cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282394495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JFKI
ISSN : 31108741     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Farmasi dan kesehatan di Indonesia merupakan dua bidang yang saling berkaitan erat dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bidang farmasi berperan penting dalam penyediaan, pengembangan, distribusi, serta penggunaan obat yang aman, bermutu, dan terjangkau. Perkembangan ilmu farmasi di Indonesia saat ini tidak hanya berfokus pada aspek penyediaan obat, tetapi juga mencakup riset dan inovasi dalam pengembangan obat tradisional berbasis herbal yang merupakan kekayaan alam lokal. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memajukan industri farmasi nasional agar lebih mandiri dan berdaya saing global.
Articles 7 Documents
Efektivitas Edukasi Kesehatan melalui Media Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan HIV/AIDS ELZA, PELIA
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi salah satu persoalan kesehatan serius baik secara global maupun di Indonesia. Remaja termasuk kelompok yang paling rentan karena keterbatasan informasi serta tingginya rasa ingin tahu yang dapat menimbulkan perilaku berisiko. Upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan sangat penting dilakukan, terutama dengan memanfaatkan media yang menarik dan mudah dipahami. Media video dinilai efektif karena mampu menyajikan informasi secara visual, interaktif, dan dapat diakses kapan pun. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media video dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Penelitian menggunakan rancangan quasi experiment dengan model one group pretest-posttest. Responden adalah remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan instrumen berupa kuesioner pengetahuan HIV/AIDS yang telah diuji validitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan setelah intervensi diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa media video dapat dijadikan alternatif efektif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada remaja terkait pencegahan HIV/AIDS.
Studi Stabilitas Fisik dan Kimia Sediaan Sirup Parasetamol pada Penyimpanan Suhu Ruang Sari Marlina
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirup parasetamol merupakan salah satu bentuk sediaan cair yang banyak digunakan sebagai antipiretik dan analgesik, khususnya pada anak-anak. Stabilitas fisik dan kimia sediaan ini sangat dipengaruhi oleh kondisi penyimpanan, terutama suhu ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan fisik (warna, bau, dan kejernihan) serta kestabilan kimia (kadar zat aktif parasetamol) selama penyimpanan pada suhu ruang. Metode yang digunakan meliputi uji organoleptik, pengukuran pH, serta analisis kadar parasetamol menggunakan spektrofotometri UV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirup parasetamol tetap stabil secara fisik selama periode penyimpanan, namun terjadi sedikit penurunan kadar parasetamol seiring lamanya penyimpanan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penyimpanan pada suhu ruang masih memungkinkan, tetapi diperlukan perhatian terhadap masa simpan agar efektivitas terapi tetap terjaga.
Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Daun Sirih sebagai Antiseptik Tangan Dhea, Miftah Alfidyah
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan gel yang mengandung ekstrak daun sirih (Piper betle L.) sebagai antiseptik tangan. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol, kemudian diformulasikan dalam bentuk gel dengan variasi konsentrasi gelling agent. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, serta uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel yang dihasilkan memiliki penampilan fisik yang stabil, homogen, pH sesuai dengan rentang kulit, serta viskositas dan daya sebar yang memenuhi persyaratan farmasetika. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan adanya zona hambat yang signifikan terhadap kedua bakteri uji, sehingga membuktikan efektivitas ekstrak daun sirih sebagai agen antiseptik. Dengan demikian, sediaan gel ekstrak daun sirih berpotensi dikembangkan sebagai produk antiseptik tangan berbasis bahan alam yang aman dan efektif.
Formulasi Sediaan Effervescent Ekstrak Buah Jeruk sebagai Minuman Herbal Berkhasiat Isha, Asty Raisha Agma
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan effervescent berbasis ekstrak buah jeruk sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Proses formulasi dilakukan dengan memanfaatkan kombinasi asam sitrat, asam tartrat, dan natrium bikarbonat sebagai komponen utama effervescent, yang kemudian dipadukan dengan ekstrak buah jeruk kering hasil metode pengeringan semprot. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, kadar air, waktu larut, pH larutan, serta uji stabilitas selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan effervescent yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang sesuai dengan persyaratan farmasetika, dengan waktu larut yang cepat, rasa serta aroma yang khas, dan pH larutan yang aman untuk dikonsumsi. Selain itu, kandungan bioaktif dalam ekstrak buah jeruk tetap stabil setelah proses formulasi, sehingga potensi manfaat kesehatan tetap terjaga. Penelitian ini menegaskan bahwa effervescent ekstrak buah jeruk dapat dikembangkan sebagai produk minuman herbal praktis, stabil, dan memiliki nilai tambah kesehatan.
