cover
Contact Name
Joni Rokhmat
Contact Email
joni.fkip@unram.ac.id
Phone
+62812-3776-3659
Journal Mail Official
joni.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Contextual Natural Science Education Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 30468094     DOI : https://doi.org/10.29303/cnsej.v3i4.1429
Contextual Natural Science Education Journal (E-ISSN: 3046-8094) is a peer reviewed and open access scientific journal first published by the Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate Program, Mataram University. This journal distributes papers written based on the results of original research studies in the fields of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education and its applications. The Contextual Natural Science Education Journal publishes its issues four times a year in March, June, September and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2024): Desember" : 5 Documents clear
Studi Literatur PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KREATIVITAS DAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI FLUIDA Baiq Anisya Nelahi Purnadya
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i4.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL) terhadap kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fluida dalam pembelajaran fisika. Kajian dilakukan melalui studi literatur dan analisis bibliometrik menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) dan VOSviewer untuk menelusuri tren penelitian dan hubungan konsep terkait. Dari 60 artikel yang relevan, 20 artikel utama dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama penelitian, yaitu penerapan PBL terhadap hasil belajar, hubungan PBL dengan kreativitas dan pemecahan masalah, serta penerapannya dalam konteks pembelajaran fisika. Peta hubungan kata kunci memperlihatkan korelasi kuat antara istilah Problem Based Learning, creativity, dan problem solving, yang menunjukkan fokus penelitian pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Secara keseluruhan, PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui kegiatan identifikasi masalah, eksplorasi, dan refleksi. Oleh karena itu, PBL direkomendasikan sebagai model pembelajaran inovatif yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir ilmiah siswa fisika.
TINJAUAN SISTEMATIS: PENGGUNAAN SIMULASI PhET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMA DALAM MATERI GAS IDEAL Baiq Oriza Junainda
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i4.1236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis efektivitas penggunaan simulasi PhET berbasis inkuiri dalam meningkatkan pemahaman siswa SMA terhadap konsep gas ideal. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan analisis bibliometrik untuk mengidentifikasi tren penelitian, tema dominan, serta efektivitas penerapan PhET dalam pembelajaran fisika. Data dikumpulkan dari berbagai basis data ilmiah seperti Google Scholar, ERIC, ResearchGate, dan ScienceDirect dengan rentang tahun publikasi 2010– 2025. Dari total 45 artikel yang diidentifikasi, sebanyak lima artikel terpilih setelah melalui tahapan seleksi PRISMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan simulasi PhET secara konsisten meningkatkan pemahaman konseptual siswa, terutama ketika dipadukan dengan pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri. Simulasi PhET memungkinkan siswa melakukan eksplorasi ilmiah secara mandiri melalui visualisasi dinamis fenomena mikroskopis gas, sehingga mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium di sekolah. Analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer menunjukkan bahwa topik penelitian yang paling sering muncul adalah “PhET”, “pemahaman”, “penggunaan”, dan “siswa”, sedangkan tren terbaru (2022–2024) menunjukkan perluasan kajian ke arah critical thinking skills dan higher-order thinking. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis PhET berpotensi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir ilmiah siswa pada materi gas ideal.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL PADA STUDI FISIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Reydeva Bilqis Kusuma Husni
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i4.1252

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan yang menuntut proses belajar lebih dinamis dan interaktif. Siswa kini tidak lagi terbatas pada ruang kelas, tetapi berinteraksi dengan berbagai sumber digital yang memerlukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung. Pendekatan konvensional yang bersifat satu arah semakin kurang efektif, terutama dalam mata pelajaran seperti fisika yang menuntut pemahaman konsep mendalam. Pembelajaran interaktif berbasis partisipasi, kolaborasi, dan eksplorasi menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Melalui model ini, siswa dapat bereksperimen, berdiskusi, dan menemukan hubungan antar konsep secara mandiri sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah. Dukungan penelitian terkini menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital, simulasi, dan media visual terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman konsep fisika, sehingga inovasi model pembelajaran interaktif menjadi langkah penting dalam menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan abad ke-21.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN (POE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI HUKUM ARCHIMEDES Fathurrahman
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i4.1260

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial di abad 21. Pembelajaran fisika pada materi Hukum Archimedes sering disampaikan secara konvensional, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Hukum Archimedes. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA dengan sampel dua kelas yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang valid dan reliabel. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada kelas kontrol. Simpulan: Model POE berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Hukum Archimedes. Saran: Model POE dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran fisika untuk melatih keterampilan berpikir kritis.
Tinjauan Sistematis: Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Simulasi Phet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Menengah Pada Mata Pelajaran Fisika Alia Cahyani
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i4.1309

Abstract

This study aims to systematically analyze the effectiveness of the cooperative learning model Student Teams Achievement Division (STAD) assisted by PhET simulations in improving secondary school students’ critical thinking skills in physics. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) referring to the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines. Data sources were obtained from documents indexed in Google Scholar within the 2014–2024 range and were analyzed bibliometrically using VOSviewer software. A total of 18 relevant articles were examined to identify trends, effectiveness, and the influence of the learning model on students’ critical thinking skills. The review findings reveal that the integration of the STAD model with PhET simulations is effective in enhancing critical thinking abilities, conceptual understanding, and students’ learning motivation. These results are supported by a systematic review conducted by Baqy, Damayanti, & Rokhmat (2025), which indicates that cooperative learning models such as STAD, Jigsaw, TPS, and TSTS consistently improve learning outcomes and critical thinking skills in science education. Thus, collaboration-based learning supported by interactive simulation media such as PhET has strong potential to serve as an effective, contextual, and relevant physics learning strategy aligned with 21st-century educational demands.

Page 1 of 1 | Total Record : 5