cover
Contact Name
Joni Rokhmat
Contact Email
joni.fkip@unram.ac.id
Phone
+62812-3776-3659
Journal Mail Official
joni.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Contextual Natural Science Education Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 30468094     DOI : https://doi.org/10.29303/cnsej.v3i4.1429
Contextual Natural Science Education Journal (E-ISSN: 3046-8094) is a peer reviewed and open access scientific journal first published by the Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate Program, Mataram University. This journal distributes papers written based on the results of original research studies in the fields of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education and its applications. The Contextual Natural Science Education Journal publishes its issues four times a year in March, June, September and December.
Articles 48 Documents
Analisis Tingkat Kemampuan Berfikir Kritis dan Pemecahan Masalah Siswa pada Pelajaran Fisika Qothrunnada Qothrunnada; Rohmi Nurul Aini; Laelatul Fitri; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.524

Abstract

Keterampilan utama yang dibutuhkan pada abad 21 ini, merupakan keterampilan yang wajib siswa miliki meliputi kemampuan berkomunikasi, disertai dengan keterampilan berpikir kritis serta kemampuan pemecahan masalah dengan dasar dari konsep kehidupan, seperti yang telah dikembangkan oleh UNESCO sebagai “learning to know, learning to do, learning to be , dan learning to live together “.Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan siswa untuk melakukan analisis terhadap argumen, membuat kesimpulan, mengevaluasi, dan mengambil keputusan serta menyelesaikan masalah . sedangkan keterampilan Pemecahan masalah dapat dijelaskan sebagai kemampuan seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah pada pelajaran Fisika . Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jenis penelitian analisis kuantitatif . Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Plus Assohwah Al- Islamiyah yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas XI MA Plus Assohwah Al- Islamiyah memiliki kemampuan pemecahan masalah jauh lebih tinggi dengan persentase rata rata sebesar 73 % dengan kategori cukup dibandingkan dengan kemampuan berfikir kritis siswa dengan persentase rata- rata 69 % dengan kategori cukup.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Besaran dan Satuan Dunia Purnama; Tanwiruddin Tanwiruddin; Gina Harnum Fatina; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.525

Abstract

Hasil studi pendahuluan menemukan bahwa kurangnya motivasi peserta didik dalam belajar materi besaran dan satuan cukup rendah. Temuan tersebut perlu dibuktikan lebih jauh dengan data terkait hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar kognitif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi besaran dan satuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket (kuesioner) dan tes hasil belajar kognitif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa pada kelas X MIPA SMAN 1 Narmada yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple jenuh sampling, dengan sampel yang digunakan sebanyak 29 peserta didik. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua, yakni hasil belajar kognitif peserta didik sebagai variabel terikat (Y) dan motivasi belajar peserta didik sebagai variabel bebas (X). Angket motivasi belajar dan soal tes hasil belajar kognitif dibagikan secara online menggunakan program Google Form, kemudian untuk proses analisis data menggunakan spss v26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi gerak parabola dengan kategori sedang yang ditunjukkan dengan nilai rhitung sebesar 0.044 dengan tingkat hubungan sebesar 68% yang berarti sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Fisika Berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) Pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Isma Unun; Rosita Sari; Ines; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan desain instrumen penilaian hasil belajar fisika berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke, 2) menguji tingkat kelayakan instrumen penilaian HOTS yang telah dikembangkan, 3) mendeskripsikan karakteristik instrumen penilaian hasil belajar fisika berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang valid, dan 4) menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan instrumen penilaian HOTS pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke yang telah dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu siswa SMAN 6 Mataram yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa angket yang berisi instrumen penilaian HOTS dalam bentuk pilihan ganda berjumlah 12 soal meliputi tingkatan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa (1) Butir soal HOTS yang valid berjumlah 8 nomor dan butir soal yang tidak valid 4 nomor, (2) Persentase kemampuan siswa dalam menjawab tiap butir soal paling rendah terdapat pada nomor 7 dengan 33,3% dan jawaban tiap butir soal paling tinggi terdapat pada nomor 10 dengan 80%, (3) Persentase kemampuan mahasiswa dalam menjawab soal tingkatan menganalisis adalah 71,7%, kemampuan mahasiswa dalam menjawab soal tingkatan mengevaluasi adalah 60% dan sebesar 41,5% untuk kemampuan mahasiswa dalam menjawab soal tingkatan mencipta.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Fisika Materi Elastisitas dan Hukum Hooke di SMAN 1 Labuapi Nia Rizki Kurniawati; Ria Hanipa; Joni Rokhmat; Maelan Azima
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.527