Analisis Kadar Vitamin C pada Tablet Effervescent Buah Lokal di Pasaran Indonesia Dila, Cisia Padila
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin C merupakan salah satu vitamin esensial yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh serta sebagai antioksidan. Tablet effervescent berbasis buah lokal menjadi salah satu bentuk sediaan yang banyak dipasarkan di Indonesia karena praktis, menarik, dan memiliki cita rasa khas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C pada tablet effervescent dari berbagai merek buah lokal yang beredar di pasaran Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah titrasi iodimetri untuk menentukan kandungan aktual vitamin C, kemudian hasilnya dibandingkan dengan kadar yang tertera pada label produk. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kadar vitamin C antara sampel, di mana beberapa produk memenuhi standar yang ditetapkan, sementara yang lain menunjukkan kadar lebih rendah dari klaim label. Temuan ini menekankan pentingnya pengawasan mutu produk farmasi dan suplemen di pasaran, serta perlunya edukasi bagi konsumen agar lebih cermat dalam memilih produk.
Pengaruh Air Rebusan Daun Sirsak Terhadap Tekanan Darah Lansia di Dusun Senggotan Uswatun Khasanah; Antok Nurwidi Antara; Yuli Ernawati
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Desember 2025- Februari 2026
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan di dunia dan Indonesia karena terkait penyakit kardiovaskular dan stroke. Rebusan Daun sirsak (Annona muricata Linn) diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rebusan daun sirsak terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik lansia hipertensi di Desa Senggotan. Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok pada 23 lansia hipertensi melalui purposive sampling. Responden mengonsumsi 150 ml rebusan daun sirsak segar sekali sehari selama tujuh hari. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital, sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan uji t berpasangan untuk tekanan darah sistolik yang terdistribusi normal dan uji Wilcoxon untuk tekanan darah diastolik yang tidak terdistribusi normal. Tekanan darah sistolik rata-rata menurun secara signifikan dari 166,22 ± 8,63 mmHg pada awal penelitian menjadi 154,13 ± 9,26 mmHg setelah intervensi (p < 0,001). Demikian pula, tekanan darah diastolik median menurun dari 94 mmHg (90–108) menjadi 88 mmHg (79–99) dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Konsumsi rebusan daun sirsak setiap hari selama satu minggu dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulan: Rebusan daun sirsak efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi
Profil Flavonoid Total Ekstrak Etil Asetat Bunga Senna alata (L.) Roxb. Berdasarkan Analisis Spektrofotometri UV–Vis Rosiana Rizal; Rustini; Murandi Kesuma
Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Desember 2025- Februari 2026
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flavonoid merupakan senyawa fenolik yang paling banyak ditemukan pada tanaman. flavonoid dapat melindungi tanaman dari sinar uv serta sebagai pigmen warna pada tanaman. Berdasarkan B, BPOM daun ketepeng cina mengandung flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya senyawa flavonoid serta kadar flavonoid total pada ekstrak etil asetat bunga ketepeng cina. Bunga ketepeng cina diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Uji kualitatif flavonoid menggunakan metode sianidin test dan uji kuantitatif kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometri uv-vis. Bunga ketepeng cina sebanyak 150 gram diekstraksi 3 liter etil asetat didapatkan ekstrak kental sebesar 15,6074 gram. Hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak bunga ketepeng cina bewarna kuning kecoklatan, kadarair sebanyak 6,03% dan kadar abu 4,01% . Hasil uji kualitatif menggunakan metoda sianidin tes didapatkan hasil positif dengan perubahan warna menjadi kuning kehitaman. Hasil uji kuantitatif dengan panjang gelombang 437 nm diperoleh kadar flavonoid total pada bunga ketepeng cina sebesar 35,557 mg QE/g atau 3,5557 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 7