha dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha yang digunakan pada coffee shop White Dove melalui analysis SWOT pada setiap elemen Business Model Canvas (BMC). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data reduction, data display, dan verifikasi. Hasil penelitian ini berupa coffee shop White Dove menerapkan Business Model Canvas (BMC) berupa kemitraan strategis dengan supplier, aktivitas penjualan online dan offline, serta pengelolaan sumber daya berkualitas. Nilai utama yang ditawarkan meliputi variasi produk, suasana nyaman, dan jam operasional yang panjang. White Dove menjaga hubungan pelanggan melalui inovasi produk dan promosi, dengan fokus pada segmen pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan seperti produk berkualitas dan kelemahan pada distribusi SDM. Peluang ekspansi menu dan kemitraan franchise serta ancaman persaingan, menjadi faktor penting untuk strategi pengembangan bisnis.Kata Kunci: Business Model Canvas (BMC); SWOT.

Page 1 of 1 | Total Record : 7