Abstract

Materi elastisitas dan hukum Hooke merupakan materi penting untuk pembelajaran fisika sekolah menengah. Materi ini menggabungkan konsep fisika yang berkaitan dengan sifat elastis suatu benda dan hubungannya dengan gaya yang diterapkan padanya. Kemampuan berpikir kreatif siswa sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran terkhususnya dalam pembelajaran fisika materi Elastisitas dan Hukum Hooke. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal tes uraian dalam pembelajaran fisika khususnya materi Elastisitas dan hukum Hooke di kelas XI SMAN 1 Labuapi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan Analisis deskriptif kuantitatif dalam penelitian ini berupa hasil persentase masing-masing tingkat kemampuan berpikir kreatif. pengumpulan data melalui observasi dan data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan maslah-masalah fisika materi Elastisitas dan Hukum Hooke siswa kelas XI SMAN 1 Labuapi yang dominan adalah termasuk dalam kategori sedang. Persentase dari karakteristik kemampuan berpikir kreatif yang tertinggi adalah berpikir Fluency dan yang terendah adalah berpikir Luwes.
Analisis Gaya Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Newton Nurul Aini; Hesti Diana Putri; Baiq Septia Azizati; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.528

Abstract

Pendidikan dianggap sebagai hal yang paling penting dan mendasar bagi setiap individu, terutama bagi generasi penerus bangsa. Pendidikan berperan dalam mengembangkan potensi diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan untuk kontribusi terhadap masyarakat dan negara. Meskipun begitu, pendidikan di Indonesia, khususnya dalam pembelajaran Fisika, masih menghadapi tantangan. Fisika merupakan bagian penting dari pendidikan IPA di tingkat SMP dan memerlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini fokus pada faktor internal, terutama gaya belajar siswa, dan dampaknya terhadap hasil belajar Fisika. Gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik diidentifikasi sebagai variabel utama dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penggunaan angket dan analisis data presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki gaya belajar kinestetik, diikuti gaya belajar auditorial dan visual. Hasil belajar Fisika siswa berada pada kategori baik, dengan persentase rata-rata sebesar 73%. Terdapat korelasi positif antara gaya belajar kinestetik dengan hasil belajar yang lebih baik.
Analisis Hubungan Antara Minat dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Afriza Kazwani Revikasya; Nurnabilah Nurnabilah; Muh. Faujian; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 2 Langgudu. Sampel yang digunakan adalah 20 siswa yang di peroleh dengan pengisian kuisioner. Pengumpulan data dengan kuesioner (angket) untuk mengukur minat dan motivasi belajar, sedangkan prestasi belajar siswa diperoleh dari presentase minat dan motivasi belajar siswa. Metode dalam penelitian ini adalah survey dengan menggunakan tehnik analisis korelasional, yaitu mencari hubungan dan pengaruh antara dua variabel bebas dengan satu variabel terikat. Metode ini memberikan gambaran tentang variabel-variabel yang ditemukan, sekaligus menyelidiki hubungan dan pengaruh antara variabel, karena itu metode ini akan mengungkapkan data faktual berdasarkan informasi yang ditemukan. Hipotesisnya, yaitu 1) Mengetahui pengaruh minat dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri 2 Langgudu. 2) Mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri 2 Langgudu 3) Mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri 2 Langgudu. Berdasarkan hasil analisis diperoleh motivasi dan minat belajar siswa mempunyai hasil yang signifikan terhadap hasil prestasi belajar siswa, dimana minat dan motivasi belajar yang tinggi akan meningkatkan prestasi belajar siswa.
Pengaruh Motivasi Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Fisika : Dilla Agustiawati; Intan Ambarwati; Joni Rokhmat; Tibyana Ulinnuha
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i2.530

Abstract

Motivasi belajar merupakan dorongan yang diberikan oleh seseorang untuk orang lain agar dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai. Lemahnya motivasi belajar peserta didik dapat menurunkan hasil belajar peserta didik. Jadi dapat dikatakan bahwa motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Adapun tujuan dari dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik terhadap mata pelajaran fisika pada materi gerak lurus di SMKN 1 Nunukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dan penelitian survey. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas X IPA tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 50 orang. Instrumen yang digunakan yaitu berupa kuisioner tentang motivasi serta soal pilihan ganda tentang materi gerak lurus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu motivasi belajar peserta didik tergolong dalam kriteria tinggi atau baik dengan presentase 78%. Sedangkan hasil belajar pesera didik pada mata pelajaran fisika materi gerak lurus berada pada kategori cukup baik dengan presentasi 82%. Berdasarkan uji regresi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang baik dan positif antara motivasi dan hasil belajar siswa di SMKN 1 Nunukan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Eksperimen terhadap Pemahaman Konsep Panas pada Siswa SMP Lacitra Mulawara; Alifka Jinan Fathiyyah; Miftah Arinal Haqqi; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i2.531

Abstract

Konsep panas merupakan materi penting pada pembelajaran IPA di SMP. Materi ini menggabungkan konsep fisika yang berkaitan dengan sifat panas suatu benda, pemuaian dan pengerutan benda, perubahan wujud, dan perubahan suhu. Pembelajaran berbasi eksperimen pada siswa sangat pening dalam menunjang proses pe,belajaran terkhususnya dalam pemahaman konsep panas. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis metode pembelajaran berbasis eksperimen dan mengisi angket berupa pernyataan-pernyataan yang tersedia di kelas VII SMP Negeri 1 Keruak. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan masing-masing tingkat minat siswa pada metode pembelajaran eksperimen. Pengumpulan data melalui observasi dan data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pembelajaran berbasis eksperimen pada konsep panas siswa kelas VII SMP Negeri 1 Keruak yang dominan adalah kategori cukup diminati siswa.
Analisis Hubungan Antara Minat dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Afriza Kazwani Revikasya; Nurnabilah; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.532

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 2 Langgudu. Sampel yang digunakan adalah 20 siswa yang di peroleh dengan pengisian kuisioner. Pengumpulan data dengan kuesioner (angket) untuk mengukur minat dan motivasi belajar, sedangkan prestasi belajar siswa diperoleh dari presentase minat dan motivasi belajar siswa. Metode dalam penelitian ini adalah survey dengan menggunakan tehnik analisis korelasional, yaitu mencari hubungan dan pengaruh antara dua variabel bebas dengan satu variabel terikat. Metode ini memberikan gambaran tentang variabel-variabel yang ditemukan, sekaligus menyelidiki hubungan dan pengaruh antara variabel, karena itu metode ini akan mengungkapkan data faktual berdasarkan informasi yang ditemukan. Hipotesisnya, yaitu 1) Mengetahui pengaruh minat dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri 2 Langgudu. 2) Mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri 2 Langgudu 3) Mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri 2 Langgudu. Berdasarkan hasil analisis diperoleh motivasi dan minat belajar siswa mempunyai hasil yang signifikan terhadap hasil prestasi belajar siswa, dimana minat dan motivasi belajar yang tinggi akan meningkatkan prestasi belajar siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Praya Pada Materi Hukum Newton Khairunnisa Sukma Anjani; Muhammad Thoriq Hidayatullah; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i2.533

Abstract

Pembelajaran terapan tidak lagi mengajarkan keterampilan berpikir tingkat rendah, tetapi berfokus pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir yang lebih tinggi memberikan kemampuan untuk memperbaiki dan memecahkan berbagai masalah sedemikian rupa sehingga diperoleh solusi terbaik. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 2 Praya berdasarkan materi hukum Newton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Media yang digunakan dalam pekerjaan ini adalah soal pilihan ganda. Namun, hasil yang diperoleh mencerminkan pemikiran tersebut. Keterampilan pelajar Indonesia dari atas hingga bawah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa keterampilan penalaran tingkat tinggi siswa lemah, menunjukkan bahwa banyak siswa melakukan kesalahan ketika menyelesaikan tugas-tugas rutin dalam konteks yang akrab. Data dikumpulkan dalam bentuk tes pilihan ganda sebanyak 5 soal. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah dengan mengamati siswa menjawab pertanyaan. Hasil yang diperoleh dari tes yang tuntas mewakili persentase pemahaman siswa, yaitu. Pemahaman baik sebanyak 15%, pemahaman cukup baik sebanyak 65%, dan pemahaman kurang baik sebanyak 25%. Inferensi adalah kemampuan berpikir kritis dan memahami konsep fisika yang merupakan bagian dari hukum Newton. Siswa masih belum bisa berpikir kritis terhadap soal hukum Newton yaitu soal perhitungan. Pada saat yang sama, siswa dapat terus mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan konsep hukum Newton.